00:00Pokor telematikal Roy Suhio kembali menerima salinan ijazah mantan Presiden Joko Widodo melalui Komisi Pemilihan Umum daerah DKI Jakarta pada Senin 13 Oktober 2025.
00:16Salinan ijazah pertama yang telah dilegalisir ia terima dari pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi yang didapatkan dari KPU Republik Indonesia.
00:26Setelah melihat salinan ijazah, Roy makin meyakini hasil penelitiannya bahwa dokumen tersebut palsu.
00:36Ia menyebut palsu karena salinan ijazah yang digunakan Jokowi untuk mendaftar sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada 2012 akan sama dengan ijazah.
00:49Dia melihat ada kejanggalan terhadap huruf yang ada di ijazah tersebut.
00:53Lebih lanjut, dokumen yang ia teliti juga telah dibandingkan dengan tiga ijazah yang lulusannya sama dengan Jokowi.
01:03Selain itu, pegiat media sosial Tifauzia Tiasuma atau Dr. Tifa menilai ada sejumlah keanehan pada salinan ijazah yang telah dilegalisir tersebut.
01:14Ia menyebut keanehan tersebut terletak pada tanda tangan rektor dan dekan Universitas Gajah Mada yang dihapus atau dihilangkan termasuk gambar matrai dari hasil legalisasi ijazah.
01:28Yang lebih janggal menurutnya adalah nomor induk mahasiswa Jokowi yang turut dihapus dari salinan tersebut.
01:37Meski beberapa bagian dihapus, Dr. Tifa mengaku sudah mengetahui isi kolam tersebut karena sebelumnya ijazah Jokowi pernah ditampilkan ke publik melalui instansi resmi.
01:48Dr. Tifa yang mendatangi kantor KPUD DKI Jakarta pagi itu, pakar telematika Roy Suryo, pakar hukum Tata Negara Refri Harun dan pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi juga turut hadir.
02:04Dengan kehadiran Bonatua di KPUD DKI Jakarta, setelah memberikan penjelasan permohonan untuk meminta berkas tersebut, pegawai KPUD DKI Jakarta lantas memberikan salinan ijazah yang diminta Bonatua.
02:19Artinya, kini ia memiliki dua salinan ijazah Jokowi karena sebelumnya sudah menerima salinan pertama melalui KPURI.
02:30Menurut Bonatua Silalahi, salinan ijazah ini ia peruntukan untuk publik bukan kepentingan pribadinya.
02:36Meski telah mendapatkan salinan ijazah dari KPURI, tujuan Bonatua mengambil salinan ijazah ke KPUD DKI Jakarta adalah untuk melihat konsistensi ijazah pada setiap tahun legalisir.
02:50Sebab, menurutnya akan ada perbedaan legalisir setiap tahunnya.
02:55Permintaan salinan ijazah ke KPUD DKI Jakarta juga berhubungan dengan permohonannya terkait sidang sengketa informasi publik di Komisi Informasi Publik.
03:06Sekedar informasi, KPUD DKI Jakarta memiliki salinan ijazah tersebut karena Jokowi sempat mendaftar sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012.
03:18Sebab, salah satu syaran mendaftaran sebagai Kepala Daerah wajib melampirkan salinan ijazah.