Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih dilanjutkan. Tim SAR memperluas wilayah pencarian hingga Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan operasi SAR terhadap KM Virgo tetap berjalan meski pencarian bawah air telah dilakukan selama 20 hari.

"Kesimpulan dapat kami sampaikan bahwa operasi SAR terhadap KM Virgo tetap dilaksanakan. Operasi SAR Nasional akan kita arahkan ke Kantor SAR Banjarmasin, Palangka Raya dan Pontianak," ujar Syafii, Sabtu (3/10/2026).

Syafii mengatakan pencarian korban akan dilakukan secara simultan. Menurutnya, operasi pencarian bawah air telah dilakukan selama 20 hari, namun pada hari ke-19 tidak ada lagi korban yang ditemukan.

Baca Juga FULL! Kepala Basarnas Ungkap 7 Hambatan Pencarian Korban di KM Virgo, Menunggu Proses Pengangkatan? di https://www.kompas.tv/nasional/694060/full-kepala-basarnas-ungkap-7-hambatan-pencarian-korban-di-km-virgo-menunggu-proses-pengangkatan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694111/basarnas-pencarian-korban-kmp-virgo-transport-8-diperluas-ke-kalteng-dan-kalbar
Transkrip
00:00Berada dalam kondisi stabil dan resiko terhadap tim evakuasi dapat terukur atau dikendalikan.
00:09Kedua, operasi SAR tetap dilaksanakan secara simultan selama proses salvage berlangsung.
00:20Fokus operasi dialihkan dan dioptimalkan melalui pencarian permukaan dan pencarian pesisir pantai.
00:32Area prioritas meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
00:42Dengan penyesuaian berdasarkan kemungkinan arah hanyut, kondisi arus, angin, gelombang, dan perkembangan temuan di lapangan.
00:54Serta melibatkan kekuatan yang akan disesuaikan sesuai dengan kebutuhan.
01:02Dengan pendekatan ini, kita tetap menjaga dua tujuan secara bersamaan.
01:08Pertama, mempertahankan upaya pencarian terhadap kurban yang masih belum diketemukan.
01:15Dan kedua, mencegah terjadinya resiko yang tidak terkendali terhadap personil-personil yang melaksanakan operasi SAR.
01:28Sebagai kesimpulan, dapat kami sampaikan bahwa pelaksanaan operasi SAR KM Virgo Transport 8 tetap dilaksanakan.
01:41Operasi SAR Gabungan Nasional akan kami sesuaikan dan kami alihkan kepada operasi SAR di wilayah kantor SAR Banjarmasin,
01:53dan kantor SAR Palangkaraya dan kantor SAR Fontiana.
01:59Serta mendorong dan mendukung kegiatan salvit guna memastikan evakuasi atau guna memastikan pencarian dan evakuasi kurban di dalam badan kapal.
02:14Demikian rekan-rekan media yang bisa saya sampaikan terkait dengan evakuasi hari ke-21 operasi SAR yang dilaksanakan selama 21
02:32hari ini
02:33dengan melibatkan tadi kekuatan yang sudah saya sampaikan.
02:38Selanjutnya saya persilahkan kalau dari rekan-rekan media ada yang mau disampaikan atau ditanyakan, saya persilahkan.
03:09Dari kantor berita antara, tadi Bapak sampaikan bahwa untuk fokus operasi SAR ini akan difokuskan di kantor SAR masing-masing,
03:16Penjermasin, Palangkaraya dan Pontianak.
03:19Artinya berarti Pak untuk posko SAR nasional ini terus gitu, ini atau seperti apa pun kanannya Pak.
03:24Itu yang pertama Pak. Kemudian yang kedua, tadi Pak Pak Basarnas menyampaikan bahwa operasi SAR ini tetap dilaksanakan sambil menunggu
03:34perkembangan operasi salvit, Pak ya.
03:37Sebenarnya Pak, ini pertanyaan saya lebih ke perwakilan Kementerian Perhubungan.
03:41Mengingat masih ada korban yang hilang sekitar 55, Pak.
03:44Apakah dari perwakilan Kementerian Perhubungan tidak ada penekanan khusus kepada pihak asuransi yang melakukan operasi salvit ini, Pak?
03:51Ini mungkin nanti bisa dijawab oleh dari Kementerian Perhubungan, Pak.
03:54Apakah dibiarkan dari asuransinya menunggu sesuai dengan operasi mereka atau tidak ada penekanan dari pemerintah?
04:02Karena mengingat keluarga-keluarga korban masih menunggu sekitar 55 korban lagi, Pak.
04:07Seperti apa kepastian yang diberikan kepada keluarga korban?
04:10Pemerintah akan tetap santai menunggu asuransi kapan mereka sesuai dengan ketentuan undang-undang 180 hari tadi, Pak.
04:17Apakah diberikan maksimal 180 hari?
04:19Atau diberikan secepat mungkin bagaimana agar caranya kapal ini segera diangkat segera?
04:24Mungkin bila perlu dalam waktu 3 hari, 1 minggu, atau paling lama 1 bulan.
04:27Mungkin itu saja, Pak. Terima kasih, Pak.
04:34Saya sampaikan bahwa posko yang berada di Banjarmasin ini tidak berubah.
04:46Yang berubah adalah penyesuaian terkait dengan mungkin jumlah personil.
04:52Tapi unsur-unsurnya saya rasa tidak akan mengalami perubahan.
04:56Bahwa posko ini merupakan posko yang menyelenggarakan operasi SAR
05:06masih tetap dengan melibatkan seluruh unsur-unsur yang memang diperlukan.
05:11Di posko ini tetap ada teman-teman dari Kesah Badaran,
05:18kemudian dari teman-teman dari TNI, dari Kepolisian,
05:22kemudian juga dari pihak owner.
05:27Kemudian yang berikutnya terkait dengan,
05:30tadi pertanyaan ke Kementerian Perhubungan nanti mungkin bisa ditambahkan.
05:35Dasar Kementerian Perhubungan melaksanakan tindakan salfit adalah surat yang dikirim oleh
05:46Kepala Badan SAR Nasional kepada Kementerian Perhubungan dengan tembusan jajaran pelaksanaan di bawahnya.
05:54Itu yang pertama.
05:57Kemudian Kementerian Perhubungan juga sudah menghadirkan, sudah berkomunikasi kepada pihak owner
06:05untuk melakukan tindakan itu.
06:09Jadi saya sampaikan waktu itu mulai dari hari ketiga.
06:13Kita operasi tiga hari pertama adalah golden time untuk penyelamatan korban selamat.
06:21Karena kita berharap dalam kurun waktu tiga hari ini masih kita temukan korban-korban yang bisa selamat.
06:29Ada yang lebih dari 72 jam kita temukan selamat juga masih ada,
06:34tapi sebenarnya golden time itu ada di tiga hari pertama.
06:38Begitu tiga hari pertama ini sudah kita laksanakan,
06:41saat itu saya sudah mulai beralih dengan pemanfaatan kapal-kapal yang memiliki kemampuan underwater.
06:49Kapal-kapal yang memiliki side scan sonar,
06:53yang memiliki multi beam ekosonder,
06:55dan juga yang memiliki ROV itu yang mulai kita kerahkan.
07:00Ternyata alat yang kita anggap juga memiliki teknologi cukup bagus,
07:06ternyata juga tidak bisa melampaui batas toleransi kecepatan arus yang ada di lokasi tersebut.
07:15Dan pada saat itu kita juga menyiapkan tim penyelam untuk pertama kali kita mau turunkan pada hari ketiga itu.
07:23Ternyata juga mengalami kesulitan juga karena cuaca.
07:29Dari situlah teman-teman media yang menanyakan ke saya,
07:34apakah tidak ada cara lain?
07:37Saya sampaikan ada peluang dan ini yang sedang kita lakukan.
07:41Karena posisi kapal ini berada di perairan aktif dan amanah undang-undang wajib dipindahkan.
07:48Saat itu saya komunikasi secara lesan dan pada saat itu juga masih ada Pak Wakil Menteri Perhubungan.
07:57Saya sampaikan, saya kepingin mensinergikan antara operasi SAR oleh Basarnas dengan salfit oleh Kementerian Perhubungan.
08:05Itu yang saya sampaikan.
08:08Karena itu sebenarnya surat resmi sudah saya kirimkan bahkan beberapa hari setelah saya memfasilitasi pesawat udara
08:20kepada asuransi internasional yang memang bertanggung jawab terhadap kapal yang celaka ini.
08:30Kita fasilitasi, kita terbangkan untuk melaksanakan observasi.
08:35Dan pada saat itu diyakinkan bahwa semuanya memenuhi syarat untuk dilaksanakan indah.
08:42Ya kan, salfit itu yang disampaikan.
08:46Dan karena itu kita menunggu proses karena ini sebenarnya pihak luar negeri.
08:53Dan pada saat beberapa hari tidak ada perkembangan.
08:56Dan Pak Menteri Perhubungan sendiri juga menyampaikan surat kepada pihak owner untuk,
09:05karena yang memiliki komunikasi terhadap pihak asuransi adalah pihak pemilik kapal.
09:10Dan itu juga sudah dilakukan.
09:12Karena itu saya bisa menyampaikan.
09:15Dan saya juga mendorong juga kepada teman-teman untuk juga ikut monitor perkembangan itu.
09:24Saya rasa itu mungkin dari pihak Kementerian Perhubungan bisa menambahkan.

Dianjurkan