Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah menyiapkan empat stimulus ekonomi pada kuartal IV 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat, mulai dari bantuan beras, Bantuan Subsidi Upah (BSU) hingga diskon transportasi saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, empat program tersebut menjadi bagian dari stimulus yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto untuk direalisasikan pada akhir 2026.

Salah satu program yang disiapkan ialah pembukaan rekening bagi masyarakat berusia di atas 17 tahun, terutama kelompok desil 1 hingga desil 4.

Program ini memiliki anggaran Rp 1,28 triliun dan data calon penerimanya masih dicocokkan bersama kementerian terkait.

Video editor: Lintang

#airlangga #prabowo #stimulusekonomi

Baca Juga Airlangga Pastikan BSU Rp900.000 Diberikan hingga Akhir 2026, Siapa Saja Pekerja Berhak Menerima? di https://www.kompas.tv/info-publik/697307/airlangga-pastikan-bsu-rp900-000-diberikan-hingga-akhir-2026-siapa-saja-pekerja-berhak-menerima



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697835/menko-airlangga-lapor-presiden-prabowo-soal-stimulus-akhir-2026
Transkrip
00:00Pertama, ekonomi dan stabilitas sektorial, ini ekonomi kita terus tumbuh di atas 5 persen,
00:07yaitu 5,45 persen, di mana ini lebih tinggi dari global rata-rata yang 3 persen.
00:14Dan kita di sini tertinggi di G20, Pak Presiden, dan juga salah satu yang tertinggi di ASEAN.
00:48Terima kasih.
00:53Terima kasih.
00:53Pengangguran sejak 94, ini pengangguran terendah, Pak Presiden, 4,65 persen, dan rasio gini juga terus membaik, 0,368.
01:05Defisit APBN dijaga 1,24 persen, ini masih on track.
01:11BI-RE, terima kasih Gubernur BI, kemarin tidak menaikkan tingkat suku bunga di 5,75 persen.
01:17Yield daripada surat berharga untuk 10 tahun di 7,21 persen, cadangan divisa masih cukup membiayai 6,5 bulan import,
01:27yaitu Rp146,3 bilion.
01:29Kredit bank tumbuh double digit 13,65 persen, dana dari masyarakat 10,94, modal perbankan juga solid, Pak Presiden, 24
01:40,10, dan kredit macet 2,11 persen, relatif kecil.
01:46Selanjutnya kami langsung pada program yang Q4 stimulus, ini sudah ada direktif Presiden, bahwa program satu orang satu rekening ini
01:58dijalankan di kuartal keempat,
02:00anggarannya Rp1,28 triliun, kemudian bantuan pangan beras, 10 kg per bulan untuk 33,24 juta KPM, ini anggarannya Rp17
02:11,54, kemudian bantuan subsidi upah Rp300 ribu untuk 3 bulan,
02:17sekaligus nanti di November, Desember, nah ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja, anggarannya Rp11,97, kemudian stimulus Nataru, ini
02:28sudah disepakati,
02:30diskon 30 persen daripada tiket, kemudian 30 persen juga untuk kapal, kemudian jasa kepelabuhan juga diberikan spesial harga dari ASDP,
02:45kemudian juga PPN di tanggung pemerintah untuk perjalanan udara di dalam negeri, jadi ini program yang sebetulnya program yang ini
02:56sudah disetujui di bulan pertengahan tahun ini,
03:00efeknya kepada 6,6 juta dan biayanya sekitar Rp883,4 miliar.
03:06Nah kemudian direktif Bapak Presiden untuk program tahun depan yang diharapkan ini bisa dimulai di bulan Januari,
03:13yaitu magang nasional dilanjutkan 150 ribu peserta, kemudian juga fokasi nasional ini juga dilanjutkan untuk 300 ribu peserta,
03:24kemudian PPH ditanggung pemerintah untuk pekerja dengan gaji maksimal Rp10 juta, itu juga untuk seluruh sektor,
03:33kemudian evaluasi mengenai peningkatan batas PTKP yang sekarang Rp54 juta, tentu mempertimbangkan inflasi dan upah minimum.
03:46Kemudian PPN di tanggung pemerintah juga dilanjutkan untuk rumah di atas Rp2 miliar dan maksimum Rp5 miliar,
03:53relaksasi iuran dari jaminan kehilangan kerja dan jaminan kematian, kemudian tambahan manfaat jaminan kerja,
04:05dan KPR bersubsidi dan MBT, plus untuk sektor perhiasan, perubahan daripada standar yang sementara ini bebas emas 99,99 persen,
04:17ini sepertinya standar industri seharusnya 99,9 persen.
04:22Demikian Bapak Presiden mohon arahan, terima kasih.
04:47Cara baru nonton di Smart TV, nonton live streaming, dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
04:56Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
05:00Cari Kompas TV melalui pencarian.
05:03Pilih aplikasi, lalu install.
05:06Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
05:11Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.

Dianjurkan