00:00Bantuan dan logistik terus disalurkan bagi korban gempa NTT.
00:05Selain itu, pemulihan trauma korban serta pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum terus dilakukan.
00:11Berikut liputan jurnalis Kompas TV, Jonah Hamunangan dan jurukamera Andika Pratama dari Labuan Bajo, Kabupaten Manggare Barat, Nusa Tenggara Timur.
00:20Masuki hari ke-8 pasca bencana, kami melihat sudah banyak perbaikan dilakukan,
00:26dan dorongan logistik juga sudah dilakukan maksimal.
00:29Untuk mengetahui bagaimana update terkini, saat ini saya sudah bersama dengan Panglima Kodam Sembilan Undayana,
00:36Mai Jenteni, Piek Budianto.
00:38Panglima, apa kabar?
00:39Terima kasih.
00:41Panglima, mungkin boleh dijawabkan, untuk kondisi terakhir sampai siang ini,
00:45sudah sejauh mana mungkin dorongan logistiknya?
00:48Baik, sampai hari ke-8 ini, untuk distribusi logistik,
00:54bantuan untuk masyarakat terdampak gempa,
00:58kita tetap bersinergi dengan unsur yang lain,
01:00TNI dalam ini, TNI-AD, AL, AU,
01:05bersama dengan Basarnas, BNPB, Tagana,
01:10kemudian komponen masyarakat yang lainnya,
01:12kita tetap sehari-hari melaksanakan distribusi penyaluran bantuan logistik ke daerah yang terdampak gempa.
01:20Dan juga kan dari untuk logistik, nanti malam juga ada kedatangan kapal angkatan darat ya, Panglima, ya?
01:26Betul, saat ini dijadwalkan, nanti malam,
01:31menurut informasi, pukul 22 waktu Indonesia Tengah,
01:36kapal Adri yang membawa logistik,
01:40kemudian berfungsi juga sebagai kapal rumah sakit,
01:43akan bersandar di Pelabuhan Reu.
01:45Dan yang lain juga ada kapal KRI,
01:50Dr. Suharso, juga merapat ke Pelabuhan Reu tersebut.
01:54Sehingga kita bisa mengoptimalkan untuk rumah sakit lapangan,
01:59apabila tidak bisa terpenuhi penanganannya di darat,
02:04kita ada dialihkan ke kapal rumah sakit terapung tersebut.
02:09Pak Limak, untuk penangana bencana,
02:10untuk 7 hari ke depan, bagaimana perencanaan?
02:12Baik, seperti yang kita ketahui bersama,
02:16penanganan ini terlalu berlanjut.
02:18Saat ini kita pada tahap pemulihan,
02:22yaitu menghilangkan trauma dampak gempa ini pada masyarakat.
02:27Seperti yang kita ketahui,
02:29untuk dampak psikologis masyarakat terhadap bencana gempa ini cukup signifikan,
02:33sehingga tim kesehatan, nages,
02:37baik dari Kementerian Kesehatan maupun dari TNI,
02:43Polri mengerahkan tim trauma healing.
02:46Di tiap-tiap pengungsian sudah dilaksanakan program trauma healing,
02:51kemudian kita masyarakat juga yang terdampak gempa,
02:55kita buat mereka lebih rileks,
02:58dan untuk melalui hal tersebut kita setiap saat pendampingan.
03:03Dan kemudian pasca pemulihan,
03:07kita juga sudah diperintahkan untuk mendata kerusakan aset-aset masyarakat
03:13yang dimiliki seperti contohnya rumah,
03:16kemudian aset-aset umum yang dibuat oleh pemerintah seperti jembatan,
03:21kemudian rumah sakit, sekolah, kantor-kantor, pemerintahan, ini kita data.
03:28Perlu diketahui saat ini seluruh rumah sakit daerah yang ada di Pulau Flores,
03:34yang terdampak gempa,
03:36kita melihat itu sudah tidak bisa dioperasionalkan.
03:41Maksud kita gedung itu sudah tidak bisa direkom untuk tempat perawatan medis,
03:49sehingga banyak pasien yang dirawat di luar.
03:53Ini membutuhkan penanganan yang sesegera dari pemerintah pusat tentunya
03:57untuk perbaikan atau pembangunan kembali RSUD yang terdampak gempa.
04:03Terima kasih Panglima sefaktunya,
04:04diharapkan dalam waktu seminggu depan masyarakat sudah pulih
04:07dan secara perlahan bisa kembali ke rumah masing-masing.
04:10Terima kasih Panglima.
04:11Demikian wawancara saya dengan Pangdabus dan Udiana,
04:14Majenti PNI Piek Udianto yang didampingi dengan Dan Renban Asop.
04:17Kita berharap pemulihan sudah berjalan semakin baik,
04:21agar masyarakat bisa beraktivitas normal kembali.
04:24Jona Munangan, Mohd Andika, Kompas TV, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Tibur.
Komentar