Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 tahun yang lalu

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00:00Halo Indonesia, apa kabar Anda hari ini selama satu jam ke depan?
00:00:15Saya Andrew Pakpahan akan menemani Anda menyaksikan beragam informasi menarik dan inspiratif.
00:00:21Di antaranya adalah...
00:00:30Istana menggelar gladi kotor kedua hud ke-80 Republik Indonesia.
00:00:45Menko PMK meresmikan gerakan kita tangguh.
00:00:55Menikmati kopi canggah desa Cupunagara.
00:01:00Ya, pemirsa, kita langsung saja simak informasi selengkapnya.
00:01:08Kita ke informasi pertama, pemirsa.
00:01:27Istana kembali menggelar gladi kotor kedua hud ke-80 Kemerdekan Republik Indonesia pada 13 Agustus 2025.
00:01:35Persiapan ini ditingjau langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
00:01:41Ia menilai kesiapan anggota paski braka hingga atraksi pesawat tempur telah mencapai 70 persen.
00:01:52Gladi kotor kedua rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia
00:01:58yang digelar di halaman Istana Merdeka Jakarta pada Rabu 13 Agustus 2025 telah mencapai 70 persen.
00:02:08Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang meninjau gladi kotor kedua ini
00:02:13menyampaikan sejumlah penyempurnaan teknis terus dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara
00:02:19pada 17 Agustus 2025 mendatang berjalan dengan lancar.
00:02:23Prasetyo Hadi mengungkapkan kesiapan pasukan calon paski braka juga telah mencapai 70 persen.
00:02:31Ia menilai calon paski braka hanya perlu meningkatkan konsentrasi
00:02:36agar gerakan dan peraturan baris berbaris atau PBB dapat berjalan lebih rapih
00:02:42dan menampilkan gerakan formasi yang indah.
00:02:46Ya masih ada yang misalnya dari kalau dilihat dari samping itu belum lurusnya belum sempurna
00:02:56karena kebetulan kami juga pernah mendapatkan pendidikan semi-militer jadi agak mengerti gitu.
00:03:06Kalau yang orang awam mungkin sudah melihatnya wah sudah oke nih
00:03:11tapi kalau bagi yang berpengalaman masih agak ada ini sedikit gitu
00:03:16kemudian kadang-kadang juga masalah konsentrasi ya konsentrasi itu
00:03:20begitu mendengar abah-abah itu bisa ada yang sikap ada yang agak seper sekian detik itu agak terlambat gitu.
00:03:29Ya itu itu normalnya ya normalnya kalau menjadi petugas upacara atau sedang berupacara itu seperti itu
00:03:39makanya kita semua mesti bangga ketika melihat adik-adik ya beserta upacara itu yang
00:03:45dengan sikap sempurna sekian lama itu itu tidak mudah gitu.
00:03:51Makanya kita harus mulai belajar untuk melihat segala sesuatu itu yang baik-baiknya gitu
00:03:57yang positif-positifnya kalau jangan melihatnya yang negatif-negatif terus gitu.
00:04:04Selain Paski Braka, Mensesnek mengungkapkan ketepatan waktu antar tiap acara
00:04:10atraksi dan susunan waktu juga masih dalam proses penyempurnaan
00:04:15terutama saat peralihan waktu menuju fly pass atau atraksi terbang dengan formasi
00:04:22yang dilakukan oleh pesawat-pesawat militer.
00:04:27Terutama misalnya berkenaan dengan ketepatan waktu antara satu show dengan show yang berikutnya itu
00:04:35ya perlu untuk terus kita sempurnakan gitu.
00:04:39termasuk tadi ada jeda antara ini, ini udara, pesawat yang mau kita atur ininya
00:04:54supaya waktu dan koordinatnya jauh lebih pas, supaya lebih bagus, enak untuk ditonton.
00:05:03Saat gladi kotor, berbagai pesawat tempur ditampilkan
00:05:09seperti F-16 Fighting Falcon yang muncul dari belakang Istana Merdeka
00:05:14menuju arah Monas dengan berbagai manuver
00:05:17seperti perbang berputar sambil mengeluarkan flare.
00:05:21selain F-16 Fighting Falcon
00:05:34ada pula pesawat Jupiter Aerobatic Team atau G80
00:05:38yang menampilkan beragam manuver
00:05:41salah satunya adalah atraksi manuver berputar 360 derajat
00:05:45yang disertai penggunaan asap merah putih
00:05:48sebagai simbol semangat nasionalisme dan persatuan bangsa.
00:06:00Langit di atas Istana Merdeka juga dihiasi oleh Giant Flag
00:06:04atau bendera raksasa dengan logo TNI Angkatan Udara
00:06:09yang dibawa oleh helikopter karakal TNI AU.
00:06:12Pasukan helikopter ini juga membawa bendera
00:06:15dengan logo Hood ke-80 Republik Indonesia
00:06:18lengkap dengan tema
00:06:20Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju.
00:06:24Istana Merdeka juga akan dihiasi oleh tarian Nusantara
00:06:28dan berbagai kejutan spesial
00:06:30yang sudah dipersiapkan
00:06:31untuk memeriahkan Hood ke-80 Republik Indonesia.
00:06:36Andrew Pakpahan, Febri Indra, Daain TV.
00:06:42Kita ke informasi selanjutnya, Pemirsa.
00:06:46Pemerintah meluncurkan platform Kita Tangguh
00:06:48sebagai upaya untuk memperkuat kesadaran
00:06:51dan ketangguhan dalam menghadapi bencana.
00:06:54Program ini mendorong sinergi berbagai pihak
00:06:57untuk memperkuat infrastruktur,
00:07:00memanfaatkan inovasi teknologi,
00:07:02dan meningkatkan edukasi kebencanaan.
00:07:04Kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan
00:07:13dilalui jalur gunung api aktif
00:07:15dan memiliki curah hujan tinggi
00:07:17menjadikan rawan terhadap berbagai jenis bencana.
00:07:20Fakta ini seringkali menimbulkan dampak yang luas,
00:07:23baik dari segi korban jiwa, kerugian materi,
00:07:25maupun kerusakan lingkungan.
00:07:27Sebagai salah satu upaya mitigasi,
00:07:30pemerintah melalui Kementerian Koordinator
00:07:32Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
00:07:34memperkenalkan Platform Kita Tangguh.
00:07:37Platform ini merupakan upaya kolektif
00:07:39memperkuat ketangguhan nasional
00:07:41dalam mengurangi risiko bencana,
00:07:43menghadapi bencana,
00:07:44dan memulihkan kehidupan pasca bencana.
00:07:48Soft Launching Platform Kita Tangguh
00:07:50dikelar di Jakarta International Expo,
00:07:52Kemayoran Jakarta,
00:07:53pada Rabu 13 Agustus 2025
00:07:56dengan melibatkan pemerintah pusat maupun daerah,
00:07:59dunia usaha,
00:08:00organisasi kemasyarakatan,
00:08:02akademisi,
00:08:03serta mitra pembangunan internasional.
00:08:06Risiko bencana kita sangat besar,
00:08:09kita harus menyelamatkan nyawa,
00:08:12mengurangi risiko semaksimal mungkin.
00:08:16Karena kerugian yang harus diderita
00:08:20oleh korban bencana,
00:08:23oleh pemerintah,
00:08:25pemerintah oleh masyarakat,
00:08:29oleh publik secara keseluruhan,
00:08:31itu jumlahnya sangat-sangat besar.
00:08:33Jadi kalau pemerintah itu mengeluarkan uang
00:08:36untuk penanganan bencana,
00:08:38sebetulnya yang ditanggung oleh publik
00:08:40bisa empat kali lipat lagi besarnya.
00:08:43Ini oleh karena itu kita berkepentingan
00:08:45untuk mengurangi risiko bencana
00:08:47sekecil-kecilnya,
00:08:48menyelamatkan manusia,
00:08:50jangan sampai ada korban yang banyak ya,
00:08:56semaksimal mungkin tidak ada korban.
00:08:59Gerakan kita tangguh adalah sebuah platform
00:09:02yang dirancang sebagai ruang bersama
00:09:04yang akan diisi oleh berbagai pihak.
00:09:06Mulai dari kementerian,
00:09:08lembaga swasta,
00:09:09akademisi,
00:09:10komunitas,
00:09:10hingga media masa.
00:09:12Melalui platform ini,
00:09:13setiap pemangku kepentingan
00:09:14dapat melakukan upaya bersama
00:09:16untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana
00:09:19di tanah air.
00:09:20Nah, pertanyaannya adalah,
00:09:24kalau kemudian BFKG sudah mewarning
00:09:26suatu daerah akan potensi terjadi megatras,
00:09:31lalu apa yang harus kita lakukan?
00:09:34Tentu data pertama yang harus kita lihat,
00:09:36di sana ada siapa?
00:09:37Ada apa?
00:09:39Misalnya,
00:09:40di Selatan Jawa
00:09:41ada hitung-hitungan
00:09:44potensi terjadi tsunami,
00:09:48katakanlah
00:09:4820 meter misalnya.
00:09:52Gimana yang terjadi?
00:09:53Di Selatan Jawa Timur misalnya.
00:09:56Nah, tentu
00:09:56kita harus mencari informasi
00:09:58di Selatan Jawa Timur itu ada apa,
00:10:02berapa kabupaten,
00:10:03berapa desa,
00:10:04berapa masyarakat kita
00:10:06yang tinggal di sana.
00:10:07tetapi kita juga harus tahu
00:10:10berapa banyak diantara mereka yang sudah kita lantik
00:10:13untuk menjadi tanggul.
00:10:15Mereka yang sudah tahu tempat evakuasi yang ada di mana.
00:10:19Mereka yang terpapar oleh sistem peringatan dini
00:10:21yang dibangun oleh pemerintah,
00:10:23pemerintah daerah.
00:10:25Itu kita harus tahu.
00:10:26Dan di mana semuanya kita dapat?
00:10:28Dari platform tanya.
00:10:29Kita Tangguh juga akan menjadi basis data nasional
00:10:34yang menyimpan informasi terkait risiko bencana,
00:10:37potensi kerugian,
00:10:38hingga strategi penanggulangan.
00:10:40Data yang terkumpul diharapkan dapat digunakan
00:10:42sebagai dasar pengambilan keputusan
00:10:45yang lebih cepat,
00:10:46tepat, dan efektif.
00:10:47Media Tawadu, Serolino Lomba, DAI TV.
00:10:53Usai peluncuran awal platform kita tangguh,
00:10:56Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
00:11:00meresmikan pameran Emergency Disaster Reduction and Rescue 2025.
00:11:06Pameran ini menghadirkan inovasi teknologi kebencanaan
00:11:09dan memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap bencana.
00:11:17Pameran Internasional bergensi di bidang penanggulangan bencana
00:11:21yaitu Emergency Disaster Reduction and Rescue Expo 2025
00:11:27kembali digelar.
00:11:29Didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,
00:11:33pameran ini menjadi forum kolaborasi antara pemerintah,
00:11:37dunia usaha, lembaga internasional, akademisi, dan masyarakat
00:11:42guna memperkuat ketangguhan nasional dalam menghadapi bencana.
00:11:46Dibuka oleh Menko PMK Pratikno,
00:11:49forum ini seharusnya menjadi lebih dari sekedar ajang pameran teknologi.
00:11:54Kegiatan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerjasama yang mendalam,
00:11:59pengembangan inovasi, hingga menciptakan industri kemanusiaan
00:12:03yang fokus pada upaya penyelamatan warga.
00:12:07Menurutnya Indonesia merupakan salah satu negara paling rawan bencana di dunia
00:12:11dengan lebih dari 5.000 kejadian setiap tahun.
00:12:15Posisi geografis di Ring of Fire membuat ancaman gempa bumi,
00:12:20letusan gunung berapi, tanah longsor, hingga bencana meteorologis
00:12:24menjadi tantangan yang memerlukan kesiap siagaan tinggi.
00:12:28Teknologi menjadi penting.
00:12:32Sekarang ini ada revolusi industri, 4.0, kemudian ada perkembangan artificial intelligence,
00:12:38semuanya membantu untuk mengurangi risiko bencana,
00:12:42memitigasi, merespon cepat, dan juga mengurangi risiko bagi para penolong.
00:12:47Nah ini karena seringkali kita dihadapkan kepada rescuing di tempat-tempat yang sangat sulit,
00:12:54sulit dijangkau dengan proses yang manual,
00:12:59bahkan misalnya di celah yang sangat sempit,
00:13:02kita harus menggunakan drone yang sangat akurat.
00:13:05Nah inilah letak penting dari expo ini.
00:13:08Tadi saya sampaikan di dalam sambutan bahwa kami, kita, Indonesia,
00:13:16bukan hanya ingin melihat teknologi dari negara lain,
00:13:22tetapi kita ingin mengajak kerjasama.
00:13:26Bahwa Indonesia adalah tempat risiko bencana yang besar,
00:13:30Nah mari kita bersama-sama mengembangkan inovasi,
00:13:36mengembangkan teknologi di Indonesia,
00:13:39membangun industri di Indonesia.
00:13:45EDRR 2025 menampilkan beragam inovasi dan teknologi terkini,
00:13:50seperti drone kargo yang dapat mengangkut hingga 250 kg,
00:13:55robot drainase pencegah banjir hingga sistem pemadam api canggih dihadirkan.
00:14:01Lebih dari 200 peserta pameran nasional dan internasional
00:14:05yang bergerak di sektor pencegahan bencana, evaluasi,
00:14:09peringatan dini, latihan kebencanaan hingga pemulihan pasca bencana.
00:14:15Selain pameran teknologi kebencanaan,
00:14:17acara ini juga akan diisi workshop dan seminar
00:14:20yang mempertemukan pakar-pakar terbaik dari dalam dan luar negeri.
00:14:25Emergency Disaster Reduction and Rescue Expo
00:14:29akan berlangsung hingga 15 Agustus 2025 mendatang
00:14:33di G-Expo Kemayoran, Jakarta.
00:14:37Jadi bukan hanya proses jual-beli yang menjadi patungan utama,
00:14:43tapi juga proses pelanjar kita,
00:14:48seperti juga disebutkan oleh tali Pak Mekko,
00:14:51bahwa harus adanya proses bekerja-bekerja sama.
00:14:57Mungkin begitu ya Pak ya.
00:14:58Dan juga di dalam bekerja sama itu mungkin akan menjadi proses
00:15:02transfer of knowledge dari beberapa
00:15:05exempliter atau yang memberangkat produk di dalam pameran.
00:15:11Dengan itu kami yakin bahwa penyelenggaran ini
00:15:16akan menjadi pameran yang berkesinambungan di kemudian hari
00:15:20yang bisa melibatkan seluruh stakeholder
00:15:22dan juga pahal pemati-pematingan
00:15:25untuk membuat bahwa Indonesia bisa menjadi etalase
00:15:30jauh kita sudah bisa menanggung lagi
00:15:32ataupun memitigasi bencana sebelum bencana itu datang.
00:15:45Beralih ke informasi lainnya, pemirsa.
00:15:48Sebagai upaya membantu sanggar di daerah terpencil
00:15:51dan membantu para seniman disabilitas
00:15:54untuk meningkatkan keterampilan berkesenian,
00:15:56Mitra Seni Indonesia menggelar pagelaran amal Tutur Puan.
00:16:01Hasil donasi nanti akan diberikan
00:16:03untuk membantu kebutuhan sanggar di daerah Bali dan NTT.
00:16:11Dengan misi sosial untuk membantu sanggar-sanggar seni
00:16:14yang membutuhkan dukungan agar tetap berkarya,
00:16:17Mitra Seni Indonesia menggelar pagelaran amal bertajuk
00:16:20Tutur Puan di Ballroom Jakarta Teater Jakarta.
00:16:26Sebanyak 400 tamu undangan dari komunitas
00:16:29serta pegiat seni
00:16:30hadir memeriahkan pementasan seni dan tari.
00:16:35Pagelaran spektakuler ini menghadirkan kolaborasi
00:16:38lintas generasi seniman dan musisi.
00:16:40Tutur Puan tidak hanya menggunakan mata penonton
00:16:43dengan pertunjukan seni yang indah,
00:16:45tetapi juga mengusung misi sosial yang mulia.
00:16:50Menurut Ketua Umum Mitra Seni Indonesia,
00:16:53Sari Ramdhani, pertunjukan Tutur Puan menjadi simbol kepedulian
00:16:57dan kebersamaan dalam memajukan seni Indonesia
00:17:00sekaligus bagian dari perayaan 18 tahun eksistensi misi.
00:17:07Harapan kami adalah bahwa kita melalui seni budaya
00:17:13itu mampu untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sendiri.
00:17:21Dan itu adalah alat yang paling mudah sebenarnya
00:17:25untuk kita bisa meningkatkan kemampuan kita
00:17:31tidak hanya di dalam berkesenian,
00:17:34tapi ekonomi yang akan bisa membangun itu.
00:17:38Dibintangi oleh para pesohor dari lintas generasi
00:17:43seperti Happy Salma, Christine Hakim, Widi Mulia, Olga Lidia,
00:17:48Marcella Zalianti, Tika Bisono, dan Den Bagus.
00:17:52Pegelaran Tutur Puan dibagi dalam enam babak ini
00:17:54menceritakan gambaran suara perempuan masa lalu
00:17:57hingga masa kini yang disampaikan melalui gerak, suara, nada, dan cahaya.
00:18:03Happy Salma selaku kreatif direktur dalam pagelaran ini mengaku bangga
00:18:08karena pertunjukan seni ini banyak melibatkan perempuan lanjut usia
00:18:13yang masih aktif dan semangat untuk melestarikan seni dan budaya di Indonesia.
00:18:18Tentang satu keluarga yang menemukan sebuah harta karunia
00:18:22yaitu berupa buku dari buku itu lalu menceritakan masa lalu
00:18:26jadi ada tarian-tarian masa lampau, wisdom-wisdomnya dari cerita-cerita wayang
00:18:32lalu juga ada tokoh-tokoh inspiratif seperti ada Ibu Christine, Ibu Mari Pangesu
00:18:37lalu juga ada tokoh-tokoh seperti Marcella Zalanti dan Olga Lidia
00:18:40yang membacakan surat-surat dari perempuan-perempuan perintis pendidikan gitu
00:18:45seperti Dewi Sartika atau Kartini gitu.
00:18:49Pemintasan ini disutradarai oleh MN Komarudin
00:18:53dan penulis naskah Felix Karnesi
00:18:56Acara spektakuler ini juga diapresiasi oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso
00:19:02Pada akhir acara, hasil pengumpulan dana yang terkumpul
00:19:06akan disalurkan pada delapan sanggar yang berlokasi di daerah terpencil, Bali, dan NTT
00:19:12Dana ini juga sekaligus membantu memberikan manfaat kepada seniman disabilitas
00:19:17serta memberikan bantuan kepada tempat tradisional
00:19:19yang hampir punah di Yogyakarta, Riau, Bali, dan Surabaya
00:19:23Melalui kegiatan ini, Mitra Seni Indonesia membuktikan
00:19:26bahwa seni dapat menjadi jembatan antara karya, budaya, dan aksi nyata kemanusiaan
00:19:32yang diharapkan dapat terus bersumbangsi untuk negara
00:19:35agar nantinya dapat berkelanjutan untuk generasi mendatang
00:19:39Lintang Panjaitan, Diomai Rizki, DAI TV
00:19:44Pemirsa permainan Roblox sedang ramai di Indonesia
00:19:49karena dikeluhkan pemerintah dengan dampak negatif
00:19:52yang ditimbulkan terhadap anak-anak
00:19:55Seperti apa dampak dari permainan ini?
00:19:58Usai jeda kita akan membahasnya tetap bersama kami di Halo Indonesia
00:20:01Alam selalu punya cara tersendiri untuk menggugah hati kita
00:20:12Di sini saya menemukan pengalaman berbeda
00:20:15Glempeng di tepi sungai dengan suasana tenang dan menyegarkan
00:20:20Ini dia Pemirsa, batu belah yang belakangan ini sering sekali berseliwaran ya di media sosial
00:20:30Saksikan Potret, Kamis jam 7 malam, hanya di DAI TV
00:20:36Audisi kompetisi memasak Vegetarian Chef Indonesia Season 3 telah berakhir
00:20:44Dari ratusan peserta, inilah 12 finalis yang terpilih untuk memperbutkan gelar juara
00:20:52Siapa yang akan menjadi pemenang di antara mereka?
00:20:57Saksikan Vegetarian Chef Indonesia Season 3
00:21:00Segera di DAI TV
00:21:02Pasukan dasaran berbeda
00:21:16Saksikan
00:21:22Saksikan
00:21:24Terima kasih.
00:21:54Mulai 15 Agustus setiap Senin sampai Jumat jam 8 malam.
00:22:00Saksikan juga di aplikasi DAI+.
00:22:03Seperti halnya manusia, tumbuhan membutuhkan cahaya.
00:22:13Agar terus bertumbuh, memerlukan air untuk bertahan hidup dan menyerap nutrisi hingga mampu berkembang.
00:22:20Peduli dengan alam, selangkah menyelamatkan masa depan.
00:22:29Terima kasih kepada Eka Karya Graha Flora bersama DAI TV dalam mendukung misi pelestarian lingkungan.
00:22:36Kita jangan lihat hanya pada sisi terakhir ya.
00:22:43Kalau kita tarik dari ujungnya gitu ya.
00:22:46Dia nggak tahu, tapi dia merasa, terutama nenek moyang kita sadar bahwa dia tidak bisa hidup sendiri.
00:22:51Maka dia menciptakanlah sesuatu untuk berterima kasih kepada yang memberi hidup.
00:22:57Nah, disitulah namanya sedekah bumi muncul.
00:23:00Saksikan Podcast Nusantara setiap Jumat, pukul 7 malam, waktu Indonesia Barat, hanya di DAI TV.
00:23:15Kroblox adalah permainan online buatan David Baskuski dan Eric Kessel.
00:23:21Sejak dirilis pada tahun 2006, Kroblox digandrungi anak-anak karena menawarkan pengalaman bermain yang beragam dan kreatif.
00:23:30Meliputi berbagai genre seperti petualangan, simulasi, dan RPG.
00:23:36Platform ini juga memungkinkan anak-anak untuk mengembangkan dunia virtual dalam permainan game mereka sendiri,
00:23:43serta membuka akses interaksi dengan pemain lain.
00:23:47Sayangnya, meskipun Roblox memiliki banyak manfaat,
00:23:51permainan Roblox juga memiliki resiko terjadinya unsur kejahatan pada anak.
00:23:56Dalam beberapa kasus ditemukan konten kekerasan, konten berbawa pornografi, sadisme, horor, serta pergaulan bebas.
00:24:07Bahkan dalam game ini juga dapat dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan seksual,
00:24:12dengan memanfaatkan interaksi kepada para pengguna.
00:24:19Untuk membahasnya lebih lanjut, kita telah terhubung langsung dengan Erika Handi Banyu, selaku psikolog anak.
00:24:25Nah, kita langsung sapa.
00:24:28Selamat siang, Mbak Erika. Apa kabar di sana, Mbak?
00:24:31Selamat siang, baik-baik saja. Gimana, Mas? Di sana, aman?
00:24:35Aman, kabar kami di sini juga dalam keadaan yang sehat.
00:24:39Oke, kita langsung saja membahas tentang dampak negatif dari permainan Roblox.
00:24:44Tadi di tayangan, dikatakan bahwa permainan Roblox ini dapat berdampak negatif pada anak
00:24:50karena bisa menimbulkan agresivitas anak ya.
00:24:53Mereka bisa lebih cepat melakukan kekerasan karena dari dampak permainan ini.
00:24:58Kalau dari Mbak Erika sendiri, melihatnya seperti apa?
00:25:01Karena kita tahu Roblox ini permainan yang sudah lama sekali, dari 2006,
00:25:05tadi di tayangan disebutkan.
00:25:07Kenapa ramainya baru sekarang ya, Mbak?
00:25:09Masnya sendiri pernah main Roblox, nggak, Mas?
00:25:12Pernah.
00:25:12Pernah ya?
00:25:14Oke, saya sendiri juga pernah.
00:25:16Saya pernah coba main punya siswa saya gitu ya.
00:25:19Dan ternyata di dalam Roblox itu kan mainannya lebih online, Mas.
00:25:24Jadi bebas gitu ya.
00:25:25Jadi sebenarnya kalau kita buka, mainannya tidak berbau kekerasan.
00:25:30Kalau yang saya lihat ya, tidak berbau kekerasan.
00:25:33Lalu juga dia memberikan ruang-ruang gitu.
00:25:37Nah, waktu itu kita main salah satu gamenya adalah satu ruangan kosong
00:25:41yang di mana anak-anak bebas mencoret-coret gitu.
00:25:45Nah, sayangnya yang main Roblox tidak hanya anak-anak gitu ya.
00:25:51Ada kalahnya orang dewasa, ada kalahnya kemaja mungkin.
00:25:54Sehingga konten yang mereka coretkan di dalam game ini jadinya kurang berkenan nih untuk anak-anak.
00:26:01Ada nama-nama kelamin, kayak gitu.
00:26:04Waktu saya lihat ada kata-kata kasar di sana.
00:26:07Lagi pula selain karena itu, karena kontennya ini kan bisa diakses semua orang.
00:26:13Mereka bisa ngobrol.
00:26:16Jadi seringkali dimanfaatkan sama orang-orang yang menurut saya kurang bertanggung jawab.
00:26:20Begitu tuh, Mas.
00:26:21Oke, jadi orang-orang yang tidak bertanggung jawab sebetulnya yang mengarahkan game ini menjadi game yang dilarang ya.
00:26:31Padahal sebetulnya game ini kan kita tahu edukatif sekali ya.
00:26:34Dan bisa meningkatkan kreativitas bagi anak-anak.
00:26:37Karena saya saat bermain Roblox, saya membangun sebuah bangunan.
00:26:41Di situ ada ofis dan berbagai macam lapangan pekerjaan juga untuk masyarakat.
00:26:45Jadi kalau menurut Mbak Erika sendiri, apakah Roblox ini sebegitu berbahayanya kah untuk anak-anak kita?
00:26:52Sehingga dilarang oleh pemerintah?
00:26:55Roblox sendiri kan isinya mini games ya, Mas.
00:26:57Jadi banyak banget games-nya.
00:26:59Bukan cuma satu games.
00:27:01Kalau misalnya kita lihat game lain, itu kan isinya satu games.
00:27:05Kalau Roblox itu tipenya lebih banyak games-nya.
00:27:09Beberapa games dalam satu aplikasi.
00:27:12Nah sebenarnya sih kalau cuma lompat-lompat, kayak gitu ya.
00:27:16Ini yang kayak lagi ditayangin nih, lompat-lompat nih.
00:27:19Menurut saya masih oke sebenarnya.
00:27:21Nanti balik lagi seberapa sering anak ini menggunakan Roblox ini.
00:27:26Karena pada dasarnya penggunaan gadget akan membuat dopamine di otak kita.
00:27:32Bukan anak-anak aja loh, kita juga.
00:27:34Dopamine dalam otak kita akan meningkat.
00:27:37Itu udah pasti.
00:27:37Karena dopamine ini yang nanti akan membuat yang namanya kecanduan.
00:27:44Kalau udah kecanduan, efeknya jadi panjang.
00:27:48Efek emosi.
00:27:50Belum lagi efek jadi nggak mau melakukan hal yang lain.
00:27:53Kayak gitu sih sebenarnya.
00:27:55Jadi bukan hanya Roblox-nya, tapi overstimulasinya.
00:28:00Over dopamine-nya di sini yang harus kita waspadai.
00:28:03Terus yang kedua konten.
00:28:06Kalau masalah konten, ya kita harus mengawasi sih apa yang dilakukan sama anak-anak kita.
00:28:12Kalau sekedar main lompat-lompat, menghindari lobang kayak gitu, sebenarnya nggak masalah banget gitu loh mas.
00:28:20Oke, jadi efek dopamine yang menimbulkan candu anak-anak untuk bermain game itu yang seharusnya di-maintain ya.
00:28:29Oleh orang tua harus dikelola dari orang tua kepada anak-anak ya.
00:28:34Betul.
00:28:35Lalu apakah orang tua ketika ingin membuat sebuah aturan, anak-anak boleh bermain game seharusnya juga harus meneliti.
00:28:44Atau sebelumnya menginstall dulu ya di gadget, di handphone-nya sebelum memberikan ke anak.
00:28:49Dan kalau bisa mencoba dulu nih, supaya mereka bisa mengerti dan men-screening ya.
00:28:53Apakah permainan ini boleh dimainkan oleh anak saya atau tidak?
00:28:57Itu pasti kalau buat saya.
00:28:59Itu pasti mas.
00:29:00Karena bagaimanapun, meskipun ada yang namanya parental control gitu ya, kalau di HP gitu ya, ada parental control, tapi tetap aja banyak banget yang kecolongan gitu.
00:29:13Karena beberapa klien saya pun sama mas.
00:29:15Jadi di usia tujuh tahun misalnya, aku mau dong difotoin itunya gitu.
00:29:23Kalau nggak aku nggak mau main lagi sama kamu.
00:29:25Itu tuh banyak banget di klien-klien saya mas.
00:29:28Di kehidupan nyatanya tuh ada.
00:29:31Meskipun kita nggak tahu orang yang minta foto itu, yang minta video itu apa bener anak-anak.
00:29:37Ngakunya sih kan anak-anak.
00:29:39Saya tujuh tahun, mau nggak kamu kita main jadi papa mama.
00:29:43Kamu mamanya, aku papahnya.
00:29:45Mau nggak?
00:29:46Begitu loh.
00:29:47Hal-hal kayak gitu tuh nggak bagus banget loh tentang anak-anak.
00:29:50Karena mereka belum siap.
00:29:51Belum lagi secara konten, bukan hanya secara konten, secara stimulasi pun terlalu banyak gitu.
00:29:57Buat anak-anak yang usianya terlalu dini.
00:30:00Jadi memang kita harus lihat dulu, kita harus jeli dulu ini anak untuk usia berapa.
00:30:05Dua tahunkah, tiga tahunkah harus jelas.
00:30:08Kayak gitu loh mas.
00:30:10Jadi bisa ada kasus grooming ya dari permainan di dunia maya seperti ini ya.
00:30:16Artinya apakah pemerintah juga harus memberikan aturan do's and don't ya kepada anak-anak kita di rumah
00:30:21atau di sekolah atau dimanapun mereka berada ketika menggunakan gadget atau gawainya
00:30:27dan ingin berselancar bermain game di dunia online?
00:30:31Kalau menurut saya penggunaan gadget itu bukan porsinya pemerintah betul.
00:30:39Porsinya pemerintah adalah menciptakan ruang, menciptakan kegiatan lain
00:30:43di mana orang tua bisa menitipkan atau membiarkan anaknya main yang lebih aman menurut saya begitu.
00:30:51Tapi orang tua disini yang berperan paling utama.
00:30:55Apakah anak lima tahun sudah waktunya punya gadget sendiri?
00:30:59Kan sebenarnya enggak gitu loh mas.
00:31:02Enggak aman gitu buat mereka.
00:31:03Karena kan dunia maya ini sesuatu yang sangat besar gitu ya.
00:31:08Yang dimana semua orang bisa akses.
00:31:12Bukan cuma satu dua anak, bukan cuma anak saya aja.
00:31:15Dan enggak yakin kalau itu cuma anak-anak bisa diakses semua orang.
00:31:21Duduk Indonesia kita ini kan cukup cerdas juga ya gitu.
00:31:27Oke, menarik sekali perbincangan kita Mbak Erika.
00:31:31Kita akan lanjutkan.
00:31:32Namun usai jeda ya.
00:31:34Oke.
00:31:36Pemirsa kami akan kembali.
00:31:38Namun usai jeda tetap di Halo Indonesia.
00:31:40Kepala menangis.
00:31:49Lewat dari lagu Hanya Longan ini sebenarnya aku pengen nyampein bahwa gak apa-apa kalau misalkan pengen nangis.
00:31:55Itu hal yang wajar.
00:31:56Tapi jangan sampai berlarut dalam kesedihan.
00:31:58Jadi kembali bangkit dan terus menjalankan hidup dengan baik.
00:32:02Akan ada suatu yang indah yang akan datang ke kalian.
00:32:04Voice of the Eye.
00:32:08Setiap minggu jam setengah tujuh malam hanya di The Eye TV.
00:32:17Nizma harus tetap semangat.
00:32:19Sampai manapun Nizma berjuang, kami tetap ada buat Nizma.
00:32:23Buat kita sadar betapa berkah itu luar biasa banyak dari Tuhan.
00:32:27Lensa anak terminal itu harus menjadi sebuah katalisator.
00:32:31Bukan hanya untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak.
00:32:34Tapi untuk kemudian merubah lingkungan.
00:32:38Mimpi jadi nyata setiap minggu jam tujuh malam hanya di The Eye TV.
00:32:47Kebahagiaan lahir saat kita tersenyum.
00:32:51Selamat pagi Pak Yono.
00:32:53Selamat pagi Pak.
00:32:53Kebahagiaan dapat kita bagikan saat kita peduli kepada sesama.
00:33:00Sini saya bantu Mak.
00:33:01Terima kasih Pak Yono.
00:33:03Kepedulianmu memberikan arti senyum kebahagiaan di wajahnya.
00:33:09Terima kasih kepada Arko yang telah mendukung misi kebaikan bersama The Eye TV.
00:33:16Ngerawat tanaman gitu kayak juga ngeliat dari kecil sampai bisa berbuah, bisa berbunga itu tenang aja gitu.
00:33:22Kalau kita udah dapat hasilnya biasanya tuh kita udah senang aja gitu.
00:33:25Pingin nanam lagi, pingin nanam lagi.
00:33:27Ini bibit kacang panjang saya.
00:33:29Kira-kira umurnya sudah berjalan dua minggu.
00:33:32Dan dia sudah siap pindah tanam.
00:33:33Jadi hari ini kita mau pindah ke tanam.
00:33:35Saksikan Bumi Kusatu Jumat 15 Agustus 2025 jam setengah delapan malam hanya di The Eye TV.
00:33:46Memperkenalkan Daimi.
00:33:49Terbuat dari bahan alami.
00:33:51Enak bu.
00:34:03Ini The Eye Mi.
00:34:05Selain lezat, dengan membeli produk tersebut, kita sudah turut bersumbangsi untuk kegiatan kemanusiaan.
00:34:11Saksikan Citraloka selasa jam jam.
00:34:41Tujuh malam hanya di The Eye TV.
00:34:44Terima kasih pemirsa Anda masih bersama kami di Halo Indonesia.
00:34:53Kita akan lanjutkan diskusi hangat kita bersama dengan Erika selaku psikolog anak.
00:35:00Mbak Erika, Roblox ini kan memberikan dunia baru ya.
00:35:04Karena anak-anak bisa mengeksplore berbagai macam hal dari Roblox ini.
00:35:08Tetapi jika tidak dipantau oleh orang tua, kira-kira mbak, apa saja side effect atau dampak negatif yang kerap biasanya muncul pada anak?
00:35:17Oke, kita tidak hanya Roblox ya.
00:35:20Jadi banyak semua hal nih.
00:35:23Mau aplikasi nonton, mungkin ada yang tahu juga aplikasi nonton atau games-games lainnya sama lah.
00:35:29Intinya adalah, aplikasi apapun itu yang berhubungan dengan screen memberikan stimulasi terlalu banyak sama anak.
00:35:36Apalagi untuk anak-anak dengan usia 6 tahun ke bawah atau usia prasekolah gitu ya.
00:35:43Akibatnya, satu, mereka jadi overstimulasi, emosinya naik dan turun, susah untuk dikasih tahu, konsentrasi atensi menurun.
00:35:52Apalagi kalau aplikasi nontonnya yang pendek-pendek gitu ya, yang pendek-pendek yang belum semenit udah bisa di slide-slide.
00:36:00Jadi mereka enggak belajar nih, kalau bosen itu harus ditunggu gitu.
00:36:06Jadi mereka juga merasa bahwa ya kalau bosen mereka harus dapat apa yang mereka mau.
00:36:12Kayak gitu, itu hal-hal seperti itu sih yang sebaiknya dihindari.
00:36:16Belum lagi ketika mereka fokus hanya dengan gadgetnya, apapun itu isinya, mereka jadi enggak belajar hal yang lain.
00:36:23Mereka enggak belajar sosialisasi, mereka enggak belajar bergerak, mereka enggak belajar kemandirian, dan sebagainya.
00:36:30Ini yang bikin, karena kenapa sih kok anak aku jadi susah disuruh setelah mereka main gadget.
00:36:35Ya karena lebih seru, lebih seru main HP kok daripada nyapu.
00:36:40Bukan anak-anak aja, kita juga sama kok.
00:36:43Oke, jadi kembali lagi ya, memberikan kebahagiaan, kesenangan yang membuat efek dopamin, hormon dopamin meningkat,
00:36:50sehingga anak-anak menjadi candu untuk bermain game ya mbak ya?
00:36:54Lalu apakah bisa mbak kalau kita menggunakan game seperti Roblox ini menjadi sebuah stimulan untuk anak-anak untuk meningkatkan kreativitas mereka misalnya?
00:37:06Karena kan di Roblox ada di mana kita membuat sebuah dunia sendiri ya, seperti membuat rumah sendiri, membuat kantor, atau membuat sebuah kota sendiri di sana.
00:37:17Nah, apakah Roblox atau game-game yang lain ini juga bisa menjadi tools atau sarana untuk meningkatkan skill baru pada anak dan meningkatkan kreativitas juga pada anak?
00:37:29Kalau waktunya misalnya sehari 15 menit ya masih oke lah ya.
00:37:34Tapi kalau buat saya sendiri seringkali gadget ini bukan menjadi tools, malah menjadi sesuatu yang perlu diwaspadai gitu loh.
00:37:44Dari dulu juga kita belajar kok kreativitas, kalau semisalnya hanya bisa didapat dari gadget, berarti anak-anak zaman dulu itu nggak ada yang kreatif dong gitu ya.
00:37:55Jadi pada dasarnya kita itu dikasih sama yang di atas itu otak yang udah luar biasa cerdas.
00:38:01Kita juga kok yang menciptakan game itu, kita juga kok yang menciptakan gadget itu.
00:38:06Jadi menurut saya bisa-bisa dapat dari hal-hal yang lain, misalnya menciptakan game sendiri, dari kardus-kardus bekas, dari bahan-bahan bekas, itu juga bisa dilakukan.
00:38:19Nggak perlu dari gadget kok, gitu.
00:38:21Oke, kalau begitu saya mau ke orang tua karena orang tua menjadi support sistem terpenting di rumah ya untuk mengawasi anak-anak saat berselancar di dunia maya.
00:38:34Lalu apa saja mbak, aturan-aturan yang harus diterapkan di rumah ketika anak sedang menggunakan gawai, terlebih sedang menggunakan game.
00:38:41Apakah batasan waktu ini juga harus betul-betul diterapkan dan jenis-jenis gamenya harus disesuaikan dengan umur-umur anak?
00:38:51Kalau masalah konten, yes, sudah pasti harus disesuaikan dengan usia anak, itu yang pertama.
00:38:56Yang kedua, masalah waktu atau durasi juga sama harus disesuaikan dengan usia anaknya.
00:39:05Nggak mungkin kan anak 2 tahun pegang gawai sampai 10 jam misalnya, tapi itu pun ada, kayak gitu ya.
00:39:12Terus yang ketiga, selain itu bisa juga kita lihat ada nggak hal lain yang perlu dikerjain dulu.
00:39:19Misalnya, dia harus sholat dulu, dia harus selesaikan tugas sekolahnya, dia harus selesaikan tugas rumahnya, baru sebagai reward mereka diizinkan untuk bermain gadget.
00:39:31Kayak gitu.
00:39:31Oke, terakhir Mbak Erika, apa pesan Mbak Erika kepada orang tua dan pemirsa di rumah agar bisa lebih bijak lagi menggunakan gadget dan bisa lebih aware lagi kepada anak-anaknya untuk mengontrol dan mengawasi anak-anak ketika sedang bermain game atau apapun dengan gawainya.
00:39:49Oke, Mami-papi di rumah, ingat ya, gawai itu kan dibilang smartphone atau misalnya TV, itu kan semakin hari semakin smart.
00:39:59Akibatnya kita sebagai pengguna harus lebih smart lagi.
00:40:03Kita harus memberikan ruang, betul, supaya mereka melek teknologi, tapi di samping itu kita juga harus memberikan pengawasan.
00:40:11Oke, baik. Kalau dari sisi yang supaya tidak terhindar ya, supaya kita bisa menghindari dari kejahatan-kejahatan yang mungkin akan dihadapi oleh anak-anak kita.
00:40:29Apa sebetulnya input juga yang penting untuk anak-anak supaya ketika anak-anak sedang berselancar di dunia maya dan sedang bermain game, mereka punya sistem alarm sendiri, langsung menyala begitu.
00:40:42Mereka bisa lebih aware lagi.
00:40:45Kalau saya biasa saranin jangan yang bisa berselancar di dunia maya, sudah aja yang offline deh.
00:40:50Mungkin itu lebih aman gitu.
00:40:52Oke, jadi lebih baik bermain yang offline dulu ya, agar tidak bertemu banyak orang.
00:40:59Karena kita tidak tahu nih orang-orang di luar seperti apa kepribadiannya, latar belakangnya seperti apa, dan punya modus apa di belakangnya ya.
00:41:07Betul, supaya lebih terbatas.
00:41:08Apalagi kalau yang berpraktek seperti saya ya, mungkin makin hari makin serem nih ngasih gadget online sama anak-anak gitu ya.
00:41:16Karena, waduh, terlalu banyak banget kasus-kasusnya.
00:41:19Oke, baik. Terima kasih.
00:41:22Mbak Erika telah bergabung bersama kami di Halo Indonesia.
00:41:25Semoga diskusi kita hari ini bisa menjadi insight penting ya untuk pemirsa di rumah.
00:41:30Terima kasih Mbak Erika telah bergabung bersama kami.
00:41:32Salam sehat, selamat kembali beraktifitas Mbak Erika.
00:41:38Pemirsa usai jeda, kami akan mengajak Anda melihat kopi canggah asal Kabupaten Subang
00:41:44yang berhasil masuk ke pasar internasional.
00:41:47Tetap di Halo Indonesia.
00:41:52Terima kasih telah menonton!
00:41:57Terima kasih telah menonton!
00:42:08Terima kasih kerana menonton!
00:42:10Serial favorit Cinta dan Roti
00:42:23Setiap hari jam 9 malam hanya di Daai TV
00:42:27Ketika rasa takut itu datang
00:42:35Hingga sebuah kenangan mengingatkan tentang arti kejujuran
00:42:39Kejujuran sederhana hari ini adalah fondasi besar untuk masa depan
00:42:48Ayah, aku akan bantuan bikin lagi
00:42:51Terima kasih kepada Simpo yang telah mendukung misi budaya humanis bersama Daai TV
00:42:57Menyebarkan cinta kasih dengan berbagi kebaikan
00:43:06Kanan
00:43:09Menciptakan berkah dengan bersumbang sih bagi sesama
00:43:14Merangkum tipra relawan seci mengembang misi kemanusiaan
00:43:20Seko gimana jadi relawan pemerhati
00:43:22Saya merasa pendampingan ini perlu sekaligus memperhatikan psikologis pasien
00:43:30Mendampingi dengan penuh melas asih, menghibur tanpa rasa pamri
00:43:36Saksikan kipra relawan seci setiap hari di Daai TV
00:43:41Terima kasih telah menonton!
00:44:11Terima kasih telah menonton!
00:44:13Terima kasih telah menonton!
00:44:15Terima kasih telah menonton!
00:44:17Terima kasih telah menonton!
00:44:47Juga soft banget ya
00:44:49Pemirsa Relawan Yayasan Buddha Seci
00:45:04Dari komunitas Pantai Indah Kapuk
00:45:06Dan Muara Karang
00:45:07Membagikan 450 kotak nasi
00:45:10Kepada pekerja bangunan
00:45:12Di Pantai Indah Kapuk 2
00:45:13Dengan bahu-membahu
00:45:15Para relawan membagikan
00:45:16Satu persatu nasi kotak vegetarian
00:45:19Sebagai tanda rasa terima kasih
00:45:21Atas jasa mereka
00:45:23Relawan Seci dari komunitas
00:45:30Pantai Indah Kapuk dan Muara Karang
00:45:32Bahu-membahu memasak
00:45:34Dan menyiapkan 405 kotak makanan
00:45:36Vegetarian
00:45:37Untuk dibagikan kepada para pekerja
00:45:39Bangunan sekolah Seci
00:45:40Di kawasan Pantai Indah Kapuk 2
00:45:42Kegiatan ini berlangsung
00:45:45Sebagai wujud peduli relawan seci
00:45:47Untuk menghargai kerja keras mereka
00:45:49Setiap makanan yang diolah
00:45:52Dengan penuh cinta kasih
00:45:53Tidak hanya mempertimbangkan rasa
00:45:55Tetapi juga nilai giji dan kecukupan porsi
00:45:59Sekotak makanan vegetarian ini
00:46:01Juga diharapkan mampu memenuhi
00:46:03Kebutuhan energi para pekerja
00:46:05Kita ini memang untuk yang perdana
00:46:09Ini semua bersemangat sekali
00:46:11Relawan-relawan itu kita senang banget
00:46:13Bisa memberikan perhatian kepada
00:46:17Sediman bangunan yang di sana
00:46:19Dan semuanya antusias banget sih
00:46:22Iya tentunya ya
00:46:23Karena kita semua dicucikan
00:46:25Semuanya makanan vegetarian
00:46:27Kita juga akan memperlihatkan
00:46:30Memperkenalkan kepada mereka semua
00:46:32Kala mereka makan itu
00:46:34Mereka sudah tidak lagi berpikir
00:46:36Bahwa ini vegetarian atau bukan vegetarian
00:46:38Tetapi adalah
00:46:38Oh ini enak ya
00:46:40Dan di waktu tepat makan siang
00:46:44Suasana penuh kebersamaan
00:46:46Para pekerja bangunan
00:46:47Dan relawan sangat terasa
00:46:49Setiap kepedulian
00:46:52Yang diekspresikan relawan seci
00:46:54Melalui makanan yang disajikan
00:46:56Mengisi kerinduan hati terhadap keluarga
00:46:59Seperti yang dirasakan oleh Miss Kam
00:47:03Pekerja bangunan asal Pekalongan Jawa Tengah
00:47:06Yang sudah sebulan merantau dan bekerja
00:47:09Di proyek pembangunan sekolah seci
00:47:11Ia bekerja merakit dan memasang besi
00:47:14Dan bekerja selama 14 jam sehari
00:47:16Demi mencukupi kebutuhan keluarga
00:47:19Untuk makanan harian
00:47:21Miss Kam biasanya membeli sendiri
00:47:23Dengan menu seadanya
00:47:25Namun hari ini berbeda
00:47:27Ia merasa tersentuh
00:47:28Atas perhatian
00:47:30Dan ketulusan yang diberikan
00:47:31Oleh para relawan seci
00:47:33Ya Alhamdulillah
00:47:37Kalau mungkin saya ada di proyek
00:47:39Ada yang berhatiin
00:47:41Nama pekerja gitu
00:47:42Alhamdulillah ya bersyukur gitu lah
00:47:43Alhamdulillah ya masakan enak juga
00:47:46Ya bikin kenyang
00:47:47Ya esnya juga seger
00:47:48Enak
00:47:49Dalam kegiatan ini
00:47:52Relawan seci dari Agung Sedayu Group
00:47:54Juga turut bersumbangsi
00:47:55Mereka meluangkan waktu
00:47:57Di tengah kesibukan mereka
00:47:58Bahkan membawa makanan tambahan
00:48:01Untuk dibagikan
00:48:02Momen ini pun meninggalkan
00:48:04Kesan mendalam bagi para relawan
00:48:06Saya juga terharu ya
00:48:10Karena lihat mereka
00:48:11Luar biasa semangat
00:48:13Ya walaupun kerjaannya
00:48:15Cukup susah
00:48:17Cukup berat ya
00:48:18Tapi lihat mereka
00:48:20Sangat happy
00:48:21Dengan makanan yang kita sediain
00:48:23Kegiatan bakti sosial
00:48:26Untuk para pekerja bangunan
00:48:27Masih akan terus bergulir
00:48:29Dan dilayani secara bergilir
00:48:31Oleh para relawan
00:48:32Dari berbagai komunitas
00:48:34Aksi sederhana ini
00:48:36Diharapkan dapat menambah
00:48:37Semangat para pekerja
00:48:38Dalam melakukan tugasnya
00:48:40Stephanie Simatupang
00:48:42Gunadi
00:48:42DAI TV
00:48:43Pemirsa kopi
00:48:47Menjadi salah satu
00:48:48Komoditas penting
00:48:49Asal Indonesia
00:48:50Yang digandrungi
00:48:51Pasar internasional
00:48:53Kopi canggah
00:48:54Asal desa
00:48:55Cupunagara
00:48:56Kabupaten Subang
00:48:57Jawa Barat
00:48:58Menjadi salah satu
00:48:59Kopi Arabica
00:49:00Yang berhasil
00:49:01Menembus ekspor
00:49:02Dan sukses
00:49:03Mengharumkan
00:49:04Nama Indonesia
00:49:05Di pasar kopi dunia
00:49:07Sebagai salah satu
00:49:13Negara penghasil kopi
00:49:14Indonesia memiliki
00:49:15Banyak jenis kopi lokal
00:49:17Dari ujung Papua
00:49:18Hingga Aceh
00:49:20Tanaman kopi
00:49:21Tumbuh subur
00:49:21Dan tipu didayakan
00:49:23Oleh para petani
00:49:24Salah satunya adalah
00:49:25Kopi canggah
00:49:27Yang berada di desa
00:49:28Cupunagara
00:49:29Kabupaten Subang
00:49:30Jawa Barat
00:49:31Kopi jenis Arabica ini
00:49:33Banyak dijual
00:49:34Di kafe-kafe
00:49:35Daerah kota Subang
00:49:36Bandung
00:49:37Purwakarta
00:49:38Dan sekitarnya
00:49:39Disukai berkat
00:49:40Rasanya yang unik
00:49:41Rasa kopi canggah
00:49:43Dominan manis
00:49:44Karena ditanam
00:49:45Di ketinggian
00:49:46Di atas 1200 meter
00:49:48Berbeda dengan kopi
00:49:50Yang ada di Jawa Barat
00:49:51Yang rasanya lebih
00:49:53Ke free tea
00:49:54Mirip buah-buahan
00:49:55Dan tingkat
00:49:56Keasamannya tinggi
00:49:57Namun siapa sangka
00:49:59Bila dahulunya
00:49:59Warga desa
00:50:00Cupunagara
00:50:01Sudah menanam kopi
00:50:02Namun yang ditanam
00:50:04Hanyalah jenis kopi robusta
00:50:05Perubahan terjadi
00:50:07Sejak 2015
00:50:08Dimana warga desa
00:50:10Mulai menanam
00:50:11Kopi Arabica
00:50:11Dari total
00:50:13300 hektare
00:50:14Lahan yang ditanami
00:50:15Sebanyak 100 hektare
00:50:17Ditanami kopi Arabica
00:50:18Hasilnya
00:50:21Masyarakat desa
00:50:22Bisa menghasilkan
00:50:2230 ton
00:50:23Hingga 40 ton
00:50:24Biji kopi gelondongan
00:50:26Dari luas lahan
00:50:27Yang bisa dipanen tersebut
00:50:28Biji kopi ini
00:50:30Kemudian diolah
00:50:31Menjadi green bean
00:50:32Sebanyak 10 ton
00:50:33Setiap tahun
00:50:34Besarnya permintaan
00:50:36Akan kopi Arabica
00:50:37Khas Cupunagara
00:50:38Membuat badan usaha
00:50:40Milik desa
00:50:40Membantu untuk
00:50:41Mengatur pasokan kopi
00:50:42Bumdes
00:50:44Berperan memasarkan
00:50:45Produk unggulan desa
00:50:47Yaitu kopi Arabica
00:50:48Yang diberi merek
00:50:49Kopi Cangka
00:50:50Dengan adanya
00:50:53Bumdes ini
00:50:54Sangat membantu
00:50:55Tentang keuangan
00:50:58Pemberian kopi
00:51:00Jadi
00:51:01Kalau sekarang
00:51:02Misalnya
00:51:02Petani kopi
00:51:03Panen
00:51:04Di
00:51:05Store ke kelompok
00:51:08Dari kelompok
00:51:08Di store ke
00:51:09Bumdes
00:51:09Langsung dibayar
00:51:11Tes
00:51:12Kalau dulu kan
00:51:13Sebelum ada
00:51:14Bumdes
00:51:15Jadi
00:51:16Menjual
00:51:17Bebas
00:51:18Kadang-kadang ada yang dihutang
00:51:19Bulan-bulan
00:51:20Kalau sekarang
00:51:21Alhamdulillah
00:51:22Setelah
00:51:22Beri ribun des
00:51:24Bisa dibayar
00:51:25Dengan des
00:51:26Dengan harga
00:51:27Rata-rata
00:51:27Satuan per kilo
00:51:288.000
00:51:30Sampai
00:51:308.500
00:51:31Per kilo
00:51:32Ceri
00:51:33Permintaan kopi
00:51:37Cangka
00:51:37Desa
00:51:38Cupunagara
00:51:38Terus meningkat
00:51:39Hingga berhasil
00:51:40Menembus pasar ekspor
00:51:41Ke sejumlah
00:51:42Negara Timur Tegah
00:51:43Belum lagi
00:51:44Pembeli dari
00:51:45Macanegara
00:51:46Lainnya
00:51:46Seperti Korea Selatan
00:51:47Yang meminta
00:51:48Pasokan hingga
00:51:493.000 ton
00:51:50Pertahun
00:51:51Kesuksesan
00:51:52Budidaya
00:51:53Kopi
00:51:53Cangka
00:51:53Membuat
00:51:54Pemerintah
00:51:54Serius
00:51:55Menggolirkan
00:51:55Dana desa
00:51:56Ke desa
00:51:57Cupun
00:51:57Negara
00:51:57Warga desa
00:51:58Pun merasakan
00:51:59Manfaat
00:52:00Langsung
00:52:00Salah satunya
00:52:01Yakni
00:52:01Perbaikan
00:52:02Jalan
00:52:02Desa
00:52:03Perbaikan
00:52:04Jalan
00:52:04Berdampak
00:52:05Langsung
00:52:05Mengurangi
00:52:06Biaya
00:52:06Transportasi
00:52:07Warga
00:52:07Yang mengangkut
00:52:08Hasil
00:52:08Pertanian
00:52:08Ke pasar
00:52:09Pemanfaatan
00:52:12Dana desa
00:52:13Ini
00:52:13Kita
00:52:15Realisasikan
00:52:17Tiga bidang
00:52:18Yaitu
00:52:19Fisik
00:52:20Infrastruktur
00:52:20Kesehatan
00:52:22Dan
00:52:22Pendidikan
00:52:24Peningkatan
00:52:25Kualitas
00:52:25Jalan desa
00:52:26Sepanjang
00:52:2715 km
00:52:28Itu dari
00:52:29Tahun
00:52:292015
00:52:30Sampai
00:52:30Dengan
00:52:312018
00:52:32Ada
00:52:33Infrastruktur
00:52:34Yang lainnya
00:52:34Termasuk
00:52:35Ada
00:52:35TPT
00:52:36Ada
00:52:36Drainase
00:52:37Ada
00:52:38Pembuatan
00:52:38Jalan
00:52:39Produksi
00:52:40Tani
00:52:40Itu yang
00:52:40Dibiayai
00:52:41Semuanya
00:52:42Dari
00:52:42Dana
00:52:42Desa
00:52:43Nah ini
00:52:44Sehingga
00:52:44Dana
00:52:44Desa
00:52:45Ini
00:52:45Sangat
00:52:45Bermanfaat
00:52:46Bagi
00:52:47Peningkatan
00:52:48Kualitas
00:52:48Tarap
00:52:49Hidup
00:52:49Masyarakat
00:52:51Desa
00:52:51Ataupun
00:52:52Infrastruktur
00:52:53Desa
00:52:53Selain
00:52:56Kopi
00:52:56Cangka
00:52:57Berkat
00:52:58Pemanfaatan
00:52:58Dana
00:52:58Desa
00:52:59Desa
00:53:00Cumpu
00:53:00Negara
00:53:00Berpotensi
00:53:01Menjadi
00:53:01Desa
00:53:02Wisata
00:53:02Karena
00:53:03Memiliki
00:53:03Pemandangan
00:53:04Indah
00:53:04Berupa
00:53:04Perbukitan
00:53:05Lereng
00:53:05Dan
00:53:05Sawah
00:53:06Potensi
00:53:07Desa
00:53:07Cumpu
00:53:08Negara
00:53:08Terbuka
00:53:08Dan
00:53:09Berkembang
00:53:09Berkat
00:53:10Partisipasi
00:53:10Aktif
00:53:11Dari
00:53:11Warga
00:53:11Desa
00:53:12Tim
00:53:13Liputan
00:53:13DAI
00:53:14TV
00:53:14Ya
00:53:17Pak Mirsa
00:53:17Berikut
00:53:18Perakhiran
00:53:18Cuaca
00:53:19Untuk
00:53:19Kota-Kota
00:53:20Besar
00:53:20Di
00:53:20Indonesia
00:53:21Glacier
00:53:24Dari
00:53:25Michael
00:53:32Dari
00:53:34дari
00:53:39Dari
00:53:41Dari
00:53:42Dari
00:53:45Dari
00:53:46Dari
00:53:46Dari
00:53:47Dari
00:53:50Dari
00:53:51Terima kasih.
00:54:21Terima kasih.
00:54:51Selamat beraktifitas dan sampai jumpa.
00:55:21Terpisah jarak dan waktu ingin kuungkapkan rinduku lewat kata indah.
00:55:36Tak cukup untuk dirimu sebab kau terlalu indah dari sekedar kata.
00:55:48Dunia berhenti sejenak menikmati indahmu.
00:55:56Dan apabila tak bersamamu ku pastikan ku jalan di dunia.
00:56:11Tak seindah kemarin sederhana tertawamu sudah cukup lengkapi sempurannya hidup berselamu.
00:56:32Jika hari ku melalui tanpa hawamu percuma senyumku dengan dia.
00:56:55Mereka harus bertahan meski atap tak lagi mampu menjadi naungan.
00:57:20Ada lebih dari 26 juta keluarga di Indonesia menjalani kehidupan di rumah tidak layak huni.
00:57:29Sejak tahun 2006, Yayasan Buda Seci Indonesia telah merenovasi 1.472 rumah tidak layak huni.
00:57:40Sebagai upaya mensukseskan rencana pemerintah merenovasi 2 juta rumah tidak layak huni di Indonesia.
00:57:49Yayasan Buda Seci Indonesia berkomitmen merenovasi 4.000 rumah tidak layak huni di 8 wilayah.
00:57:57Jabodetabek, Bandung, Banyumas, Surabaya.
00:58:01Kami percaya hunian saja tidaklah cukup.
00:58:05Ada hati yang harus kami kasihi.
00:58:09Ada kehidupan yang harus kami dampingi.
00:58:12Donasi Anda akan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi mereka.
00:58:17Bersama bergotong royong untuk mewujudkan rumah layak huni bagi mereka yang membutuhkan.
00:58:23Hai, saya Syah Nashak ingin mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-18 untuk DAI TV.
00:58:31Teruslah menjadi sumber kebahagiaan dan inspirasi bagi penonton.
00:58:36Karena saya yakin DAI TV masih bisa mencerahkan, mendidik, dan memberdayakan masyarakat Indonesia
00:58:44untuk mengetahui mana yang benar dan mana yang harus diperbaiki dalam kehidupan kami masing-masing.
00:58:51Selamat ulang tahun. Jangan berhenti berkarya ya.
00:58:54Da'ayu. Natural Ingredients.
00:59:24Dalam membelajarkan anak didik di sekolah, guru dan orang tua harus mampu membudayakan semangat belajar.
00:59:31Dengan adanya semangat belajar, akan semakin memperkukuh karakter dan sifat haus terhadap ilmu pengetahuan.
00:59:38Semangat belajar yang sudah dipupuk sejak dini bisa menjadikan anak belajar hal baru sepanjang hidupnya
00:59:44dan diharapkan menjadi generasi membangun bangsa di masa depan.
00:59:48Terima kasih kepada Gisteks yang telah mendukung misi pendidikan bersama DAI TV.
00:59:54Terima kasih.

Dianjurkan