00:03Intro
00:09Halo selamat sore sodara saatnya anda menyaksikan program berita Kompas Petang
00:13hanya di Kompas TV independen terpercaya
00:16hari ini hadir bersama anda saya Audrey Chandra
00:18dan saya di penerbagian langsung saja kita mulai Kompas Petang sodara selengkapnya
00:31sekarang saat ini sangat parah pak dan udaranya membuat kami sedang bernapas
00:45kalau mau dibandingkan dengan sekarang lebih parah yang mana pak?
00:49parah yang sekarang pak, salahnya sini dekat terus dengan pemukiman warga api-apinya
01:01makin hari makin meluas dan makin banyak lahan yang terbakar
01:04untuk sekarang api sudah hampir selalu hampir mengenai pemukiman warga atau rumah warga
01:24Saudara Presiden Prabowo Subianto memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan
01:30di Kalimantan Barat pada Sabtu siang
01:36satu di antara lokasi penanganan yang jadi prioritas Presiden Prabowo
01:40adalah lahan di Desa Limbang, Kabupaten Kubur Raya
01:44yang berada tidak jauh jaraknya dengan Bandara Internasional Supadio
01:51saat berkunjung Presiden Prabowo Subianto
01:54sempat menyapa masyarakat yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran
02:22usai dari wilayah Kubur Raya Kalimantan Barat
02:26Presiden Prabowo Subianto langsung terbang ke Palangka Raya Kalimantan Tengah
02:33seluruh kabupaten kota, 13 kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Tengah
02:36telah menetapkan status
02:38dan setibanya di Bandara Presiden Prabowo Subianto langsung memimpin rapak
02:43penanggulangan kebakaran hutan dan lahan
02:48menurut mendampingi Presiden, hadir Mensesnek Prasetyo Hadi
02:52Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
02:54Sekretaris Kabinet T.D. Indrawijaya
03:07kita akan terus memantau bagaimana penanganan dan juga rapat penanganan kebakaran hutan
03:13yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto
03:16beserta dengan sejumlah jajaran di Palangka Raya Kalimantan Tengah
03:22tetaplah bersama kami dan kita keinformasi
03:25masih terkait dengan kebakaran hutan dan lahan
03:32kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
03:35semakin mendekati permukiman warga saudara
03:40mulai besar
03:43disini ada rumah warga
03:46minta tolong, damkar
03:48kayaknya rumah yang ada di sana pondok
03:52ada 12 camatan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan
03:56yang paling banyak terjadi di wilayah Teluk Bayur
03:58dengan 26 kasus menyebabkan api semakin mendekat ke permukiman warga
04:04pemadaman semakin sulit dilakukan karena titik kar hutlah
04:08sulit dijangkau dan cuaca terik serta angin kencang
04:11mempercepat penyebaran kebakaran
04:13data damkar sementara mencatat ada 170 kejadian kebakaran hutan dan lahan
04:19dari bulan Januari 2026
04:21terbanyak terjadi di bulan Juli hingga Agustus
04:24yang ada di sana pondok rumah itu tidak bisa diselamatkan lagi itu
04:30terhitung mulai Januari ya sudah 170 kasus ya
04:35sehingga saat ini di bulan Agustus memang perbanyak itu di bulan Juli dan Agustus ini
04:41dan wilayah yang luas
04:44kalau sudah kebakaran itu cuacanya cukup cerit dan angin sangat kencang
04:48biasanya itu mempercepat penyebaran
04:59untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatra
05:04saat gas udara melakukan pemadaman dari udara
05:07menggunakan waterbombing atau menjatuhkan air melalui helikopter
05:11pemadaman menggunakan waterbombing dilakukan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat
05:16dan di Provinsi Riau pada Jumat kemarin
05:18BNPB memetakan 6 prioritas provinsi penanganan kebakaran hutan dan lahan
05:23diantaranya Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Riau
05:29prediksi puncak resiko karhutlah terjadi hingga bulan September 2026
05:44di Kecamatan Liang Anggang
05:46petugas mempercepat pemadaman api yang mendekati tepi jalan
05:49agar tidak merembet hingga mengganggu akses jalur utama
05:53tak berselang lama titik api muncul di sekitar kawasan pergudangan kota Banjarbaru
05:58api hampir mengenai gudang penyimpanan es krim
06:02namun petugas secara cepat berhasil memadamkan api
06:06meski sempat kesulitan mendapatkan pasokan air
06:18hari ini baru saja kami selesai pemadaman
06:20di bahu jalan berjarak kurang lebih sekitar 50 meter dari jalan utama
06:25kenapa kami main gerak cepat?
06:28karena angin cukup intensif mengarah ke jalan raya
06:31mengakibatkan nanti membahayakan untuk pengguna jalan
06:34dan bisa
Komentar