Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengalami peningkatan selama rentang waktu Agustus-September 2026, di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan polusi kabut asap.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #asapdiriau #ISPA

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Lonjakan kasus ISPA di Riau tembus 10.000 pasien, anak-anak paling terdampak.
00:05Dinas Kesehatan, Diskes, Provinsi Riau mencatat terjadi peningkatan penderita infeksi saluran pernafasan akut, ISPA, selama kurun waktu bulan Agustus dan
00:14September.
00:15Selama dua bulan tersebut, penderita ISPA di Riau tercatat sebanyak 10.783 kasus.
00:21Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli mengatakan, terjadinya peningkatan kasus penderita ISPA di Riau tersebut diduga akibat kabut asap yang
00:28melanda Riau karena kebakaran hutan dan lahan, karhutlah.
00:33Total penderita ISPA di Riau selama periode Agustus hingga awal September tercatat sebanyak 10.783 kasus, katanya.
00:40Dari total keseluruhan penderita, korban teridentifikasi terdiri dari 5.321 pasien laki-laki dan 5.462 pasien perempuan.
00:49Kondisi ini makin mengkhawatirkan lantaran ribuan anak-anak dan balita menjadi kelompok paling terdampak.
00:54Dari data menunjukkan sebanyak 1.937 balita usia 0.5 tahun terdeteksi terserang ISPA, dengan rincian 1.162 anak laki
01:02-laki dan 775 anak perempuan.
01:05Tak hanya balita, kelompok anak usia sekolah 5.9 tahun yang terjangkit ISPA juga mencapai 1.844 jiwa, terdiri dari
01:13989 anak laki-laki dan 855 anak perempuan.
01:17Meski terjadi lonjakan signifikan, Zulkifli mengklaim fasilitas kesehatan di daerah terdampak masih sanggup menampung dan melayani para pasien secara maksimal.
01:26Guna menekan dampak buruk ledakan ISPA, Din Kesriau mengklaim terus menggalakkan pembagian masker gratis dan kampanye edukasi kesehatan ke masyarakat.
01:33Pemerintah daerah juga menyalurkan makanan tambahan bagi ibu hamil serta balita terdampak, sembari menyiagakan oksigen konsentrator di puskesmas.
01:40Tim medis darurat, Emerancy Medical Team, di setiap puskesmas telah diaktifkan penuh untuk mengantisipasi gejolak lonjakan pasien secara mendadak.
01:49Sebutnya, khusus di tingkat provinsi, Din Kesriau mendirikan tenda posko darurat yang dilengkapi rumah oksigen dan tempat tidur medis untuk
01:56penanganan kritis.
01:57Langkah darurat ini juga melibatkan Akademisi Perguruan Tinggi serta organisasi profesi kesehatan untuk mendistribusikan masker kepada para pengguna jalan.
02:06Kemudian juga, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan deteksi dini dengan mendorong masyarakat yang mengalami gejala untuk segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas
02:14pelayanan kesehatan terdekat.
02:15Kita juga mendorong peningkatan peran serta masyarakat dalam menanggulangi dampak kesehatan yang diakibatkan polusi udara melalui penerapan protokol kesehatan, khususnya
02:23terhadap populasi rentan seperti anak, ibu hamil, orang dengan komorbit atau penyakit penyerta, dan lanjut usia, katanya.
02:30Selain itu juga perlu tindakan memastikan ketersediaan masker dalam melindungi diri dari polusi udara, khususnya masker yang dapat menyaring polusi
02:37udara.
02:38Tenaga kesehatan kita di Vasquez kita minta untuk segera melaporkan dan memantau kasus kejadian penyakit yang diakibatkan oleh asap seperti
02:44ispa, iritasi mata, pneumonia, iritasi kulit, dan asma ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kota.
02:50Tutupnya.
02:51Tutupnya.
Komentar

Dianjurkan