00:00Pertama, ekonomi dan stabilitas sektorial, ini ekonomi kita terus tumbuh di atas 5 persen,
00:07yaitu 5,45 persen, di mana ini lebih tinggi dari global rata-rata yang 3 persen.
00:14Dan kita di sini tertinggi di G20, Pak Presiden, dan juga salah satu yang tertinggi di ASEAN.
00:48Terima kasih.
00:53Terima kasih.
00:53Pengangguran sejak 94, ini pengangguran terendah, Pak Presiden, 4,65 persen, dan rasio gini juga terus membaik, 0,368.
01:05Defisit APBN dijaga 1,24 persen, ini masih on track.
01:11BI-RE, terima kasih Gubernur BI, kemarin tidak menaikkan tingkat suku bunga di 5,75 persen.
01:17Yield daripada surat berharga untuk 10 tahun di 7,21 persen, cadangan divisa masih cukup membiayai 6,5 bulan import,
01:27yaitu Rp146,3 bilion.
01:29Kredit bank tumbuh double digit 13,65 persen, dana dari masyarakat 10,94, modal perbankan juga solid, Pak Presiden, 24
01:40,10, dan kredit macet 2,11 persen, relatif kecil.
01:46Selanjutnya kami langsung pada program yang Q4 stimulus, ini sudah ada direktif Presiden, bahwa program satu orang satu rekening ini
01:58dijalankan di kuartal keempat,
02:00anggarannya Rp1,28 triliun, kemudian bantuan pangan beras, 10 kg per bulan untuk 33,24 juta KPM, ini anggarannya Rp17
02:11,54, kemudian bantuan subsidi upah Rp300 ribu untuk 3 bulan,
02:17sekaligus nanti di November, Desember, nah ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja, anggarannya Rp11,97, kemudian stimulus Nataru, ini
02:28sudah disepakati,
02:30diskon 30 persen daripada tiket, kemudian 30 persen juga untuk kapal, kemudian jasa kepelabuhan juga diberikan spesial harga dari ASDP,
02:45kemudian juga PPN di tanggung pemerintah untuk perjalanan udara di dalam negeri, jadi ini program yang sebetulnya program yang ini
02:56sudah disetujui di bulan pertengahan tahun ini,
03:00efeknya kepada 6,6 juta dan biayanya sekitar Rp883,4 miliar.
03:06Nah kemudian direktif Bapak Presiden untuk program tahun depan yang diharapkan ini bisa dimulai di bulan Januari,
03:13yaitu magang nasional dilanjutkan 150 ribu peserta, kemudian juga fokasi nasional ini juga dilanjutkan untuk 300 ribu peserta,
03:24kemudian PPH ditanggung pemerintah untuk pekerja dengan gaji maksimal Rp10 juta, itu juga untuk seluruh sektor,
03:33kemudian evaluasi mengenai peningkatan batas PTKP yang sekarang Rp54 juta, tentu mempertimbangkan inflasi dan upah minimum.
03:46Kemudian PPN di tanggung pemerintah juga dilanjutkan untuk rumah di atas Rp2 miliar dan maksimum Rp5 miliar,
03:53relaksasi iuran dari jaminan kehilangan kerja dan jaminan kematian, kemudian tambahan manfaat jaminan kerja,
04:05dan KPR bersubsidi dan MBT, plus untuk sektor perhiasan, perubahan daripada standar yang sementara ini bebas emas 99,99 persen,
04:17ini sepertinya standar industri seharusnya 99,9 persen.
04:22Demikian Bapak Presiden mohon arahan, terima kasih.
04:47Cara baru nonton di Smart TV, nonton live streaming, dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
04:56Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
05:00Cari Kompas TV melalui pencarian.
05:03Pilih aplikasi, lalu install.
05:06Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
05:11Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.