00:00Asian Agri kembali memperkuat program pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya di Riau.
00:09Melalui program Asian Agri 2030 atau AA 2030,
00:14perusahaan mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat kemandirian usaha.
00:21Sepanjang 2022 hingga 2026, program pengembangan ekonomi alternatif Asian Agri di Riau telah menjangkau 35 UMKM yang berada di 35
00:34desa.
00:35Terbaru, pada 25 September 2026, dukungan diberikan kepada dua pelaku usaha di dua desa di Kabupaten Siak.
00:45Salah satunya adalah Bumkam Simpang Perak Jaya, kecamatan Kerinci Kanan,
00:52yang mendapat bantuan 136 bibit kelapa sawit topas beserta pupuk.
00:58Dukungan juga diberikan kepada UMKM pempek berkah bukit harapan berupa freezer box,
01:04vakum sealer, planetari mixer, kompor satu tungku, hingga bahan baku pempek.
01:10Regional Head Asian Agri Wilayah Riau, Gatot Sibuea, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat usaha masyarakat agar
01:21dapat berkembang secara berkelanjutan.
01:23Sementara itu, Head of CSR Sustainability Asian Agri, Putu Gria Teyonata Aksa,
01:31menyebut pengembangan UMKM menjadi salah satu cara untuk membuka kesempatan bagi masyarakat dalam meningkatkan kapasitas usaha dan membangun kemandirian ekonomi.
01:41Asian Agri menyatakan, melalui AA 2030, program-program pengembangan ekonomi akan terus diarahkan agar manfaatnya semakin luas dan sesuai dengan
01:52potensi serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.