Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid berbicara soal kasus dugaan suap terkait pengurusan Hak Guna Bangunan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Nusron saat ditemui di kantornya pada Jumat (18/9/2026).

Nusron menyampaikan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang ada. Dirinya juga mengaku tidak tahu menahu duduk perkara sengketa lahan di Bogor tersebut.

"Kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK. Kami juga akan mengikuti dan membantu proses yang ada di sini,"

Nusron menjawab dengan candaan membantah kabar menghilang,

"Masa kita bisa menghilang kayak jin, ya?," ujar Nusron.

Video Editor: Vila Randita

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691436/full-menteri-nusron-bicara-soal-namanya-terseret-kasus-suap-hgb-hingga-kabar-menghilang
Transkrip
00:00Dibu sebut menghilang untuk, ternyata sholat tadi.
00:05Masa kita bisa menghilang kayak jin?
00:08Pak Dengri, izin Iham dari Jawapos.
00:12Kita tahu bahwa di KPK kemarin sempat ada kongresi beras terkait kasus Makhdiatana.
00:20Mungkin Pak Menteri ingin berkomentar terkait hal itu, mengingat nama Bapak juga sempat disebut.
00:27Pertama, kami menghormati apa yang diproses oleh Aparatur Kementerian Bukum dalam hal ini KPK.
00:43Kami juga akan mengikuti dan kami akan memahami proses yang ada di sini.
00:52Semoga dengan kejadian ini ada proses kecepatan perbaikan pelayanan di internal kantor Aparatur.
01:03Saya kira itu.
01:04Pak, kita tahu bahwa di sana Bapak disebut begitu.
01:10Mungkin Bapak ingin memastikan bahwa memang di sana disebutnya belum ada barang bukti yang berkaitkan dengan Bapak.
01:16Cuma, dengan sekejapnya apa kalau kita ikuti prosesnya ini dan kami serahkan sebenarnya kepada KPK sempatnya apa.
01:29Kalau dari duduk pakara kasus yang dengan sumarekan itu sempatnya apa sih, Pak?
01:34Enggak tahu.
01:36Belum ingin tahu, Pak.
01:37Bapak sempat disebut menghilang begitu.
01:40Ini apa, sholat tadi, Pak.
01:44Masa kita bisa menghilang kayak jin, ya?
01:46Pak kerja-kerja Kementerian dengan situasi seperti ini gimana, Pak?
01:51Insya Allah tidak terganggu.
01:53Kami minta tetap solid, pelayanan terjalan, peralian hak 10 hari terjalan, pengukulan terjadwal terjalan.
02:02Tentang memang sebelum ini kita udah komitif untuk itu, untuk melakukan beberapa inovasi-inovasi dan perubahan.
02:08Apakah ada penguatan pengawasan internal begitu?
02:11Pasti.
02:13Pasti.
02:14Pak, kalau tanah HGB itu memang bisa diblokir ya, Pak?
02:19Mekanismenya seperti apa sih, Pak?
02:21Teknis, tanya sama dirjen sengketa.
02:23Lalu soal cara buatan membuatnya.
02:26Secara teknis, ya.
02:28Oke, terima kasih, Pak.
02:29Terima kasih.
02:39Terima kasih, Pak.
03:13Cara baru nonton di Smart TV.
03:15Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Grammedia langsung dari Smart TV kamu.
03:21Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
03:26Cari Kompas TV melalui pencarian.
03:28Pilih aplikasi, lalu install.
03:31Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
03:36Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
Komentar

Dianjurkan