00:00Dan saat ini kita akan bahas taktik yang akan dimainkan Squad Garuda malam ini
00:05bersama analis sepak bola Haris Pardede yang sudah bergabung melalui sambungan virtual.
00:10Selamat malam, Bung Harpa.
00:12Selamat malam juga.
00:13Ya, Bung Harpa kalau menyimak Hartman yang menyiapkan semua strategi dan squadnya di final,
00:22ini katanya mengatakan anak-anak tidak perlu main indah, yang penting menang, bawa trofi.
00:27Kira-kira kalau dengan pernyataan seperti itu, bagaimana gambaran permainan Timnas malam hari ini?
00:33Ya, pertama saya sangat setuju, seribu persen, dan mendukung apa yang dikatakan oleh John Hartman.
00:39Dan ini sebenarnya sudah saya gaungkan dari beberapa tahun yang lalu, dari dulu-dulu ya.
00:43Jadi, jangan kita terjebak dengan permainan cantik gitu.
00:47Karena nggak ada juara ditentukan permainan cantik.
00:49Tapi juara itu adalah siapa yang bisa mencetak gol lebih banyak dari lawannya titik.
00:54Jadi, saya sepakat filosofinya nih.
00:55Nah, pendekatannya seperti Hata, apa?
00:58Tentu pendekatannya adalah bagaimana bermain dengan efektif.
01:01Ya, nanti kalau kita lihat ya, Tim ini, Thailand ini kan kita juga ga bisa anggap enteng ya.
01:06Mereka peringkat kalau saya ga salah 87 atau sekitar 90 lah ya.
01:10Jadi, dengan kita itu bedanya 20 sekian peringkat.
01:14Jadi, kita kemarin lawan Bangladesh yang peringkatnya itu berbeda sekitar 60 dengan kita.
01:2060 atau 80, sekarang malah di atas kita sekitar 20.
01:24Jadi, ini ga bisa diakap enteng.
01:25Dan yang kedua juga stamina ya.
01:29Thailand ini mungkin banyak orang yang nageh.
01:31Mereka dua hari itu lebih banyak istirahatnya dibandingkan kita.
01:36Karena tanggal 29 September itu mereka memang baru memainkan partai kedua.
01:40Tapi, tanggal 2 Oktober itu pemain utama mereka sudah istirahat semua.
01:43Ya, kecuali satu, nomor 15.
01:46Saya lupa namanya, kalau ga salah, Kaman namanya.
01:49Oke.
01:49Nah, lalu yang berikutnya, Thailand ini kan sudah lebih lama terbentuk timnya kan.
01:54Jadi, mereka akan lebih kompak dalam melakukan pressing.
01:57Dan ingat setelah hari ini, setelah malam ini, sebenarnya kita berdua ya.
02:01Tidak main lagi, ga ada main lagi.
02:03Jadi, ga seperti kemarin, Mas.
02:05Jaga-jaga tuh.
02:06Jaga-jaga stamina, jadi mainnya ga terlalu high pressing.
02:08Nah, sekarang kemungkinan besar.
02:10Ini akan dalam tempo tinggi.
02:11Nah, itu yang saya katakan.
02:12Pasukan John Hartman, kita tidak perlu khawatir kalau kita lebih banyak untuk reaktif atau bertahan.
02:17Yang penting kita bisa cetak satu gol, menang, selesai.
02:20Oke.
02:20Jadi, bermain pragmatis juga ga masalah ya, Bunga Rupa ya.
02:23Yang penting menang dulu aja nih.
02:24Sangat tidak masalah.
02:25Sangat tidak masalah.
02:26Kalau memang ujungnya menang, ya.
02:27Oke.
02:28Nah, tapi ada sedikit masalah.
02:29Mungkin mudah-mudahan terselesaikan malam hari ini.
02:33Kemarin pada sesi latihan, Ole ini tidak bergabung dengan rekan-rekan yang lain.
02:38Melakukan latihan terpisah dan rumornya adalah Ole kurang fit.
02:44Sedangkan dia berkali-kali jadi pemain kunci pada pertandingan di FIFA ASEAN Cup.
02:49Nah, kalau memang malam ini diragukan tampil atau bahkan tidak tampil sama sekali,
02:53kira-kira siapa yang cocok untuk menggantikan?
02:55Egi Maulana Fikrika atau ada yang lain?
02:59Ya, memang peran Ole ini sangat krusial ya.
03:01Lawan Bangladesh, 9 gol tercipta.
03:05Memang dia tidak menampilkan atau menempatkan namanya di score sheet ya.
03:09Tapi, peran dia kita semua tahu seperti apa.
03:114 asis, lalu buka ruang dan lain-lain.
03:14Kontribusi dia buat tim itu sangat luar biasa.
03:15Sehingga memang Ole ini akan menjadi sentral dalam permainan nanti malam.
03:21Nah, ketika kemarin di PTK, konon katanya dia latihan terpisah.
03:25Ya, saya sih senyum-senyum aja, Mas.
03:27Saya senyum-senyum aja gitu.
03:28Mungkin salah satu taktiknya, Herman juga ini ya.
03:31Ya, andai yang ngomong, bukan saya.
03:34Tapi, saya rasa kita cukup memaparkannya dengan telepati saja.
03:39Kalau kita melihat di sesi konferensi Persamin 1 juga,
03:43cara dia memaparkan kan bagaimana benar-benar cedera sama enggak,
03:47kan kita bisa lihat kurang lebih.
03:49Walaupun kita bukan cenayang,
03:50tapi ya rasa-rasanya kita bisa merasakan.
03:53Dan saya pikir ini yang mungkin akan menjadi alaman surprise ya.
03:56Dalam perang itu seperti itu ya.
03:58Ketika ada satu jagoan yang tadinya dikabarkan gak ikut,
04:01tiba-tiba dia muncul ke tengah-tengah pasukan,
04:03itu kan membuat mental itu kan fans juga berkobar.
04:06Dan itu yang kita harapkan.
04:07Apa ya, ini bukan dalam arti negatif ya.
04:10Tapi seperti ini dalam sepak bola perlu saja.
04:12Dan kita harapkan, dan saya yakin Ole akan fit,
04:14dan dia akan main, dan dia akan memberikan yang terbaik.
04:17Kita tunggu kurang lebih kalau biasanya one hour before kick off ya.
04:20Jam 7 biasanya akan kelihatan tuh, akan nongol ini ya.
04:2445 menit lagi nih.
04:2545 menit lagi.
04:27Terus aja di-refresh ya, Instagramnya.
04:31Sampai kita memastikan bahwa Ole main apa tidak.
04:34Nah, ada yang menarik juga, Bung Erpa.
04:35John Hartman, Anthony Hudson, ini bukan dua orang yang asing satu sama lain.
04:40John Hartman di Timnas Kanada,
04:42dan Anthony Hudson pernah menangani Timnas Amerika.
04:45Dan mereka sering dalam satu zona begitu bertemu.
04:50Nah, kira-kira dengan mereka sudah saling mengenal, saling berhadapan di kompetisi yang lain,
04:57menurut Anda bagaimana pengaruh pengetahuan keduanya terhadap masing-masing tim,
05:02Indonesia maupun Thailand, dan juga dilihat dari pendekatan taktik masing-masing?
05:08Ya, ini memang parameter yang bisa iya bisa enggak ya digunakan.
05:13Kenapa? Karena mungkin secara flavor, secara touch itu setiap orang, setiap pelatih itu memang punya gaya tersendiri.
05:21Tapi kan saat ini kuda tunggangannya berbeda ya.
05:24Walaupun sebenarnya komparasinya agak mirip nih.
05:27Kanada dengan Amerika Serikat.
05:29Tetangga, tetangga, kemudian punya level kompetisi yang dia juga sama.
05:34Kan Kanada sama USA enggak terlalu beda jauh lah.
05:36Walaupun USA ada di atas sedikit.
05:38Demikian juga saat ini kuda tunggangannya.
05:41Thailand dan Indonesia, tetanggaan.
05:43Secara kekuatan 11-12, walaupun kita akui secara historis head-to-head lebih bagusan Thailand.
05:48Jadi sebenarnya serupa tapi tidak sama ya.
05:50Dan semua sangat cair, sangat dinamis.
05:53Dengan kuda tunggangannya yang berbeda, dengan situasi yang sangat fluktuatif juga ya.
05:58Kita di awal-awal tertatih-tatih, to be honest ya.
06:00Tapi lama-lama semakin baik.
06:02Jadi ya ini pertemuan final yang sangat ideal.
06:05Mempertemukan dua kekuatan Asia Tenggara.
06:07Dan perjalanannya juga agak beda.
06:09Thailand itu cukup mulus.
06:10Dua pertandingan awal langsung menang dan langsung lolos.
06:12Kita berluluh sampai detik terakhir di pertandingan ketiga.
06:14Jadi saya pikir ya itu hanya nostalgia.
06:18Again nanti pembuktianya adalah detail-detail kecil ya.
06:20Seperti apa setiap pelatih.
06:22Terutama Hartman untuk bisa membaca kekuatan dan kelemahan Thailand.
06:27Dengan chip-nya bernama Anthony Hudson.
06:31Sehingga mereka bisa meng-overcome lawan pada laga yang akan berlangsung saat lagi.
06:36Oke, masuk ke taktif formasi.
06:39Di turnamen kali ini, John Hartman sudah memakai beberapa skema formasi.
06:46Seperti 3-4-2-1 yang invert menjadi 3-4-3 bahkan 5-4-1.
06:51Nah dengan skema ini dan melihat fluiditas pemain-pemain Thailand.
06:55Karena kalau saya lihat Thailand ini sangat fluid.
06:57Sangat terpola mainnya dan punya kecepatan.
07:00Terutama 2 pemain Thailand yang sudah diantisipasi juga oleh John Hartman.
07:06Ada Chanatip Songkrasin dan Supacok Saracat.
07:09Ini punya kecepatan.
07:10Nah dengan formasi-formasi itu, sudah compact kah dengan squad yang ada kita sekarang?
07:16Ya, kita harus akui lagi-lagi ya.
07:18Thailand ini nggak bisa dianggap enteng.
07:20Dari segala aspek mereka punya checklist untuk berbuat sesuatu di GBK nanti.
07:27Dari sekolah kompakan tadi kita sudah menyinggung.
07:30Mereka sudah cukup lama bermain secara bersama.
07:33Secara individu juga kita nggak bisa menganggap enteng ya.
07:35Beberapa nama itu salah satunya tadi sudah disebutkan Chanatip Songkrasin.
07:39Ada yang bilang masa peaknya sudah lewat.
07:41Tapi menurut saya itu bisa dua sisi.
07:43Bisa berarti dia mungkin secara speed sudah turun.
07:47Secara stamina mungkin tidak seperti dulu.
07:49Tapi pengalaman dia kan semakin sarat dengan experience tentunya ya.
07:54Kemudian juga Sarah Yoyen ini pemain yang punya kecepatan.
07:56Kemarin kalau kita lihat di pertandingan kedua itu goal keduanya.
08:00Thailand ke gawang Vietnam itu serangan baliknya begitu cepat.
08:03Dan tentunya juga striker mereka.
08:05Supacai Jaidet.
08:06Ini pemain atau striker yang sangat berbahaya.
08:08Dan tiga pemain yang tadi saya sebut.
08:10Ini akan menjadi skema ketika melakukan serangan balik.
08:14Jadi kita harus hati-hati juga nih.
08:16Optimis pasti ya.
08:17Tapi lawan yang kita hadapi ini berbeda dengan Bangladesh.
08:20Bangladesh itu peringkat 183.
08:22Malaysia pun masih di bawah kita sekitar 10 strip.
08:24Demikian juga dengan Singapura.
08:26Ini lawan yang sudah berpengalaman berpuluh-puluh tahun dan selalu sulit kita kalahkan.
08:31Sehingga kita harus ekstra waspada.
08:33Tekanan juga akan berbeda nih mas.
08:35Karena kalau waktu Bangladesh kita menghadapi transisi menyerang lawan.
08:39Dua kali kita kena.
08:40Tapi kelawanan Thailand ini bisa kombinasi.
08:43Bisa kombinasi serangan balik.
08:45Bisa juga pressing.
08:46Makanya saya melihat kalau untuk penjaga gawang.
08:48Kelihatan ya ini akan menjadi milik emuladera yang kita tahu di Rayo Faikano.
08:53Maupun juga musim lalu di Kromenese.
08:55Lebih bagus ya bermain atau build up dibandingkan Martin Pass.
08:59Oke.
08:59Nah sekarang masuk ke meskipun belum diumumkan.
09:01Kita coba intip apa ya.
09:02Bahas-bahas dikit lah.
09:03Starting line up-nya nanti John Herman yang akan diturunkan.
09:06Kalau dari sisi penjaga gawang Anda prefer Martin Pass atau Emil Audero?
09:14Penjaga gawang Emil.
09:15Karena tadi sudah katakan Emil.
09:17Oke.
09:18Nah di back tengah sepertinya agak tidak tergantikan ya.
09:21Ada Alkan Bagat, Justin Hubner, dan Rizky Rido.
09:24Nah yang saya ingin tanyakan justru di luar itu.
09:27Ada satu pemain yang sebenarnya nature-nya adalah center back.
09:30Kevin Dix.
09:31Di Muncon Gelabah dia bermain naturalnya sebagai center back.
09:34Tapi disini seringkali menjadi wingback.
09:36Bagaimana performa Dix sejauh ini di turnamen?
09:40Saya pikir untuk bertahan dia oke ya.
09:42Terbukti dari lawan Malaysia dan Singapura.
09:45Kita bisa mencatat tinggal in seat.
09:47Lawan Bangladesh saya bukan membela dia ya.
09:49Tapi karena kita memang bermain total football.
09:52All out attack.
09:53Sehingga ya resikonya kita bisa bawa bulan sembilan.
09:56Bisa jebol sembilan.
09:57Bisa kebawa bulan dua.
09:58Itu normal aja gitu.
09:59Jadi gak ada kesalahan individu menurut saya.
10:03Memang menurut saya crossing dia gak terlalu bagus ya.
10:06That's why tadi disebutkan Dix kalau di bloodbuck lebih banyak bermain sebagai CB ya.
10:12CB kiri, CB kanan.
10:13Walaupun kadang-kadang juga main sebagai B kiri, B kanan ya.
10:16Nah itu alasannya.
10:17Dan dia saat ini adalah B kanan terbaik kita.
10:19Jadi saya pikir untuk formasi tadi balik lagi.
10:23Kita udah dapet nih kemistrinya dengan tiga back.
10:25Dan memang dari dulu kita selalu lebih handa, lebih biasa main tiga back.
10:29Jadi yang gak diganti.
10:30Dan untuk Kevin Dix ya gak ada masalah dia di kanan.
10:32Oke.
10:33Nah ada satu lagi Tom Haye yang sudah masuk lagi ke squad setelah menjalani hukuman
10:37Pembelapan Tenggara Tumera ketika melawan Malaysia.
10:39Kalau untuk di double pivot, Anda prefer Tom Haye,
10:44Joey Pelupesi, atau Joey Pelupesi, Ivar Jenner kira-kira.
10:46Karena kalau saya hilangkan Pelupesi,
10:49Seperti ini dari awal tidak tergantikan oleh Eric Hedman.
10:53Iya, saya pikir gak akan berbeda jauh ya kalau buat saya ya.
10:57Dibandingkan atau dikomparasi dengan laga menghadapi Bangladesh.
11:00Jadi kiri tetap Verdon, double pivot itu jauh Pelupesi dengan,
11:05Kalau saya Ivar Jenner malah.
11:07Ya karena, ya to be honest kita sudah dapet nih tasnya.
11:10Dan kedua ya, sorry to say ya, Tom Haye ini belakangan agak sering marah-marah.
11:17Tapi mungkin kalau kita sudah mentok, dia masuk, nah boleh, itu bagus tuh.
11:21Oke, nah nanti yang misterinya masih ditenantikan lagi, elemen of surprise-nya.
11:25Apakah OLED diturunkan atau enggak?
11:26Kalau diturunkan sudah tahu lah di depannya komposisinya bagaimana ya, Bung Harpa ya.
11:30Baik, Mitch Becker ya.
11:31Mitch Becker, Mitch Becker, ada OLED penopang di kiri dan juga ada Fikri ya.
11:37Fikri atau Ragnar.
11:38Fikri atau Ragnar, oke.
11:40Baik, terima kasih Bung Harpa, ini momentum, 35 tahun tanpa gelar.
11:44Mudah-mudahan ini jadi momentum dan menghadapi Piala Asia ya di 2027
11:48dengan semangat trofi FIFA Asian Cup jika kita menang malam hari ini.
11:52Terima kasih Bung Harpa, selamat malam, sampai jumpa lagi.
11:54Selamat malam.
11:55Saudara-saudara.