Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) bersama Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) membahas integrasi pembayaran split payment pajak daerah melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Integrasi ini diharapkan dapat mempercepat digitalisasi pembayaran pajak sekaligus mendukung transparansi dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Pembahasan berlangsung di Sharia Digital Center, Menara Dang Merdu BRK Syariah, Senin (19/10/2026), dan melibatkan Divisi Dana dan Jasa BRK Syariah bersama jajaran Bapenda Kabupaten Kampar.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #BRKSyariah #Pemkabkampar #QRIS

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:01Digitalisasi pembayaran pajak daerah terus didorong.
00:04Kali ini, Bank Riau Kepri Syariah atau BRK Syariah bersama pemerintah Kabupaten Kampar
00:09membahas integrasi QRIS dengan skima real-time split payment
00:13untuk mempermudah pembayaran sekaligus meningkatkan transparansi penerimaan pajak.
00:18Pembahasan berlangsung di Syariah Digital Center, Menara Dangmerdu BRK Syariah,
00:22Senin 19 Oktober 2026.
00:25Pertemuan ini melibatkan divisi dana dan jasa BRK Syariah
00:29serta badan pendapatan daerah Kabupaten Kampar.
00:32Melalui skima split payment, pembayaran masyarakat nantinya dapat mencakup nilai transaksi sekaligus komponen pajak.
00:38Dengan sistem yang terintegrasi, bagian pajak diharapkan dapat langsung disalurkan ke rekening pemerintah daerah
00:44sesuai mekanisme yang disepakati.
00:46Pemimpin divisi dana dan jasa BRK Syariah, Edi Wardana, mengatakan
00:50integrasi ini bertujuan menghadirkan proses pembayaran yang lebih praktis dan transparan.
00:55Ia juga menyebut program serupa telah berjalan di Tanjung Pinang dengan nama Gurindampe.
01:01Melalui integrasi ini, kami ingin membantu pemerintah daerah menghadirkan proses pembayaran yang lebih mudah, cepat, dan transparan.
01:08Karena itu, diperlukan kesesuaian sistem antara BRK Syariah dan pemerintah daerah agar pelaksanaannya berjalan optimal.
01:14Untuk program ini sudah berjalan di Tanjung Pinang dengan nama Gurindampe, ujar Edi dalam pembahasan tersebut.
01:21Meski demikian, penerapan di Kabupaten Kampar masih memerlukan pembahasan lebih lanjut.
01:26Kedua pihak akan mengkaji kesiapan sistem, jenis usaha yang menjadi sasaran awal,
01:30serta besaran tarif pajak sesuai ketentuan pemerintah daerah.
01:34BRK Syariah juga membuka peluang menyediakan layanan rekening dan fasilitas kuris
01:38bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan.
01:40Langkah ini diharapkan dapat memperluas penggunaan transaksi non-tunai
01:44sekaligus mendukung penerimaan pajak daerah.
01:47Sementara itu, Kepala Bidang Penagihan dan Keberatan Bapenda Kabupaten Kampar, Andre, menyebut
01:52pembahasan ini sejalan dengan upaya mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
01:58Pembahasan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan pemahaman dan merumuskan mekanisme yang tepat.
02:04Harapannya, integrasi yang dikembangkan nantinya dapat mendukung kemudahan pembayaran bagi masyarakat,
02:10sekaligus memperkuat tata kelola penerimaan daerah, ungkap Andre.
02:14Dalam kesempatan tersebut, Andre juga menyampaikan bahwa Kabupaten Kampar kembali meraih peringkat kedua nasional
02:21dalam penilaian Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah atau TP2DD.
02:27Kedepan, BRK Syariah dan Pemkap Kampar diharapkan melanjutkan koordinasi teknis
02:32untuk mematangkan skema integrasi kuris,
02:35sehingga pembayaran pajak daerah dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
02:40Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan