Skip to playerSkip to main content
  • 6 minutes ago
DW Dokumenter

Category

๐Ÿ“บ
TV
Transcript
00:23SIREN
01:08Nama saya Juan Logime.
01:16Saya berusia 33 tahun dan tinggal di Huarme, Peru.
01:23Teman-teman memanggil saya Purunga. Saya seorang pengumpul kerang.
01:41Terima kasih telah menonton.
02:08Terima kasih telah menonton.
02:27Saya suka padang pasir ini. Suasananya sangat tenang.
02:31Di sini saya bisa memulai hari dengan baik. Jiwa pun selalu damai.
02:52Di antara lautan pasir dan samudera pasifik, di titik tengah, yang kami rasakan ketika menuruni tebing itu 100% adrenalin
03:01murni.
03:15Sangat menegangkan saat merasakan tambang di dalam genggaman dan turun membawa semua peralatan ini, tanpa rasa takut, tanpa melihat ke
03:24bawah hingga sampai ketujuan.
03:50Saat akan turun, pikiran harus tenang, relax dan bebas dari kekhawatatan.
03:57Ketika tiba waktunya turun, kami tanggalkan segala permasalahan di atas ini, bersama sepatu dan sepeda motor kami.
04:07Kita harus menuruni tebing dengan pikiran yang bebas dan rileks.
04:11Jika kita turun membawa segala ketegangan dan permasalahan kehidupan, susah rasanya bisa berkonsentrasi dengan layak.
04:20Itu pernah beberapa kali terjadi kepada saya dan semua rekan kerja.
04:25Kalau terlalu banyak pikiran, sulit bisa bekerja dengan baik.
04:40Berisiko jika kita banyak pikiran.
04:43Bahaya mengintai di mana-mana.
04:47Apa yang saya pikirkan ketika turun?
04:49Saya fokus saja agar bisa turun dengan benar, mengikat tambang dengan benar.
04:56Jika harus memasang paku besi, saya pastikan terpasang dengan benar.
05:01Kita harus tahu cara mengikat tali dan menancapkan paku dengan benar.
05:08Yang penting, selalu melakukannya dengan benar.
05:11Tepengar terpengar terpengar di mana-manap.
05:14Untuk rari.
05:16Yang kedai, kekenter kita turun-segur.
05:40Kameraล™i
05:41It's a little bit like, it's a custom.
05:44This is a custom.
05:49It's a custom.
05:50It's a custom that has become rutinitas for years.
05:53We have adopted it.
05:55We have to lower the trunk, or sometimes runsell.
06:00In the middle of the tree, we can immediately throw the towel and start to throw.
06:05This is a custom.
06:12As a cyclist, he takes a bicycle.
06:15Ketika seorang pesepeda naik sepeda,
06:17dia tidak terlalu banyak berpikir.
06:18Kami juga tinggal mengikat tali dan siap turun.
06:21Kami tidak khawatir, karena kami yakin dengan yang kami lakukan.
06:27Ada jurang setinggi 100 meter di bawah.
06:30Jadi saat berada di tebing, kami tidak boleh takut ketinggian.
06:33Kami tahu apa yang kami lakukan.
06:35Tidak boleh takut.
07:01Ada titik-titik strategis di jalur turun.
07:04Tempat kami memasang tali untuk turun, dan paku-paku besi itu terpasang permanen di sana.
07:12Namun, kami selalu memeriksa kondisi paku-paku itu.
07:16Terkadang pakunya terlihat bagus,
07:18tetapi sebenarnya sudah berkarat akibat garam dari percikan air laut.
07:28Jadi, yang tersisa hanyalah cangkang besi.
07:31Di dalamnya hanya ada seutas benang, tidak lebih.
07:37Ketika mencari ikan bersama Diego di tebing Palo Cruzado,
07:40kami menuruni sisi selatan.
07:42Di sana ombaknya sangat deras.
07:46Jadi, saya usulkan untuk naik lewat celah tebing,
07:49tetapi sisi tebingnya miring keluar.
07:51Jadi, saya harus mencondongkan badan ke belakang supaya bisa naik.
08:00Saya terus berusaha memanjat,
08:02tetapi ada paku besi yang tercabut dan patah.
08:09Saya pun hanya berpegangan ke tambang.
08:14Saya nyaris jatuh ke bebatuan,
08:16tetapi saya terus berusaha naik dan melompat ke arah air.
08:21Terkadang memang harus begitu.
08:44Tebing-tebing ini tidak memberi ampun.
08:46Kami tidak bisa salah sedikitpun.
08:48Tapi di saat yang sama, tebing ini ibarat rumah kedua bagi kami.
08:51Bukan hanya bagi saya, tapi bagi semua yang bekerja di sini.
08:57Kita bisa menemukan yang kita cari di sini.
09:03Kalau ada yang ke sini dan ingin mencari kerang,
09:05dia tinggal menuruni tebing.
09:07Di sana banyak makanan laut dan beberapa kaitan.
09:21Kalau mau siput laut, tinggal pergi ke tempat tertentu.
09:24Kita bisa mendapatkan apapun yang kita butuhkan di sini.
09:31Tapi tidak banyak yang berani menuruni tebing ini.
09:33Kita harus tenang dan benar-benar fokus.
09:40Tebing adalah gerbang menuju dunia yang berlimpah.
09:48Grandasso adalah teman baik saya.
09:50Rekan kerja saya selama bertahun-tahun.
09:55Saya suka bekerja sendiri.
09:57Tapi belakangan ini kami sering bekerja bersama.
10:00Dia kawan yang baik.
10:08Saya pernah beberapa kali kecelakaan.
10:10Jadi saya lebih suka tidak sendirian sewaktu menuruni tebing yang lebih menantang.
10:14Kecelakaan-tahun yang lebih sulit.
10:19Tidak berapa pelakang ini mempercaya tanya.
11:02For the people
11:05Waktu orang mendekati tebing atau lereng
11:08Mereka cenderung berhenti
11:09Bahkan tidak berani melongok ke bawah
11:13Mereka merasa pusing dan takut jatuh
11:23Tapi kami langsung turun
11:26Tebing ini bukan rintangan
11:28Karena kami tahu jalan
11:29Kami tahu kemana harus melangkah
11:32Di mana bisa beristirahat
11:33Dan di mana harus berjalan
11:36Kami tidak selalu bergantungan
11:38Di tali di tengah tebing
11:39Ada kalanya kami beristirahat
11:42Dan berjalan sebelum sampai ke bawah
11:56Saat kami turun
11:58Orang-orang mengira kami mencari harta karun
12:00Atau sesuatu yang berharga
12:03Padahal yang berharga adalah hasil laut tangkapan kami
12:06Itu bagaikan emas bagi kami
12:08Karena itu makanan dan hasil pekerjaan kami
12:11Itulah harta dan alasan kami turun
12:14Terima kasih telah mencari
12:36Terima kasih telah mencari
13:03Ini pisau kerang dan itu tongkat
13:08Semua orang punya keahlian masing-masing
13:10Kami punya keahlian masing-masing
13:11Benar, saya ahli pisau
13:13Dia ahli dengan tongkat
13:16Masing-masing tahu kemampuannya
13:20Saya yang tercepat
13:21Saya lebih cepat dari peluru
13:23Bahkan cahaya
13:26Saya mungkin lebih cepat dari kilat
13:28Saat kilat terlihat
13:29Saya sudah sampai di bawah sana
13:46Ketika berada di sana
13:47Kami menyatu dengan lautan
13:49Semua bekerja di titik yang menurut mereka paling baik
13:51Tergantung lokasinya
14:10Saya bisa kemana saja dengan tongkat ini
14:12Dengan ini saya bisa lebih mudah berpindah tempat
14:15Dan mengambil kerang-kerangan dari bebatuan
14:37Tongkat-tongkat ini jadi perpanjangan tangan saya
14:43Saya tidak bisa bekerja tanpa benda ini
14:49Di hari-hari seperti ini
14:50Ketika cuaca buruk
14:52Laut seolah berkata
14:53Jangan berenang
15:04Bagi mereka yang menangkap seafood dengan pisau logam
15:07Dengan besi
15:08Perairan ini berbahaya
15:11Tongkat ini sangat membantu dan penting
15:15Saya tidak bisa melakukan semua itu
15:18Tanpa alat ini
15:21Setelah jaring dan mata pancing terpasang di tongkat
15:24Saya bertenggar di tepi tebing
15:26Dan mulai memancing
15:29Saya selalu waspada
15:30Karena ombak besar bisa tiba-tiba menerpah
15:36Salah melangkah saat berlari
15:38Atau salah postur tubuh juga bisa berbahaya
15:42Tapi untungnya tongkat ini bisa menyelesaikan pekerjaan saya
15:55Terima kasih telah menonton!
16:12Samudera Pasifik penuh dengan kehidupan
16:18Di sini sungguh menyenangkan
16:20Bukan cuma untuk memancing
16:21Tetapi juga menikmati suasana
16:23Burung-burung dan keaneka ragaman hayati di sekitarnya
16:26Saya sangat menikmati pekerjaan saya setiap hari
16:30Bukan hanya menangkap hasil laut
16:33Tetapi juga berinteraksi dengan lingkungan sekitar
16:58Menangkap hasil laut dengan tongkat itu seperti seni
17:01Rasanya seperti mengerjakan hobi
17:05Sepanjang hari saya menangkap hasil laut dengan tongkat
17:08Begitu terus
17:09Saat surut, saat pasang
17:11Ketika hari cerah, ketika cuaca buruk
17:19Ini seni, tapi tidak buat semua orang
17:22Ada yang pernah coba, tapi cepat bosan
17:26Karena butuh lengan yang kuat, ketangkasan
17:29Serta akurasi tinggi untuk bisa mengambil kerang-kerangan itu
17:35Jika kita tusuk satu kerang
17:36Tapi kerang itu tidak lepas dari batu
17:39Kerang itu harus dibiarkan
17:45Karena ketika moluska berada di atas batu
17:48Dan merasakan sentuhan
17:49Dia akan menegang dan menempel lebih erat ke batu
17:57Kalau dicoba lagi, cangkangnya akan lepas
18:00Tapi dagingnya akan tetap menempel di batu
18:03Jadi sebaiknya dibiarkan saja
18:05Buat lain kali
18:10Kita tidak pernah sendirian di tebing
18:13Seringkali ada singa laut yang tinggal di sini
18:15Mereka seperti teman
18:17Mereka selalu ada di dasar tebing
18:25Mereka hidup enak di sini
18:26Karena terdapat banyak makanan
18:29Mereka salah satu populasi terbesar di Amerika Selatan
18:34Mereka hidup enak di sini
18:46Mereka hidup enak di sini
18:47Mereka hidup enak di sini
18:50Mereka hidup enak di sini
19:20Mereka hidup enak di sini
19:21Mereka hidup enak di sini
19:29In terms of precision, in the case, wherever it is, there is a kerang.
19:38In the case of chiton, the chiton is very difficult.
19:42When they are sent to the chiton, they will put the chiton into the chiton.
19:47When they are sent to the chiton, they will put the chiton into the chiton.
19:52But after they put the chiton two or three times, they will get out.
19:58Siput laut juga agak tangguh.
20:01Mereka biasanya berkumpul seperti anggur.
20:05Jadi kita harus segera ambil yang pertama dan cepat mengambil yang lain-lainnya.
20:10Jika terlalu lama, siput laut lainnya berlompatan ke air.
20:15Mereka bisa merasakan keberadaan kita.
20:33Kadang-kadang tidak dapat apa-apa.
20:37Hari ini Grandasso tidak dapat apa-apa.
20:40Itu karena airnya sangat deras.
20:43Kalau airnya deras, rasanya seperti menjala ikan.
20:48Mereka suka menangkap ikan silverside.
20:51Tapi ikan ini tidak bisa ditangkap sepanjang tahun.
20:56Ada musim dan periode larangan memancing yang diberlakukan pemerintah.
21:00Agar ikan dapat tumbuh dan berkembang biak.
21:07Bagi kami, larangan semacam ini tidak ada.
21:10Tetapi jika laut selalu tenang, lama-lama kerang akan habis.
21:14Jadi periode larangan buat kami adalah ketika laut sedang tidak ramah.
21:20Seolah-olah laut berkata,
21:22Sudah cukup, bersabarlah.
21:24Supaya hasil laut bisa bertumbuh.
21:27Siput laut, kerang-kerangan, semuanya.
21:41Laut memungkinkan kami bekerja dengan tongkat.
21:45Omong-omong soal tongkat,
21:46kita tidak bisa lepas dari Jose Malgi,
21:48yang dikenal sebagai El Soro atau Sirubah.
21:51Dia salah satu pelopor teknik tongkat.
21:58Dia disebut Bapak Tebing.
22:01Dia mengajari kami dasar-dasar pekerjaan ini.
22:04Terutama saya.
22:05Dia mengajari saya ketangkasan dalam menggunakan tongkat.
22:27Dunia sekitar kita itu keras.
22:29Bukan hanya bagi manusia.
22:31Lihat singa laut jantan besar di bawah itu.
22:34Terlihat jelas persaingan sengit di antara mereka
22:36untuk melindungi kumpulannya.
22:37La gran rivalidad que hay entre ellos
22:40por cuidar su harina.
23:04Y siempre es por la misma causa.
23:07Tujuannya selalu sama.
23:09Kawin dan berkembang biak.
23:30Jika tangkapan kerang-kerangan sedang bagus,
23:32saya selalu menyempatkan diri pergi ke tempat yang bagus untuk memancing.
23:36Tidak banyak nelayan datang ke sini.
23:39Perahu-perahu mereka tidak berani mendekati tebing karena sangat berbahaya.
23:59Satu, dua, tiga, empat.
24:01Tangkapan yang bagus.
24:10Ada tempat-tempat dengan hasil tangkapan yang bagus.
24:13Tapi ketika pasang,
24:15ikan-ikan ikut terbawa arus
24:16dan terkadang jumlahnya tidak banyak.
24:20Kita perlu sangat fokus.
24:22Tapi saya suka menangkap ikan.
24:24Kita tidak pernah tahu akan dapat apa.
24:36Ada banyak hal di sekitar tebing ini.
24:39Bukan cuma kerang,
24:40tapi juga bermacam ikan.
24:43Pertama, kita kupas umpannya.
24:45Ini kepiting kecil.
25:06Menangkap ikan butuh kesabaran.
25:10Terkadang perlu berpindah dari satu teluk ke teluk lain,
25:12tetapi tetap tidak dapat ikan.
25:14Tapi dengan kesabaran dan intuisi,
25:18kita bisa berhasil.
25:19Kita bisa berhasil.
26:08Saya sudah lama mengenal Seniso.
26:10Saya percaya kepadanya karena dia punya keterampilan dan ketangkasan
26:14untuk mengendalikan perahu di dekat tebing
26:16dan menuju tempat-tempat ini.
26:24Ada tempat-tempat yang terlalu berbahaya untuk dikunjungi,
26:28jadi harus mencari jalan lain.
26:31Kalau sudah begini,
26:33saya akan menghubungi Seniso.
26:36Dia punya perahu yang bisa membawa saya ke tempat-tempat itu.
26:39Saya percaya dia bisa membantu.
26:48Jika saya tidak bisa memanjat
26:50atau tempatnya terlalu sulit dijangkau,
26:52saya tahu saya bisa kembali ke kapal
26:55dan dia akan membantu.
26:57Dia akan berada di sana.
26:59Saya bisa kembali ke bote
27:00dan ingin mencari lagi.
27:12Kami memakai bandalam sebagai pelampung
27:14untuk mengangkut peralatan kerja kami di tebing.
27:17Ini supaya saya tidak lelah berenang bolak-balik.
27:32Terkadang saat menuju tebing,
27:33kami mengobrol tentang banyak hal.
27:36Biasanya saya di depan perahu
27:38dan dia di belakang.
27:43Seringkali, karena suara mesin dan angin,
27:46saat dia bicara,
27:47saya hanya jawab,
27:48ya, ya.
27:50Tetapi saya tidak mengerti apapun.
28:13Laut penuh dengan bahaya.
28:15Salah satunya, singa laut.
28:23Kemudian saya pernah melompat ke laut
28:25dan pahanya digigit oleh singa laut.
28:30Rahang mereka sangat kuat.
28:33Lebih kuat dari gigitan anjing.
28:38Teman saya dilarikan ke rumah sakit
28:40dan harus dioperasi.
28:42Itulah sebabnya kami selalu bertindak waspada
28:44untuk memastikan semuanya berjalan lancar.
29:00Setelah perjalanan panjang,
29:01kami akhirnya sampai.
29:03Begitu berada di air,
29:05kami harus memerhatikan ombak dengan cermat
29:07dan mengikuti ombak yang akan membawa kami ke bebatuan.
29:13Setelah itu,
29:14kami harus menuju titik tujuan.
29:15Y subir tranquilamente
29:18donde uno va a tener que trabajar.
29:20Tidak.
29:27Tidak.
29:33Tidak.
29:54Saat memulai bekerja di laut,
29:55saya teringat kata-kata para pelaut yang berpengalaman,
29:59laut bukan untuk ditakuti,
30:01tetapi untuk dihormati.
30:12Salah satu hal yang selalu saya katakan
30:14ke rekan-rekan adalah
30:15kita tidak bisa hanya fokus mencari kerang.
30:18Kita juga harus memperhatikan laut.
30:20Itu sebabnya kita punya dua mata.
30:22Satu untuk laut
30:24dan satu lagi untuk moluska.
30:25Tidak.
30:28Tidak.
30:30Tidak.
30:37Tidak.
30:39Tidak.
30:55Saya bisa saja memilih pekerjaan yang lebih santai
30:58dan tidak terlalu berisiko.
31:02Tapi inilah yang saya sukai.
31:04Saya bahagia di sini,
31:06dikelilingi alam
31:07dan kehidupan di dalamnya.
31:31Lautnya sungguh menakjubkan.
31:34Di antara pecahan ombak,
31:35kita belajar menentukan
31:36kapan waktu terbaik
31:37untuk keluar dari zona bahaya
31:39atau untuk menangkap kerang.
31:55Burung laut adalah hewan
31:57yang menakjubkan di tebing-tebing ini.
31:59Burung ganet utara
32:00bersarang di tepian tebing.
32:03Kau tidak menyangka
32:04mereka bisa bertahan hidup di sini.
32:05Tapi mereka bisa.
32:19Hasil laut yang kami kumpulkan di Huarme
32:21tidak bisa ditemukan di tempat lain.
32:46Orang-orang yang suka dengan rasanya
32:48sering bilang bahwa rasanya unik.
32:53Itulah sebabnya kerang dari Huarme
32:55dikirim ke daerah lain
32:56dan disajikan di restoran.
33:08Begitu pula ikannya.
33:10Ikan kami rasanya berbeda
33:11dengan ikan lain.
33:20Semua ini dikirim ke pasar
33:21dan ke Picanteria.
33:31Setiap hari, kami kembali ke kota.
33:33Hari ini, kami tidak tidur di sini.
33:35Mungkin lain kali.
33:51Ketika saya mulai bekerja di sini,
33:54ayah saya sudah tahu tempat-tempat ini.
33:59Tapi ibu dan saudara perempuan saya
34:01tidak tahu seperti apa tebing-tebing ini.
34:08Kalau mereka datang dan melihat sendiri,
34:10saya rasa mereka akan mengikat saya
34:12supaya tidak bisa kembali bekerja di sini
34:14karena mereka takut saya akan mati
34:16akibat risiko yang kami hadapi di tebing ini.
34:26Saat kami ke sini,
34:28kami pakai tuas ini.
34:29Dengan tuas ini,
34:30jika yang satu naik,
34:31yang satu lagi akan tertarik ke bawah.
34:58Kecelakaan itu terjadi pukul 10 pagi.
35:01Ketika jatuh,
35:02saya merentangkan lengan
35:04dan salah satu lengan saya
35:05membentur tepi-tebing.
35:06Saya pun mengalami patah tulang terbuka.
35:12Luka itu juga merobek baju saya,
35:14termasuk wetsuit yang saya pakai.
35:17Diego juga meninggal di sini.
35:21Saya memanjat tanpa henti.
35:24Saya baru kembali dari tebing lain
35:26dan saya kelelahan.
35:28Saya ingin memanjat sampai atas,
35:30tapi lengan saya kelelahan.
35:34Pada titik tertentu,
35:35tangan saya terasa hangat.
35:38Saya dilema
35:39antara ingin terus memanjat
35:40atau berhenti di tempat.
35:44Tangan saya tidak lagi mampu
35:47memegang tali.
36:00Saya kira
36:01saya akan mati.
36:11Seluruh hidup saya
36:12berkelebat di mata saya.
36:20Suatu hari,
36:22saya mendapat telpon
36:23bahwa Diego telah tiada.
36:27Laut telah mengambilnya.
36:30Mereka tidak pernah
36:31menemukan jasadnya.
36:33Itu sungguh mengejutkan.
36:51Itulah sebabnya,
36:52sekarang saya lebih suka
36:53turun tebing bersama orang lain.
36:55Saya akan mengejutkan
36:57untuk lebih kepercayaan.
37:02Karena saya tidak ingin
37:03meninggalkan saya.
37:16Dulu, saya suka berolahraga.
37:18Tapi sekarang tidak bisa.
37:20Saya hanya bisa jogging sebentar.
37:24Mungkin nanti saya akan
37:25bisa berlari lagi.
37:27Perlahan saya akan pulih.
37:30Saya menghabiskan
37:31enam bulan di Lima, Peru
37:32untuk rehabilitasi,
37:34menjalani terapi fisik
37:35setiap hari,
37:36dan minum obat
37:37agar bisa pulih lebih cepat.
37:42Lagi-lagi orang bilang,
37:44Purungga sudah mati.
37:45Dia jatuh dari tebing.
37:48Memang mengerikan.
37:49Tapi begitulah hidup
37:50bagi orang-orang
37:51yang bekerja di tebing.
38:27Hidup tidak mudah.
38:30Setiap hari penuh tantangan.
38:34Kami tidak pernah tahu
38:35apakah nanti malam
38:36akan bisa pulang.
38:37Tapi inilah hidup
38:39yang ingin kami jalani
38:40dan cintai.
38:45Teman-teman kami
38:46ada yang sudah meninggal.
38:48Tetapi kami kembali
38:49bersama mereka setiap hari.
38:50Mereka bersama kami
38:51di tebing.
38:52Dan setiap hari
38:53mereka berbisik
38:54agar kami berhati-hati.
39:00Alam itu kuat
39:01dan kau tidak bisa melawannya.
39:14Kami naik sepeda motor
39:16dan kembali ke kota.
39:17Meninggalkan tebing-tebing itu
39:19sambil bersyukur
39:20kepada Tuhan.
39:22Kami bisa pulang
39:23dengan selamat.
39:25Sekarang kami tinggal
39:27mengantarkan harta karun
39:28dari tebing-tebing itu
39:29ke pasar.
39:36Kami pulang dengan gembira
39:37karena telah dapat
39:38banyak di sini.
39:46Bahkan lebih senang lagi
39:48karena bisa pulang ke rumah
39:49dan bertemu keluarga.
39:50dan bertemu keluarga.
39:57Kami pulang ke rumah
39:58dan bertemu keluarga
40:09dan bertemu keluarga
40:12dan bertemu keluarga
40:13dan bertemu keluarga
40:33Hello, hello, how are you?
41:01The sea is sold in the meja and sold per lusin.
41:09Ada juga perempuan yang mengolah hasil laut di pasar, misalnya kaitan dan siput laut agar bisa langsung dinikmati pembeli.
41:39Dan setiap pagi kami mengulang segalanya dari awal lagi.
41:48PEMBICARA 1
41:55PEMBICARA 1
42:03PEMBICARA 1
42:10PEMBICARA 1
42:15PEMBICARA 1
42:16PEMBICARA 1
42:22PEMBICARA 1
42:25PEMBICARA 1

Recommended