00:00Untuk inisiasi pada acara hari ini, untuk target dan juga kedepannya akan seperti apa?
00:05Sebetulnya acara ini itu di kita inisiasi itu karena kita melihat dari apa namanya yang terjadi demonstrasi besar-besar ini
00:16ada indikasi yang membentuk satu anatomi, anatomi kriminal yang apa namanya mengarah pada pendomelengan
00:25yang aksi masa yang untuk mendorong suksesnya RU Perampasan Aset.
00:33Kalau kemudian demonstrasi teman-teman dari pati, dari mana segala macam untuk melakukan satu partisipasi publik
00:40dalam pengujian RU Perampasan Aset itu adalah hak setiap warga negara dan dilindungi oleh undang-undang
00:47dan bahkan diatasnya oleh konstitusi, bahkan oleh kehidupan sendiri juga dilindungi oleh agud.
00:51Tetapi ketika kalian melihat dan itu anatominya itu ada pihak-pihak tertentu
01:00yang kami rasakan satu garis patah-patah yang awalnya tidak terlihat di situ.
01:07Tidak terlihat bahwa ada yang memimpin, ada figur-figur yang tidak terlihat,
01:14yang memimpin, yang punya kepentingan untuk melakukan satu gerakan sosial yang bisa disebut
01:24mengarah ke amuk masa dan membahayakan kepentingan para demonstran itu sendiri.
01:34Kepentingan membahayakannya ini karena akan membentuk satu konflik horizontal
01:42yang akan merugikan sendiri, bagi yang ada di lapangan maupun bagi aparat sendiri,
01:51maka kemudian kita menginisiasi acara supaya kejadian itu tidak terjadi.
01:56Itu yang mendasari.
01:57Dan yang kedua, kita menegaskan sikap blocking.
02:00Blocking bahwa kita itu adalah pendukung Presiden Prabowo.
02:04Ya, jadi kenapa kita mendukung Presiden Prabowo itu bukan semata-mata blocking buta.
02:09Tetapi bahwa kita, satu, Presiden Prabowo adalah Presiden yang terpilih.
02:14Pemilu sudah selesai, pilpres sudah selesai.
02:16Kemudian yang kedua itu adalah, apa namanya, Presiden Prabowo,
02:20program-programnya itu memang menjadi program yang harus dicapai dalam proses kepeminannya sampai selesai.
02:27Kalau kemudian ada yang tidak setuju, ya silahkan saja mengkritisi, memperdebatkan itu.
02:35Tetapi ketika kemudian mengarah pada ancaman-ancaman yang kemudian membuat konsolasi ini,
02:43saya melihat ada dua itu.
02:44Melihat ada dua akibat.
02:46Yang pertama adalah upaya-upaya menjatuhkan Presiden Prabowo yang saat ini sedang membangun dengan program-programnya.
02:58Yang kedua, ada dampak yang akan terjadi jika eskalasinya itu meningkat bahwa berpotensi daerah-daerah itu
03:08akan melakukan suatu gerakan penentuan nasib sendiri.
03:12Dan itu kan, apa namanya, akhirnya kita sendiri yang rugi.
03:16Kalau itu terjadi, apa yang terjadi? Kita tidak punya apa-apa.
03:19Sekarang ini lebih jelek, yang terjelek-jeleknya, kita masih bisa mampu berangkat satu langkah, dua langkah.
03:29Bahkan kita melihat bahwa potensi harapan untuk maju itu sangat besar.
03:35Apalagi saat ini Indonesia itu sedang mendorong upaya pemasukan negara dengan cara-cara yang tidak konfesional.
03:47Dan sudah menjadi satu kekuatan yang mampu mewujudkan kedaulatan karbon untuk di tingkat global.
04:04Dan itu, apa namanya, bisa membuat pemasukan negara yang besar dalam waktu yang cepat.
04:13Itu kan salah satunya itu.
04:15Banyak program-program lain yang bisa mendorong, apa namanya, mendorong perekonomian kita.
04:20Dan itu sedang dilakukan oleh Pak Prabowo.
04:22Dan beliau juga bisa menempatkan kepentingan-kepentingan nasionalnya di tengah-tengah kepentingan global.
04:27Tetapi, ada pihak-pihak yang tiba-tiba kemudian muncul nih, udah demonstrasi, kemudian ada eskalasi yang tersembunyi.
04:39Muncullah sosok yang namanya Pak Budiari, itu kemudian membangun sebuah anatomi yang mengarahkan,
04:49menurut kami ya, menurut kami mengarahkan dengan analisanya akan membuat satu peristiwa yang peristiwanya sudah terjadi itu semakin keras di
05:07situ.
05:07Dan akan membangun sebuah opini yang membentuk untuk mendorong percepatan pemilu.
05:19Dan itu kan disampaikan langsung.
05:22Kalau dikatakan makar itu, kita harus melihat anatominya.
05:28Bahwa anatominya kemudian kalau dilakukan sebuah operasi secara bersamaan,
05:37yaitu aparat, tugas aparat bisa minta untuk klarifikasi apa yang disampaikan oleh Pak Budiari.
05:47Apakah itu punya niat jahat untuk melakukan makar,
05:52ataupun dia harus menjelaskan apa maksudnya itu.
05:55Jadi bukan hanya secara subyektif.
05:57Karena apa? Ketika zaman kekuasaan Jokowi, baru bicara sedikit saja, sudah langsung dimakarkan.
06:05Itu kan apa cara berpikirnya, cara kekuasaan Jokowi.
06:11Oleh karena itu, kami juga meminta supaya bukan hanya Pak Budiari-nya juga,
06:17karena yang di sampingnya juga ada Pak Jokowi di situ.
06:20Dan ada satu yang ada berdiri di situ.
06:24Itu diperiksa saja tidak apa-apa.
06:26Kenapa? Kita kan juga dulu diperiksa.
06:28Jadi tidak usah jadi meong kayak begitu.
06:32Diperiksa, diperiksa saja.
06:33Kalau dia laki-laki, saya ingin menghadapi ini.
06:36Yaudah, kita minta Kapolri untuk minta klarifikasi kepada Budiari dan Jokowi
06:45tentang analisa atau opini yang peristiwanya saat ini terjadi eskalasi akan berpotensi membesar.
06:53Terima kasih.
06:53Sudah, itu saja.
06:54Tapi berarti, Bang, Anda melihat ada juga anak aktivis ini ya.
06:57Aktivis.
06:58Ada relasi antara perkataan yang dikatakan oleh Budiari dengan kejadian yang terjadi pada hari ini.
07:05Kita ketahui hari ini.
07:07Apakah ada relasi antara perkataan tersebut dengan kejadian pada hari ini?
07:12Relasinya nanti kita lihat.
07:13Kalau itu tidak terjadi, eskalasi yang membesar, misalnya berapa titik.
07:19Kalau saya lihat itu ada lima titik yang akan dibakar itu.
07:24Itu menurut analisa saya ya.
07:26Tadi juga Polda Metro Jaya sempat konfresi pers dan beberapa anak bukti seperti Molotov.
07:30Nah.
07:31Senjata tajam diamankan.
07:33Saya punya analisa sendiri.
07:36Analisa ya.
07:37Bang, tadi kamu bicara keputusan pasaran ke-peser lain.
07:40Rampah apa?
07:42Percepat pembutuhkan rata-rata.
07:43Rampah aset juga ini meresapu kabinat.
07:47Kemudian aku minta Prabowo tampil sebagai nomin nasional yang benar-benar berespirasi dari Pak.
07:53Iya dengan ekspresi ini harusnya Pak Prabowo kan memang sudah tahu bahwa apa namanya dia akan melakukan apa yang terbaik.
08:08Pak Prabowo ini juga mengikuti kritik dari masyarakat.
08:16Apa masih objektif walaupun masih di garis mendukung Prabowo?
08:20Oh iya Pak Prabowo ini sangat responsif terhadap apa yang dilakukan oleh masyarakat.
08:28Berbagai macam bentuk kritikan masyarakat beliau serap dan kemudian dilakukan satu tindakan itu.
08:36Contohnya yang baru-baru saja ini masalah pembakaran hutan ya.
08:40Tanda kutip pembakaran hutan karena memang sudah diverifikasi berpotensi bahwa ada pembakaran.
08:47Langsung direspon oleh apa namanya Presiden Prabowo, oleh Menteri Lingkungan Hidup Pak Jumuri Dayat, oleh apa namanya instrumen-instrumen lainnya
08:59lah.
08:59Dan itu memang kenyataannya kan.
09:01Terima kasih telah menonton!
09:42Terima kasih telah menonton!
10:02Buka Google Play Store di Smart TV kamu.
10:05Cari Kompas TV melalui pencarian.
10:08Pilih aplikasi lalu install.
10:11Selesai!
10:12Kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
10:16Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga!
Komentar