Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Basarnas menghentikan sementara operasi penyelaman untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 pada hari ke-21 pencarian, Sabtu (3/10/2026). Tim SAR gabungan kini mengalihkan pencarian ke jalur permukaan dan pesisir di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Temuan terakhir berupa dua jenazah di kawasan Seruyan, Kalimantan Tengah. Keduanya telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi tim DVI Polda Kalimantan Selatan. Senin (5/10/2026).

Penghentian penyelaman membuat keluarga korban kecewa. Salah satu keluarga, Dewi, masih menunggu putranya dan mertuanya yang menjadi korban. Ia berharap kapal segera diangkat dan pencarian dilanjutkan.

Sementara itu, rencana salvage KM Virgo Transport 8 masih dalam tahap administrasi. PT Virgo Karya Shipping menyebut proses pengangkatan kapal ditargetkan dilakukan pada Oktober 2026.

Hingga kini, 82 jenazah telah tiba di RS Bhayangkara Banjarmasin. Sebanyak 63 jenazah telah teridentifikasi, sementara 19 lainnya masih dalam proses identifikasi.

#kmvirgotransport8 #timsar #keluargakorban #kalimantan

Baca Juga Basarnas Ubah Strategi Cari Korban KM Virgo Transport 8 | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/694244/basarnas-ubah-strategi-cari-korban-km-virgo-transport-8-kompas-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/694259/update-pencarian-korban-km-virgo-temuan-2-jenazah-operasi-salvage-dinanti-keluarga
Transkrip
00:00Dan saudara informasi terkini mengenai upaya pencarian korban KM Virgo Transport 8 dan rencana operasi salvage
00:07akan disampaikan jurnalis Kompas TV Priscila Nikola dan Juru Kamera Deni Hermawan.
00:12Selamat siang Priscila, upaya pencarian dengan penyelaman sudah berhenti.
00:16Lalu apa saja upaya pencarian yang saat ini masih aktif dilakukan?
00:21Selamat siang Isan dan juga saudara.
00:23Memang pada hari ke-21 pencarian SAR ini Basarnas resmi menghentikan sementara proses evakuasi
00:32dengan operasi penyelaman di dalam bangkai kapal Virgo Transport 8.
00:37Dan memang setelah tidak lagi dilakukan penyelaman, saudara fokus pun beralih hingga menuju ke permukaan
00:44dan juga pesisir mulai dari Kalimantan Tengah dan kembali diperluas hingga ke Provinsi Kalimantan Selatan dan juga Kalimantan Barat.
00:52tim SAR gabungan ini baik dari tim SAR Banjarmasin, tim SAR Palangkaraya dan juga Pontianak
00:58ini kembali terus masih menyusuri sekitar pantai, pesisir pantai begitu yang ada di tiga provinsi ini, saudara.
01:07Dan memang hingga hari ini belum ada lagi temuan terbaru yang berhasil didapatkan oleh tim SAR gabungan.
01:14Sementara temuan terakhir ini memang berada di hari ke-22, di hari kemarin, saudara, yaitu ada dua jenazah yang berhasil
01:22ditemukan
01:22di kawasan Seruian, Kalimantan Tengah.
01:26Dan informasi yang kami dapat pun memang dua jenazah ini sudah tiba siang hari ini tadi, saudara, di Rumah Sakit
01:32Bayangkara Banjarmasin
01:33dengan diantarkan begitu melalui jalur darat.
01:36Dan tentu penghentian operasi penyelaman di hari ke-21 ini yang dikatakan dari Kepala Basarnas,
01:44Pak Marsika Muhammad Syafi'i, ini tentu membuat kekecewaan kepada dari pihak keluarga korban
01:50yang hingga kini, saudara, masih menunggu di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
01:56Dan siang ini, saudara, kami sudah bersama dengan keluarga korban yang masih bertahan dan menunggu di posko utama
02:06di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini sudah hadir bersama kami.
02:09Siang ini ada Ibu Dewi. Selamat siang, Ibu Dewi.
02:13Selamat siang, Mbak.
02:14Ya, Ibu. Sebelumnya kami dari Keluarga Kompas TV turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa saudara kita,
02:23menimpa keluarga Ibu. Boleh diceritakan, Ibu, ini siapa yang sedang Ibu tunggu di posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini, Ibu?
02:32Ya, Mbak. Saya lagi nunggu anak saya sama mertua saya yang ikut dalam kecelakaan kapal Virgo 8
02:42yang terjadi tanggal 13 kemarin.
02:45Sampai sekarang belum diketemukan, Mbak.
02:47Saya akan tetap di sini sampai anak sama bapak saya ditemukan.
02:53Itu bentuk rasa kasih sayang saya, kepedulian saya terhadap anak saya sama mertua saya.
02:58Saya nggak peduli itu tiap hari, entah pagi, entah siang, entah malam.
03:02Pokoknya saya setiap hari ke sini mencari info tentang korban yang belum ditemukan.
03:08Kalau boleh tahu, Ibu, ini nama anaknya siapa sama mertuanya, Ibu, yang sedang ditunggu?
03:13Kalau anak saya namanya Fahrizal. Kalau bapak saya, Bapak Supardi.
03:19Untuk tujuan dari mertua Ibu dan juga anak Ibu ini berangkat dari Pulau Jawa, dari Surabaya,
03:26menuju ke Banjarmasin ini dalam rangka apa, Ibu? Ada kegiatan, Ibu?
03:30Dalam rangka bekerja, Mbak. Mencari nafkah buat keluarga, istilahnya membantu orang tua.
03:36Bapak saya ini sebagai sopir, anak saya sebagai kernet.
03:39Jadi satu pasang, satu paket gitu, Mbak.
03:42Berangkat dari Jawa ke sini, kirim paket kayak ekspedisi barang paket gitu, dibawa ke Banjar.
03:51Jadi bolak-balik Surabaya, Banjar, Surabaya, Banjar gitu.
03:55Umur anak Ibu sendiri, Bu, ini umur berapa?
03:5719 tahun, Mbak. Kalau mertua saya sekitar 70 tahun.
04:04Katanya anak Ibu ini baru pertama ya, Bu, pergi ke Kalimantan ini, baru mulai bekerja, Ibu ya, setelah lulus sekolah.
04:12Niatnya itu bantu kakeknya, biar sama cari pengalaman.
04:18Namanya juga habis lulus, Mbak, ya.
04:21Ya, baru seminggu ini ikut kakeknya ke Jawa.
04:28Jadi, ya, saya ya mengizinkan aja namanya kan dia pengen kerja, pengen bantu orang tua istilahnya.
04:36Terus, niatnya ya bekerja gitu.
04:39Ya, kami izinkan.
04:40Baik.
04:41Ibu, dengan adanya kabar bahwa operasi penyelaman ini kan dihentikan sementara, Ibu.
04:47Ini tanggapan Ibu sebagai keluarga korban yang masih menunggu seperti apa, Bu?
04:52Ya, saya masih berharap operasinya dilanjutkan.
04:55Entah terus kapal itu segera diangkat, soalnya masih banyak, Mbak, korban di situ.
05:02Entah itu siapa, masih banyak pokoknya.
05:05Saya minta tolong sama Bapak Presiden.
05:09Untuk segera mengangkat kapal itu, soalnya kami ini rakyat kecil, Mbak.
05:13Tolong bantu saya supaya keluarga saya cepat diketemukan, anak dan bapak saya, sama korban-korban lainnya yang belum ditemukan.
05:20Itu aja harapan saya, Mbak.
05:23Pokoknya kapalnya minta tolong segera diangkat.
05:26Biar semuanya selamat gitu, Mbak.
05:28Biar pun apapun keadaannya saya terima, yang penting itu ketemu orangnya gitu, ketemu jasadnya gitu.
05:36Itu aja harapan saya.
05:39Kalau untuk Ibu sendiri ini kan tentu meninggalkan pekerjaan begitu ya, Bu.
05:46Masih menunggu di Pelabuhan Trisakti Banjar Masin ini.
05:48Sampai kapan, Bu, rencana Ibu masih menunggu di sini?
05:52Ya, sampai anak saya ketemu sama bapak saya.
05:56Entah itu berapa lama.
05:57Pokoknya selama operasinya berjalan terus tetap saya tunggu di sini.
06:04Sampai, pokoknya sampai ketemu.
06:10Hingga siang ini berarti belum ada kabar terbaru ya, Bu, yang dihubungi dari pihak keluarga sendiri, mungkin dari tim DVI
06:16atau seperti apa?
06:17Apakah sudah ada kabar?
06:19Sejauh ini belum ada.
06:21Belum ada kabar dari pihak rumah sakit Bayangkara belum ada.
06:27Terakhir, Ibu, boleh disampaikan kembali harapan Ibu sebagai orang tua dan juga keluarga korban ini yang masih menunggu keluarga yang
06:35belum ditemukan sekali lagi, Bu?
06:37Ya, harapan kita semua kapal itu cepat diangkat.
06:43Jadi semuanya itu korban-korban yang belum ditemukan, segera ditemukan.
06:47Kan, apapun itu keadaannya, apapun itu bentuknya, harapan kita itu cepat diketemukan dengan cara diangkat kapalnya itu.
06:57Baik ya, Saudara, itu tadi wawancara kami dengan keluarga korban Ibu Dewi yang masih menunggu dari kepulangan anaknya dan juga
07:06mertua beliau yang masih masuk dalam daftar pencarian 53 orang yang masih dicari dari korban Virgo Transport 8 ini.
07:17Ya, tadi Ibu Dewi, salah satu keluarga korban bilang berharap agar kapal ini diangkat.
07:25Operasi salvage ini, seperti apa sejauh ini persiapannya Priscila?
07:30Ya, memang informasi yang kami dapat dari keterangan jurubicara PT Virgo, Simpson Rihi, ini memang proses salvage ini sudah mulai
07:40dilakukan.
07:41Di mana titik tahapan ini sudah ada pada berada pada proses administrasi, ini di mana masih menunggu proses penanda tanganan
07:52dan juga dari pihak mitra operasi salvage ini yang dipilih.
07:57Yang memang sebelumnya ini ada dua kandidat dari luar negeri, Saudara, yang berasal dari Amerika Serikat dan juga dari Inggris.
08:04Dan begitu kami masih belum bisa mendapatkan informasi sejauh ini mitra mana yang dipilih untuk mitra dari luar negeri ini
08:13sendiri.
08:13Sementara mitra lokal yang digandeng untuk melakukan proses salvage atau pengangkatan kapal ini ialah dipilih dari PT Jasa Lindo sebagai
08:23mitra lokal.
08:23Dan dari mitra internasional yang dipilih dari pihak asuransi PNI ini sendiri masih belum dipublis, Saudara.
08:31Karena masih dikatakan belum terjadi penanda tanganan sehingga memang proses salvage ini masih belum bisa dilakukan saat ini.
08:40Namun dari Simpson Rihi ini sendiri, Saudara, sebagai jurubicara pihak PT Virgo Karya Shipping ini mengatakan bahwa di dalam bulan
08:49ini juga, di bulan Oktober ini, proses salvage.
08:52Dikatakan akan segera dilakukan, Isang.
08:56Baik, sampai minggu kemarin sudah ada juga dua korban yang dievakuasi Priscila. Lalu bagaimana dengan proses identifikasinya?
09:07Ya, hingga siang ini, Saudara, tadi baru saja tiba dua jenazah.
09:14Siang hari tadi sekitar pukul 2 waktu Indonesia bagian tengah ini tiba di Rumah Sakit Bayangkara Banjarmasim.
09:19Sehingga total dari jenazah yang sudah tiba di Rumah Sakit Bayangkara ini ada 82 orang.
09:26Di mana 63 di antaranya ini sudah berhasil teridentifikasi dan sebelumnya menyisakan 17 orang, 17 jenazah ini yang masih terus
09:37dilakukan proses identifikasi.
09:39Dan tadi siang juga baru kedatangan lagi dua jenazah dari Seruian, Kalimantan Tengah.
09:43Sehingga total ada 19 jenazah yang masih dalam proses penyelidikan, proses identifikasi di Rumah Sakit Bayangkara Banjarmasim oleh tim DVI
09:54Polda, Kalimantan Selatan, Isang.
09:57Jurnalis Kompas TV Priscila Nikola dan Juru Kamera Denny Hermawan melaporkan langsung dari Banjarmasim, Kalimantan Selatan.
10:04Terima kasih kawan-kawan.
10:05Terima kasih.

Dianjurkan