00:00Selama ini dan kepada Allah SWT kita meminta bimbingan dan petunjuknya untuk melakukan tugas yang memang kian hari kian tidak
00:10mudah ini.
00:10Terima kasih.
00:12Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:14Salam sejahtera bagi kita semua.
00:15Om santis, santis, om.
00:16Namo buddha, salam kebajikan, salam lestari.
00:19Terima kasih Ibu Kutua.
00:21Baik, terima kasih atas penjelasannya.
00:23Selanjutnya kami bersilakan untuk rekan-rekan dari Komisi 4 untuk menyampaikan pertanyaan dan tanggapannya.
00:36Dimulai dari Pak Soni Dana Paramita dari PDIP.
00:43Apa sih semuanya kemarin? Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:47Yang saya hormati Pak Menteri setelah seluruh jajaran.
00:50Mau minum dulu Pak Menteri?
00:52Jaga kesehatan, Pak.
00:54Agak pucat kelihatannya.
00:56Perlu banyak vitamin.
00:59Ya sayanglah.
01:01Yang saya hormati pimpinan beserta segenap anggota.
01:03Luar biasa.
01:04Jadi saya hanya mengutip buku ketua tadi prolognya.
01:09Mungkin karena pakai baju ungu saya ingat jadi the purple group band yang cadas gitu ya.
01:16Jadi pengantarnya cadas.
01:18Soal APBN ini pertama harus mempertimbangkan ekologis, yang kedua ekonomi, sosial, dan harus berdasar nawacita.
01:25Kalau tadi ada apresiasi, apresiasinya bukan kinerja tapi atas usulan kenaikan anggaran.
01:31Saya pikir ya cadas sesuai dengan bajunya.
01:36Saya langsung saja pertama dengan terkait dengan sumber daya manusianya.
01:42Dari 21.000 sekian, 21.923 pegawai itu kira-kira yang benar-benar tenaga operasional di tingkat tapak itu ada
01:52berapa ya.
01:52Karena saya mau korelasikan dengan situasi sekarang, karena tadi juga di mention soal karbutlah.
02:03Perlu disadari bahwa ini salah satu problemnya agak susah ini memang karena tenaga operasional di bawah yang kurang atau tidak.
02:10Tapi kalau saya lihat tadi anggaranya ada penambahan itu saya agak bersyukur, agak senang.
02:15Yang kedua, dari pagu 8,692T, 35,11 persennya tadi baru untuk pegawai.
02:29Yang digunakan untuk menjaga hutan secara keseluruhan agar detail itu gimana sih?
02:34Ada berapa?
02:36Karena nanti ujung-ujungnya pertanyaan saya itu dalam satu tahun tadi saya sebutkan laju deforestasi dan sebagainya sudah sebutkan.
02:47Tapi kan saya kadang agak bingung menempatkan antara mengoptimalisasi hutan itu lebih pada optimalisasi ekonominya semata atau mungkin terkait dengan
03:03kelestarian hutan.
03:09Karena kalau saya lihat dengan situasi yang sekarang ini apalagi soal dari ekonomi, ekologi termasuk sosial,
03:18ya ungkapan optimalisasi atas kawasan hutan itu masih terlihat sebagai eksploitasi hutan.
03:26Sehingga saya perlu penjelasan soal itu.
03:31Berikutnya, anggaran-anggaran karhutlah yang ada ini kok saya masih melihatnya berorientasi memadamkan daripada mencegah.
03:40Di slide terakhir tadi contoh 1,7 kalau nggak salah, gambarnya perbandingan antara sewa dan beli heli.
03:48Kenapa tidak ada perbandingan antara mencegah itu biayanya berapa, kalau sewa itu biayanya berapa.
03:55Kayaknya kita sudah menyadari bahwa karhutlah ini akan jadi kalender tahunan.
04:01Saya melihat ini sikapnya sikap yang pasrah, bukan tawakal.
04:06Begitu katanya Ustadz Ketum.
04:07Jadi ada hal yang beda antara tawakal itu seperti apa, kalau pasrah seperti apa.
04:13Kalau gini terus-menerus, ya jangan harap yang namanya karhutlah itu akan semakin menurun.
04:18Karena sejak awal memang desain kita adalah menjaga hutan kita, tidak dalam konteks mencegah.
04:26Itu bisa dilihat tadi dari 1,746 triliun, 108 M-nya hanya untuk pelipatan masyarakat dalam pencegahan kerusakan hutan,
04:371,54 T-nya untuk sewa helikopter, kalau nggak salah begitu.
04:42Ketimpangannya sangat jauh.
04:48Terus kemudian terkait dengan yang berikutnya, yang kelima.
04:52Bahwa dalam satu dekade ini, kira-kira luas kebakaran hutan dan lahan, itu ada 1,784 juta hektare.
05:01Pada saat yang sama, ada penambahan kebun sawit seluas 1,805.
05:09Kementerian Kehutanan dalam hal yang menurut saya sepenting ini, pernah melakukan overlay spesial nggak?
05:17Hutan-hutan kita itu yang habis terbakar, kawasan yang habis terbakar,
05:20itu kira-kira dalam hitungan bulan, tahun berikutnya itu jadi apa?
05:26Saya tidak mengatakan benar, misalkan yang sedang viral di media sosial saat ini,
05:33kebakaran asapnya aja masih ada dikit-dikit, ada orang nanam sawit di sana.
05:38Saya nggak tahu itu IE atau apa, tapi kalau ini benar terjadi,
05:44ya menurut saya, saya sudah sampaikan ke satu media,
05:47Kementerian Kehutanan perlu ketegasan dalam menyelesaikan soal karuta ini.
05:54Tanggal 18 Agustus, kita rapat, saya minta nama-nama perusahaan korporasi yang nakal akan disebutkan.
06:01Waktu itu disampaikan oleh Pak Menteri, akan dijawab secara tertulis.
06:05Saya kira yang seperti itu adalah sanksi moral.
06:08Kalau memang korporasi nakal berkali-kali, kenapa sih nggak disebutkan?
06:12Kalau yang terakhir ada enam itu juga namanya baru singkatan-singkatan saja.
06:18Dan sebagian besar, hampir semuanya, sanksinya baru sanksi administratif.
06:27Saya yakin dengan keberanian Kementerian Kehutanan,
06:30saya berharap strik liability dilakukan.
06:33Saya berharap pemidanaan terhadap mereka juga dilakukan.
06:37Saya mengahami domennya gagum hanya soal administrasi.
06:41Tapi punya hak juga untuk melakukan gugatan.
06:47Di tengah situasi ekonomi kita yang sulit untuk membiayai gini,
06:50kenapa itu tidak dibankan kepada korporasi?
06:53Sekaligus nanti saya butuh jawaban.
06:55Terkait dengan kehutanan yang sedang terbakar saat ini,
06:59pemadamannya atas biayanya siapa?
07:01APBN kah?
07:03Ataukah perusahaan-perusahaan yang konsesinya juga terbakar?
07:08Jangan sampai korporasi itu hanya pinter urusan mencari keuntungan,
07:14keuntungan menjadi privatisasi ketika kerugian distribusi.
07:18Rakyat ikut nanggung beban karena kesehatannya terganggu,
07:22rakyat nggak bisa kerja karena asap di tetangganya Pak DJ sana sudah luar biasa,
07:28ada berapa juta tadi disebutkan orang terdampak atas ini.
07:37Yang ke-6, untuk mendetailkan berapa sih biayanya terkait dengan pencegahan itu per hektare
07:43dibanding dengan pengendalian atau pemadaman kebakaran saat ini.
07:50Agar skenario kita menyelesaikan soal karutlah ke depan lebih jelas,
07:54emang enak mencegah, oh lebih baik mengendalikan.
07:58Pada akhirnya kita akan hitung-hitungkan angka berapa kita lebih efesien menyelesaikan itu semua.
08:09Terakhir, sudah mau bisa.
08:14Jadi saya berharap terakhir nanti ada statement juga dari Pak Menteri.
08:18Jadi Pak Menteri dalam anggaran 2027 itu dinyatakan berhasil kalau apa?
08:22Apakah defrostasinya menurun, apakah kemudian pendapatan atas optimalisasi ekonomi hutan itu yang meningkat,
08:33ataukah ada hal-hal yang lain.
08:35Karena sekali lagi apa yang dipaparkan Pak Menteri ini belum menjawab secara penuh
08:41pengantar rapat yang disampaikan oleh Ibu Ketua tadi.
08:46Belanja kita terhadap pemberdayaan masyarakat dengan belanja yang lain jauh, sangat nyomplang.
08:57Saya kira masyarakat kita itu sederhana.
09:00Ketika mereka dalam mengelola hutan mendapatkan benefit secara ekonomi,
09:04mereka tanpa disuruh akan menjadi seorang jagawana yang baik.
09:08Tapi kalau tiap hari di sekitar hutan itu mereka melihat pemandangan penanganan hukum yang tidak berjalan secara tegas,
09:18orang enak nebang bahan pohon gede-gede dengan tidak ada tindakan sanksi pidana apapun,
09:29ya ngapain juga mereka ikut jaga hutan.
09:31Saya teringat benar sudah berapa kali Ibu Ketua sampaikan jangan ada tebang pohon lagi.
09:36Saya juga ingat Pak Menteri sampaikan tidak pernah mengeluarkan izin selama jadi Menteri.
09:45Tapi di banyak kasus saya melihat sudah ada yang di tanda tangan yang terkait dengan itu.
09:50Saya enggak tahu ini hanya soal kejilian menggunakan bahasa,
09:53membedakan antara izin pemanfaatan atau izin yang lain.
09:56Saya kurang paham, saya tidak mau terlalu dalam di situ.
10:01Saya sama, latar belakang saya juga tidak terkait dengan hutanan kayak Pak Menteri.
10:05Mungkin yang bisa menjawab yang secara teknis adalah Ibu Ketua.
10:09Saya rasa itu saja sekali lagi ada beberapa pertanyaan yang mungkin perlu kejelasan.
10:15Bukan hanya saya, mungkin juga teman-teman yang sama,
10:17karena arah kebijakan kehutanan kita harus digunakan seperti apa itu agar lebih jelas
10:24bagaimana apa yang dimintakan oleh Ibu Ketua Komisi 4.
10:30Kurang lebihnya mohon maaf,
10:32wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar