Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Kampar, Riau, terus meluas. Memasuki hari kedelapan, api bahkan mulai mendekati salah satu rumah warga.

Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) dari Manggala Agni, TNI, dan Polri terus berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke permukiman warga. Namun, cuaca panas dan kering serta minimnya sumber air menjadi kendala petugas dalam melakukan pemadaman.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terkait kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai meresmikan Gedung KSPSI Jawa Timur di kawasan Lontar, Surabaya. Polri bersama pihak terkait terus melakukan upaya pemadaman sekaligus investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran hutan dan lahan tersebut.

#karhutla #kampar #riau #kalimantan #polri #kompastv

Baca Juga Kemenhut: Jumlah Hotspot Karhutla Nasional Turun dari 2.170 Jadi 950 Titik di https://www.kompas.tv/nasional/686839/kemenhut-jumlah-hotspot-karhutla-nasional-turun-dari-2-170-jadi-950-titik

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686850/terungkap-kapolri-kantongi-nama-terkait-karhutla-kalimantan-kampar-kompas-pagi
Transkrip
00:00Saudara Kompas pagi kembali untuk Anda, kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Kampar Riau terus meluas.
00:06Api bahkan mulai mendekati ke salah satu rumah warga.
00:12Memasuki hari ke-8, kebakaran lahan masih belum bisa dipadamkan.
00:16Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan dari Manggala Agni, TNI, dan Polri berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke salah
00:25satu rumah warga.
00:26Cuaca panas dan kering serta minimnya sumber air menjadi kendala petugas dalam melakukan pemadaman.
00:38Supayanya kita mengutamakan penyekatan dulu, ini kan kita melakukan penyelamatan kepada rumah warga agar tidak membakar rumah warga.
00:49Jadi dengan air seminim ini kita upayakan semaksimalnya.
01:10Titik api jauh berada di tengah, jauh berada di tengah hutan yang tidak mungkin diakses oleh sejak penggaya gedaraan pemotor
01:18maupun tangki-tangki pemadam.
01:24Agar jangan bermain api, kondisinya sangat buruk sekali, cuacanya sangat buruk sekali.
01:58Pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan mulai memakan korban.
02:04Bukan hanya mengganggu pernafasan, asap juga memperpendek jarak pandang, mengganggu aktivitas hingga memicu kecelakaan.
02:11Di jalan jurusan Pelai Hari Banjarbaru, jarak pandang sempat hanya tersisa sekitar 2 meter karena pekatnya kabut asap.
02:20Kondisi ini memicu kecelakaan lalu lintas antara sebuah minibus dan truk.
02:25Tabrakan terjadi karena pandangan pengendara terhalang asap.
02:29Melihat kondisi yang semakin membahayakan, sejumlah warga dan relawan turun ke jalan.
02:34Pengatur arus lalu lintas sekaligus meminta pengendara memperlambat laju kendaraan.
02:56Khawatir akan ancaman kebakaran hutan dan lahan meluas.
03:00Warga di Banjarbaru, Kalimantan Selatan memadamkan api secara mandiri.
03:04Berpacu dengan waktu, warga gunakan peralatan seadanya memadamkan lahan yang lokasinya dekat dengan rumah mereka.
03:12Di tengah ancaman anomali cuaca, warga mengeluhkan nasib mereka yang selalu terjepit bencana.
03:18Yakni kebanjiran saat musim hujan dan terpapar kabut asap hingga sakit pernafasan saat kemarau.
03:24Warga berharap ada pemantauan kesehatan dan bantuan masker dari pemerintah daerah.
03:30Jadi kan, kami kalau ada bantuan-bantuan dari pemadam-pemadam kayak ini, sudah, pas terakhir.
03:40Asap bukan hanya mengganggu pengguna jalan.
03:42Kabut asap juga mulai menyelimuti permukiman.
03:45Warga mengeluhkan bau asap yang menyengat, serta gangguan pernafasan.
03:50Termasuk mengancam kesehatan anak-anak usia sekolah.
03:53Ancaman ISPA memaksa para orang tua memakaikan anak-anak mereka masker saat berangkat dan berkegiatan di sekolah.
04:01Para pejalan kaki juga harus menutupi masker dengan tangannya demi mengurangi sesak nafas akibat pekatnya asap.
04:10Kekhawatiran kita tuh inilah apa, kalau ada ISPA lah, kita inginkan untuk pakai masker.
04:18Karena memang anak-anak ini rentan juga, Pak?
04:20Iya, rentan.
04:22Tapi untuk jam pelajarannya ada diundur atau gimana?
04:27Untuk jamnya ada diundur, karena kita diperkendalakan asapkan kadang.
04:35Berdasarkan data BMKG Stasiun Klimatologi Kelas 1 Kalimantan Selatan,
04:40kualitas udara dalam beberapa hari terakhir menurut dan masuk kategori tidak sehat.
04:45Konsentrasi polutan paling tinggi terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 5 hingga 8.
04:51Saat asap cenderung mengendap di permukaan.
04:56Penampakan titik panas kebakaran hutan dan lahan mengepung peta Kalimantan di mesin pencari Google Maps.
05:01Dalam peta, memperlihatkan lingkaran merah dengan keterangan severe fire atau kebakaran parah memenuhi peta Kalimantan.
05:09Penanda itu berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan yang tengah terjadi.
05:13Sebelumnya, Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mencatat ada 1.487 hotspot atau titik panas di Kalimantan.
05:23Sementara konsentrasi tertinggi berada di Kalimantan Tengah sebanyak 767 titik.
05:28Di susul Kalimantan Barat 560 titik, serta Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, masing-masing terpantau 74 titik.
05:37Jadi memang salah satu ciri khas wilayah di tempat kami adalah lahan gambut yang didominasi tanaman seperti tanaman pakis ya,
05:48kurun.
05:49Dan kemudian ada pohon-pohon galam yang kalau dalam tangan kering sangat mudah terbakar.
05:54Di bawahnya lahan gambut sehingga kalau tersampai terjadi kebakaran, dia tidak bisa dipadamkan dengan cara yang mungkin konvensional seperti kebakaran
06:02di lahan mineral.
06:03Dia perlu waktu berhari-hari untuk bisa dipadamkan secara keseluruhan.
06:08Nah itu yang mungkin bisa kami sampaikan.
06:10Kalau ternyata ada anggapan bahwa apakah ada aktivitas lain yang berkaitan dengan ini atau disengaja atau tidak, kami tidak berani
06:16menyimpulkan.
06:17Yang jelas sampai saat ini kebakaran sudah meluas dari Januari sampai dengan kemarin kami sudah ada mendatang setelah 960-an
06:26hektare yang lahan yang terbakar.
06:30Banyaknya titik api membuat tim gabungan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan menemui banyak kendala.
06:36Salah satunya titik api yang sulit diakses dan sumber air yang terbatas.
06:41Untuk kebakaran memang ada beberapa yang wilayahnya yang inaccessible, tidak bisa diakses ya Mbak Meis.
06:51Titik api jauh berada di tengah, jauh berada di tengah hutan yang tidak mungkin diakses oleh sejak penggairan pemotor maupun
06:59apa namanya tangki-tangki pemadam.
07:02Nah kalau ditanya sumber air, untuk sumber air yang alami ya seperti sungai-sungai kecil, rei dan sebagainya sudah semakin
07:10surut.
07:11Ada tapi semakin surut.
07:14Nah namun kembali lagi ke permasalahan awal.
07:16Titik api seringkali jauh sekali dari sumber air, seringkali jauh sekali.
07:19Kemudian kendala-kendala lain selainnya itu ya adanya kebakaran di beberapa titik secara bersamaan.
07:32Jadi kami sangat-sangat berkoordinasi melalui platform radio maupun platform whatsapp.
07:40Melalui koordinasi dengan BPP di kota, provinsi, TNI, Polri, dan semua airawan.
07:45Sehingga pemadaman itu sedapat mungkin terkoordinir.
07:49Sedapat mungkin terkoordinir.
07:51Namun memang ada beberapa kebakaran yang memang tidak bisa dipadapkan karena jauh sekali titik.
07:57Nah disitu biasanya heli bombing yang bisa masuk.
08:01Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tegas meminta masyarakat dan korporasi
08:06untuk stop bermain api di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan
08:10serta siklus El Nino yang datang lebih awal pada Agustus 2026.
08:15Penindakan hukum tanpa pandang bulu diterapkan bagi pembakar lahan.
08:21Agar jangan bermain api.
08:25Kondisinya sangat buruk sekali, kuatnya sangat buruk sekali.
08:29BMKG sudah memprediksi El Nino pada tahun 2026 ini sangat kuat.
08:36Dan itu hampir sama dengan El Nino 2015.
08:41Dimana ketika itu sebuah Indonesia terbakar sekitar 2,6 juta.
08:45Bagaimana kemudian masyarakat dapat berkartisipasi memadamkan api sekaligus mencegah.
08:50Jangan ada lagi pembukaan lahan di musim ini dengan cara membakar.
08:56Lampiring dengan cara membakar.
08:59Baik itu korporasi yang besar ya.
09:01Terutama tentu saja yang besar dan juga masyarakat.
09:06Namun di tengah ancaman yang semakin nyata, pertanyaannya bukan hanya bagaimana memadamkan api yang sudah terlanjur membarap.
09:13Tetapi sejauh mana upaya pencegahan dilakukan sebelum musim kemarau datang.
09:19Sebab jika kekeringan dan kemarau menjadi salah satu faktor yang memperparah kargutlah,
09:23maka antisipasi semestinya dilakukan jauh-jauh hari.
09:27Pemetaan wilayah rawan kebakaran, pembasahan lahan gambut, kesiapan sumber air,
09:32pembentukan sekat bakar hingga pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan semestinya sudah diperkuat sebelum api muncul.
09:40Bukan ketika asap sudah memenuhi kotak, warga mulai kesulitan bernapas, penerbangan terganggu, dan harta benda mulai terbakar.
09:48Situasi ini menunjukkan kargutlah bukan sekadar persoalan api yang harus dipadamkan.
09:54Ini adalah persoalan pencegahan, mitigasi, kesiapan, dan perlindungan warga.
10:00Berikutan Kompas TV
10:06Kapolri Jenderal Listio Sigit Prabowo telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terkait kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
10:13Polri juga melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran hutan dan lahan.
Komentar

Dianjurkan