00:00Komnas HAM kembali mengusul peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 yang terjadi di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia, PDI,
00:09di Jalan Diponegoro, Jakarta.
00:11Kini, peristiwa tiga dekade lalu itu telah masuk penyelidikan.
00:16Komnas HAM kini membentuk tim ad-hoc penyelidikan proyustisia dugaan pelanggaran HAM berat atas kejadian 27 Juli 1996 itu, atau
00:23yang juga dikenal dengan peristiwa kuda tuli.
00:25Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan pembentukan tim tersebut telah diputuskan dalam sidang paripurna Komnas HAM pada 5 hingga 6
00:32Mei 2026 melalui keputusan sidang paripurna.
00:35Keputusan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan surat keputusan Ketua Komnas HAM Republik Indonesia No. 27 Tahun 2026 tentang tim penyelidikan proyustisia
00:43peristiwa 27 Juli 1996.
00:46Peristiwa 27 Juli 1996 merupakan kerusuhan yang terjadi di gedung kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia, PDI, di Jalan
00:55Diponegoro dan sekitarnya, akibat adanya upaya pengambil alihan kantor tersebut.
00:59Peristiwa itu menyebabkan adanya beberapa korban meninggal dunia dan sejumlah orang mengalami luka-luka, serta kerugian harta benda karena adanya
01:07pembakaran toko-toko, paparanis kepada wartawan, Minggu 30 Agustus 2026.
01:12Kerusuhan tersebut dilatar belakangi oleh dualisme kepemimpinan di Partai Demokrasi Indonesia, PDI, saat itu di mana salah satu pihaknya didukung
01:20oleh kekuatan pemerintah saat itu.
01:22Tim juga telah menyusun rencana kegiatan penyelidikan, mengumpulkan data dan informasi dari berbagai media yang memberitakan peristiwa tersebut pada saat
01:29kejadian, serta menerima kelompok-kelompok korban.
Komentar