Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Operasi salvage pencarian KM Virgo yang tenggelam di Laut Jawa kembali membuahkan hasil.

Tim gabungan menemukan lima korban dalam proses pencarian dan evakuasi kapal yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa.

Upaya pencarian korban KM Virgo terus dilakukan oleh tim gabungan dengan melibatkan unsur terkait dan dukungan operasi salvage.

Temuan lima korban menjadi bagian dari perkembangan terbaru dalam proses pencarian dan penanganan kecelakaan kapal tersebut.

Produser: Praytogi Haro

Editor: Novaltri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/691985/terkini-operasi-salvage-temukan-5-korban-km-virgo-yang-tenggelam-di-laut-jawa
Transkrip
00:00Saudara Anda menyaksikan Breaking News Kompas TV bersama saya Niputu Trisnanda.
00:05Kita awali dengan informasi pertama saudara.
00:0822 penumpang yang selamat dalam kecelakaan kapal Virgo Transport 8 tidak tercatat dalam manifest kapal.
00:16Kepala Kantor Kesyah Bandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Banjarmasin masih mencocokkan data untuk memastikan penyebab perbedaan data tersebut.
00:26Berdasarkan manifest dari Surabaya jumlah penumpang kapal Virgo Transport 8 tercatat 243 orang.
00:34Namun setelah petugas mendata 108 penumpang selamat, 22 nama yang tidak tercantum dalam manifest.
00:47KSOP masih menyelidiki perbedaan data tersebut termasuk kemungkinan perbedaan identitas antara data manifest dan data penumpang.
01:07Datanya kan semuanya, nah kita cocokkan datanya.
01:10Data yang ada sama data yang dimanifest itu ternyata ada 22 tidak ada di dalam data itu.
01:17Nah ini kita lagi coba mencocokkan.
01:21Jadi kira-kira apakah takutnya gini, biasanya kan penumpang itu misalnya dia pakai namanya nama panggilan gitu.
01:28Ternyata pada saat disini namanya Surga KTP.
01:31Itu yang masih kita coba konfirmasi sama teman-teman nanti di Surabaya.
01:5527 penyelam Basarnas dikerjunkan untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
02:05Dari rekaman underwater milik Basarnas, para penyelam berusaha memecahkan kaca jendela kapal Virgo yang tenggelam dalam posisi terbalik di perairan
02:15Laut Jawa.
02:16Tim berhasil memecahkan sebagian kaca untuk mencari korban yang terperangkap di dalam badan kapal.
02:22Penyelam juga menyusuri bagian lain kapal untuk mencari korban.
02:47Kita menuju ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Saudara bersama Jurnalis Kompas TV, Tasya Eni dan Juru Kamera, Rasyah Sarah.
02:57Selamat pagi Tasya, bagaimana perkembangan pencarian korban pagi hari ini dan apakah sudah ada informasi terkait operasi salvage?
03:09Baik, selamat pagi Niputu Trisnanda dan juga Saudara saat ini saya sedang berada di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
03:17Untuk saat ini korban yang telah ditemukan dan juga tentunya telah diserahkan ke Rumkit Bayangkara sedang dalam proses identifikasi.
03:26Terutama untuk satu korban pada hari Sabtu dan juga dua korban pada hari Minggu yang kesulitan untuk diidentifikasi karena kondisi
03:35yang sudah tidak lagi utuh.
03:37Dan juga tentunya hal ini dikarenakan korban telah berada di bawah air selama lima hari yang menyulitkan tim DVI Polda
03:44Castle untuk dapat mengidentifikasi korban.
03:47Untuk itu sampel DNA-nya telah dikumpulkan dan akan dikirimkan ke Jakarta untuk proses identifikasi lebih lanjut.
03:55Namun untuk prosesi salvage sendiri saat ini belum ada informasi ataupun update lebih lanjut mengenai prosesi salvage sendiri.
04:04Karena tim SAR masih terus berfokus terhadap pencarian korban-korban yang masih berada di dalam bangkai kapal KM Virgo Transporter
04:138.
04:14Niputu?
04:15Oke, kemarin sempat disampaikan bahwa problemnya atau kendalanya adalah bagaimana arus yang ini juga masih cukup kencang.
04:24Kemudian cuaca yang juga belum terlalu baik ini mengakibatkan penyelam tidak bisa secara efektif mencari korban-korban yang masih terjebak
04:31sampai dengan saat ini.
04:33Bagaimana situasinya hari ini? Apakah cuaca sudah membaik dan berapa jumlah penyelam yang dikerahkan hari ini?
04:42Baik Niputu dan juga Saudara tentunya saat ini tim penyelam dari Basernas maupun dari TNI AU telah dikerahkan untuk melakukan
04:52pencarian korban secara menyeluruh dari bangkai kapal KM Virgo Transporter 8.
04:56Namun seperti yang dapat disaksikan oleh Saudara juga di layar kaca bahwa selain arus yang kencang dan juga cuaca namun
05:03juga dari visibilitas di dalam air yang cukup keruh apalagi di area dalam kapal yang tentunya menyulitkan para penyelam.
05:11Dan juga tentunya untuk area kompartemen bawah yang dinilai cukup beresiko bagi para penyelam untuk dapat menyelam lebih lanjut.
05:18Namun untuk saat ini menurut pantauan juga dari rekan-rekan yang mungkin berada di area pencarian, cuaca di area tersebut
05:28kerap berubah-ubah dan tentunya ini menjadi pertimbangan dari tim penyelam.
05:34Jadi saya sekaligus mau mengkonfirmasi bahwa ini ada perbedaan antara manifest dan juga total penumpang yang menaiki KM Virgo ini.
05:44Jadi total ada berapa korban yang sudah ditemukan baik itu dalam kondisi selamat ataupun juga meninggal dunia.
05:50Kemudian ada berapa penumpang yang masih dicari sampai dengan hari ini?
05:57Baik untuk saat ini dari total manifest yang dapat kami himpun informasinya dari Basarnas, dari KM Virgo Transport 8 sendiri
06:05adalah total manifestnya 243 orang.
06:08Namun untuk korban yang sudah ditemukan adalah 123 orang di mana 108 di antaranya selamat dan 15 orang meninggal dunia.
06:18Untuk saat ini masih ada 120 orang yang masih dalam pencarian.
06:23120 orang.
06:25Untuk hari ini apakah sudah ada korban yang kembali ditemukan?
06:33Baik menurut informasi yang kami himpun saat ini ditemukan dua orang lagi di dalam badan kapal dari KM Virgo Transport
06:438.
06:46Baik terima kasih kita harapkan nanti akan ada informasi lebih lanjut lagi terkait dengan bagaimana posisi kapal sehingga nanti juga
06:56bisa tentu saja mempermudah para penyelam untuk mengevakuasi para korban.
07:00Terima kasih laporan Anda, Jurnalis Kompas TV ada Tasya Ewoni dan juga Rasyah Sarah, Juro Kamera Kompas TV.
07:08Selamat bertugas kembali, tetap hati-hati.
Komentar

Dianjurkan