00:00Dan saudara informasi terkini mengenai upaya pencarian korban KM Virgo Transport 8 dan rencana operasi salvage
00:07akan disampaikan jurnalis Kompas TV Priscila Nikola dan Juru Kamera Deni Hermawan.
00:12Selamat siang Priscila, upaya pencarian dengan penyelaman sudah berhenti.
00:16Lalu apa saja upaya pencarian yang saat ini masih aktif dilakukan?
00:21Selamat siang Isan dan juga saudara.
00:23Memang pada hari ke-21 pencarian SAR ini Basarnas resmi menghentikan sementara proses evakuasi
00:32dengan operasi penyelaman di dalam bangkai kapal Virgo Transport 8.
00:37Dan memang setelah tidak lagi dilakukan penyelaman, saudara fokus pun beralih hingga menuju ke permukaan
00:44dan juga pesisir mulai dari Kalimantan Tengah dan kembali diperluas hingga ke Provinsi Kalimantan Selatan dan juga Kalimantan Barat.
00:52tim SAR gabungan ini baik dari tim SAR Banjarmasin, tim SAR Palangkaraya dan juga Pontianak
00:58ini kembali terus masih menyusuri sekitar pantai, pesisir pantai begitu yang ada di tiga provinsi ini, saudara.
01:07Dan memang hingga hari ini belum ada lagi temuan terbaru yang berhasil didapatkan oleh tim SAR gabungan.
01:14Sementara temuan terakhir ini memang berada di hari ke-22, di hari kemarin, saudara, yaitu ada dua jenazah yang berhasil
01:22ditemukan
01:22di kawasan Seruian, Kalimantan Tengah.
01:26Dan informasi yang kami dapat pun memang dua jenazah ini sudah tiba siang hari ini tadi, saudara, di Rumah Sakit
01:32Bayangkara Banjarmasin
01:33dengan diantarkan begitu melalui jalur darat.
01:36Dan tentu penghentian operasi penyelaman di hari ke-21 ini yang dikatakan dari Kepala Basarnas,
01:44Pak Marsika Muhammad Syafi'i, ini tentu membuat kekecewaan kepada dari pihak keluarga korban
01:50yang hingga kini, saudara, masih menunggu di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
01:56Dan siang ini, saudara, kami sudah bersama dengan keluarga korban yang masih bertahan dan menunggu di posko utama
02:06di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini sudah hadir bersama kami.
02:09Siang ini ada Ibu Dewi. Selamat siang, Ibu Dewi.
02:13Selamat siang, Mbak.
02:14Ya, Ibu. Sebelumnya kami dari Keluarga Kompas TV turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa saudara kita,
02:23menimpa keluarga Ibu. Boleh diceritakan, Ibu, ini siapa yang sedang Ibu tunggu di posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini, Ibu?
02:32Ya, Mbak. Saya lagi nunggu anak saya sama mertua saya yang ikut dalam kecelakaan kapal Virgo 8
02:42yang terjadi tanggal 13 kemarin.
02:45Sampai sekarang belum diketemukan, Mbak.
02:47Saya akan tetap di sini sampai anak sama bapak saya ditemukan.
02:53Itu bentuk rasa kasih sayang saya, kepedulian saya terhadap anak saya sama mertua saya.
02:58Saya nggak peduli itu tiap hari, entah pagi, entah siang, entah malam.
03:02Pokoknya saya setiap hari ke sini mencari info tentang korban yang belum ditemukan.
03:08Kalau boleh tahu, Ibu, ini nama anaknya siapa sama mertuanya, Ibu, yang sedang ditunggu?
03:13Kalau anak saya namanya Fahrizal. Kalau bapak saya, Bapak Supardi.
03:19Untuk tujuan dari mertua Ibu dan juga anak Ibu ini berangkat dari Pulau Jawa, dari Surabaya,
03:26menuju ke Banjarmasin ini dalam rangka apa, Ibu? Ada kegiatan, Ibu?
03:30Dalam rangka bekerja, Mbak. Mencari nafkah buat keluarga, istilahnya membantu orang tua.
03:36Bapak saya ini sebagai sopir, anak saya sebagai kernet.
03:39Jadi satu pasang, satu paket gitu, Mbak.
03:42Berangkat dari Jawa ke sini, kirim paket kayak ekspedisi barang paket gitu, dibawa ke Banjar.
03:51Jadi bolak-balik Surabaya, Banjar, Surabaya, Banjar gitu.
03:55Umur anak Ibu sendiri, Bu, ini umur berapa?
03:5719 tahun, Mbak. Kalau mertua saya sekitar 70 tahun.
04:04Katanya anak Ibu ini baru pertama ya, Bu, pergi ke Kalimantan ini, baru mulai bekerja, Ibu ya, setelah lulus sekolah.
04:12Niatnya itu bantu kakeknya, biar sama cari pengalaman.
04:18Namanya juga habis lulus, Mbak, ya.
04:21Ya, baru seminggu ini ikut kakeknya ke Jawa.
04:28Jadi, ya, saya ya mengizinkan aja namanya kan dia pengen kerja, pengen bantu orang tua istilahnya.
04:36Terus, niatnya ya bekerja gitu.
04:39Ya, kami izinkan.
04:40Baik.
04:41Ibu, dengan adanya kabar bahwa operasi penyelaman ini kan dihentikan sementara, Ibu.
04:47Ini tanggapan Ibu sebagai keluarga korban yang masih menunggu seperti apa, Bu?
04:52Ya, saya masih berharap operasinya dilanjutkan.
04:55Entah terus kapal itu segera diangkat, soalnya masih banyak, Mbak, korban di situ.
05:02Entah itu siapa, masih banyak pokoknya.
05:05Saya minta tolong sama Bapak Presiden.
05:09Untuk segera mengangkat kapal itu, soalnya kami ini rakyat kecil, Mbak.
05:13Tolong bantu saya supaya keluarga saya cepat diketemukan, anak dan bapak saya, sama korban-korban lainnya yang belum ditemukan.
05:20Itu aja harapan saya, Mbak.
05:23Pokoknya kapalnya minta tolong segera diangkat.
05:26Biar semuanya selamat gitu, Mbak.
05:28Biar pun apapun keadaannya saya terima, yang penting itu ketemu orangnya gitu, ketemu jasadnya gitu.
05:36Itu aja harapan saya.
05:39Kalau untuk Ibu sendiri ini kan tentu meninggalkan pekerjaan begitu ya, Bu.
05:46Masih menunggu di Pelabuhan Trisakti Banjar Masin ini.
05:48Sampai kapan, Bu, rencana Ibu masih menunggu di sini?
05:52Ya, sampai anak saya ketemu sama bapak saya.
05:56Entah itu berapa lama.
05:57Pokoknya selama operasinya berjalan terus tetap saya tunggu di sini.
06:04Sampai, pokoknya sampai ketemu.
06:10Hingga siang ini berarti belum ada kabar terbaru ya, Bu, yang dihubungi dari pihak keluarga sendiri, mungkin dari tim DVI
06:16atau seperti apa?
06:17Apakah sudah ada kabar?
06:19Sejauh ini belum ada.
06:21Belum ada kabar dari pihak rumah sakit Bayangkara belum ada.
06:27Terakhir, Ibu, boleh disampaikan kembali harapan Ibu sebagai orang tua dan juga keluarga korban ini yang masih menunggu keluarga yang
06:35belum ditemukan sekali lagi, Bu?
06:37Ya, harapan kita semua kapal itu cepat diangkat.
06:43Jadi semuanya itu korban-korban yang belum ditemukan, segera ditemukan.
06:47Kan, apapun itu keadaannya, apapun itu bentuknya, harapan kita itu cepat diketemukan dengan cara diangkat kapalnya itu.
06:57Baik ya, Saudara, itu tadi wawancara kami dengan keluarga korban Ibu Dewi yang masih menunggu dari kepulangan anaknya dan juga
07:06mertua beliau yang masih masuk dalam daftar pencarian 53 orang yang masih dicari dari korban Virgo Transport 8 ini.
07:17Ya, tadi Ibu Dewi, salah satu keluarga korban bilang berharap agar kapal ini diangkat.
07:25Operasi salvage ini, seperti apa sejauh ini persiapannya Priscila?
07:30Ya, memang informasi yang kami dapat dari keterangan jurubicara PT Virgo, Simpson Rihi, ini memang proses salvage ini sudah mulai
07:40dilakukan.
07:41Di mana titik tahapan ini sudah ada pada berada pada proses administrasi, ini di mana masih menunggu proses penanda tanganan
07:52dan juga dari pihak mitra operasi salvage ini yang dipilih.
07:57Yang memang sebelumnya ini ada dua kandidat dari luar negeri, Saudara, yang berasal dari Amerika Serikat dan juga dari Inggris.
08:04Dan begitu kami masih belum bisa mendapatkan informasi sejauh ini mitra mana yang dipilih untuk mitra dari luar negeri ini
08:13sendiri.
08:13Sementara mitra lokal yang digandeng untuk melakukan proses salvage atau pengangkatan kapal ini ialah dipilih dari PT Jasa Lindo sebagai
08:23mitra lokal.
08:23Dan dari mitra internasional yang dipilih dari pihak asuransi PNI ini sendiri masih belum dipublis, Saudara.
08:31Karena masih dikatakan belum terjadi penanda tanganan sehingga memang proses salvage ini masih belum bisa dilakukan saat ini.
08:40Namun dari Simpson Rihi ini sendiri, Saudara, sebagai jurubicara pihak PT Virgo Karya Shipping ini mengatakan bahwa di dalam bulan
08:49ini juga, di bulan Oktober ini, proses salvage.
08:52Dikatakan akan segera dilakukan, Isang.
08:56Baik, sampai minggu kemarin sudah ada juga dua korban yang dievakuasi Priscila. Lalu bagaimana dengan proses identifikasinya?
09:07Ya, hingga siang ini, Saudara, tadi baru saja tiba dua jenazah.
09:14Siang hari tadi sekitar pukul 2 waktu Indonesia bagian tengah ini tiba di Rumah Sakit Bayangkara Banjarmasim.
09:19Sehingga total dari jenazah yang sudah tiba di Rumah Sakit Bayangkara ini ada 82 orang.
09:26Di mana 63 di antaranya ini sudah berhasil teridentifikasi dan sebelumnya menyisakan 17 orang, 17 jenazah ini yang masih terus
09:37dilakukan proses identifikasi.
09:39Dan tadi siang juga baru kedatangan lagi dua jenazah dari Seruian, Kalimantan Tengah.
09:43Sehingga total ada 19 jenazah yang masih dalam proses penyelidikan, proses identifikasi di Rumah Sakit Bayangkara Banjarmasim oleh tim DVI
09:54Polda, Kalimantan Selatan, Isang.
09:57Jurnalis Kompas TV Priscila Nikola dan Juru Kamera Denny Hermawan melaporkan langsung dari Banjarmasim, Kalimantan Selatan.
10:04Terima kasih kawan-kawan.
10:05Terima kasih.