00:02Pemerintah bersama Komisi 8 DPR RI resmi menetapkan biaya ibadah haji tahun 2027 sebesar 98,4 juta rupiah per jemaah.
00:11Dari total tersebut, jemaah reguler wajib membayar 54,6 juta rupiah, sementara sisanya ditanggung subsidi dana haji.
00:19Kesepakatan biaya haji tahun 2027 ini dicapai dalam rapat bersama dengan Menteri Haji dan Umroh di Gerung DPR RI Senayan,
00:25Jakarta.
00:25Penyelenggara biaya ibadah haji menetapkan biaya yang akan dibayar oleh masyarakat yang ingin naik haji.
00:42Setelah kemudian dipotong biaya uang muka sebesar 25 juta yang sudah dibayar oleh masyarakat peserta haji,
00:56Panja Penyelenggara Biaya Ibadah Haji tadi sudah menghitung bahwa biaya sisa yang harus dibayar oleh masyarakat adalah sebesar 26 juta
01:10200 ribu, sekitar segitu.
01:12Namun sebelum ditetapkan hasil komunikasi kami DPR dengan pemerintah dalam hari ini Presiden Prabowo Subianto,
01:23pemerintah memutuskan untuk mensubsidi sebesar 3 juta rupiah satu jemaah haji,
01:31sehingga biaya penyelenggaraan, sisa biaya penyelenggaraan yang harus dibayar oleh jemaah pada tahun 2027
01:39adalah kisarannya sebesar 23 juta 200 ribuan, itu kira-kira yang disampaikan.
01:49Keputusan ini direspon positif pemerintah, yakni Kementerian Haji dan Umroh, Menteri Haji dan Umroh Irfan Yusuf Wila,
01:55bantuan subsidi dari pemerintah senar 3 juta rupiah, membantu meringankan jemaah yang akan melakukan ibadah haji.
02:02Biaya yang harus dibayar oleh calon jemaah haji dibandingkan tahun yang lalu,
02:10turun sebesar 3 juta 108 ribu rupiah.
02:15Ini kami bersyukur, berterima kasih kepada Presiden Prabowo,
02:19terima kasih kepada Prof. Dasko yang sudah berkomunikasi dengan Inten,
02:23mudah-mudahan ini memberikan keberkahan, kemanfaatan untuk para jemaah.
02:26Terima kasih.
02:29Pelunasan biaya haji regular 2027 mendapatkan subsidi 3 juta rupiah.
02:33Masyarakat meminta, meski subsidi diberikan, namun tak mengurangi layanan jemaah haji di Tanah Suci.
02:39Jihan Jufri, Juna Disa Putra, Kompas TV, Jakarta.
02:48Saudara pemerintah dan DPR menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 rata-rata sebesar 98,47 juta rupiah per jemaah.
03:00Namun yang menjadi perhatian, calon jemaah tentu bukan hanya besaran total biaya,
03:06melainkan berapa sebenarnya uang yang harus disiapkan untuk pelunasan.
03:11Kapan pelunasan dimulai dan bagaimana nasib jemaah yang belum mampu melunasi.
03:17Bagaimana detailnya, Kompas TV akan bertanya langsung kepada Ihsan Marsyah,
03:23yang merupakan jurubicara kementerian haji dan juga umroh.
03:25Selamat pagi, Assalamualaikum Bung Ihsan.
03:28Selamat pagi, Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh, Mbak Disti dan juga Pemirsa Kompas TV.
03:33Oke, Bung Ihsan ini banyak sekali yang bertanya-tanya.
03:36Pasti yang paling ditunggu oleh para calon jemaah sebenarnya,
03:40berapa uang yang harus disiapkan untuk pelunasan haji 2027 dan kapan nih mulai harus dibayar?
03:49Baik, terima kasih Mbak Disti dan juga Pemirsa perlu kami sampaikan seperti tadi yang kita simpak di tayangan awal,
03:56bahwa Alhamdulillah pemerintah bersama DPR sudah menyepakati besaran biaya penyelenggaraan badan haji di 2027,
04:03itu rata-rata sebesar Rp98.466.000.
04:08Rp66.000 sekian dan tentu yang tadi seperti yang disampaikan Mbak Disti berapa nilai yang mesti dikeluarkan oleh jemaah untuk
04:17melakukan pelunasan.
04:18Jadi di sini ada biaya penyelenggaraan badan haji bagi jemaah yang menjadi beban langsung bagi jemaah kita
04:24yang ditetapkan rata-rata sekitar Rp54,6 juta dan dari angka tersebut nanti akan dipotong berdasarkan perhitungan setoran awal Rp25
04:35juta,
04:36nilai manfaat virtual accountnya bagi di masing-masing rekening jemaah Rp3,4 juta dan juga subsidi pemerintah.
04:43Kemarin disepakati dalam kesimpulan itu subsidi yang dikeluarkan oleh pemerintah sekitar Rp3,2 juta, Mbak Disti.
04:51Sehingga rata-rata pelunasan yang harus dibayarkan jemaah adalah Rp23,48 ribu bagi jemaah.
05:01Jadi secara sederhana kita bisa melihat bagaimana jemaah yang masuk alokasi keberangkatan di tahun 2027 ini
05:08rata-rata perlu menyiapkan sekitar Rp23 jutaan untuk melakukan pelunasan dan tentu nanti akan ada penyesuaian tentunya Mbak Disti
05:16dengan besaran real mengikuti embarkasi masing-masing.
05:21Dan tentu berkaitan dengan timeline pelunasan sendiri insya Allah dalam waktu dekat pemerintah akan menyampaikan timeline
05:28untuk penetapan pelunasan bagi para jemaah.
05:58Haji kita yang masuk kepada alokasi kuota waktu tunggu berjalan yang masuk alokasi kuota di tahun 2027
06:06termasuk di dalamnya ada jemaah yang prioritas lansia sekitar 5%
06:13dan juga tentu kita memberikan biasanya sekitar satu bulanan untuk jemaah untuk melakukan pelunasan.
06:19Dan yang paling penting sebelum pelunasan ini Mbak Adisti ada tahapan yang perlu diikuti
06:25seluruh calon jemaah haji yakni pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan di masing-masing daerah
06:31karena ini akan menentukan bagaimana jemaah kita bisa ataupun boleh melakukan pelunasan
06:36karena akan berkaitan langsung dengan istihtuah jemaah.
06:40Oke jadi intinya adalah saat ini untuk tahun 2027 total yang harus dibayarkan itu sebenarnya 54, sekian
06:49kemudian tapi memang sudah ada biasanya sudah ada dana yang sudah masuk ke pemerintah itu 20 sekian begitu ya
06:56jadi tinggal 23 juta sekian ya Bung Ihsan ya
07:00itu pun memang sudah disubsidi oleh pemerintah 3,2 juta rupiah begitu.
07:06Nah saya ingin bertanya selanjutnya kalau ini ya kalau jemaah sudah mendapat porsi berangkat 2027
07:13tapi kadorullah karena kondisi ekonomi ada sesuatu hal kemudian belum sanggup untuk melunasi
07:21apakah langsung tertunda dengan sendirinya atau kemudian ada skema-skema selanjutnya
07:27harus menunggu lagi atau bagaimana Bung Ihsan?
07:29Ya tentu pertama ada mekanisme berkaitan jemaah jika tidak menyangkupi untuk melakukan pelunasan
07:37ada dengan uzur-uzur seperti tadi yang disampaikan oleh Mbak Disti
07:42misalnya jemaah belum mampu untuk melakukan pelunasan
07:45maupun kondisi kesehatan jemaah yang mengharuskan jemaah tidak bisa berangkat di tahun ini
07:51tentu ada mekanisme dan ketentuan yang mengatur status jemaah yang belum melakukan pelunasan
07:56dan dalam hal ini Pemerintah juga tentu harus memastikan kuota tersebut harus diberikan kepada jemaah
08:04yang akan ada pada antriam berikutnya
08:09sehingga ada opsi-opsi cadangan bagi jemaah kita masuk dalam lokasi kuota cadangan
08:15dan jemaah yang belum sanggup pelunasi otomatis akan masuk ke lokasi kuota pelunasan di tahun berikutnya
08:23sehingga ini juga menjadi prioritas kita dalam konteks pemberangkatan jemaah
08:28karena masa tunggu keberangkatan sudah masuk di tahun berjalan
08:33misalnya untuk berangkat di 1447
08:35ternyata belum bisa melunasi insya Allah
08:38maka akan masuk di kuota di tahun berikutnya
08:42nah berarti itu kalau ada jemaah yang gagal berunasi
08:46berarti jemaah cadangan bisa langsung untuk misiki kursi tersebut dan berangkat lebih cepat
08:52itu artinya seperti itu
08:54betul karena memang prinsipnya pertama tentu bagaimana pemerintah ingin mengoptimalkan kuota yang kita miliki
09:01dapat terserap secara optimal
09:02kedua tentu untuk alokasi kuota tentu ini akan mengikuti nomor urut antrian jemaah kita
09:09jadi misalnya jemaah kita 203 ribu untuk jemaah reguler
09:13otomatis angka setelah 203 ribu ini masuk beberapa ditarik untuk menjadi jemaah cadangan
09:19sehingga misalnya ada tadi kodolullah ada jemaah yang gagal lakukan pelunasan
09:24yang tidak memenuhi kriteria istitua kesehatan
09:27maka akan mendapat peluang untuk berangkat dan melakukan pelunasan di tahun keberangkatan 2027 ini
09:35oke kalau kita berbicara soal skema pendanaan begitu ya soal penyelenggaran haji
09:42nah ini kan tadi disebutkan ada dana yang disubsidi dari pemerintah sebesar 3.200.000
09:48dana subsidi yang digunakan untuk membantu menutup biaya haji
09:52ini kita perlu tahu juga sebenarnya
09:54ini dananya berasal dari mana? APBN atau kemudian ada nilai manfaat dana haji yang dikelola BPKH?
10:03ya pertama tentu karena di subsidi seperti yang kemarin disampaikan melalui rapat bersama DPR
10:10oleh Bapak Wakil Ketua DPR RI Prof. Dr. Sumi Dasko Ahmad
10:15yang menyampaikan langsung arahan untuk amarah presiden berkaitan dengan subsidi yang perlu diberikan kepada jamaah
10:23terkait dengan biaya penyelenggaran badan haji
10:25nah ini tentu terpisah dengan nilai manfaat yang dikelola oleh BPKH Mbak Disdi
10:30karena memang sudah ada komposisi nilai manfaat dari total 98, sekian tadi yang disampaikan di awal
10:39ini berasal angka subsidi 3,2 juta ini berasal dari keuangan negara
10:46tentu perlu kami sampaikan ini kita perlu melihat background bagaimana prinsip-prinsip
10:52ataupun keinginan yang telah disampaikan jauh-jauh hari oleh Bapak Presiden Prabowo
10:57bagaimana struktur keuangan haji jika nanti ada kenaikan tidak dibebankan kepada jamaah
11:04sehingga ada skema-skema yang dihadirkan oleh pemerintah mulai dari usulan skema 60% nilai manfaat
11:1240% biaya yang dilunasi oleh jamaah
11:17kemarin juga terakhir melalui pertemuan para menteri dan wakil menteri haji dan umroh bersama Pak Presiden
11:24ada usulan dari Pak Presiden dengan opsi 52% nilai manfaat dan juga 48% biaya ditanggungkan oleh jamaah
11:34dan kemarin di DPR disepakati nilai manfaat 55,5% dan juga sisanya dihadirkan bagi jamaah kita
11:44nantinya kita bisa melihat bagaimana spirit ini dan komitmen yang terus disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto
11:50bahwa kenaikan biaya haji tidak dibebankan kepada jamaah maka muncul salah satunya subsidi ini
11:58karena memang ini juga berangkat dari situasi global bagaimana kondisi ekorobi
12:04juga kita melihat kenaikan-kenaikan minyak dunia
12:11yang juga tentu akan berimplikasi langsung pada ekonomi masyarakat
12:17ini kan meski sudah ada subsidi tentu kita berharap pelayanan juga tetap maksimal, tetap optimal
12:24nah kita juga tanya juga nih meskipun ada subsidi apakah jamaah di 2027 ini
12:30akan tetap mendapat uang saku atau living cost selama di tanah suci seperti tahun-tahun sebelumnya
12:35atau ada perubahan nih?
12:38untuk living cost sendiri itu menjadi salah satu instrumen dalam komponen BPI-nya jamaah
12:44dan tetap ada living cost bagi jamaah kita
12:47dan perlu kami sampaikan bahwa tadi kita bicara dinamika keuangan
12:52yang secara tidak langsung misalnya kita melihat struktur dari BPI sendiri itu mengalami kenaikan dari tahun lalu
12:58namun tidak dibebankan kepada jamaah
13:00ada komitmen yang terus diingatkan dan disampaikan oleh Bapak Presiden
13:03berkaitan dengan bagaimanapun dinamika keuangan haji
13:08dinamika penyelenggaraan biaya peninggaraan haji
13:11jangan sampai mereduksi layanan ataupun kualitas peninggaraan haji
13:14maka kemarin juga disampaikan ada peningkatan-peningkatan berkaitan dengan pelayanan
13:19ada komitmen-komitmen peningkatan kualitas
13:22termasuk juga update dari tadinya paket D
13:24jadi paket C untuk layanan jamaah kita
13:28fasilitas layanan jamaah kita di Tanah Suci
13:33Oke, nah yang terakhir nih Bung Isan
13:37untuk jamaah yang akan berangkat 2027 dan sekarang mulai
13:42pastinya menyiapkan dana
13:44apa yang harus mereka siapkan dari sekarang
13:47agar pelunasan tidak menjadi kendala
13:49itu soal pendanaan
13:50tapi kemudian juga kesehatan itulah juga harus penting juga diperhatikan
13:59jamaah haji tentu ini menjadi salah satu poin penting yang terus diingatkan dan disampaikan
14:04makanya kami di kementerian haji terus mendorong adanya isti to'ah kesehatan adalah
14:09bagaimana jamaah kita betul-betul siap secara fisik, secara mental
14:13untuk melaksanakan ibadah haji
14:15karena ini menjadi tolak ukur
14:17ataupun barometer jamaah kita
14:19dinyatakan isti to'ah
14:21dinyatakan siap untuk melaksanakan ibadah haji
14:24karena ini juga menjadi komitmen kita adalah
14:27menghadirkan jamaah-jamaah yang betul-betul siap secara fisik
14:30dan kita juga melihat bagaimana
14:32ketatnya Arab Saudi berkaitan dengan isti to'ah kesehatan
14:35dan tentu ini akan berbanding lurus dengan
14:37kualitas penyelenggaran kualitas ibadah jamaah kita
14:41nanti di tanah suci ibadah isti untuk itu
14:43himbauan bagi calon jamaah haji
14:46yang sudah masuk alokasi kuota keberangkatan di tahun 2027 ini
14:50kami himbau untuk terus mulai
14:52membiasakan beraktifitas fisik
14:54menjaga kesehatan tubuh
14:56dan juga tentu tadi
14:58memenuhi instrumen kriteria-kriteria
15:01dalam penetapan isti to'ah kesehatan
15:03sehingga jamaah kita betul-betul siap secara fisik
15:06secara mental
15:07menjadi jamaah haji
15:08untuk beribadah di tanah suci ibadah
15:11oke baik terima kasih
15:13Bung Ihsan Marsha
15:14yang merupakan juru bicara dari
15:15kementerian haji dan juga umroh
15:17kita harapkan tentu saja penyelenggaran ibadah
15:19haji di 2027 ini bisa berjalan
15:22baik dan juga optimal
15:23terima kasih
15:23Assalamualaikum
15:25Waalaikumsalam