Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Pertandingan final sepak bola antarkampung atau tarkam di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, berujung ricuh. Video kericuhan tersebut viral di media sosial dan memperlihatkan sekelompok orang saling menyerang di lapangan.

Dalam video amatir yang direkam warga, seorang pria tampak menjadi sasaran pengeroyokan. Teriakan sejumlah perempuan terdengar saat kericuhan berlangsung. Peristiwa itu terjadi di Lapangan Sepak Bola Desa Bojong pada Kamis lalu, dalam pertandingan KOD Cup U-23 antara tim dari Kecamatan Pameungpeuk dan Bungbulang.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra menyebut sejumlah orang mengalami luka ringan. Tidak ada korban meninggal dunia seperti narasi yang beredar di media sosial. Polisi juga menyatakan pertandingan tersebut digelar tanpa izin dan akan memanggil panitia serta sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

#garut #sepakbola #tarkam #kericuhan #jawatimur #kompastv

Baca Juga Dugaan Perundungan Berujung Kematian Siswa SD, Deretan Kejanggalan yang Ditemukan Anggota DPR Ini di https://www.kompas.tv/regional/695173/dugaan-perundungan-berujung-kematian-siswa-sd-deretan-kejanggalan-yang-ditemukan-anggota-dpr-ini

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/695181/video-kericuhan-final-tarkam-di-garut-viral-polisi-periksa-panitia-dan-saksi-sapa-pagi
Transkrip
00:00Beralih ke Jawa Barat, sodara pertandingan final sepak bola antar kampung di Garut berujung ricuh sejumlah orang luka-luka.
00:15Pericuan diduga terjadi usai laga final sepak bola antar kampung yang digelar di kecamatan Bung Bulang, Garut.
00:22Penonton berteriak panik ketika sekelompok orang saling berkelahi.
00:25Polisi menyebut pertandingan itu tidak memiliki izin dan akan memeriksa pihak panitia.
00:55Tidak memberitakan izin kepada pihak kepolisian, yang mana tentunya sekarang sedang kita lakukan pemeriksaan.
01:01Tapi perlu sampaikan memang ada beberapa korban yang luka ringan.
01:04Jadi tidak benar pemberitaan bahwa tidak ada sampai yang meninggal dunia.
01:08Tidak ada yang meninggal dunia.

Dianjurkan