00:01Apa yang paling berat untuk yang tadinya warga desa itu hanya jadi penonton turis datang gak dapet apa-apa dan
00:07kemudian bisa membuat desa itu menjadi desa wisata.
00:10Apa yang paling berat diubah? Apakah mindset? Ataukah memang cara mengelola apa bisnisnya?
00:20Ya, yang paling berat sebenarnya tantangannya banyak sekali untuk menjadikan sebuah desa itu sebagai destinasi wisata.
00:31Salah satu yang paling berat itu adalah mengubah mindset masyarakat itu sendiri.
00:36Bahwa masyarakat desa aktivitas yang sederhana itu perlu ditingkatkan kepercayaan dirinya masyarakat supaya itu tuh tidak hal yang biasa aja,
00:51hal yang begitu aja itu tuh bisa mendatangkan potensi, yang bisa mendatangkan pendapatan ekonomis juga seperti itu Kak.
01:00Pernah sebagai seorang penggerak pernah gak merasa ah capek deh nih gue sama sedulur-sedulur saya gitu.
01:09Capek kemudian berselisih paham kemudian banyak diragukan, banyak yang diremehkan terkait dengan ide-ide nanti bikin ini bikin itu tuh.
01:24Sampai saat ini pun juga kalau kita mengembangkan inovasi masih seperti itu.
01:29Tetapi itu bisa tereliminir ketika kita sudah membuktikannya dengan suatu hasil seperti itu Kak.
01:38Jadi awal dulu sesuatu hal yang masyarakat males gitu ya Kak.
01:44Tapi dari situlah mulai kita menggandeng berbagai sektor ya.
01:50Karang Taruna, kemudian ibu-ibu PKK, kemudian UMKM setempat.
01:57Prosesnya tidak semua langsung berubah kayak gitu.
02:00Langsung cepat itu butuh proses yang lama untuk membangun dan mengajak masyarakat untuk bisa satu frame bahwa ini bisa dijadikan
02:09destinasi wisata.
02:12Memang gak gampang ya mengubah mindset orang padahal ini untuk kebaikan bersama.
02:16Tetapi mengajak orang untuk lelah bersama, tadi passion berarti mau menderita bersama juga.
02:24Itu gak gampang atau mau menderita untuk satu jalan yang kita yakini inilah yang baik.
02:29Teman-teman UMN dan Anda yang menyaksikan Rossi di Kompas TV, saya rasa hari ini kita dapat dari berbagai perspektif.
02:38Ada seorang asisten profesor di Nottingham University Inggris, sekolah dengan disiplin S1 ITB, S2, S3, dan terus bergelut di bidang
02:52akademisi,
02:53meneliti, terus melakukan kajian-kajian, tapi ada juga seorang sarjana lulusan fakultas HI Parahiangan.
03:04Ia menjadi seorang penulis luar biasa, karyanya semuanya hampir bisa dibilang bestseller meskipun moto hidupnya adalah stay low atau sederhana.
03:15Lalu ada alumni UMN, memang ia kiprahnya dari jalurnya adalah di film dan menjadi produser jumbo.
03:23Tapi ada juga seseorang yang bisa kita bilang tadi yang memperkenalkan dirinya sebagai seorang putri petani.
03:31Tapi dari keluarga petani bisa S1 di UGM, S2 di UGM, mendapat banyak penolakan karena S2 UGM tidak juga menjamin
03:41bisa mendapat pekerjaan di perusahaan besar.
03:45Ia kembali ke kampungnya, ke desanya, dan menjadi penggerak wisata.
03:50Hari ini di panggung Rosi, kita mendapat banyak contoh tentang bagaimana kita ingin menjalani hidup kita.
03:58Semuanya berawal dari diri sendiri.
04:09Jadi gak bisa juga ya Dik, bahwa lu sekolah harus belajar ini, harus jadi seperti ini supaya akan jadi kayak
04:16begini.
04:17Tidak pernah ada timeline yang definitif dalam hidup ini.
04:20Sama sekali tidak, ya.
04:23Dan teman-teman mungkin kalau ada satu hal yang ingin saya ingin ingatkan sekali lagi.
04:31Hidup itu adalah tempat kita meletakkan atensi.
04:36Jadi hati-hatilah dengan atensimu.
04:40Pastikan bahwa atensimu itu ada di tempat-tempat yang memang layak diperjuangkan.
04:46Terutama kalian masih sangat muda, jadi eksplorasilah sebanyak-banyaknya.
04:51But always keep in mind, cermati hal-hal yang saya bilang tadi.
04:58Gak ada yang nyuruh, tapi kok kamu mau coba terus ya, gitu.
05:02Kamu mau menderita untuk itu, kamu mau susah untuk itu.
05:05Dan pelihara lah rasa ingin tahu, itulah yang akan membawamu berjalan sangat jauh ke depan.
05:10So, mumpung kalian masih muda, ya.
05:13Jadi, jalankan apa yang kalian suka, tapi selalu nyalakan navigasi internal kalian.
05:19Ya, jika memang ternyata, hmm, ini dia nih, gitu.
05:23Ya, curigailah bahwa jangan-jangan di situ jalan hidupmu nanti, gitu.
05:26Iya.
05:28Nof, sekaligus closing statement untuk adik-adikmu di UMN.
05:34Kalau aku sendiri juga percaya bahwa belajar itu tuh gak ada batasan umur.
05:38Siapapun bisa terus belajar dan beranilah untuk terus bermimpi besar.
05:43Dan ketika berkarya, berkaryalah dengan hati dan terus berbuat baik sih.
05:48Terima kasih.
05:50Mari ini.
05:51Kalau saya, hidup itu memang tidak seperti apa yang kita fikirkan.
05:57Seperti apa yang kita harapkan.
05:59Di dalam perjalanan hidup itu banyak transformasi-transformasi yang harus kita bergerak cepat.
06:05Kemudian ambil tindakan, berani melangkah, dan harus banyak punya jejaring atau kolaborasi baik dengan mitra di berbagai sektor untuk mendukung
06:18manfaat banyak orang seperti itu.
06:22Dan ini Kak Rosi, saya tuh juga tidak menyangka sebenarnya.
06:27Desa wisataan bugisan itu bisa sekeren sekarang.
06:31Banyak program-program yang banyak mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara.
06:37Itu banyak dunggungan dari berbagai sektor juga.
06:41Dan bersyukur juga kita sampai saat ini itu masuk dalam desa sejahtera Astra.
06:47Yang memang itu sangat menjadi pemacu atau penggerak juga.
06:54Atau dukungan dari swasta juga untuk membantukin.
06:57Itulah pentingnya jejaring sebenarnya.
07:00Kita tidak mungkin bisa kerja sendiri.
07:03Itu perlunya kita selalu memiliki networking, berjaring dengan orang-orang yang sama memiliki visi yang sama.
07:11Dan saya ingin kita tepuk tangan sekali lagi untuk seorang Rini, pegerak desa, S2, tidak pernah salah untuk bisa kembali
07:22ke kampung halaman.
07:23Membangun desanya.
07:26Last but not least Pak Dosen.
07:28Akalmu itu diciptakan untuk membuka rahasia langit.
07:34Bukan untuk minta belas kasihan, untuk mencemoh orang.
07:40Dunia yang baru itu nanti lahir dari karyamu.
07:43Bukan dari ruang sidang, bukan dari RUU, bukan dari penguasa.
07:50Anda bertindak ambil personal responsibility, gunung akan pindah.
07:55Indonesia akan jadi lebih baik.
07:58Terima kasih.
08:00Terima kasih Prof Bagus Mulyadi.
08:02Teman-teman terima kasih telah menyaksikan Rosion Location di UMN.
08:07Kami tahu tidak mungkin kami bisa seharian ada di sini.
08:12Paling tidak dari sedikit apa yang menjadi sharing Prof Bagus di Lestari, Novia dan Rini.
08:19Bisa memberikan sedikit banyak perspektif baru bagi kalian semua yang meniti kehidupan.
08:27Tetapi percayalah segala sesuatu itu akan tergantung dari bagaimana kamu menjalaninya.
08:35Sama seperti ketika, tadi saya senang banget dengarnya apa?
08:39Akalmu itu untuk membongkar rahasia langit.
08:45Bukan untuk ngeladek.
08:48Jadi selamat menjalani hari-hari di mana kita menemukan passion dari seorang di Lestari.
08:55Tetapi passion itu adalah tanda di mana kita berani menderita untuk menjalani atau hidup bersama passion itu.
09:02Terima kasih sekali lagi untuk para narasumber Prof Bagus di Lestari, Novia dan Rini.
Komentar