Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KULON PROGO, KOMPAS.TV - Penyaluran bantuan beras Bulog di Kelurahan Jatirejo, Kulon Progo, Yogyakarta menjangkau 1.101 keluarga penerima manfaat atau KPM.

Sejumlah nama pensiunan yang sebelumnya tercatat sebagai KPM, akhirnya dicoret.

Penyaluran bantuan pangan dilakukan di Balai Kelurahan Jatirejo.

Pada pembagian bantuan beras Bulog ini, setiap warga menerima sepuluh kilogram beras.

Kali ini penyaluran dilakukan secara rapel untuk tiga kali penyaluran, sehingga masing-masing penerima mendapat total 30 kilogram beras.

Penyaluran bantuan beras ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga, terutama warga yang memiliki penghasilan tidak tetap.

Sementara itu, pihak Kelurahan Jatirejo bilang terdapat peningkatan jumlah penerima dibandingkan penyaluran sebelumnya.

Dari sekitar 800 KPM, kini kuota menjadi 1.101 KPM.

Namun dalam proses pemutakhiran data, kelurahan mengaku masih menemukan data penerima yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Sejumlah nama pensiunan yang sebelumnya juga masuk daftar penerima bantuan akhirnya dicoret dan digantikan dengan warga yang lebih membutuhkan.

Hingga 16 September 2026, penyaluran bantuan pangan beras tahap dua di Kabupaten Madiun mencapai 100 persen.

Capaian ini lebih cepat dari target pemerintah pusat. Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Madiun mencapai 107.231 penerima.

Baca Juga Mentan Amran Langsung Telepon Dirut Bulog! Dicurhati Mahasiswa Asal Alor Beras Mahal di Pedalaman di https://www.kompas.tv/nasional/684591/mentan-amran-langsung-telepon-dirut-bulog-dicurhati-mahasiswa-asal-alor-beras-mahal-di-pedalaman

#bantuan #bulog #kulonprogo

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691247/1-101-keluarga-di-kulon-progo-terima-bantuan-beras-bulog-pensiunan-asn-dicoret-dari-daftar-jmp
Transkrip
00:00Saudara penyaluran bantuan beras bulog di Kelurahan Jatirejo, Kulonprogo, Yogyakarta menjangkau 1.101 keluarga penerima manfaat atau KPM.
00:09Sejumlah nama pensiunan yang sebelumnya tercatat sebagai KPM akhirnya dicoret.
00:18Penyaluran bantuan pangan dilakukan di Balai Kelurahan Jatirejo.
00:22Pada pembagian bantuan beras bulog ini setiap warga menerima 10 kg beras.
00:27Kali ini penyaluran dilakukan secara rapel untuk 3 kali penyaluran sehingga masing-masing penerima mendapat total 30 kg beras.
00:40Penyaluran bantuan beras ini diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan warga, terutama warga yang memiliki penghasilan tidak tetap.
00:49Sementara itu pihak Kelurahan Jatirejo bilang terdapat peningkatan jumlah penerima dibandingkan penyaluran sebelumnya.
00:57Dari sekitar 800 KPM, kini kuota menjadi 1.101 KPM.
01:03Namun dalam proses pemutakiran data, Kelurahan mengaku masih menemukan data penerima yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi real di lapangan.
01:14Sejumlah nama pensiunan yang sebelumnya juga masuk daftar penerima bantuan akhirnya dicoret dan digantikan dengan warga yang lebih membutuhkan.
01:29Nah berkaitan dengan desil, itu kita abekan tanda kutip.
01:35Karena kemarin dari Bapang menyampaikan bahwa data KPM di Yatirejo itu data matang, tetapi ketika kita cermati ya seperti tadi,
01:44itu ada yang pensiunan, ada yang orang kaya, pengusia itu dapat, itu kita eksekusi, kita rencana kita ganti, ada edaran
01:52kembali bahwa pengganti harus menggunakan desil 1-4.
01:55Nah, sementara data yang katanya tadi matang dari Bapang, itu ternyata ketika dicermati masih banyak data desil yang tidak tepat.
02:05Hingga 16 September 2026, penyaluran bantuan pangan beras tahap 2 di Kabupaten Madiun mencapai 100%.
02:14Capaian ini lebih cepat dari target pemerintah pusat.
02:18Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Madiun mencapai 107.231 penerima.
02:31Insya Allah, Kabupaten Madiun sudah 100% menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September.
02:40Alhamdulillah kita on time, target dari pusat adalah 30 September, kita selesai di tanggal 16 September.
02:46Alhamdulillah, kita masih punya waktu untuk berdasarkan lagi untuk review dokumen dan lain-lain penyelesaian dokumennya.
Komentar

Dianjurkan