00:00Tengah satu, siapa menghadapi Jokowi seperti apa Pak Al-Katiri?
00:03Bu dokter, siapa menghadapi Jokowi kan tadi diperikuritaskan bahwa Pak Jokowi yang akan hadir, siapa dari tim.
00:08Bukan, Pak Jokowi tidak dihadirkan.
00:11Bukan, Pak Jokowi tidak dihadirkan.
00:12Bukan, Pak Jokowi tidak dihadirkan.
00:12Enggak, enggak, enggak.
00:13Oh, bukan.
00:14Dok, jadi kita...
00:15Enggak, ini wartawan terhadap bertanya, Pak.
00:17Bukan, maksud saya koreksi ya.
00:19Pak Jokowi tidak, tanggal satu, saya Pak Jokowi.
00:22Bukan untuk dihadirkan Pak Jokowi, nanti dihadirkan persiapannya seperti apa.
00:26Persiapannya seperti apa.
00:29Datar saksi, nih, di Zoom.
00:31Nomor satu, Pak.
00:32Datar saksi nomor satu adalah Jokowi Dodo.
00:35Maka, sebagaimana lazimnya persidangan, ya dia yang harusnya hadir utama.
00:40Apalagi deleh aduan.
00:40Apalagi ini deleh aduan.
00:42Fitnas sama pencemaran nama baik, ya nomor satu.
00:45Ada ke orang lain dulu.
00:46Lah, kami menunggu.
00:47Dengan senang hati kehadiran beliau, kan?
00:50Lah, kok malah beliau yang tidak mau datang, gimana?
00:53Berkaitan pertanyaan apa tadi, seandainya Bapak memang datang, kira-kira persiapannya dari...
00:58Oh, kami sudah siap.
00:59...untuk mempertanyakan ke beliau.
01:01Dengan 712 bukti yang kami dapat, 500 lebih dari UGM, yang sehubungan dengan pendidikan beliau.
01:08Satu per satu akan kami...
01:10...kami tanyakan.
01:13Apakah benar itu dokumen asli?
01:15Apa benar itu UGM?
01:17Bahkan rektor UGM harus hadir.
01:20Kalau ternyata di dalam pembuktian, semua yang mendukung selama ini jasanya asli-asli ternyata palsu,
01:26maka mereka bisa dikenakan ikut serta di dalam kebohongan itu.
01:29Ya, tambah lagi ya.
01:30Ada beberapa tokoh ya, ada beberapa politikus bahkan, beberapa juga melakukan penelitian.
01:37Sekarang ini konon kabarnya ada dua nama ya.
01:40Ada dua nama yang terlibat di dalam polemik ijasa ini.
01:43Yang satu namanya Jokowi Dodo, yang satu namanya Jokowi.
01:46Ada dua Jokowi.
01:48Ada dua berarti kan, ada dua orang bernama Jokowi Dodo.
01:51Nah, ini nanti kita akan cross examination.
01:54Apakah 712 dokumen itu miliknya Jokowi Dodo A atau miliknya Jokowi Dodo B?
01:59Kita challenge bersama-sama.
02:01Ini sepengetahuan kita semua berdasarkan dari apa yang disampaikan oleh para tokoh-tokoh,
02:07para praktisi yang nanti akan jadi saksi semuanya.
02:10Yang kita konfirmasikan pada sidang.
02:13Siapa-siapa Anda tahu semuanya bisa di searching.
02:16Itu semua nanti akan menjadi saksi kami.
02:19Kawan-kawan, saya kliden saya tadi tanggal 1 Oktober itu saksinya bukan Pak Jokowi,
02:25tapi tiga orang lain yang disebutkan oleh Majlis Hakim,
02:28yang lainnya Cumanan, yang dua lagi Andi Kurnia,
02:31satu lagi Makus Mel.
02:33Dan ada beberapa yang hadir tadi saya lihat ya dokter ya.
02:37Oke, jadi Pak Jokowi tadi tanyakan ya,
02:39belum bisa hadir atau tidak bisa dihadirkan,
02:42tetapi yang tiga orang disebutkan tadi.
02:44Silahkan dok, ada lagi teman-teman yang lain mau nanya?
02:46Untuk tiga saksi yang tadi disebutkan akan datang di 1 Oktober.
02:49Dua minggu lagi?
02:50Ya, itu diminta oleh Hakim disebutkan tiga nama tadi, bukan Pak Jokowi.
02:56Kami mengiraya, kami memprediksi bahwa ini kayaknya akan digabung dengan Roy Suryo.
03:03Kayaknya.
03:03Tapi kita, bagaimana sikap kita?
03:05Kami sebenarnya ini terpisah.
03:06Sikap kita menolak ya.
03:08Sikap kita menolak.
03:09Karena masalah yang dihadapi beliau dengan Mas Roy ini beda.
03:13Jadi kami menolak ya.
03:15Udah jelas, definitif.
03:17Oke, baik.
03:19Terima kasih banyak.
03:22Terima kasih banyak.
Komentar