- 5 hari yang lalu
Kategori
🎵
MusikTranskrip
00:00:00Pak Presiden, dulu kami memberi harapan, hari ini kami membawa kekecewaan, bukan karena kami membenci, tapi karena kami masih peduli.
00:00:30Woy!
00:00:40Dulu kami penuh harapan, menyambut arah perubahan, kami percaya negeri ini akan jadi lebih baik lagi.
00:00:53Pidato demi pidato datang
00:00:57Janji demi janji bergema
00:01:00Rakyat mendengar dengan yakin
00:01:03Karena harapan masih menyala
00:01:07Pelan-pelan kami menunggu
00:01:11Pelan-pelan kami bertanya
00:01:14Sudah hampir setahun berlalu
00:01:18Kenapa banyak yang belum terasa
00:01:22Pak Presiden, rakyat kecewa
00:01:27Karena harapan terlalu besar
00:01:31Pak Presiden, rakyat kecewa
00:01:34Masih banyak yang belum berubah
00:01:38Pak Presiden, rakyat kecewa
00:01:41Kami masih menunggu jawaban
00:01:44Pak Presiden, rakyat kecewa
00:01:48Untuk masa depan yang dijanjikan
00:01:54Putar lagi bang
00:01:57Biar satu negeri dengar sekarang
00:02:00Yang masih menunggu siapa
00:02:04Rakyat
00:02:06Yang punya harapan siapa
00:02:14Harga hidup terus berjalan
00:02:17Keluhan datang bergantian
00:02:21Belanja dapur makin terasa
00:02:24Berat bagi keluarga biasa
00:02:27Ada yang mencari pekerjaan
00:02:31Ada yang mengejar pendidikan
00:02:34Semua bergantian
00:02:36Semua berharap perubahan
00:02:38Bukan sekadar pembicaraan
00:02:42Cukup, cukup menunggu
00:02:44Cuk, cuk, cuk, cuk, cuk, cuk, cuk
00:02:46Berharap
00:02:48Rakyat ingin melihat bukti
00:02:51Bukan hanya
00:02:53Kata-kata
00:02:56Pak Presiden, rakyat kecewa
00:03:01Karena harapan terlalu besar
00:03:05Pak Presiden, rakyat kecewa
00:03:08Masih banyak yang belum berubah
00:03:12Pak Presiden, rakyat kecewa
00:03:15Kami masih menunggu jawaban
00:03:19Pak Presiden, rakyat kecewa
00:03:22Untuk masa depan yang dijanjikan
00:03:26Woi
00:03:29Kami tidak datang membawa kebencian
00:03:36Kami tidak datang membawa permusuhan
00:03:42Kami hanya membawa satu pertanyaan
00:03:48Kapan harapan itu menjadi kenyataan
00:03:55Karena rakyat masih bertahan
00:04:01Dan rakyat masih menunggu
00:04:08Pak Presiden, rakyat kecewa
00:04:12Tapi kami belum menyerah
00:04:16Pak Presiden, rakyat kecewa
00:04:19Karena negeri ini milik kita
00:04:22Pak Presiden, rakyat kecewa
00:04:26Tolong dengar suara rakyat kecil
00:04:29Pak Presiden, rakyat kecewa
00:04:33Karena kami masih peduli
00:04:42Pak Presiden, rakyat kecewa
00:04:47Kecewaan ini lahir
00:04:48Karena dulu ada harapan
00:04:51Dan sampai hari ini
00:04:54Harapan itu masih kami simpan
00:05:06Pak Presiden, rakyat kecewa
00:05:11Pak Presiden, rakyat kecewa
00:05:11Izinkan kami menulis surat
00:05:13Bukan karena benci
00:05:18Bukan karena iri
00:05:20Kami hanya rakyat biasa
00:05:25Yang ingin didengar
00:05:53Kami bangun pagi bekerja
00:05:57Mengejar rezeki seadanya
00:06:01Harga hidup terus berjalan
00:06:04Sedangkan harapan masih bertahan
00:06:07Dulu kami mendengar janji
00:06:10Tentang masa depan negeri ini
00:06:14Tentang kehidupan yang lebih baik
00:06:17Untuk rakyat kecil seperti kami
00:06:21Pelan, pelan
00:06:24Kami menunggu
00:06:26Pelan, pelan
00:06:28Kami bertanya
00:06:29Pelan, pelan
00:06:31Kami berharap
00:06:33Semoga janji jadi kenyataan
00:06:37Surat untuk Pak Presiden
00:06:39Tolong dengar suat kami
00:06:43Surat untuk Pak Presiden
00:06:46Rakyat kecil masih menanti
00:06:50Surat untuk Pak Presiden
00:06:53Banyak harapan belum terpenuhi
00:06:58Surat untuk Pak Presiden
00:07:00Jangan lupakan negeri ini
00:07:05Putar lagi bang
00:07:07Biar Pak Presiden dengar sekarang
00:07:10Yang menyampaikan surat siapa?
00:07:13Rakyat!
00:07:14Yang punya harapan siapa?
00:07:16Rakyat!
00:07:33Masih banyak yang mencari kerja
00:07:37Masih banyak yang mengejar cita
00:07:40Masih banyak yang ingin sekolah
00:07:44Tapi keadaan belum berpihak
00:07:48Kami tidak meminta kemewahan
00:07:51Kami tidak meminta pujian
00:07:55Kami hanya ingin melihat perubahan
00:07:59Yang benar-benar nyata
00:08:01Cukup!
00:08:04Cukup!
00:08:04Cukup!
00:08:05Cukup!
00:08:11sudah!
00:08:12Kami ingin bukti yang nyata
00:08:16Surat untuk Pak Presiden
00:08:20Tolong dengar suara kami
00:08:24Surat untuk Pak Presiden
00:08:27Rakyat kecil masih menanti
00:08:31Surat untuk Pak Presiden
00:08:33Banyak harapan belum terpenuhi
00:08:38Surat untuk Pak Presiden
00:08:40Jangan lupakan negeri ini
00:08:45Pak Presiden
00:08:49Kami tidak punya istana
00:08:53Kami tidak punya jabatan
00:08:57Kami hanya punya suara
00:09:00Dan hari ini
00:09:03Kami ingin didengar
00:09:07Karena negeri ini
00:09:10Milik kita bersama
00:09:14Surat untuk Pak Presiden
00:09:17Dengar suara rakyat hari ini
00:09:22Surat untuk Pak Presiden
00:09:24Kami masih percaya negeri ini
00:09:28Surat untuk Pak Presiden
00:09:31Jangan biarkan harapan mati
00:09:36Surat untuk Pak Presiden
00:09:38Karena masa depan sedang menanti
00:09:42Pak Presiden
00:09:45Jika surat ini sampai
00:09:49Jika surat ini sampai
00:09:50Ketahuilah
00:09:52Rakyat tidak meminta yang mustahil
00:09:58Rakyat hanya ingin hidup lebih baik
00:10:11Katanya untuk rakyat
00:10:14Katanya untuk rakyat
00:10:15Katanya demi rakyat
00:10:18Tapi rakyat masih susah
00:10:22Masih menunggu
00:10:24Masih bertanya
00:10:47Dulu datang penuh janji
00:10:50Minta suara
00:10:52Minta suara kesana-sini
00:10:53Minta suara kesana-sini
00:10:55Katanya akan membela
00:10:57Rakyat kembali
00:10:59Rakyat kecil yang sengsara
00:11:01Kini kursi sudah didapat
00:11:04Janji perlahan mulai hilang
00:11:08Rakyat yang dulu dipercaya
00:11:12Masih menunggu perubahan
00:11:15Pelan-pelan
00:11:18Rakyat sadar
00:11:20Pelan-pelan
00:11:22Mulai muak
00:11:23Pelan-pelan
00:11:25Mulai marah
00:11:27Karena harapan
00:11:29Tak terjawab
00:11:32Rakyat sudah muak
00:11:34Dengan janji yang tak nampak
00:11:38Rakyat sudah muak
00:11:41Dengan omong yang tak bergerak
00:11:44Rakyat sudah muak
00:11:48Wakil rakyat lupa amanah
00:11:52Rakyat sudah muak
00:11:55Saat jabatan jadi berkah pribadi
00:11:59Putar lagi bang
00:12:02Biar satu negeri dengar sekarang
00:12:05Yang kasih amanah siapa
00:12:08Rakyat
00:12:09Yang lupa amanah siapa
00:12:12Omong
00:12:28Harga naik dari hari ke hari
00:12:31Hidup makin berat dijalani
00:12:35Sedangkan di atas sana
00:12:38Masih sibuk berebut kuasa
00:12:42Kami hanya rakyat biasa
00:12:45Kami hanya ingin keadilan
00:12:49Karena negeri sebesar ini
00:12:52Harusnya rakyat ikut bahagia
00:12:56Hidup jawab
00:12:58Cukup cukup
00:12:59Jangan rakyat terus menunggu
00:13:04Cukup cukup
00:13:06Kami ingin perubahan nyata
00:13:10Rakyat sudah muak
00:13:12Dengan janji yang dilupakan
00:13:16Rakyat sudah muak
00:13:19Dengan harapan yang ditinggalkan
00:13:25Rakyat sudah mua
00:13:26Dengar suara rakyat kecil
00:13:30Rakyat sudah mua
00:13:34Jangan hianati amanah
00:13:36Rakyat
00:13:42Kalau suara rakyat mulai marah
00:13:46Jangan salahkan rakyat
00:13:50Karena terlalu lama
00:13:53Mereka menunggu
00:14:17Aneh
00:14:19Baru setahun menjabat
00:14:23Tapi kok sudah lupa
00:14:26Lupa janji
00:14:29Lupa rakyat
00:14:32Lupa amanah
00:14:55Dulu datang penuh semangat
00:14:58Katanya siap jadi sahabat
00:15:02Katanya siap membela rakyat
00:15:05Katanya siap bekerja keras
00:15:09Dulu pidato penuh keyakinan
00:15:12Janji bertebaran kemana-mana
00:15:16Rakyat mendengar dan percaya
00:15:20Karena harapan masih menyala
00:15:23Pelan-pelan rakyat bertanya
00:15:27Pelan-pelan mulai curiga
00:15:30Baru setahun menjabat saja
00:15:34Kenapa sudah banyak yang lupa
00:15:38Pejabat pikor
00:15:39Baru setahun sudah bingung
00:15:43Pejabat pikor
00:15:47Lupa janji yang dulu di ucap langsung
00:15:51Pejabat pikor
00:15:54Lupa rakyat yang memberi dukung
00:16:00Pejabat pikor
00:16:01Rakyat cuma bisa termenung
00:16:12Putar lagi bang
00:16:15Biar satu negeri dengar sekarang
00:16:18Yang kasih amanah siapa
00:16:21Rakyat
00:16:24Yang lupa amanah siapa
00:16:37Dulu rajin turun ke jalan
00:16:40Salam kanan kiri bergantian
00:16:44Sekarang rakyat mulai mencari
00:16:47Kemana perginya perhatian
00:16:51Kami tidak minta keajaiban
00:16:54Kami tidak minta kemewahan
00:16:58Kami hanya ingin melihat
00:17:02Janji berubah jadi kenyataan
00:17:05Cukup cukup sudah
00:17:07Rakyat jangan dilupakan
00:17:11Cukup cukup sudah
00:17:14Amanah harus dijalankan
00:17:18Pejabat pikor
00:17:19Baru setahun sudah bingung
00:17:23Pejabat pikor
00:17:26Lupa janji yang dulu di ucap langsung
00:17:32Pejabat pikor
00:17:33Lupa rakyat yang memberi dukung
00:17:39Pejabat pikor
00:17:40Rakyat cuma bisa termenung
00:17:53Kami masih bisa mengerti
00:17:57Tapi kalau baru
00:17:59Setahun menjabat
00:18:02Kok janjinya sudah tak dikenali
00:18:07Kami tidak sedang membenci
00:18:11Kami hanya mengingatkan
00:18:15Karena rakyat masih hafal
00:18:20Apa yang dulu dijanjikan
00:18:26Pejabat pikor
00:18:28Dengar suara rakyat hari ini
00:18:32Pejabat pikor
00:18:35Jangan pura-pura tak mengerti
00:18:40Pejabat pikor
00:18:42Jabatan hanya sementara
00:18:47Pejabat pikor
00:18:49Tapi rakyat akan
00:18:50Selalu mengingatnya
00:18:58Rakyat memang tidak punya istana
00:19:03Tapi rakyat punya ingatan
00:19:06Dan sampai hari ini
00:19:10Janji itu
00:19:12Masih kami ingat
00:19:18Aneh
00:19:20Kami cinta Indonesia
00:19:23Makanya kami bersuara
00:19:27Kalau rakyat mengkritik
00:19:31Kenapa
00:19:32Malah disuruh pindah negara
00:19:54Kami lahir di tanah ini
00:19:57Tumbuh besar di negeri sendiri
00:20:01Cari makan jatuh bangun tiap hari
00:20:04Berharap hidup lebih berarti
00:20:07Harga naik kami bertahan
00:20:11Kerja keras demi kehidupan
00:20:15Kalau kami menyampaikan kritik
00:20:18Bukan berarti benci republik
00:20:22Polat, polat
00:20:24Suara mulai terdengar
00:20:26Polat, polat
00:20:27Hati mulai bertanya
00:20:29Polat, polat
00:20:31Apakah salah
00:20:32Kalau rakyat
00:20:33Menyampaikan rasa
00:20:37Di kritik malah suruh pindah negara
00:20:41Kami bicara
00:20:43Karena cinta
00:20:44Di kritik
00:20:45Malah suruh pindah negara
00:20:48Rakyat cuma ingin didengar
00:20:51Di kritik
00:20:52Malah suruh pindah negara
00:20:55Bukan lawan
00:20:56Kami berharap perubahan
00:20:58Di kritik
00:20:59Malah suruh pindah negara
00:21:02Indonesia rumah kita
00:21:11Putar lagi bang
00:21:13Biar satu negeri dengar sekarang
00:21:16Yang cinta Indonesia siapa?
00:21:19Kita
00:21:20Yang ingin lebih baik siapa?
00:21:23Kita
00:21:23Semua
00:21:25Kalau jalan masih berlubang
00:21:30Kalau dapur masih berjuang
00:21:33Kalau sekolah belum merata
00:21:36Bukankah wajar rakyat bertanya
00:21:40Kritik bukan berarti benci
00:21:43Kritik lahir dari peduli
00:21:47Karena negeri yang dicintai
00:21:50Harus terus diperbaiki
00:21:54Cukup, cukup, sudah
00:21:56Jangan salah artikan
00:22:01Cukup, cukup, sudah
00:22:03Mari saling dengarkan
00:22:06Kritik malah suruh pindah negara
00:22:11Kami bicara karena cinta
00:22:14Kritik malah suruh pindah negara
00:22:18Rakyat cuma ingin didengar
00:22:21Kritik malah suruh pindah negara
00:22:25Bukan lawan kami berhadap perubahan
00:22:28Kritik malah suruh pindah negara
00:22:32Indonesia rumah kita
00:22:38WOOOOOI!
00:22:40Negeri ini bukan milik satu orang
00:22:43Bukan milik satu golongan
00:22:46Negeri ini milik seluruh rakyat
00:22:50Yang bekerja
00:22:51Yang bekerja
00:22:52Yang berdoa
00:22:53Yang berharap
00:22:54Indonesia
00:22:58Semakin baik
00:23:00Semakin baik
00:23:03Intro
00:23:14Kritik malah suruh pindah negara
00:23:17Kami tetap cinta Indonesia
00:23:21Dikritik malah suruh pindah negara
00:23:24Suara rakyat jangan dianggap biasa
00:23:28Dikritik malah suruh pindah negara
00:23:31Kritik yang jujur bisa jadi cahaya
00:23:34Dikritik malah suruh pindah negara
00:23:38Majukan negeri dengan telinga yang terbuka
00:23:44Kami tak ingin pindah
00:23:48Kami hanya ingin didengar
00:23:52Karena Indonesia
00:23:57Rumah kita
00:23:59Rumah kita
00:24:09Pidato lagi
00:24:12Pidato lagi
00:24:14Rakyat dengar rakyat bingung
00:24:18Pak
00:24:21Kami butuh solusi
00:24:23Bukan bikin tambah pusing
00:24:28Bukan bikin honors
00:24:29waaaaa!
00:24:32Mu!
00:24:33Mu-m-m-m-m-m-m-m-m-m
00:24:40Mu-m-m-m-m-m-m-m-m-m-m-m-m-m-m-m-m
00:24:54Generasi
00:24:55Setiap ucapan didengar rakyat
00:24:59Setiap kata jadi perhatian
00:25:02Tapi kalau bicara ngawur
00:25:05Rakyat jadi ikut geleng kepala
00:25:09Bukannya ekonomi dibahas
00:25:13Malah ucapan kemana-mana
00:25:16Pelan-pelan rakyat bertanya
00:25:19Fokus ke ekonomi kami
00:25:23Pelan-pelan rakyat bersuara
00:25:26Jangan bikin rakyat makin pusing
00:25:30Pidato ngawur Pak Presiden
00:25:33Rakyat dengar jadi bingung
00:25:37Pidato ngawur Pak Presiden
00:25:40Tolong jangan asal ngomong
00:25:44Pidato ngawur Pak Presiden
00:25:47Fokus saja ekonomi rakyat
00:25:51Pidato ngawur Pak Presiden
00:25:54Korupsi tolong diberantah
00:26:01Putar lagi bang
00:26:03Biar semua dengar sekarang
00:26:06Yang pidato siapa?
00:26:09Pak Presiden yang terpuji dan siapa?
00:26:13Rakyat
00:26:21Rakyat
00:26:22Harga kebutuhan masih terasa
00:26:25Rakyat bekerja cari nafkah
00:26:29Beres minyak telur semua
00:26:32Yang penting hidup jangan susah
00:26:36Kalau korupsi masih meraja lelah
00:26:39Uang negara bocor ke mana?
00:26:43Jangan cuma ramai di podium
00:26:46Turun tangan bereskan semua
00:26:49Cukup cukup rakyat menunggu
00:26:53Kerja nyata yang kami mau
00:26:56Cukup cukup cukup
00:26:58Cukup cukup
00:26:58Jangan berdebat
00:27:00Ekonomi rakyat harus selamat
00:27:03Pidato ngawur Pak Presiden
00:27:06Rakyat dengar jadi bingung
00:27:10Pidato ngawur Pak Presiden
00:27:13Tolong jangan asal ngomong
00:27:17Pidato ngawur Pak Presiden
00:27:20Fokus saja ekonomi rakyat
00:27:24Fokus saja ekonomi rakyat
00:27:24Pidato ngawur Pak Presiden
00:27:27Korupsi tolong diberantas
00:27:31Woi
00:27:33Bukan micnya yang penting
00:27:36Bukan pidatonya yang panjang
00:27:39Rakyat cuma ingin melihat
00:27:42Harga terjangkau
00:27:45Korupsi ditendang
00:28:01Pidato ngawur Pak Presiden
00:28:04Jangan jadi contoh yang salah
00:28:08Pidato ngawur Pak Presiden
00:28:11Rakyat butuh kerja nyata
00:28:15Pidato ngawur Pak Presiden
00:28:18Ekonomi rakyat dibenahi
00:28:21Pidato ngawur Pak Presiden
00:28:25Korupter jangan dilindungi
00:28:29Kalau bicara
00:28:31Bicaralah yang berbobot
00:28:34Kalau bekerja
00:28:38Kerjakan untuk rakyat
00:28:51Kerjakan untuk rakyat
00:28:53Beras mahal
00:28:55Rakyat mulai mengaluh
00:28:58Tapi kata Pak Wow
00:29:01Kalau beras mahal
00:29:03Yang tanam sendiri
00:29:22Harga beras makin tinggi
00:29:25Rakyat mulai cari solusi
00:29:28Rakyat mulai cari solusi
00:29:29Bukannya harga diturunkan
00:29:32Malah disuruh tanam sendiri
00:29:35Petani tanam di sawah
00:29:38Rakyat tanam di halaman
00:29:41Kalau semua harus menanam
00:29:44Terus siapa yang jual beras
00:29:48Pelan-pelan
00:29:49Netizen ramai
00:29:51Ada yang ketawa
00:29:52Ada yang heran
00:29:54Pelan-pelan
00:29:56Jadi pertanyaan
00:29:57Kalau telur mahal
00:29:59Gimana?
00:30:01Beras mahal
00:30:03Tanam sendiri
00:30:04Kalau telur mahal
00:30:06Bertelur sendiri
00:30:07Beras mahal
00:30:09Tanam sendiri
00:30:11Masa semua
00:30:12Harus jadi petani
00:30:14Beras mahal
00:30:16Tanam sendiri
00:30:17Telur mahal
00:30:18Masa bertelur sendiri
00:30:20Beras mahal
00:30:22Tanam sendiri
00:30:23Tahan sendiri
00:30:23Waduh
00:30:24Rakyat jadi bingung lagi
00:30:27Hei hei
00:30:29Putar lagi bang
00:30:31Biar semua
00:30:32Dengar sekarang
00:30:34Yang pidato siapa?
00:30:36Pak Presiden
00:30:38Yang tepuk jidat siapa?
00:30:40Rakyat
00:30:54Ada yang tinggal di kota
00:30:58Tak punya sawah
00:30:59Sejengkal pun
00:31:01Mau menanam padi
00:31:03Dimana?
00:31:05Di pot depan rumah
00:31:07Kalau harga
00:31:08Telur melambung
00:31:11Apa?
00:31:11Jawabannya
00:31:12Juga sama
00:31:14Telur mahal
00:31:15Pelihara ayam
00:31:17Lalu ayamnya
00:31:18Beli dimana?
00:31:21Cukup
00:31:21Cukup
00:31:22Jangan begitu
00:31:23Rakyat
00:31:24Cuma bertanya
00:31:26Harga
00:31:27Cukup
00:31:28Cukup
00:31:28Cukup
00:31:29Kami tahu
00:31:30Tapi solusi
00:31:31Jangan bikin
00:31:32Torta
00:31:33Beras
00:31:35Beras mahal
00:31:36Tanam sendiri
00:31:37Kalau telur mahal
00:31:39Bertelur sendiri
00:31:41Beras mahal
00:31:42Tanam sendiri
00:31:43Masa semua
00:31:45Harus jadi petani
00:31:47Beras mahal
00:31:48Tanam sendiri
00:31:50Telur mahal
00:31:51Masa bertelur sendiri
00:31:53Beras mahal
00:31:55Tanam sendiri
00:31:56Waduh
00:31:57Rakyat jadi bingung lagi
00:31:59Waduh
00:32:03Waduh
00:32:05Waduh
00:32:06Kalau semua
00:32:07Tanam sendiri
00:32:08Kalau semua
00:32:10Ternak sendiri
00:32:11Waduh
00:32:12Kalau semua
00:32:13Produksi sendiri
00:32:15Terus pemerintah
00:32:17Ngapain?
00:32:20Waduh
00:32:31Beras mahal
00:32:33Tanam sendiri
00:32:35Kalau telur mahal
00:32:36Bertelur sendiri
00:32:38Beras mahal
00:32:40Tanam sendiri
00:32:41Jangan semua
00:32:42Dibebankan sendiri
00:32:44Beras mahal
00:32:46Tanam sendiri
00:32:47Rakyat cuma ingin harga
00:32:49Terkendali
00:32:51Beras mahal
00:32:52Tanam sendiri
00:32:54Biar hidup rakyat
00:32:56Gak begini
00:32:57Beras bukan cuma angka
00:33:02Telur bukan cuma harga
00:33:05Rakyat cuma ingin
00:33:08Bisa makan tanpa terasa berat
00:33:11Rakyat juga
00:33:12Tidak
00:33:12Tidak
00:33:14Tanam sendiri
00:33:16Tidak
00:33:19Tanam sendiri
00:33:22Tidak
00:33:23Tidak
00:33:26Tidak
00:33:26Tidak
00:33:27700.000
00:33:28Per kilo
00:33:30Ngupas
00:33:31Bawang
00:33:32Kalau benar segitu
00:33:35Tidak
00:33:36Rakyat mau pindah profesi
00:33:55Ada kabar bikin kaget
00:33:59Bupas bawang upahnya hebat
00:34:03700 ribu per kilo
00:34:06Rakyat langsung melongo
00:34:10Kalau sehari 10 kilo
00:34:137 juta masuk gantong
00:34:17Kalau sebulan terus begitu
00:34:20Tajir jadi tukang kupas
00:34:24Pelan-pelan rakyat bertanya
00:34:27Ini data dari mana?
00:34:31Pelan-pelan mulai menghitung
00:34:34Apa enggak salah ngomong?
00:34:39Nupas bawang 700 ribu
00:34:42700 ribu per kilo
00:34:45Kalau masih ada kah loongan
00:34:49Rakyat ramai ikut nupas bawang
00:34:53Nupas bawang 700 ribu
00:34:56Siapa yang enggak mau
00:34:59Kau benar segitu upahnya
00:35:03Besok kita daftar semua
00:35:08Putar lagi bang
00:35:10Biar semua dengar sekarang
00:35:13Yang bilang siapa?
00:35:15Bang!
00:35:16Yang mau ikut nupas bawang
00:35:19Siapa?
00:35:21Rakyat!
00:35:23Wuuu!
00:35:35Buru harian dengar kabarnya
00:35:38Langsung semangat cari kerjanya
00:35:42Petani bilang aku ikut
00:35:46Pedagang juga siap cabut
00:35:49Guru dengar langsung melongo
00:35:52Nakis juga mulai bertanya
00:35:56Kalau memang segitu upahnya
00:35:59Nupas bawang aja kita semua
00:36:02Cek-cek datanya
00:36:06Sebelum bicara di depan rakyat
00:36:10Cek-cek angkanya
00:36:13Karena yang ngomong Pak Presiden
00:36:18Nupas bawang 700 ribu
00:36:21700 ribu per kilo
00:36:25Kau masih adakah lowongan
00:36:28Rakyat ramai ikut nupas bawang
00:36:32Nupas bawang 700 ribu
00:36:35Siapa yang enggak mau
00:36:38Kau benar segitu upahnya
00:36:42Besok kita daftar semua
00:36:47Woii!
00:36:49Bapak adalah Presiden
00:36:51Satu ucapan didengar negeri
00:36:55Jadi sebelum bicara
00:36:58Tolong dipikirkan lagi
00:37:02700 ribu
00:37:05Atau 700 rupiah
00:37:09Rakyat jadi bingung
00:37:12Yang benar yang mana
00:37:15Nupas bawang 700 ribu
00:37:19700 ribu per kilo
00:37:22Kalau benar masih
00:37:25Adakah lowongan rakyat
00:37:27Antre ikut nupas bawang
00:37:29Nupas bawang 700 ribu
00:37:33Jangan bikin rakyat salah paham
00:37:36Karena ucapan seorang Presiden
00:37:40Didengar seluruh rakyat
00:37:43Nupas bawang 700 ribu
00:37:46Data yang jelas kami tunggu
00:37:49Kalau salah angka
00:37:52Saat pidato
00:37:53Besok-besok pikir dulu
00:37:56Bukan soal bawangnya
00:37:59Bukan soal lupasnya
00:38:03Tapi kalau Pak Presiden bicara
00:38:08Tolong dipikir dulu
00:38:24Tikus
00:38:25Tikus berdasi
00:38:29Datang bawa janji
00:38:31Pergi bawah amanah negari
00:38:58Katanya demi anak bangsa
00:39:01Katanya demi rakyat semua
00:39:06Program baik untuk generasi
00:39:10Harapan baru negeri ini
00:39:14Tapi rakyat mulai bertanya
00:39:18Kenapa ramai jadi berita
00:39:23Kalau memang untuk masa depan
00:39:28Jangan kotori dengan permainan
00:39:32Pelan, pelan rakyat sadar
00:39:36Pelan, pelan mulai geram
00:39:40Pelan, pelan mulai terbongkar
00:39:45Siapa yang rusak kepercayaan
00:39:49Tikus
00:39:51Tikus-tikus MPG
00:39:53Rusak program negeri lagi
00:39:58Tikus-tikus MPG
00:40:02Rakyat kecil ikut rugi
00:40:07Tikus-tikus MPG
00:40:10Sembunyi dibalik amanah ini
00:40:14Tikus-tikus MPG
00:40:18Jangan ganggu hak generasi
00:40:30Putar lagi bang
00:40:33Biar satu negeri dengan sekarang
00:40:36Yang merusak program siapa?
00:40:39Oh no!
00:40:39Yang punya harapan siapa?
00:40:44Rakyat
00:40:45Dana turun untuk ngegeri
00:40:49Rakyat minta diawasi
00:40:52Karena setiap rupiah berjalan
00:40:57Ada harapan di belakangnya
00:41:02Anak sekolah ingin makan
00:41:05Bukan jadi bahan permainan
00:41:09Kalau amanah sudah diberikan
00:41:14Jangan hianati
00:41:17Kepercayaan
00:41:19Cukup, cukup, sudah
00:41:22Jangan kotori program ini
00:41:27Cukup, cukup, sudah
00:41:31Rakyat ikut
00:41:33Menyawasi
00:41:37Tikus-tikus MPG
00:41:39Rusak program negeri lagi
00:41:45Tikus-tikus MPG
00:41:48Rakyat kecil ikut rugi
00:41:53Tikus-tikus MPG
00:41:56Sembunyi di balik
00:41:58Amanah ini
00:42:01Tikus-tikus MPG
00:42:05Jangan ganggu hak generasi
00:42:19Program boleh besar
00:42:21Anggaran boleh besar
00:42:23Tapi amanah
00:42:26Harus lebih besar
00:42:28Karena yang menunggu
00:42:30Bukan pejabat
00:42:32Bukan penguasa
00:42:34Tapi anak-anak Indonesia
00:42:38Tikus-tikus MPG
00:42:41Hari ini viral lagi
00:42:46Tikus-tikus MPG
00:42:50Rakyat tak akan
00:42:53Diam lagi
00:42:56Tikus-tikus MPG
00:42:58Dengar teriakan
00:43:00Negeri ini
00:43:04Tikus-tikus MPG
00:43:07Jangan rusak
00:43:08Masa depan generasi
00:43:12Tikus-tikus berdasi
00:43:17Rakyat sudah
00:43:19Mengawasi
00:43:21Hari ini
00:43:23Dan nanti
00:43:41Katanya
00:43:42Katanya begini
00:43:44Katanya begitu
00:43:47Katanya nanti
00:43:52Tunggu
00:43:53Tapi rakyat mulai bertanya
00:43:57Ini kerja nyata
00:44:01Atau cuma
00:44:02Omon-omon
00:44:04One
00:44:05One
00:44:07Kiki-kiki-kiki-kini
00:44:08Yo
00:44:21Dulu datang penuh keyakinan
00:44:24Pidato panjang penuh harapan
00:44:28Hari ini
00:44:29Hari ini rakyat bertanya
00:44:31Mana hasil dari semua kata
00:44:34Baliho besar di mana-mana
00:44:38Slogan indah penuh warna
00:44:42Tapi rakyat masih mencari
00:44:45Bukti nyata yang dijanjikan
00:44:48Pelan
00:44:50Pelan rakyat sadar
00:44:52Pelan
00:44:53Pelan mulai geram
00:44:55Karena terlalu sering mendengar
00:44:59Tapi terlalu sedikit melihat
00:45:02Omon-omon
00:45:03Rakyat sudah bosan
00:45:06Omon-omon
00:45:07Mana bukti yang dijanjikan
00:45:09Omon-omon
00:45:10Jangan cuma jadi tontonan
00:45:13Omon-omon
00:45:14Rakyat ingin kenyataan
00:45:17Hey, hey, hey, hey
00:45:19Putar lagi bang
00:45:20Biar satu negeri dengar sekarang
00:45:23Yang kasih janji siapa
00:45:26Penjawab
00:45:27Yang menunggu bukti siapa
00:45:29Rakyat
00:45:50Dulu ramai saat kampanye
00:45:53Janji datang kemana-mana
00:45:57Katanya hidup akan berubah
00:46:00Katanya semua akan mudah
00:46:04Hari berganti
00:46:05Bulan berlalu
00:46:07Rakyat masih terus menunggu
00:46:11Karena yang ingin kami lihat
00:46:14Bukan kata tapi kenyataan
00:46:18Cukup, cukup, cukup, sudah
00:46:21Jangan bikin rakyat lelah
00:46:24Cukup, cukup, sudah
00:46:27Buktikan dengan kerja nyata
00:46:31Omon-omon
00:46:33Rakyat sudah bosan
00:46:35Omon-omon
00:46:36Mana bukti yang dijanjikan
00:46:38Omon-omon
00:46:39Jangan cuma jadi tontonan
00:46:42Omon-omon
00:46:43Rakyat ingin kenyataan
00:46:55Kami tidak anti janji
00:46:58Karena semua pemimpin
00:47:00Pasti berjanji
00:47:02Tapi setelah janji diucapkan
00:47:05Rakyat berhak menagih
00:47:09Rakyat berhak bertanya
00:47:12Dan rakyat berhak melihat hasilnya
00:47:19Omon-omon
00:47:20Dengar suara rakyat hari ini
00:47:23Omon-omon
00:47:24Kami masih menunggu bukti
00:47:26Omon-omon
00:47:27Jangan cuma pandai berbicara
00:47:30Omon-omon
00:47:31Karena rakyat tidak mudah lupa
00:47:37Janji yang baik
00:47:39Janji yang baik
00:47:39Harus diikuti kerja yang baik
00:47:43Karena rakyat
00:47:45Tidak bisa hidup
00:47:47Dari Omon-omon
00:48:07Katanya koruptor takut hukum
00:48:10Tapi kenapa masih ada yang berani
00:48:14Kalau benar ada oknum yang membekingi
00:48:20Ingat
00:48:22Seragam itu kehormatan
00:48:24Bukan tameng kejahatan
00:48:27Jamjet
00:48:29Y
00:48:31Y
00:48:40Y
00:48:41Y
00:48:42Ban
00:48:441
00:48:462
00:49:00Koruptor pesta tiap balang
00:49:04Rakyat masih menahan lapar
00:49:07Uang yang harusnya buat harapan
00:49:11Hilang di jalan tanpa jawaban
00:49:14Pelan, kalau ada oknum melindungi
00:49:18Jangan nodai institusi
00:49:21Seragam bukan buat dibeli
00:49:25Seragam lahir untuk mengabdi
00:49:29Pelan, pelan, rakyat sadar
00:49:33Negeri ini harus dibadahi
00:49:36Pelan, pelan, buka mata
00:49:40Jangan lindungi yang mencuri
00:49:43Seragam coklat dan hijau
00:49:47Jaga kehormatanmu
00:49:51Seragam coklat dan hijau
00:49:54Rakyat percaya padamu
00:49:58Seragam coklat dan hijau
00:50:01Lawan koruptor
00:50:05Seragam coklat dan hijau
00:50:08Jangan jadi pelindungan curi
00:50:15Putar lagi bang
00:50:17Biar satu negeri
00:50:19Dengar sekarang
00:50:20Yang rugi siapa
00:50:22Rakyat
00:50:23Yang untung siapa
00:50:26Koru-korra
00:50:42Indonesia kaya negeri indah
00:50:45Tapi banyak air mata
00:50:49Bukan karena kurang harta
00:50:52Korupsi yang merajalela
00:50:56Kalau hukum berdiri tegak
00:51:00Rakyat pasti hidup berdaya
00:51:03Kalau amanah dijaga semua
00:51:07Indonesia pasti berdaya
00:51:10Cukup
00:51:12Cukup
00:51:13Cukup sudah
00:51:14Jangan berkingi koruptor
00:51:18Cukup
00:51:19Cukup sudah
00:51:21Belah rakyat
00:51:23Bukan pelanggan
00:51:25Seragam coklat dan hijau
00:51:28Wah
00:51:29Jaga kehormatanmu
00:51:32Seragam coklat dan hijau
00:51:35Rakyat percaya padamu
00:51:40Seragam coklat dan hijau
00:51:42Lawan korumtor
00:51:46Seragam coklat dan hijau
00:51:49Jangan jadi pelindung pencuri
00:51:56Hijau coklat dengarkan kami
00:51:59Seragam kalian lambang bakti
00:52:03Jangan biarkan segelintir oknum
00:52:07Merusak nama yang suci
00:52:26Seragam coklat dan hijau
00:52:29Wai bersihkan negara
00:52:32Seragam coklat dan hijau
00:52:35Jangan lindungi koruptor lagi
00:52:39Seragam coklat dan hijau
00:52:43Rakyat menunggu
00:52:47Seragam coklat dan hijau
00:52:50Kalau korupsi terus dibiarkan
00:52:53Yang menangis
00:52:55Rakyat Indonesia
00:53:01Seragam adalah kehormatan
00:53:05Jangan biarkan oknum merusaknya
00:53:09Berdirilah bersama rakyat
00:53:13Karena Indonesia
00:53:16Layak sejahtera
00:53:31Episode baru
00:53:33Tokohnya ganti
00:53:38Ceritanya
00:53:39Masih itu lagi
00:53:42Drama korupsi
00:54:02Pagi bilang tak tahu apa-apa
00:54:06Sore muncul fakta berbeda
00:54:09Malam rapat penuh kamera
00:54:13Besok lagi ganti cerita
00:54:16Rakyat cuma geleng kepala
00:54:20Rakyat cuma geleng kepala
00:54:22Datang tiada jeda
00:54:24Katanya semua demi bangsa
00:54:28Go endingnya
00:54:30Bikin kecewa
00:54:31Pelan-pelan
00:54:33Babak mulai panas
00:54:36Pelan-pelan
00:54:37Topeng mulai lepas
00:54:39Pelan-pelan
00:54:41Rakyat mulai paham
00:54:43Drama lama diputar semalaman
00:54:46Rako drama korupsi
00:54:49Episode baru tiap hari
00:54:53Rako drama korupsi
00:54:56Rakyat cuma geleng sendiri
00:55:01Rako drama korupsi
00:55:03Jangan cuma pandai beraksi
00:55:06Rako drama korupsi
00:55:10Yang kami mau negeri yang bersih
00:55:22Putar lagi bang
00:55:24Biar satu negeri dengar sekarang
00:55:25Yang capek siapa?
00:55:27Rakyat
00:55:28Yang rugi siapa?
00:55:30Rakyat
00:55:31Sidang datang berganti babak
00:55:34Komentar ramai di setiap jejak
00:55:38Ada alasan
00:55:39Ada pembelaan
00:55:41Rakyat menunggu kepastian
00:55:45Amanah jangan jadi sandiwara
00:55:48Kepercayaan jangan dipermainkan
00:55:52Kalau hukum memang berdiri
00:55:55Buktikan tanpa pilih-pilih
00:55:59Cukup cukup sudah
00:56:02Drama jangan dipanjangin
00:56:06Cukup cukup sudah
00:56:09Saatnya pembuktian
00:56:13Rako drama korupsi
00:56:16Episode baru tiap hari
00:56:20Rako drama korupsi
00:56:23Rakyat cuma geleng sendiri
00:56:27Rako drama korupsi
00:56:30Jangan cuma pandai beraksi
00:56:34Rako drama korupsi
00:56:37Yang kami mau negeri yang bersih
00:56:42Woii
00:56:45Kalau salah
00:56:46Ya diperiksa
00:56:48Kalau benar
00:56:50Ya dibuktikan
00:56:52Jangan rakyat
00:56:53Terus disuruh
00:56:55Mendebak-debak
00:56:57Ending cerita
00:56:591,2,3,go
00:57:16Drakor drama korupsi
00:57:18Jangan tayang tiap hari
00:57:21Drakor drama korupsi
00:57:25Rakyat ingin solusi
00:57:28Drakor drama korupsi
00:57:32Amanah jangan dihianati
00:57:35Drakor drama korupsi
00:57:39Indonesia
00:57:40Harus lebih bersih
00:57:43Drama
00:57:43Sudahi saja
00:57:46Kerja nyata
00:57:47Itu yang rakyat
00:57:49Minta
00:57:50Minta
00:57:56Negeri ini kaya
00:57:59Rakyatnya pekerja keras
00:58:02Tapi kenapa
00:58:04Masih banyak yang hidup susah
00:58:09Kalau uang rakyat dicuri
00:58:13Miskinkan para koruptor
00:58:23Waaih
00:58:24Waaih
00:58:27Waaih
00:58:27Waaih
00:58:28Waaih
00:58:29Waaih
00:58:30Waaih
00:58:30Waaih
00:58:31Waaih
00:58:32Waaih
00:58:33Bajak masuk setiap hari
00:58:36Keringat rakyat tak berhenti
00:58:40Harusnya jadi jalan harapan
00:58:43Bukan hilang di tengah jalan
00:58:46Sekolah butuh bangunan
00:58:50Petani butuh bantuan
00:58:53Rumah sakit perlu perhatian
00:58:56Jangan habis karena korupsi
00:59:01Pelan-pelan rakyat bersuara
00:59:05Cukup sudah penderitaan
00:59:08Pelan-pelan kami percaya
00:59:11Hukum harus ditegakkan
00:59:17Miskin kan para koruptor
00:59:20Isi terhantanya
00:59:23Miskin kan para koruptor
00:59:27Kembalikan ke negara
00:59:30Miskin kan para koruptor
00:59:33Jangan beri ampun
00:59:37Miskin kan para koruptor
00:59:40Rakyat butuh keadilan
00:59:45Putar lagi bang
00:59:47Biar satu negeri dengar sekarang
00:59:51Yang rugi siapa
00:59:52Rakyat
00:59:54Yang kaya siapa
00:59:56Koruptor
01:00:11Anak bangsa ingin sekolah
01:00:15Ibu berharap hidup mudah
01:00:18Jangan rampas masa depan
01:00:22Demi harta yang haram
01:00:25Kalau hukum benar berdiri
01:00:28Tak ada lagi yang berani
01:00:31Mencuri uang negeri ini
01:00:35Karena hukum tak bisa dibeli
01:00:38Cukup cukup cukup sudah
01:00:42Jangan lindungi koruptor
01:00:46Cukup cukup sudah
01:00:49Selamatkan Indonesia
01:00:53Miskin kan para koruptor
01:00:56Miskin kan para koruptor
01:01:03Miskin kan para koruptor
01:01:03Miskin kan para koruptor
01:01:07Miskin kan para koruptor
01:01:10Jangan beri ampun
01:01:13Miskin kan para koruptor
01:01:17Rakyat butuh keadilan
01:01:22Kami tak ingin balas dendam
01:01:25Kami ingin keadilan
01:01:28Yang diambil kembalikan
01:01:31Yang disembunyikan temukan
01:01:34Yang terbukti bersalah
01:01:41Pertanggung jawabkan
01:01:43Pertanggung jawabkan
01:01:43Di hadapan hukum
01:01:50Miskin kan para koruptor
01:01:53Waisita hartanya
01:01:56Miskin kan para koruptor
01:02:00Kembalikan ke negara
01:02:03Miskin kan para koruptor
01:02:06Demi Indonesia
01:02:10Miskin kan para koruptor
01:02:13Kalau uang rakyat kembali
01:02:16Harapan bangsa
01:02:18Bangkit lagi
01:02:22Negeri ini
01:02:24Bukan milik pencuri
01:02:26Negeri ini
01:02:28Milik rakyat
01:02:30Jaga amanah
01:02:32Lawan korupsi
01:02:34Indonesia
01:02:38Pasti bergeri
01:02:39Pasti bergeri
01:02:39Pasti bergeri
01:02:39Pasti bergeri
01:02:40Pasti bergeri
01:02:41Pasti bergeri
01:02:41Pasti bergeri
01:02:41Pasti bergeri
01:02:41Pasti bergeri
01:02:42Pasti bergeri
01:02:42Terima kasih.