Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Terdakwa kasus ijazah Jokowi, Tifauzia Tyassuma, menyebut dirinya menolak jika sidang kasus ijazah Jokowi digabung dengan Roy Suryo.

"Sikap kita menolak ya," ujar Tifa usai sidang eksepsi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026).

"Beda ya. Jadi kami menolak, ya, sudah jelas definitif," lanjutnya.

Baca Juga [FULL] Roy Suryo-Refly Usai Dengar Dakwaan Jaksa Kasus Ijazah Jokowi: Kami Akan Lawan di https://www.kompas.tv/nasional/691231/full-roy-suryo-refly-usai-dengar-dakwaan-jaksa-kasus-ijazah-jokowi-kami-akan-lawan

#doktertifa #ijazah #jokowi #pengadilan #breakingnews


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691232/tifa-tolak-sidang-dirinya-dan-roy-suryo-terkait-kasus-ijazah-jokowi-digabung
Transkrip
00:00Tengah satu, siapa menghadapi Jokowi seperti apa Pak Al-Katiri?
00:03Bu dokter, siapa menghadapi Jokowi kan tadi diperikuritaskan bahwa Pak Jokowi yang akan hadir, siapa dari tim.
00:08Bukan, Pak Jokowi tidak dihadirkan.
00:11Bukan, Pak Jokowi tidak dihadirkan.
00:12Bukan, Pak Jokowi tidak dihadirkan.
00:12Enggak, enggak, enggak.
00:13Oh, bukan.
00:14Dok, jadi kita...
00:15Enggak, ini wartawan terhadap bertanya, Pak.
00:17Bukan, maksud saya koreksi ya.
00:19Pak Jokowi tidak, tanggal satu, saya Pak Jokowi.
00:22Bukan untuk dihadirkan Pak Jokowi, nanti dihadirkan persiapannya seperti apa.
00:26Persiapannya seperti apa.
00:29Datar saksi, nih, di Zoom.
00:31Nomor satu, Pak.
00:32Datar saksi nomor satu adalah Jokowi Dodo.
00:35Maka, sebagaimana lazimnya persidangan, ya dia yang harusnya hadir utama.
00:40Apalagi deleh aduan.
00:40Apalagi ini deleh aduan.
00:42Fitnas sama pencemaran nama baik, ya nomor satu.
00:45Ada ke orang lain dulu.
00:46Lah, kami menunggu.
00:47Dengan senang hati kehadiran beliau, kan?
00:50Lah, kok malah beliau yang tidak mau datang, gimana?
00:53Berkaitan pertanyaan apa tadi, seandainya Bapak memang datang, kira-kira persiapannya dari...
00:58Oh, kami sudah siap.
00:59...untuk mempertanyakan ke beliau.
01:01Dengan 712 bukti yang kami dapat, 500 lebih dari UGM, yang sehubungan dengan pendidikan beliau.
01:08Satu per satu akan kami...
01:10...kami tanyakan.
01:13Apakah benar itu dokumen asli?
01:15Apa benar itu UGM?
01:17Bahkan rektor UGM harus hadir.
01:20Kalau ternyata di dalam pembuktian, semua yang mendukung selama ini jasanya asli-asli ternyata palsu,
01:26maka mereka bisa dikenakan ikut serta di dalam kebohongan itu.
01:29Ya, tambah lagi ya.
01:30Ada beberapa tokoh ya, ada beberapa politikus bahkan, beberapa juga melakukan penelitian.
01:37Sekarang ini konon kabarnya ada dua nama ya.
01:40Ada dua nama yang terlibat di dalam polemik ijasa ini.
01:43Yang satu namanya Jokowi Dodo, yang satu namanya Jokowi.
01:46Ada dua Jokowi.
01:48Ada dua berarti kan, ada dua orang bernama Jokowi Dodo.
01:51Nah, ini nanti kita akan cross examination.
01:54Apakah 712 dokumen itu miliknya Jokowi Dodo A atau miliknya Jokowi Dodo B?
01:59Kita challenge bersama-sama.
02:01Ini sepengetahuan kita semua berdasarkan dari apa yang disampaikan oleh para tokoh-tokoh,
02:07para praktisi yang nanti akan jadi saksi semuanya.
02:10Yang kita konfirmasikan pada sidang.
02:13Siapa-siapa Anda tahu semuanya bisa di searching.
02:16Itu semua nanti akan menjadi saksi kami.
02:19Kawan-kawan, saya kliden saya tadi tanggal 1 Oktober itu saksinya bukan Pak Jokowi,
02:25tapi tiga orang lain yang disebutkan oleh Majlis Hakim,
02:28yang lainnya Cumanan, yang dua lagi Andi Kurnia,
02:31satu lagi Makus Mel.
02:33Dan ada beberapa yang hadir tadi saya lihat ya dokter ya.
02:37Oke, jadi Pak Jokowi tadi tanyakan ya,
02:39belum bisa hadir atau tidak bisa dihadirkan,
02:42tetapi yang tiga orang disebutkan tadi.
02:44Silahkan dok, ada lagi teman-teman yang lain mau nanya?
02:46Untuk tiga saksi yang tadi disebutkan akan datang di 1 Oktober.
02:49Dua minggu lagi?
02:50Ya, itu diminta oleh Hakim disebutkan tiga nama tadi, bukan Pak Jokowi.
02:56Kami mengiraya, kami memprediksi bahwa ini kayaknya akan digabung dengan Roy Suryo.
03:03Kayaknya.
03:03Tapi kita, bagaimana sikap kita?
03:05Kami sebenarnya ini terpisah.
03:06Sikap kita menolak ya.
03:08Sikap kita menolak.
03:09Karena masalah yang dihadapi beliau dengan Mas Roy ini beda.
03:13Jadi kami menolak ya.
03:15Udah jelas, definitif.
03:17Oke, baik.
03:19Terima kasih banyak.
03:22Terima kasih banyak.
Komentar

Dianjurkan