Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
APA FAKTOR UTAMA KASUS BUNUH DIRI DI BALI?
Sebagian besar kasus bunuh diri di Bali dipicu oleh gangguan kesehatan jiwa yang tidak tertangani dengan baik serta minimnya akses ke profesional.
Perubahan sosial ekonomi dan tekanan hidup di daerah pariwisata juga menjadi beban psikososial yang kian memperberat kondisi mental masyarakat.
Yuk, tonton video lengkapnya untuk memahami isu kesehatan mental ini secara mendalam dan lebih peduli dengan lingkungan sekitar!
Tonton disini: https://s.id/mentalhealthbali

Menurutmu bagaimana dengan isu kesehatan mental di Bali? Yuk tinggalkan pendapatmu di kolom komentar!
#Bali #BeritaBali #AllAboutBali #KesehatanMental #PeduliSesama
Transkrip
00:00Faktor apa kira-kira penyebab bunuh diri di Bali secara umum?
00:06Faktornya multifaktorial.
00:09Sebagian besar memang ada dasar masalah atau gangguan kesehatan jiwa.
00:15Ada penelitiannya.
00:1680-90% sebetulnya ada mengalami gangguan kesehatan jiwa.
00:23Saya dengar kasus kemarin kan juga ada memang.
00:27Dan tidak ditangani dengan teratur.
00:30Ini kurangnya kita.
00:32Data terakhir yang memang forensik psikiatria, membedah semua kejadian bunuh diri yang ada di Bali itu terakhir itu tahun 2015.
00:44Dan yang menarik di sana adalah dari 60-an yang bunuh diri.
00:49Ada indikasi mengalami masalah kesehatan jiwa.
00:53Dan nol yang pernah sebelumnya mendapatkan penanganan.
00:57Belum pernah ketemu psikiatra, belum pernah psikolog.
01:01Kita enggak tahu nih dari 2015 sampai sekarang apakah ada perubahan atau masih angka itu mencerminkan.
01:09Kemudian kalau stressor psikososial ya harus kita akui perubahan-perubahan dalam sosial ekonomi kan berubah.
01:17Karena pariwisata maka makin banyak orang-orang yang umur produktif kemudian tinggalnya di Denpasar, di Badung, kantong-kantong pariwisata.
01:28Meninggalkan orang tua mereka untuk tinggal sendirian di kampung.

Dianjurkan