Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Orangtua korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) mengungkap kondisi terbaru anaknya setelah mengalami gejala keracunan.

Menurut keterangan orangtua, kondisi sang anak saat ini masih lemas dan mengalami kesulitan mengingat. Kondisi tersebut masih menjadi perhatian keluarga yang terus mendampingi proses pemulihan anak.

Bagaimana kondisi terbaru korban keracunan MBG dan penanganan yang dilakukan? Simak informasi selengkapnya hanya di KOMPAS.TV.

#mbg #keracunanmbg #karo

Baca Juga Pimpinan Redaksi KompasTV Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang saat Liputan Erupsi Anak Krakatau di https://www.kompas.tv/nasional/689877/pimpinan-redaksi-kompastv-doa-bersama-untuk-5-jurnalis-yang-hilang-saat-liputan-erupsi-anak-krakatau



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689879/orangtua-korban-keracunan-mbg-ungkap-kondisi-anaknya-saat-ini-masih-lemas-dan-susah-meningat
Transkrip
00:00Bagaimana kondisi siswa yang sebelumnya mengalami keracunan menu MBG di Karo, Sumatera Utara?
00:04Kami sudah bersama dengan orang tua korban keracunan MBG, Icu Sugianto Purba.
00:09Selamat malam, Pak Icu.
00:11Ya, selamat malam juga, Pak Ibrahim.
00:13Pak Icu, bagaimana kondisi anak bapak saat ini, Pak?
00:18Ya, kondisi anak saya, Pebiona, ya sampai saat ini, ya masih keadaan remah lah, Pak.
00:27Masih dirawat, Pak?
00:30Iya, Pak.
00:31Masih dirawat?
00:33Ya, pada sekarang ini masih ada surat kontrol ke rumah sakit di Medan, Pak.
00:40Oh, berubah jalan. Keluhannya apa, Pak, yang dirasakan oleh anak bapak, Pak?
00:45Ya, keluhan anak saya, kalau dia kadang-kadang, kalau mendengar-dengar suaranya banyak, dia sering pusing.
00:53Jadi, bahkan sekarang dia masih susah mengingat, Pak.
00:56Masih susah mengingat.
00:58Kalau untuk pencernaan mual muntah, apakah masih terjadi, Pak?
01:04Gimana, Pak?
01:05Untuk pencernaan mual muntah itu masih?
01:08Ya, pernah terjadi, Pak.
01:10Masih sampai sekarang, Pak?
01:13Yang untuk dua hari ini belum, tapi untuk yang tiga hari kebelakangnya masih merasakan mual, muntah, bahkan lidahnya agak ditarik
01:25ke dalam begitu, Pak.
01:28Bapak, apa penjelasan dari dokter yang memeriksa Febi, Pak?
01:34Ya, sebelumnya, ya, ada di rumah sakit yang udah kami jalani bersama anak saya, Febi Yona, untuk mendapatkan perawatannya, ya.
01:44Saya sebelumnya mengucapkan terima kasihlah kepada dokter-dokter itu dan semua pihak perawatnya, Pak.
01:52Tapi, ya, sampai hari ini, ya, seperti kami harapkan sebagai orang tua itu, belum mendapatkan hasil yang maksimal dari pihak
02:02rumah sakit dan begitu juga dokter-dokternya, Pak.
02:05Apa katanya dari dokter, mengapa sampai pusing, ingatan hilang? Kata dokter, apa katanya, Pak?
02:17Sampai hari ini, ya, sampai yang terakhir tanggal 7 dan tanggal 8 September kemarin itu, Pak.
02:24Sampai itu, pihak-pihak dokter belum bisa menjelaskan penyebabnya apa begitu, Pak.
02:29Oh, tapi untuk obat diberikan sama dokter, seluruh pengobatan juga ditanggung, Pak, oleh pemerintah?
02:38Gimana, Pak?
02:39Untuk obatnya apakah diberi oleh dokter, Pak?
02:44Resepnya, Pak.
02:45Resep obat diberikan oleh dokter, ya, untuk mengurangi gejalanya, Pak?
02:52Untuk pada saat ini, resep-resep dokter yang masih kami terima, kemarin itu ada bagian untuk perobatan di bagian lambung,
03:01ya, Pak, ya.
03:02Tapi mungkin untuk setelah kami berobat jalan begini untuk obat-obat berobat kontrol, ya, paling diberi untuk obat-obat apa,
03:13ya.
03:15Tapi biaya ditanggung, Pak, semuanya oleh pemerintah, Pak?
03:18Dibantu biayanya?
03:21Sampai mulai dari tanggal 13 sampai hari ini juga, dan kontrol untuk seterusnya, pihak pemerintah menanggung jawab untuk perbuatan anak
03:29saya, gitu lah, Pak.
03:31Baik.
03:31Pak Icu, terima kasih.
03:34Tentu kami turut prihatin.
03:35Semoga Feby bisa segera pulih, lekas sembuh kembali seperti sedia kalah.
03:40Terima kasih, Pak Icu, Icu Sugianto Purba dari Sumatera Utara, terima kasih untuk waktu ini kompas malam.
03:48Ya, sama-sama. Terima kasih juga, Pak, dan selamat malam.
Komentar

Dianjurkan