Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Relawan Projo, Freddy Alex Damanik mengaku Presiden ke-7 RI Joko Widodo pernah menunjukkan hasil scan ijazah kepadanya.

Hal ini disampaikan Freddy saat bersaksi di sidang perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (15/10/2026).

"Mas Freddy, kamu kan sering di media tampil, jadi saya ingin menunjukkan ijazah asli saya kepada kamu biar kamu lebih percaya diri," kata Freddy menirukan ucapan Jokowi.

Namun Freddy mengungkap dirinya hanya bisa melihat scan karena ijazah asli sedang di Polda Metro.

"Kata Pak Jokowi Tapi sayang, ijazah itu sedang di Polda Metro. Oleh karena itu sekarang saya tunjukkan yang scan saja, ya. Jadi saya hanya melihat yang scan," ujar Freddy.

Video Editor: Joshua

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696361/freddy-tiru-ucapan-jokowi-saya-ingin-tunjukkan-ijazah-asli-biar-kamu-lebih-percaya-diri-tapi
Transkrip
00:00Selain ini, terdakwa ada mengatakan apa lagi di acara tersebut yang saudara saksi ingat?
00:05Selain yang saudara saksi sebutkan tadi.
00:10Iya, saya memang, kami memang diminta langsung oleh Pak Jokowi
00:17untuk menjawab seluruh narasi-narasi fitnah ijaja palsu Pak Jokowi.
00:28Jadi tentu saya disitu membantah termasuk.
00:42Tadi saudara, menyatakan saudara kenal Pak Jokowi, kenal ya?
00:51Tahun berapa?
00:54Tahun berapa?
00:58Baik, terkait dengan saudara yang melihat langsung.
01:04Yang asli saya tidak pernah melihat langsung, tapi pada saat saya datang ke Solo,
01:12ketemu Pak Jokowi bersama teman-teman Projo, Pak Jokowi mengatakan begini,
01:16Mas Freddy, kamu kan sering di media tampil.
01:24Jadi saya ingin menunjukkan ijaja asli saya kepada kamu, biar kamu lebih percaya diri.
01:31Tapi sayang, ijaja itu sedang di Polda Metro.
01:35Oleh karena itu sekarang saya tunjukkan yang scan saja ya, jadi saya hanya melihat yang scan.
01:43Hanya melihat yang scan?
01:44Iya.
01:44Saudara, pernah tahu tidak kalau pihak Universitas Gajah Mada, itu pernah membuat konferensi pers untuk menyatakan bahwa saksi,
01:53atau Pak Jokowi Dodo ini adalah alumnus dari UGM?
01:57Iya, saya tahu dari media tentunya.
02:01Tahu dari media.
02:01Saudara, seingat saudara itu acara konferensi persnya ada berapa kali?
02:07Setahu saya dua kali seperti ini.
02:11Dua kali ya, disiarkan secara publik?
02:16Ada yang disiarkan secara publik, ada juga kayaknya yang sekali tidak live sepertinya video.
02:27Saya lupa persisnya ini.
02:29Baik, seingat saudara pihak UGM itu saat dua acara itu menyampaikannya apa?
02:36Seingat saudara.
02:37Bahwa benar Pak Jokowi itu, Ibu Rektor mengatakan Pak Jokowi itu adalah lulusan Universitas Gajah Mada,
02:48Fakultas Kehutanan, dan mempunyai dokumen-dokumen dan administrasi perkuliahannya.
02:59Intinya di situ.
03:02Saat itu ingat tadi saudara menyebutkan Ibu Rektor ya, ingat namanya siapa?
03:10Ibu, aduh kok jadi saya sebentar.
03:20Lupa saya, lupa.
03:21Tidak ingat ya?
03:23Baik.
03:24Saudara hanya melihat itu melalui media sosial ya, tidak secara langsung ya?
03:27Iya bahkan saya posting, kalau gak salah di akun mensot saya saya posting.
03:31Baik, selain dari pihak UGM, saudara tahu tidak dari pihak Pak Jokowi itu sudah pernah konferensi pers juga mengenai jasa?
03:39Oh iya, dari pihak pengacara resmi Pak Jokowi, sebelum melapor, sudah pernah memperingatkan orang-orang yang menuduh jasa Pak Jokowi
03:55palsu.
03:58Agar menghentikan tindakannya sebelum melapor, bahkan setelah itu terus-terus disampaikan berulang-ulang.
04:08Baik, jadi selain UGM juga ada pihak kuasa dari Pak Jokowi ya sudah menyampaikan ke publik.
04:26Memang terkait dengan saksi?
04:28Terkait dengan saksi, Majelis.
04:30Silahkan.
04:33Silahkan.
04:34Dari aku kan, atau terdapat juga.
04:39Ini saja atau terdapat orang melihat?
04:42Mau lihat kan?
04:44Terbanyak.
04:45Ya.
04:45Tadi saudara saya menyatakan agar melihat beberapa positif.
04:51Ini saya tunjukkan beberapa.
04:53Saudara mengenali yang terakhir.
04:56Iya, jadi di dalam postingan yang tadi memang dokter Tifa ini memang secara khusus memperingatkan ibu rektor.
05:10Berapa ini?
05:1117.3.
05:15Ini saudara pernah melihat ya?
05:18Iya, iya, betul.
05:18Di akunnya.
05:21Ini juga melihat.
05:24Saya.
05:32Ya, seperti saya katakan tadi, karena saya melihat polemik ini, maka saya buka akun ini dan saya lihat semua postingan.
05:44Iya.
05:48Iya, betul.
05:55Iya, bisa.
05:56Betul, betul, betul.
06:02Betul tampilannya seperti ini.
06:04Tadi yang katanya tidak ada di PAP.
06:06Tidak, ini kelihatan semua.
06:07Jelas.
06:17Baik, saya lanjutkan kepada saudara saksi ya.
06:21Saudara saksi tadi menyebutkan bahwa menjadi narasumber di acara yang ditampilkan di sini tadi, di rakyat bersuara ya.
06:31Betul.
06:32Ketika terdakwa menyampaikan waktu acara itu, apakah terdakwa menunjukkan ijasa aslinya atau berdasarkan info dari lain?
06:43Coba diselaskan kepada saudara saksi waktu itu.
06:46Dia memperlihatkan enggak ijasa sendiri?
06:49Enggak ada, yang ada cuma di layar itu saja.
06:51Cuma di layar itu saja ya.
06:53Nah, yang saya tanya, terdakwa membandingkan yang di layar tadi yang disampaikan oleh rekan saya, itu diperoleh dari mana menurut
07:04keterangannya waktu itu?
07:05Mereka menurut keterangannya waktu itu.
07:36Oh iya, khususnya kami para pendukung Jokowi marah.
07:46Misalnya saya di Projo, mereka marah kepada para pihak-pihak ini yang menuduh ijasa Pak Jokowi palsu.
07:56Ya, kemudian mereka juga, kami juga marah karena polemik ini menimbulkan keributan kegaduhan yang tidak berujung.
08:13Tidak berujung majelis, enggak ada selesainya.

Dianjurkan