Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Dinamika politik menuju Pilpres 2029 mulai mengemuka meski pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming belum genap dua tahun berjalan.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah memutuskan mendukung Prabowo untuk kembali maju sebagai calon presiden pada 2029.

Menurut Doli, masa jabatan lima tahun belum cukup untuk menuntaskan visi, misi dan program pemerintahan.

Sementara itu, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memilih menyebut Pemilu 2029 masih jauh saat ditanya soal dukungan terhadap Prabowo-Gibran untuk dua periode.

"Pemilu masih jauh," kata Jokowi, Kamis (8/10/2026).

Padahal, Jokowi sebelumnya pernah mengarahkan para relawannya untuk mendukung Prabowo-Gibran selama dua periode.

Lantas, bagaimana arah hubungan politik Jokowi dan Prabowo menjelang Pilpres 2029? Apakah keduanya akan tetap sejalan atau justru mengambil langkah politik berbeda?

Baca Juga [FULL] Blak-Blakan Hendri Satrio soal Polemik Ijazah Gibran Pascaputusan MK, Hubungan Prabowo-Jokowi di https://www.kompas.tv/talkshow/695250/full-blak-blakan-hendri-satrio-soal-polemik-ijazah-gibran-pascaputusan-mk-hubungan-prabowo-jokowi

#jokowi #prabowo #gibran

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695402/desas-desus-gibran-tak-diusung-jadi-cawapres-2029-jokowi-prabowo-beda-jalan-parasot
Transkrip
00:00Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode, sudah itu saja.
00:06Tetap mendukung untuk Prabowo-Gibran dua periode Pak Malu bisa ya?
00:10Pemilu masih jauh.
00:12Tahun akhir 2004, standing position Ingoloka kan jelas bahwa kami menghadapi Pirpres tahun 2009,
00:21kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo.
00:24Dan ketika ditanya, kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya?
00:33Pertama, waktu itu saya jelaskan.
00:37Untuk penetapan atau penentuan dan penetapan calon wakil presiden,
00:41itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang pendaftaran pemerintah ini sukses.
00:50Artinya kan pemerintah ini sukses itu pemerintahan Prabowo-Gibran.
00:54Patut dipertimbangkan, patut dipertimbangkan untuk kemudian direkomendasikan pepasangan lagi.
01:03Tapi itu kan nanti.
01:05Pak kemarin sempat bertemu Pak Prabowo, Pak mungkin di Kertanegara membahas apa?
01:12Membahas kemenangan bola.
01:15Ya benar namanya cerita yang banyak mengenai bola kok.
01:18Kan senang kok kita menang.
01:22Di undang Pak Prabowo ya?
01:23Ya berbicara mengenai bola, juga mengenai ekonomi dan politik.
01:29Itu kan juga di harian sama saat MK Pak, keputusan MK.
01:33Ya itu wilayah didikatif ya, yang ini kan wilayah eksekutif.
01:38Dibedakan dan tidak ada bicara mengenai itu.
01:41Oh, bisa.
01:42Pak termasuk ke 2029 untuk Mas Gibrang, Pak Prabowo tidak?
01:47Masih jauh, 2029.
01:51Semuanya kerja dulu.
01:54Entah kerja politik, entah kerja pemerintah, di pemerintahan, kerja rakyat, semuanya.
02:00Pak Prabowo menjadi presiden karena dukungan Pak Jokowi.
02:06Pak Jokowi yang memastikan atau membantu kemenangan Pak Prabowo dengan cara menyediakan anaknya sebagai pendamping,
02:17sebagai garansi bahwa Pak Prabowo akan menang, kira-kira begitu.
02:22Nah sekarang situasinya nampaknya berbaik.
02:25Dan koalisi 2024 itu kan dibentuk untuk menang dan menjalankan pemerintahan sampai 2029.
02:31Memang itu bukan kontrak sumur hidup, tapi perbedaan pilihan di 2029 itu ya tentunya hal wajar dalam demokrasi.
02:39Dan soal Pak Prabowo dan Pak Jokowi, kami kira beliau berdua bertemu di Kartan Negara beberapa hari lalu.
02:46Bertemu itu kan cara dua orang besar ya untuk merawat hubungan, kami kira.
02:51Dan pilihan beliau berdua di 2029, menurut kami biar beliau sendiri yang menyampaikan.
02:58Jadi saya tidak mau mendahului Bapak Presiden Prabowo dan juga Pak Jokowi,
03:02apalagi ngarang cerita tentang ruangan yang nggak saya masukin, Mas.
03:06Tapi kalau seandainya belakangan ditarik perkara hukum yang terjadi di kalkulasi 2029,
03:14ya kami kira kan yang paling penting sekarang adalah masyarakat yang butuh kepastian aturan.
03:18Jadi ya hari ini urusan hukum, ya jalan di jalur hukum, urusan 2029, nanti kan akan selesai di bilik suara.
03:26Jadi jangan dicampur gitu loh Mas.
03:27Oke, jadi dua pernyataan berbeda dari Jokowi Dodo, Presiden KJRI ini, menurut Anda nggak ada ngaruhnya ya?
03:35Kan Pak Jokowi juga menyampaikan, kita perlu memastikan kerja pemerintahan tetap berjalan dengan baik, gitu kan.
03:41Kita juga perlu menjaga stabilitas dengan baik, kan bagian itu juga bagian yang penting kami kira yang menjadi statement dari
03:47Pak Jokowi.
03:48Golkar juga akhirnya bilang bahwa indikasi untuk tidak lagi mengusungi beran.
03:53Anda membaca peta politiknya ini betul Jokowi ini sudah terpisah dengan Prabowo di 2029?
04:00Pertama Mas Yathir, isu ini tidak akan jadi polemik kalau Pak Jokowi tidak pernah seakan-akan memfetakompli calon wakil Presiden
04:09Pak Prabowo di 2029.
04:12Karena sudah disebutkan Prabowo Gibran, dan tidak ada satu partai pun yang berani faitakompli siapa calon wakil Presiden Pak Prabowo
04:19di 2029.
04:20Karena itu memang hak sepenuhnya calon Presiden dalam hal ini Pak Prabowo.
04:25Dan itu direvisi oleh Pak Jokowi, statement kali ini lebih tepat menurut saya.
04:29Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan