Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Buntut Ribuan Dapur Disegel: Ada Apa dengan Standar Higiene MBG?

Link terkait:
https://www.suara.com/news/2026/09/08/182614/ribuan-dapur-ditutup-buntut-keracunan-apa-yang-sebenarnya-terjadi-dengan-standar-higiene-mbg

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah karena belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), di tengah kasus keracunan massal setelah siswa mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih terus berulang.

Kepala BGN Sudaryono menyebut seluruh dapur tersebut akan menjalani investigasi dan evaluasi sebelum status operasionalnya ditentukan kembali, dengan rincian 351 dapur di Wilayah 1, 1.417 dapur di Wilayah 2, dan 231 dapur di Wilayah 3.

Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM Sri Raharjo menilai berulangnya kasus keracunan menunjukkan sistem keamanan pangan di sejumlah SPPG belum berjalan baik, sehingga kapasitas produksi perlu disesuaikan dengan kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, rantai pasok, serta kemampuan dapur menjaga keamanan makanan.

Sementara itu, Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM Gabriel Lele menilai kasus yang terus berulang menunjukkan persoalan yang lebih sistematis dan pemerintah perlu mengutamakan keamanan pangan serta kualitas pelaksanaan MBG, bukan sekadar mengejar perluasan program.

Selengkapnya dalam video di atas.

#SPPGDisegel #MBG #BGN

Creative/Video Editor: Lia/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Maka pada hari ini saya nyatakan
00:021999 dapur SPBG yang tersebar
00:06di tiga wilayah
00:07kami nyatakan saya tutup
00:09Badan Gizi Nasional menghentikan sementara
00:12operasional 1999
00:13dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi
00:16atau SPBG di berbagai daerah
00:18Laka ini diambil setelah
00:20kasus keracunan masal usai konsumsi
00:22makan bergizi gratis terus berulang
00:24Kepala BGN Sudar Yono
00:26mengatakan tubuhan dapur tersebut
00:27belum mendaftarkan sertifikat like hajin
00:30sanitasi atau SLHS
00:32yang menjadi syarat wajib
00:33penyelenggaraan MDG
00:35Sebanyak 351 dapur berada
00:38di wilayah 1, 1417
00:40lainnya di wilayah 2
00:41dan 231 di wilayah 3
00:44Seluruhnya ditutup sementara
00:45untuk menjalani investigasi sebelum
00:47ditentukan kembali status operasionalnya
00:50SLHS sendiri mencakup
00:51penilaian kondisi bangunan, kebersihan lingkungan
00:54kualitas air, peralatan
00:55hingga tata letak dapur
00:57untuk menjaga kontaminasi silang
00:59Selain fasilitas penjamah makanan
01:01juga wajib sehat
01:02menjaga kebersihan diri
01:03dan mendapat pelatihan keamanan pangan
01:05Jika standar tersebut tidak dipenuhi
01:08kontaminasi bakteri seperti salmonella
01:10dan juga E. coli
01:11dapat memicu keracunan
01:13terlebih makanan MBG
01:14dikonsumsi dalam jumlah besar
01:16Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM
01:19Sri Raharjo
01:20menilai berulangnya kasus keracunan
01:22menunjukkan sistem keamanan pangan
01:24di sejumlah SPPG belum berjalan baik
01:26Menurutnya target perluasan MBG
01:29harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing dapur
01:32SPPG baru juga tidak seharusnya langsung diberi beban ribuan porsi
01:37tanpa memastikan kesiapan fasilitas SDM dan sistem keamanannya
01:42Masalah juga dapat muncul dari rantai pasok karena kebutuhan bahan dalam jumlah besar dan waktu terbatas
01:48beresiko membuat pengolahan terburu-buru
01:51Karena itu kapasitas produksi harus disesuaikan dengan kemampuan dapur
01:55menjaga keamanan makanan
01:57bukan sekedar mengejar jumlah paket
01:59Penutupan 1999 SPPG juga menyisakan pertanyaan
02:04soal keberlanjutan distribusi MBG bagi siswa
02:07BGN menyebut penutupan dilakukan untuk investigasi dan evaluasi
02:11namun belum menjelaskan skema distribusi selama masa penghentian
02:16SPPG menilai evaluasi harus menelusuri seluruh proses produksi
02:20mulai dari bahan diterima hingga makanan disajikan
02:22disertai pencatatan yang dapat digunakan untuk melancang sumber masalah
02:27Ia juga mendorong kapasitas produksi dinaikkan secara bertahap setelah keamanan dapur terbukti
02:33Sementara itu guru besar manajemen dan kebijakan publik visipol UGM, Gabriel Lele
02:38menilai kasus yang terus berulang menunjukkan persoalan sistematis
02:42Pemerintah dinilai perlu menempatkan keamanan pangan
02:45dan kualitas pelaksanaan di atas target perluasan program
02:49Pemenangan menyeluruh kini menjadi perhatian
02:51agar program MBG tetap berjalan
02:54tanpa mengabaikan keamanan penerima manfaat
02:56Bagaimana menurut Sobat Suara?
02:58Apakah penutupan sementara 1999 dapur ini menjadi langkah yang tepat?
03:04Tulis pendapat Anda di kolom komentar
03:11Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan