Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - KPK menggeledah kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam kasus suap pembukaan blokir Hak Guna Bangunan di Bogor, Jawa Barat.

Salah satu ruangan yang digeledah KPK yakni ruangan Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN, Lampri, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

KPK menjelaskan, penggeledahan dilakukan untuk mencari dan melengkapi alat bukti dalam perkara yang penyidikannya bermula dari operasi tangkap tangan. Delapan orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Empat di antaranya disebut sebagai orang kepercayaan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

#ATR/BPN #KPK #penggeledahan

Baca Juga KM Virgo Transport 8 Terbalik, Korban Akui Nekat Lari ke Atas Kapal | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/691257/km-virgo-transport-8-terbalik-korban-akui-nekat-lari-ke-atas-kapal-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691261/kasus-suap-hgb-di-bogor-kpk-geledah-kantor-kementerian-atr-bpn-dan-ruangan-dirjen-kompas-petang
Transkrip
00:00Informasi lain, sodara KPK menggeledah kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional ATRBPN
00:08dalam kasus suap pembukaan blokir hak guna bangunan di Bogor, Jawa Barat.
00:14Salah satu ruangan yang digeledah KPK yakni Ruangan Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATRBPN
00:23Lampri yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
00:27KPK menjelaskan penggeledahan dilakukan untuk mencari dan melengkapi alat bukti dalam perkara yang penyidikan
00:35bermula dari operasi tangkap tangan, di mana 8 orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
00:42Empat diantaranya disebut sebagai Orang Kepercayaan Menteri ATRBPN Nusron Wahid.
01:01Penggeledahan dilakukan di beberapa lokasi di lingkungan kantor Kementerian ATRBPN.
01:09Salah satunya adalah ruangan tersangka sodara LMPI, selaku Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATRBPN.
01:22Kegiatan penggeledahan ini dibutuhkan penyidik untuk mencari dan melengkapi alat bukti penyidikan perkara yang bermula dari peristiwa tertangkap tangan ini.
01:38Empat dari delapan tersangka kasus korupsi di Kementerian ATRBPN disebut-sebut Orang Kepercayaan Nusron Wahid.
01:45Lalu apakah kantor Menteri ATRBPN turut digeledah?
01:49Kita Sapa, Jurnalis Kompas TV, Zevanya Situmayang, dan Juru Kamera Muhammad Zamzari.
01:54Zevanya, sejumlah ruangan digeledah. Apakah ini termasuk ruangan Menteri ATRBPN Nusron Wahid, Zevanya?
02:06Ya, Sintia, yang jelas saat ini penggeledahan masih berlangsung di gedung Kementerian ATRBPN.
02:11Memang tidak disebutkan spesifik untuk beberapa lokasi lainnya, tapi disebutkan bahwa beberapa lokasi yang ada di gedung Kementerian ATRBPN ini
02:20dilakukan penggeledahan.
02:21Salah satunya adalah di ruang PPTR atau ruang dari Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan ruang ATRBPN.
02:29Yang merupakan menjadi salah satu tersangka, yakni lampri.
02:33Kita ketahui sebelumnya di tanggal 14 September, KPK ini melakukan OTT yang kemudian menetapkan ada sebanyak delapan orang tersangka.
02:41Seperti yang sudah disampaikan tadi, empat orang diantaranya dari pihak swasta.
02:44Ini merupakan orang kepercayaan dari Menteri ATRBPN Nusron Wahid yang melakukan komunikasi atau perannya ini salah satunya adalah menjadi pengepul
02:54uang atau yang mengumpulkan uang.
02:56Nah, dari lingkungan Kementerian ATRBPN sendiri, Dirjen PPTR, ATRBPN, lampri ini juga menjadi salah satu tersangka.
03:04Dan juga ada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1, Sontang Manurung, kemudian juga dirut dari PT Sumarekon Agung.
03:12Dan juga ada pihak swasta lainnya yang menjadi tersangka.
03:16Memang saat ini fokus dari KPK dalam penggeledahan adalah untuk mencari barang bukti lainnya, barang bukti tambahan setelah sebelumnya sudah
03:23menerima atau mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi dan juga tersangka yang sudah diamankan saat ini di rutan KPK.
03:30Tapi juga untuk mencari barang bukti lainnya, karena sebelumnya di OTT di tanggal 14 September kemarin KPK ini sudah berhasil
03:37menyita ratusan miliar uang begitu yang dimana nilainya sekitar 106,3 miliar terkait proses pengurusan hak guna bangunan di lingkungan
03:49Kementerian ATRBPN.
03:51Dimana nilai tersebut ini juga disebut menjadi salah satu jumlah yang terbesar yang sepanjang KPK melakukan OTT.
03:58Tentu kalau melihat dari konstruksi perkaranya ada dua konstruksi besar di sini, Sintia, dimana yang pertama terkait praktik swap oleh
04:06PT Sumarekon dan juga adanya dugaan penerimaan gratifikasi terkait rotasi, mutasi, dan promosi jabatan.
04:13Tentu setelah nantinya mencari barang bukti di beberapa lokasi di kantor ATRBPN ini, KPK ini juga akan melakukan pendalaman aliran
04:23dana dan keterlibatan pihak lain.
04:25Dengan metode follow the money ini KPK akan menelusuri kemana aliran dana dari para tersangka ini kemudian apakah ada alirannya
04:31juga ke sejumlah pejabat dari lingkungan Kementerian ATRBPN ini.
04:36Dan juga penyidik ini akan menelusuri alur perintah karena salah satu tersangka yakni Kepala Kantor Pertanahan di Kabupaten Bogor I
04:46ini menyebut
04:47Ia melakukan atau melakukan tugasnya seperti membuka blokir lahan hanya dilakukan jika ada perintah dari atasan.
04:55Siapakah atasan ini, ini yang tentu perlu kita gali dan bagaimana aliran dana tersebut mengingat juga keempat orang ini merupakan
05:02orang kepercayaan dari Menteri ATRBPN Nusron Wahid
05:05Yang sepanjang kasus ini terungkap kita sama-sama belum melihat di mana keberadaan dari Menteri ATRBPN Nusron Wahid
05:12Seperti misalnya di penggeledahan saat ini juga tidak ada terlihat gerak-gerik atau tak ada tanda kehadiran dari Menteri ATRBPN
05:20Nusron Wahid
05:21Beberapa waktu lalu di DPR ada rapat juga yang seharusnya dihadiri oleh Menteri ATRBPN tapi juga tidak terlihat di mana
05:28sosok Menteri ATRBPN Nusron Wahid ini
05:31Yang juga menjadi sorotan ini adalah bagaimana KPK menyebut bahwa hingga saat ini belum ada koordinasi resmi dari KPK dengan
05:39Dijen Imigrasi
05:40Terkait pencegahan keluar negeri untuk pihak-pihak tertentu khususnya juga pejabat di lingkungan kementerian ATRBPN
05:46Jadi ini yang masih perlu dicari tahu karena hingga sekarang keberadaan dari Menteri ATRBPN Nusron Wahid juga masih belum diketahui
05:54KPK juga belum melakukan koordinasi dengan Dijen Imigrasi dan tentu saat ini juga ruangannya kita akan menunggu Sintia apakah ada
06:02ruangan lainnya
06:03Salah satunya ruangan dari Menteri ATRBPN sendiri Nusron Wahid yang kemudian juga digeledah
06:07Karena melihat 4 orang kepercayaan ini adalah orang kepercayaan dari Nusron Wahid
06:11Lalu juga ruang salah satu ruangnya yang digeledah ini adalah ruang dari Dirjen PPTR
06:18Ini yang akan kita tanyakan nanti setelah proses penggeledahan ini sudah selesai dilakukan
06:23Tapi hingga saat ini proses penggeledahannya masih berlangsung
06:26Sintia tentu kita harus menunggu bagaimana nanti pernyataan resmi dari KPK terkait penggeledahan hari ini
06:31Sintia
06:32Baik terima kasih atas informasi Anda
06:35Zevanya Situmaya melaporkan langsung dari KPK
06:38Terima kasih atas informasi Anda
Komentar

Dianjurkan