00:00Kami telah lakukan persiapan sehingga kami bisa pastikan tanggal 27 Agustus pelaksanaan aksi
00:05dari teman-teman AMPB bersama warga Jabodetabek dan simpul-simpul lainnya akan tetap terlaksana
00:13dengan tetap membawa dua tuntutan, yang pertama adalah mendesak RUU perampasan aset untuk segera disahkan,
00:21yang kedua soal menuntut agar dilakukannya fonis hukuman mati terhadap koruptor.
00:29Jadi kalau misalnya ada informasi bahwa selain dua tuntutan itu ada juga upaya mengganti pemerintah,
00:38menurunkan Presiden Prabowo Subianto ataupun juga wakilnya, itu juga masuk dalam tuntutan atau memang hanya fokus di dua tuntutan tadi?
00:45Sejak awal ketika kami ingin melakukan aksi di Jakarta, fokus kami hanya pada dua tuntutan tersebut.
00:53Terkait adanya informasi tuntutan-tuntutan lain yang beredar di media itu tidak benar.
00:58Karena sejak awal teman-teman AMPB telah menyepakati membawa dua tuntutan yang nanti akan disampaikan di DPR RI.
01:07Total aliansi yang tergabung ini ada berapa jumlahnya mas? Yang nanti juga akan turun aksi di tanggal 27 Agustus?
01:13Yang pasti untuk penyelenggaran aksi pada tanggal 27 Agustus, ini sebenarnya diinisiasi oleh teman-teman dari ARIP atau Aliansi Rakyat
01:24Indonesia Bersatu.
01:25Kemudian sekitaran beberapa hari yang lalu kami diundang untuk turut menyukseskan aksi yang nanti akan dilaksanakan pada 27 Agustus.
01:36Karena tuntutannya sama dan juga keresahan yang sama sehingga kami dari AMPB berangkat menuju Senayan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
01:46Dan ada beberapa simpul-simpul lain yang jelas teman-teman dari sekitaran Jabodetabek dan kota-kota yang lainnya.
01:53Kalau ada 35?
01:54Untuk AMPB sendiri ada sekitar 35 orang.
01:5835 aliansi?
02:0035 aliansi itu kami belum bisa pastikan.
02:03Tapi yang betul sudah terkonfirmasi saat ini ada teman-teman ARIP, kemudian ada masyarakat Betawi,
02:10lalu kemudian ada barusan tadi dukungan juga dari teman-teman BEM Universitas Indonesia dan juga kota-kota yang lain.
02:17Menjelang pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum, ada beberapa upaya dan tindakan preventive strike dan preventive education yang diterapkan oleh
02:31Paul Demetrujaya.
02:33Dari rangkaian ini ada 65 orang yang sudah diamankan oleh Direkturat Reserti Kepadal Umum dan Direkturat Siber Paul Demetrujaya.
02:45Ada pun barang bukti yang ada di hadapan kita bersama.
02:52Ini ada senjata tajam, airsoft gun, obat-obatan, perangkat komunikasi, bahan ataupun benda yang dipersiapkan membuat bom Molotov termasuk 7
03:06jirigen berisi bensin dan 201 botol kaca berikut sumbu.
03:13Artinya, barang-barang yang dibawa, yang ditemukan oleh tim preventive strike,
03:22barang-barang yang tidak diperbolehkan oleh undang-undang nomor 9 tahun 1998 dalam penyampaian pendapat.
03:32Ada tertera di pasal 9 barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa pada saat penyampaian aspirasi.
03:41Ini masih dilakukan pendalaman apakah dari 65 orang yang diamankan merupakan bagian dari saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi.
03:57Kami perlu menyampaikan kepada masyarakat dan teman-teman sekalian.
04:03Polri hadir memberikan mengawal dalam penyampaian pendapat di muka umum.
04:09Itu merupakan hak dasar, hak konstitusi yang dilindungi oleh undang-undang.
04:14Tetapi ada aturan hukum, ada etika yang harus menjadi pertanggung jawaban kita bersama
04:24agar pelaksanaan penyampaian aspirasi di muka umum dapat berjalan aman, tertib damai, dan bertanggung jawab.
04:32Dalam hal ini kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 63 orang.
04:40Terdiri dari 10 orang klaster pembiayaan dan 53 orang klaster pelaksanaan.
04:49Teman-teman sekalian, berdasarkan hasil pemetaan dan pemantauan terhadap dinamika kelompok masyarakat dan mahasiswa yang diduga terafiliasi dengan kelompok anarko
05:06telah teridentifikasi melakukan konsolidasi yang selanjutnya berkembang
05:14akan menunggangi kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dilaksanakan hari ini.
05:24Konsolidasi tersebut berlangsung secara bertahap dan menunjukkan adanya proses penguatan narasi,
05:33pengumpulan donasi, mobilisasi, serta persiapan sarana yang diduga akan digunakan
05:42di dalam penggunaan penunggangan aksi tersebut.
05:48Tahapan-tahapan tersebut berlangsung dari mulai tahapan konsolidasi
05:54dimana pada tahap ini sejumlah unsur melakukan konsolidasi internal dan membangun kesamaan isu yang akan disuarakan.
06:06Salah satu isu utama yang berkembang saat ini adalah RU Perampasan Aset.
06:13Dalam tahapan ini konsolidasi diarahkan pada penyamaan persepsi serta penguatan narasi yang selanjutnya akan disampaikan ke publik.
06:23Kemudian selanjutnya kelompok ini melakukan penguatan narasi dan penggalangan dana.
06:30Pada tahapan konsolidasi lanjutan melalui penguatan narasi dan penggalangan dana,
06:38para pelaku mulai menggulirkan isu kepada publik dalam bentuk pelaksanaan penyebaran flyer-flyer provokatif.
06:51Serta mengundang elemen-elemen lain untuk melakukan amplifikasi, melakukan aksi,
07:01menyebarkan isu, dan mengumpulkan pergerakan.
07:08Dalam hal penggalangan donasi diduga ada indikasi upaya-upaya menerima dana baik langsung maupun tidak langsung.
07:19Selanjutnya tahapan hari H atau aksi utamanya,
07:25mereka akan melakukan aksi penunggangan di dalam kegiatan aksi penyampaian pendapat di muka umum
07:35yang dilaksanakan hari ini di kawasan DPR-MPR RI dengan melibatkan berbagai unsur.
07:46Berdasarkan hasil penyidikan, terdapat dugaan mekanisme mobilisasi massa yang dilakukan secara berjenjang
07:56melalui pemanfaatan berbagai platform media sosial maupun aplikasi komunikasi digital.
08:05Tadi saya sempat ikut dan dilewat dalam sidang paripurna terkait pembahasan RUU perempasan aset korumtor.
08:20Sekilas saya mendengar bahwa RUU tersebut akan diselesaikan atau disesahkan maksimal bulan Desember.
08:31Jadi kami berharap hari ini kami meminta seperti apa yang disampaikan oleh Pak Dhani,
08:42kita meminta berita acara audensi AMBP Arif dan DPR RI terkait pengesahan RUU perempasan aset korumtor.
08:56Kalau itu digedok Desember, kita minta tanggalnya. Jadi jelas, setelah muncul batas akhir pengesahan RUU tersebut,
09:11misalnya sampai tanggal tersebut tidak terrealisasi, mundur lagi dengan alasan A, B, C, D, E, F, G.
09:20Kita minta konsokwensi, tanggung jawab, panjang dengan semua.
09:26Seperti contoh, maaf Pak Dhani, beliau siap mengundulkan diri.
09:35Pak Saan Mustafa juga siap mengundulkan diri, dan Pak Cucun juga siap mengundulkan diri.
09:40Jika berita acara tersebut, kesepakatan tersebut tidak terrealisasi.
09:52Saya harap, saya harap cukup itu Pak, dan saya sama teman-teman tidak ingin berleleh-leleh,
10:00karena kasihan teman-teman yang di luar panah-panah sama.
10:04Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
10:07Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
10:08Tadi di dalam rapat paripunan, kita sudah sampaikan, disepakati, dan disetujui
10:16bahwa timin waktu paling lambat untuk rancangan undang-undang perampatan agak itu
10:25akan disetok di paripunan pada tanggal 15 Desember 2026.
10:34Dan biasanya kalau rancangan paripunan ada berita acara,
10:38kita sudah minta tadi untuk jadi keuntakan kekawasan sekalian.
10:43Kemudian yang kedua, tadi kalau Ibu bilang soal masalah rapatan agak,
10:51kemudian misalnya narkoba juga dikumati,
10:56yang judulnya undang-undang narkoba memang agak ada juga narkoba dikumati,
11:00tapi di dalam istinya itu kemudian ada penjelasan-penjelasan.
11:05Bahwa tadi kemudian dari pihak yang pernah ingin selama ini tadi menyampaikan
11:11mesti ada berapa harmonisasi, dan kemudian minta supaya diundang
11:18dalam perampatan dengan pendapatan, saya pikir masukan-masukan pada hari ini
11:23itu adalah masukan-masukan buat teman-teman komisi.
11:27Tidak, dan lebih spesifik, nanti kan masih ada acara-acara mendengarkan pendapat publik.
11:35Nah itu bisa nanti diagendakan.
11:37Jadi tinggal kapan dan waktunya,
11:41karena ini kan nanti kalau balik ke parti,
11:44waktunya kapan, nanti dikonfirmasi terkajar,
11:46supaya nanti kita bisa agendakan untuk menerima masukan-masukan yang lebih
11:51komplit untuk memperkaya penang-menang perampasan aset.
11:55Pak Andri dan kawan-kawan semua yang saya hormati,
11:59DPR di Paripurna tadi sudah menetapkan ya,
12:04tengah waktu terkait dengan soal pengesahan aset,
12:08RU Perampasan Aset, tanggal 15 Desember 2026.
12:14Dan tentu tadi, teman-teman juga meminta soal jaminah, soal kepastian.
12:20Tentu yang pertama, mari kita sama-sama kawal.
12:24Kita sama-sama kawal, sama-sama jaga, sama-sama awasi,
12:30secara bersama-sama, agar tanggal 15 ini memang benar-benar apa sesuai dengan komitmen kita bersama.
12:40Jadi kita kawal bersama-sama, kita jaga bersama-sama,
12:44kita ikuti bersama-sama dari waktu ke waktu,
12:49agar tadi komitmen ini sama-sama bisa dijalankan.
12:54Yang kedua, komitmen untuk pemberantasan korupsi berkait juga dengan perambatan aset,
13:01ini menjadi komitmen bersama.
13:03Komitmen DPR, tadi sudah ditegaskan, DPR akan rambungkan 15 Desember.
13:09Komitmen Presiden juga jelas, dan tentu komitmen kita semua.
13:13Karena ini adalah komitmen kita bersama,
13:16maka sekali lagi, ya kita kawal secara bersama-sama.
13:20Nah, terkait tadi yang sudah disampaikan pada SPOR, saya jelas.
13:25Bahwa apa nanti isinya, DPR kan juga membuka ruang
13:28buat kawan-kawan semua, teman-teman semua,
13:32untuk bisa memberikan masukan dalam rapat-rapat tadi.
13:37Siapa jurubicaranya, siapa yang dihutus untuk mengikuti RDPU di DPR.
13:43Masukkan semua.
13:44Apa yang menjadi masukan terkait dengan subtansi atau isi undang-undang tersebut.
13:50Jadi sekali lagi, apa yang menjadi kekhawatiran, keinginan,
13:56ini sudah menjadi komitmen kita bersama.
13:59Dan DPR sudah, tadi di paripurna,
14:02sudah menyampaikan dan sudah memutuskan 15 Desember 2026,
14:07itu batas untuk pengesahan RUU ini menjadi undang-undang.
14:12Hari ini, saya akan menyampaikan hasil audiensi kami di dalam DPR di Jakarta.
14:21Ini kongresmi dari negara surga warga rupa.
14:25Nah, saya akan menyinta saudara mengandalkan teman-teman seperti berbagi,
14:30Dewan�an pelanggilan rakyat Republik Indonesia.
14:36Surat, momentan, penyelasan,
14:40dan membent resolutions RUU tentang penampasan aset terkait tidau-bidadannya menjadi usia.
14:52kami
15:04yang merupakan keuangan
15:08perekonomian negara dan kepentingan masyarakat
15:11yang ini berkomitmen
15:13satu
15:15bahwa
15:17DPR ini memadang
15:19pembentukan rajangan
15:21udang-udang tentang
15:23aset perhatian
15:25aset terkait tidak berjalan
15:27sebagai salah satu
15:29agenda legislasi
15:31yang penting dalam
15:33memperkuat sistem pembatasan
15:36kita tidak berjalan
15:37serta
15:39pemulihan aset
15:41hasil tidak berjalan tersebut
15:45dua
15:49bahwa
15:50bahwa
15:52pimpinan JPR ini
15:54berkomitmen
15:56untuk mendukung pendorong
15:58seluruh pihak yang terlibat
16:00dalam proses
16:01pembentukan RUU tentang
16:04penampasan aset
16:05termasuk
16:06komisi 3
16:07DPR ini
16:08untuk memastikan
16:12ketiap tahapan
16:14pendorongan
16:15dilaksanakan sungguh-sungguh
16:17terukur
16:18cermat
16:20efektif
16:21sesuai dengan
16:23kerempuan yang berlaku
16:26tiga
16:28DPR ini
16:30berkomitmen
16:32agar
16:33pembentukan
16:34RUU
16:35penampasan aset
16:36harus
16:39diselesaikan
16:40paling abad
16:41pada tanggal
16:4315
16:44DPR ini
16:50kemudian
16:51kemudian
16:52kemudian
16:53JPR ini
16:54menyatakan
16:56kesiapanya
16:57untuk
16:58mengunturkan diri
17:00dari
17:02kemudian
17:03kemudian
17:06apapun
17:08apabila
17:38sampai
17:43terima kasih kita masih perlu perjuangan untuk mengawal wakti bangsa ini lebih baik terima kasih
18:18kawan-kawan yang saya hormati
18:22kawan-kawan yang saya hormati kawan-kawan yang saya hormati kawan-kawan yang saya banggakan
18:30kawan-kawan yang saya cintai ini perjuangan rakyat Indonesia kawan sebentar bang sebentar maka saya
18:45hari ini kawan-kawan saya sampaikan tadi bosannya tanggal 15 Desember kita menunggu itu
18:53terima kasih
18:55selamat menikmati
Komentar