00:00Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode, sudah itu saja.
00:06Tetap mendukung untuk Prabowo-Gibran dua periode Pak Malu bisa ya?
00:10Pemilu masih jauh.
00:12Tahun akhir 2004, standing position Ingoloka kan jelas bahwa kami menghadapi Pirpres tahun 2009,
00:21kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo.
00:24Dan ketika ditanya, kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya?
00:33Pertama, waktu itu saya jelaskan.
00:37Untuk penetapan atau penentuan dan penetapan calon wakil presiden,
00:41itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang pendaftaran pemerintah ini sukses.
00:50Artinya kan pemerintah ini sukses itu pemerintahan Prabowo-Gibran.
00:54Patut dipertimbangkan, patut dipertimbangkan untuk kemudian direkomendasikan pepasangan lagi.
01:03Tapi itu kan nanti.
01:05Pak kemarin sempat bertemu Pak Prabowo, Pak mungkin di Kertanegara membahas apa?
01:12Membahas kemenangan bola.
01:15Ya benar namanya cerita yang banyak mengenai bola kok.
01:18Kan senang kok kita menang.
01:22Di undang Pak Prabowo ya?
01:23Ya berbicara mengenai bola, juga mengenai ekonomi dan politik.
01:29Itu kan juga di harian sama saat MK Pak, keputusan MK.
01:33Ya itu wilayah didikatif ya, yang ini kan wilayah eksekutif.
01:38Dibedakan dan tidak ada bicara mengenai itu.
01:41Oh, bisa.
01:42Pak termasuk ke 2029 untuk Mas Gibrang, Pak Prabowo tidak?
01:47Masih jauh, 2029.
01:51Semuanya kerja dulu.
01:54Entah kerja politik, entah kerja pemerintah, di pemerintahan, kerja rakyat, semuanya.
02:00Pak Prabowo menjadi presiden karena dukungan Pak Jokowi.
02:06Pak Jokowi yang memastikan atau membantu kemenangan Pak Prabowo dengan cara menyediakan anaknya sebagai pendamping,
02:17sebagai garansi bahwa Pak Prabowo akan menang, kira-kira begitu.
02:22Nah sekarang situasinya nampaknya berbaik.
02:25Dan koalisi 2024 itu kan dibentuk untuk menang dan menjalankan pemerintahan sampai 2029.
02:31Memang itu bukan kontrak sumur hidup, tapi perbedaan pilihan di 2029 itu ya tentunya hal wajar dalam demokrasi.
02:39Dan soal Pak Prabowo dan Pak Jokowi, kami kira beliau berdua bertemu di Kartan Negara beberapa hari lalu.
02:46Bertemu itu kan cara dua orang besar ya untuk merawat hubungan, kami kira.
02:51Dan pilihan beliau berdua di 2029, menurut kami biar beliau sendiri yang menyampaikan.
02:58Jadi saya tidak mau mendahului Bapak Presiden Prabowo dan juga Pak Jokowi,
03:02apalagi ngarang cerita tentang ruangan yang nggak saya masukin, Mas.
03:06Tapi kalau seandainya belakangan ditarik perkara hukum yang terjadi di kalkulasi 2029,
03:14ya kami kira kan yang paling penting sekarang adalah masyarakat yang butuh kepastian aturan.
03:18Jadi ya hari ini urusan hukum, ya jalan di jalur hukum, urusan 2029, nanti kan akan selesai di bilik suara.
03:26Jadi jangan dicampur gitu loh Mas.
03:27Oke, jadi dua pernyataan berbeda dari Jokowi Dodo, Presiden KJRI ini, menurut Anda nggak ada ngaruhnya ya?
03:35Kan Pak Jokowi juga menyampaikan, kita perlu memastikan kerja pemerintahan tetap berjalan dengan baik, gitu kan.
03:41Kita juga perlu menjaga stabilitas dengan baik, kan bagian itu juga bagian yang penting kami kira yang menjadi statement dari
03:47Pak Jokowi.
03:48Golkar juga akhirnya bilang bahwa indikasi untuk tidak lagi mengusungi beran.
03:53Anda membaca peta politiknya ini betul Jokowi ini sudah terpisah dengan Prabowo di 2029?
04:00Pertama Mas Yathir, isu ini tidak akan jadi polemik kalau Pak Jokowi tidak pernah seakan-akan memfetakompli calon wakil Presiden
04:09Pak Prabowo di 2029.
04:12Karena sudah disebutkan Prabowo Gibran, dan tidak ada satu partai pun yang berani faitakompli siapa calon wakil Presiden Pak Prabowo
04:19di 2029.
04:20Karena itu memang hak sepenuhnya calon Presiden dalam hal ini Pak Prabowo.
04:25Dan itu direvisi oleh Pak Jokowi, statement kali ini lebih tepat menurut saya.
04:29Terima kasih telah menonton!