Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Lahan Bekas Karhutla Disulap Jadi Kebun Sawit, Prabowo Minta Usut Tuntas Korporasi

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengusutan tuntas atas alih fungsi lahan bekas kebakaran hutan yang dengan cepat berubah menjadi kawasan perkebunan. Ia menegaskan sanksi tegas bagi pelaku kejahatan lingkungan tersebut.

“Dan saya minta segera nama-nama korporasi itu sampai ke saya, 8 maupun yang 18 dan nanti akan saya minta mungkin Menteri Kehutanan, ATR dan juga Satgas PKH untuk menilai kalau perlu kita segera cabut semuanya semua izin-izinya kita cabut, HGU-nya, dan sebagainya, ini sudah kelewatan, saya ingin tahu benar-benar korporasi itu milik siapa,” tegas Presiden Prabowo.

Langkah drastis berupa pencabutan izin hingga Hak Guna Usaha siap dijatuhkan pemerintah bagi setiap korporasi yang terbukti terlibat.

#Karhutla #Prabowo #KebunSawit

Creative/Video Editor: Lia/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Baik, terima kasih. Saya tertarik juga ya, itu yang habis kebakaran langsung jadi lahan perkebunan dalam waktu yang sangat singkat.
00:14Jadi ini benar-benar kesengajaan dan apakah ini rakyat atau ini korporasi.
00:22Tapi terus diselidiki terus dan saya minta segera nama-nama korporasi itu sampai ke saya, yang 8 maupun yang 18.
00:35Dan nanti akan saya minta mungkin Menteri Kehutanan, ATR dan juga Satgas TKH untuk menilai, kalau perlu kita segera cabut
00:55semuanya itu, semua izin-izinnya kita cabut HGU-nya dan sebagainya.
01:07Ini sudah keliwatan dan juga saya ingin tahu benar-benar korporasi itu milik siapa.
01:25Baik, kemudian saya mau tanya ya, Kepala BNPB.
01:32Kalau kita lihat sekarang mungkin areal kebakaran yang paling besar adalah di Rio, kalau tidak salah.
01:41Kalimantan Barat, Bapak Presiden?
01:43Oh, masih di Kalimantan Barat?
01:44Betul, Bapak Presiden.
01:46Titik api yang paling banyak masih di Kalimantan Barat?
01:50Lahan terbakar, luas lahan terbakar, Kalimantan Barat, Bapak Presiden.
01:53Yang nomor dua, Rio.
01:54Oke.
01:56Siap.
01:58Baik, Kalimantan Barat.
02:01Kalimantan Barat, Bapak Presiden.
02:03Belum padam.
02:04Oh, iya, iya, iya.
02:12Iya, kalau di slide ini, yang luas, yang belum padam, yang paling banyak per hari ini memang Rio, Bapak Presiden.
02:21Yang belum padam hari ini.
02:22Iya, iya, iya.
02:24Tapi kan yang belum padam, yang Kalbar tinggal 97 hektare.
02:30Betul, Bapak Presiden.
02:31Tapi secara keseluruhan 38 ribu hektare, Bapak Presiden.
02:36Ini paling luas.
02:38Baik, nanti didiskusikan ya dengan Panglima TNI, nanti posisi cinuk-cinuk sebaiknya ada di mana.
02:51Yang harus diperhatikan juga kebakaran yang dekat IKN itu.
02:57Itu harus diperhatikan, mungkin kita harus kerahkan.
03:03Aset-aset lebih untuk jangan sampai kebakaran itu sampai ke, iya, susunan inti.
03:13Terima kasih.
03:21Terima kasih.
03:22Terima kasih.
03:23Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan