00:00Abu vulkanik letusan Gunung Anak Rakatau mulai dirasakan warga di sejumlah daerah.
00:11Salah satunya di perumahan kawasan Bogor, Jawa Barat.
00:15Abu vulkanik menyelimuti mobil warga yang diparkir.
00:19Warga menilai situasi ini juga membahayakan kesehatan dan perlu menggunakan masker saat berada di luar ruangan.
00:50Nelayan di pesisir Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, tetap memaksa pergi melaut
00:55untuk mencari ikan di tengah peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Rakatau di perairan Selat Sunda.
01:02Perahu nelayan yang bersandar di Muara Pasauran bersiap untuk pergi melaut menunggu air pasang.
01:09Nelayan di dekat pos pantau Gunung Anak Rakatau ini merasa tidak khawatir dengan peningkatan aktivitas gunung api tersebut.
01:17Para nelayan menganggap fenomena erupsi Gunung Anak Rakatau merupakan hal yang biasa.
01:23Selain itu, menurut nelayan, kebutuhan rumah tangga lebih penting dibandingkan harus libur melaut.
01:34Kalau Gunung Anak Rakatau masih erupsi kan, ya mudah-mudahan enggak terjadilah kita berdoa-berdoa gitu.
01:42Kondisi masyarakat sih biasa-biasa saja gitu.
01:45Tenang-tenang aja, tapi berdoa-berdoa gitu.
01:49Waspada-waspada.
01:50Alhamdulillah lah, ya kalau tetap melaut sih melaut aja tetap gitu.
01:54Kalau enggak melaut kan, gimana lah tau.
01:57Kan kita kan harus ngebul di dapur gitu.
02:04Sementara itu, abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Rakatau masih bisa dirasakan oleh warga setempat, terutama pengguna jalan.
02:13Mengenurut penengdara, paparan abu vulkanik ini memicu rasa pedih pada mata.
02:18Berdasarkan data pos pemantau Gunung Anak Rakatau, saat ini suara dentuman sudah tidak lagi terdengar.
02:25Namun, terjadi satu kali letusan dengan amplitudo 46 mm dengan durasi 30 detik.
02:33Kegempaan low frequency tercatat 14 kali dan gempa hybrid 9 kali.
02:49Padaw, masih terasa benar ini, Pak. Perih mata.
02:53Banyak demu di jalan.
02:55Sepanjang jalan berarti?
02:56Sepanjang jalan.
02:57Bapak tadi pakai masker atau enggak di jalan tuh?
03:00Enggak, enggak pakai masker. Cuma pakai helm tutupan.
03:03Tapi masih terasa.
03:05Selain pedih, apa aja yang dirasakan, Pak?
03:08Perih, gatel di mata.
Komentar