Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk diperiksa terkait kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) yang melibatkan orang kepercayaannya.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan penyidik masih mendalami berkas perkara, menelusuri keterkaitan barang bukti, serta mengidentifikasi saksi yang diperlukan sebelum melakukan pemeriksaan terhadap Nusron.

Terkait kemungkinan penjemputan paksa, Setyo menyerahkan keputusan kepada penyidik. Namun, ia berharap Nusron memenuhi panggilan pemeriksaan tanpa perlu dilakukan upaya paksa.

Sebelumnya, Koordinator MAKI Boyamin Saiman menuding Nusron menyiapkan perjalanan dinas ke Jepang sebagai modus untuk menghindari panggilan KPK. Boyamin mengaku memperoleh informasi mengenai pengajuan anggaran perjalanan dinas tersebut.

Boyamin juga mempertanyakan ketegasan KPK dalam memanggil Nusron terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

#nusron #kpk #jepang #maki #korupsi

Baca Juga Dikabarkan akan ke Jepang, Nusron Wahid Diminta KPK Prioritaskan Proses Hukum di https://www.kompas.tv/nasional/699399/dikabarkan-akan-ke-jepang-nusron-wahid-diminta-kpk-prioritaskan-proses-hukum

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699551/maki-duga-dinas-nusron-ke-jepang-modus-hindari-panggilan-kpk-sapa-malam

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saudara Komisi Pemberantasan Korupsi KPK segera memanggil Menteri Agraria dan Tataruang Badan Pertanahan Nasional atau ATRBPN Nusron Wahid
00:10untuk mengungkap kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan yang melibatkan orang kepercayaan.
00:15Nusron Wahid menyoal penjemputan paksa Ketua KPK Setia Budihan untuk berharap Nusron datang tanpa paksaan.
00:24Penyidik terus memeriksa berkas kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan di Kementerian ATRBPN.
00:30Saat ini penyidik tengah mencari keterkaitan barang bukti termasuk saksi yang dibutuhkan serta akan memanggil Nusron untuk diperiksa dalam waktu
00:38dekat.
00:39Menyoal penjemputan paksa Setia menyerahkan keputusan pada penyidik KPK.
00:43Namun ia berharap Nusron datang tanpa paksaan.
00:51Info nanti tunggu saja mungkin dalam waktu dekat mudah-mudahan ada informasi untuk pelaksanaan pemeriksaan.
00:58Ya kalau saya sih harapannya ya kalau bisa datang kenapa harus kemudian dilakukan payah paksa gitu.
01:04Saya yakin kan beliau juga pasti mempertimbangkan apakah masih ada kegiatan lain ya.
01:09Dan kemudian saya yakin bahwa mudah-mudahan akan datang.
01:14Sebelumnya Koordinator Maki Bunyamin Saiman menuding Menteri ATRBPN Nusron Wahid menyiapkan modus perjalanan dinas ke Jepang untuk menghindari panggilan KPK.
01:25Bunyamin mengklaim mendapatkan informasi mengenai pengajuan anggaran dinas menteri Nusron ke Jepang.
01:31Bunyamin juga menduga persiapan rencana perjalanan dinas ke Jepang jadi modus Nusron mangkir dari panggilan KPK.
01:37Bunyamin pun menyayangkan sikap KPK yang tidak tegas dalam panggilan pemeriksaan Nusron Wahid terkait kasus bugaan korupsi di lingkungan Kementerian
01:45ATRBPN.
01:50Pak Nusron Wahid akan berpergian ke Jepang.
01:55Dari mana ini didapat?
01:57Karena minggu kemarin sedang diajukan anggaran untuk dinas Pak Nusron Wahid ke Jepang.
02:03Nah, saya menduganya berpergian ke luar negeri ini dipakai sebagai cadangan.
02:10Itu kalau nanti sewaktu-waktu dipanggil KPK.
02:14Nah, yang disayangkan adalah sebenarnya KPK.
02:16Dengan tidak tegas memanggil dan memanggil paksa, maka kemudian menjadi berlarut-larut.

Dianjurkan