00:00Tadi awal Bung Selamat Ginting mengatakan ketika Pak Jokowi mengatakan bahwa kekuasaan jangan dipakai untuk menjatuhkan orang
00:07Jabatan itu hanya sampingan, itu yang harus diingat waktu kita memiliki kekuasaan
00:11Tadi awalnya Bung Selamat Ginting mengatakan sebenarnya Pak Jokowi lagi ngomong tentang dirinya sendiri
00:17Tolong katakan pada beliau bahwa apa yang dikatakan oleh Pak Jokowi itu bukan untuk mengingatkan yang sedang berkuasa sekarang
00:23Tapi justru refleksi tentang dirinya saat berkuasa
00:26Ya ada dalam kasus undang-undang ITE misalnya Haris Ashar kena
00:32Kemudian soal aktivis lingkungan juga kena
00:37Akhirnya kemudian pengadilan membebaskan mereka
00:40Artinya kan tudingan itu gak benar
00:43Kemudian juga dalam kasus undang-undang cipta kerja
00:46Kasus sah ganda nenggolan, jumhur hidayat
00:50Artinya saat itu ada juga orang yang dipidana karena mengkritik pemerintahan di zaman Pak Jokowi
00:56Ada, kemudian juga Maizen Purnawirawan Sunarko
01:01Dan banyak sekali
01:02Dan itu fakta-fakta menurut saya
01:05Jadi ini kritik memang kritik terhadap kekuasaan siapapun yang berkuasa harus dikritik
01:12Karena itu sekarang Jokowi sedang mengkritik Prabowo
01:16Itu pesan implisitnya memang tidak mengatakan langsung bahwa ini Prabowo
01:23Kenapa? Karena memang punya kepentingan yang sama
01:27Ada orkestrasi yang sama tapi mungkin kepentingannya berbeda
01:33Tapi sebelum sampai ke situ supaya bisa dijawab oleh Bung Ade Armando sebagai pembela Pak Jokowi
01:38Anda sebenarnya ingin mengatakan bahwa pidato Pak Jokowi di hari melihat Nabi itu double standard kan?
01:44Karena seolah ingin mengingatkan yang sedang berkuasa saat ini
01:48Padahal pada saat Pak Jokowi berkuasa ia melakukan hal yang sama
01:51Ya betul karena kan katanya harus membatasi kekuasaan itu sementara
01:57Sementara ini publik juga melihat bahwa Jokowi itu punya agenda-agenda politik
02:06Artinya tidak berhenti yang katanya mau pulang ke Solo
02:10Tapi tetap melakukan safari politik
02:15Jokowi punya kepentingan seperti saya bilang
02:18Jokowi punya kepentingan karena anaknya Wapres
02:22Karena anaknya Ketua Umum Partai
02:25Karena menantunya Gubernur Sumatera Utara
02:28Jadi orang melihat ada agenda-agenda politik
02:33Sehingga ini tidak bisa dikatakan hanya pidato moral dan keagaman semata
02:39Nuansa politiknya sangat kental
02:42Dia makhluk politik bukan makhluk moral
02:47Ya kalau saya
02:49Saya sepenuhnya barangkali tidak setuju dengan Bung Selamet
02:53Pertama adalah saya tidak pernah menganggap mahluk politik itu negatif
02:56Saya sendiri adalah seorang pelaku politik
02:59Walaupun saya sudah keluar dari Partai PSI ya
03:01Tapi saya adalah seorang pemain politik
03:04Apakah itu buruk? Apakah itu jahat?
03:06Enggak
03:06Enggak mesti dong
03:07Enggak dengan sendirinya
03:08Tapi kembali ke apa yang tadi Anda katakan
03:12Saya tidak ingat ya
03:14Tidak ingat sepenuhnya tentang apa yang Anda gunakan sebagai contoh-contoh tadi ya
03:19Tapi bahwa misalnya Anda menggunakan contoh hadis ashar
03:21Hadis ashar itu yang melaporkan ke polisi
03:26Bukan Pak Jokowi
03:27Pak Jokowi tidak pernah melaporkan siapapun yang mengkritik dia
03:31Ya tapi kan pakai atas nama relawan atau pakai nama yang lain
03:34Itu kan gampang
03:35Bukan
03:35Tinggal laporan masyarakat
03:37Bukan
03:37Anda tanya
03:39Ya kebetulan saya cukup kenal Pak Jokowi
03:41Dia tuh gak suka
03:43Apa-apa dilaporin
03:44Apa-apa dilaporin
03:45Makanya kemudian dia bikin permintaan
03:48Itu yang namanya undang-undang ITE dimenerin dong isinya
03:51Masa karena pencemaran nama baik orang bisa dipenjara
03:54Itu yang dia lakukan pada saat itu
03:57Nah jadi haris ashar itu yang mengelaporkan bukan relawan
04:02Yang melaporkan tuh adalah LBP
04:04Ya dan itu pun kemudian di pengadilan kalah kok LBP-nya
04:09LBP tuh lukut
04:10Kalau kita maju ke perdebatan yang soal pernyataan Pak Presiden ini
04:16Saya ingin mengambil garis besar dari apa yang dikatakan oleh Bung Selamat Ginting
04:22Adalah bahwa ada muatan politik dalam pernyataan Pak Jokowi
04:27Bahwa itu tidak semata mengingatkan pemerintahan saat ini yang dipimpin oleh Presiden Prabowo
04:33Tentang kekuasaan jangan digunakan semena-mena
04:35Mumpung berkuasa jadi membunuh orang
04:37Atau dalam hal ini membungkam orang
04:38Tetapi Bung Selamat ingin mengatakan bahwa
04:41Apa yang dikatakan Pak Jokowi itu sesungguhnya hanya untuk melindungi keluarganya
04:46Putranya yang menjadi wakil presiden
04:47Anaknya yang menjadi ketum PSI
04:49Mantunya yang menjadi gubernur sumut
04:52Jadi pidato itu bukan melulu orisinil tentang mengingatkan seorang pemimpin
04:58Tapi ada kepentingan politik dari pernyataan itu
05:01Itu kan cara pandang beliau
05:02Saya tidak melihat bahwa dia sedang melindungi
05:06Tapi benar dong anaknya wakil presiden
05:08Anaknya ketum PSI
05:11Mantunya gubernur sumut
05:12Ya lalu kenapa?
05:14Memang salah punya anak yang adalah wakil presiden
05:17Memang salah punya anak yang adalah ketua partai
05:19Menantu yang apa
05:21Pejabat ya gubernur ya
05:22Enggak ada yang salah dari situ
05:24Kita akan bisa menyalahkan Pak Jokowi
05:27Kalau misalnya begitu ada orang mengkritik Gibran
05:29Ada serangan balik terhadap mereka yang mengkritik Gibran
05:33Misalnya orang mengatakan Gibran itu fufufapa
05:36Ada enggak hukuman yang diberikan kepada orang yang bilang
05:39Make sense
05:39Jadi kemudian apa ya benar nih
05:42Kalau misalnya itu kaitannya dengan pesan kepada Pak Jokowi
05:47Untuk melindungi keluarganya
05:48Enggak ada benar juga maksudnya Bung Ade
05:51Enggak ada tuh yang menyerang Mas Gibran sebagai fufufapa langsung digeruduk
05:55Jadi persoalannya Bung Ade itu terpesona dengan karisma personal Jokowi
06:02Ini kalau melihat Jokowi harus dilihat bahwa dia itu aktor politik
06:07Saya tidak mengatakan kalau politik itu jahat atau buruk
06:11Loh saya juga doktor ilmu politik
06:13Bukan berarti saya belajar politik
06:15Bukan berarti kalau ada agenda politik itu buruk
06:19Tapi publik juga memahami bahwa memang Jokowi itu masih terkait dengan kekuasaan
06:27Dia punya jaringan kekuasaan dan juga punya sejarah dan kepentingan politik
06:35Sehingga pernyataan-pernyataannya itu sudah pasti punya kepentingan politik
06:42Oke kalau gitu singkatnya gini
06:44So what? Jadi kenapa?
06:46Kalau seorang mantan presiden berpidato punya muatan politik terus?
06:52Iya persoalannya di dalam politik itu kan ada yang namanya legal
06:56Ada namanya legitimasi
06:58Ada etika demokrasi
07:00Legal
07:01Ini kan persoalan misalnya kasus Gibran
07:04Oke legal secara hukum
07:07Tapi secara legitimasi
07:09Ini mengandung kontroversi dan juga ketidakpatutan
07:14Lalu dari etika demokrasi
07:17Apakah kemudian tampilnya itu adalah muncul sebagai kesetaraan
07:24Ini keuntungan bagi siapa?
07:27Keuntungan bagi keluarga
07:29Maka publik tetap melihat ada kepentingan meneruskan dinasti politik
07:41Saya ingin masuk dalam satu pertanyaan kepada dua narasumber saya
07:46Pernyataan mantan presiden Pak Joko ini dianggap memberikan pesan kepada presiden Prabowo
07:52Bung Adek mengatakan bahwa ya itu adalah refleksi dari roso banyak orang
07:57Yang merasa semacam ada pembungkaman ketika memberikan kritik pada presiden Prabowo
08:04Tapi menurut Bung Selamat Ginting ini ada sesuatu yang lebih serius
08:07Bahwa pernyataan ini ingin melanjutkan supaya kroni keluarga Pak Jokowi terus dalam kekuasaan
08:16Kami kembali sesaat lagi
Komentar