Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo mempertanyakan alasan bingkai foto warga binaan bernama Jimmy Masrin ada di rumah dinas Lapas Kelas IIA Cibinong.

Yanuar mengatakan sejak kapan pigura tersebut berada di rumah dinas serta bagaimana barang itu bisa masuk.

Yanuar menanyakan hal itu kepada Kepala Lapas Cibinong Wisnu Hani Putranto dalam rapat dengan Dirjen Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dan Kalapas Cibinong di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kalapas Cibinong menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan Kasi Kamtib, petugas melakukan razia di blok hunian pada Selasa (22/9/2026) dan menemukan sejumlah barang terlarang.

Baca Juga Rapat DPR Bahas Lapas Fasilitas Mewah di Cibinong, Nama Ferdy Sambo hingga Indra Kenz Disebut | JMP di https://www.kompas.tv/nasional/693085/rapat-dpr-bahas-lapas-fasilitas-mewah-di-cibinong-nama-ferdy-sambo-hingga-indra-kenz-disebut-jmp



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693103/dpr-pertanyakan-alasan-foto-jimmy-masrin-ada-di-rumah-dinas-lapas-ini-jawaban-kalapas-cibinong
Transkrip
00:00Kemudian, saya ingin tanya Pak, ini disini di catatan dari progres yang disampaikan tadi oleh Pak Dirjen, itu ada figura
00:12bingkai foto atas nama Jimmy Masrin.
00:17Ya kan? Ini ada di rumah siapa Pak Kalapas?
00:21Siap, di rumah kepala seksi keamanan dan ketertiban Bapak.
00:24Mana orangnya?
00:25Siap, tidak masuk Bapak.
00:26Loh kenapa gak ada aja?
00:30Yang bersangkutan sakit dari ini Bapak?
00:32Sakit apa?
00:33Demam Bapak.
00:33Ada surat dokternya?
00:35Belum kami terima Bapak.
00:38Pak Kalapas, jangankan kasih.
00:42Menteri kalau diundang di komisi 13 wajib hadir Pak.
00:45Kecuali Menteri dipanggil Presiden.
00:48Baru bisa izin.
00:50Ini urusan penting.
00:53Ya?
00:57Jadi jangan main-main Pak dengan publik.
01:00Jangan main-main dengan pengawasan.
01:02Di sini ditulis.
01:04Ada yang mengaku punya sofa, punya ini, punya ini.
01:07Ya?
01:09Bagaimana cerita figuranya Masrin, Jimmy Masrin itu bisa ada dalam rumah dinas?
01:17Pertanyaan saya Pak Kalapas.
01:19Anda tiga tahun di sana.
01:21Sudah berapa lama Anda tahu Pak Jimmy Masrin ada di situ?
01:31Ya Bapak, mohon izin.
01:32Kami mendapatkan informasi
01:34atas nama tersebut kurang lebih
01:47Jangan bohong ya Pak.
01:48Siap Bapak.
01:57Kenapa lama sekali?
02:00Mohon izin menjelaskan loh Pak.
02:02Atas nama tersebut
02:04masuk ke lapas si binong.
02:06Bukan.
02:09Figura tadi itu loh
02:10yang ada di kasih kantip tadi
02:12udah berapa lama?
02:12Mohon izin menjelaskan Bapak
02:14bahwa
02:14figura tersebut
02:15setelah kami tanya ke
02:17kasih kantip Bapak
02:18bahwa
02:19pada hari
02:20Selasa
02:21tanggal 22
02:21tim
02:22kantip
02:23melakukan razia keblokunian Bapak.
02:26Lalu
02:28menemukan beberapa barang terlarang Bapak.
02:30Pak saya ingatkan ya.
02:31Siap Bapak.
02:32Jangan tutupi kebohongan
02:33dengan kebohongan.
02:34Siap Bapak.
02:35Ini rakyat lihat.
02:36Siap Bapak.
02:37Maka saya tanya
02:38sejak kapan figura itu ada?
02:40Sejak kapan kulkas itu ada?
02:42Sejak kapan sofa-sofa itu ada di situ?
02:45Siap Bapak.
02:45Ini barang gede Pak.
02:48Pertanyaan sedikit saya Pak.
02:49Di area situ
02:50ada CCTV gak Pak?
02:51Tidak ada Bapak.
02:52Kenapa tidak ada?
02:53Karena yang CCTV kami pasang
02:55hanya di blok-blok dalam.
02:56Kenapa tidak ada?
02:57Ada 3 tahun loh di sana.
02:59Ya.
02:59Menurut Anda
03:00penting gak ada CCTV di situ
03:01untuk pengamanan.
03:02Penting Bapak.
03:03Kenapa gak dipasang?
03:04Siap Bapak.
03:06Hah?
03:06Apa hanya untuk menutupi
03:08memberi fasilitas pada warga binaan?
03:10Tidak Bapak.
03:11Dan terus kenapa gak dipasang?
03:13CCTV kami pasang di area-area
03:15tertentu Bapak.
03:16Di blok hunian.
03:16Iya kenapa di rumah dina
03:17tidak dipasang CCTV Pak?
03:19Siap Bapak.
03:20Itu kan tempat vital juga.
03:22Siap.
03:24Jadi kalau jawab
03:25jangan asal jawab Pak.
03:27Siap.
03:28Kan aneh.
03:29Anda 3 tahun di sana
03:31ada 3 periodik anggaran
03:33Anda tidak mengajukan untuk
03:35pemasangan CCTV.
03:36Kan konyol namanya ini.
03:38Siap Bapak.
03:40Padahal kalau itu ada
03:41selesai kok.
03:42Kita tahu siapa yang keluar masuk di situ.
03:44Siapa yang angkat-angkat barang di sana.
03:48Iya kan?
03:50Ini kita harus jelaskan ke publik Pak.
03:52Sejelas-jelasnya seterang-terangnya.
03:55Oke terima kasih Pak Kalapas.
03:58Ini terkait lagi juga dengan warga binaan.
04:02Kalau lapas petugas-petugasnya
04:05dengan proses investigasi ini diberikan sanksi
04:09bukan hanya penonaktifan
04:11bahkan kalau terbukti
04:12secara nyata
04:14ya bahwa itu dilakukan oleh petugas
04:17bukan hanya dinonaktifkan Pak
04:19tapi diberhentikan.
04:23Ya kalau ada unsur pidananya
04:25di dalam proses dengan warga binaan ini
04:27entah suap, menyuap, entah
04:31pemerasan
04:31ini juga harus diproses.
04:34Ini Pak Dirjen masih sanggup gak Pak ngurusin ini Pak?
04:39Kalau Bapak gak sanggup
04:40Bapak mundur juga.
04:43Semua ini di dalam penguasan Pak Dirjen.
04:47Kalau Bapak Dirjen gak sanggup menata
04:49ya
04:52merotasi
04:53ya
04:54melakukan reward and punishment kepada seluruh petugas lapas
04:58mending Bapak berhenti
05:00biar digantikan yang lain.
05:03Ini catatan saya berikutnya Pak.
05:06Kasih binadik
05:07ada di sini gak?
05:09Yosef?
05:13Kamu maju sini.
05:17Nih
05:17tapi belum minta izin pimpinan ya?
05:20izin pimpinan.
05:21Gak apa-apa
05:22kecuali Pak Yanwar mau duduk di sini.
05:24Mohon maaf Pak Ketua
05:26izin Pak Ketua
05:28gini
05:28gak boleh tanya jawab
05:31kan
05:31kita
05:32tadi kan Pak Federik sudah dibatasi
05:34ya
05:35oke
05:36jadi kita juga
05:37terima kasih
05:38terima kasih Pak Ketua
05:39terima kasih
05:39saya hanya ingin
05:41menyampaikan begini Pak
05:42kenapa saya sampaikan reward and punishment ini penting di dalam rotasi dan mutasi petugas lapas
05:48pertama
05:49Pak Wisnu terlalu lama di sana
05:51ya
05:533 tahun di sana
05:54yang kedua
05:56kemuannya ini ada kasih binadik Pak Yosef
05:58yang tahun 2024
06:00bertugas di
06:02rutan narkoba
06:04salemba
06:04benar ya Pak Yosef ya
06:07sebagai kepala
06:08satuan pengamanan rutan
06:10yang pada saat anda dinas di sana
06:13ada 7 narapidana narkoba
06:16kabur
06:17benar
06:20coba bisa dibayangkan Pak
06:222024
06:23mas Yosef ini
06:25sebagai kepala pengamanan rutan
06:277 narapidana kabur
06:312024
06:32bulan November
06:33sekarang
06:35promosi jabatan
06:37jadi kasih binadik di Cipinong
06:42dimana tanggung jawab Pak Dirjen
06:44dalam memutasi merotasi jabatan seperti ini Pak
06:49ini gak main-main Pak
06:50jangan mutasi ini malah dijadikan ajang konsolidasi
06:54ya
06:55ajang untuk saling menutupi
06:58dan yang lebih mengerikan lagi
07:00kalau ini dijadikan sebuah instrumen untuk
07:03penyelewengan
07:05maka saya minta Pak Dirjen tadi
07:06kalau masih sanggup
07:08bereskan ini Pak
07:10jangan leg or dislike
07:12apalagi kalau usah setor menyetor
07:15ini semua terbuka Pak
07:17bisa dilihat rekam jejaknya
07:19ya
07:20makanya saya sampaikan
07:21kalau Pak Dirjen gak sanggup
07:23lebih gentle mundur Pak
07:26gitu loh
07:27ya
07:28yang ketiga
07:29ini terkait dengan tata kelola
07:32saya
07:33tidak ingin kemudian
07:34lapas Cipinong ini
07:35berhenti
07:37ya
07:38di dalam mengusut semua
07:40masalah yang ada di sana
07:42tapi ini bukan satu-satunya
07:44saya minta Pak Dirjen
07:46ya
07:46turun
07:47untuk reguler
07:49Pak Dirjen
07:51memonitor semua lapas yang ada
07:55imigrasi
07:56sorry
07:56pemasyarakatan
07:57sejatinya
07:59ruhnya
08:00itu non diskriminatif Pak
08:02dia harus imparsial terhadap seluruh
08:04warga binaan
08:05tidak ada
08:07dispensasi
08:08tidak ada
08:09pemberian fasilitas
08:10yang dibeda-bedakan
08:12nah ini kan
08:14mencederai perasaan publik Pak
08:15apalagi rutan ini kan
08:18udah over capacity
08:18yang harus
08:20cuma 845
08:21sekarang udah
08:211800
08:23tentu ini
08:24godaannya besar Pak
08:25ya
08:26warga binaan
08:27dengan kemampuan
08:28finansial yang kuat
08:29jimmy masrin baru satu soal
08:32ada Pak Ferdi Sambu juga disitu
08:34ya
08:34ada juga aktor-aktor lain
08:36ya
08:37ada tipikor juga
08:38mantan wali kota Bekasi
08:40ada juga disitu
08:41banyaknya kalau mau disebut
08:43gitu ya
08:44dan itu sudah jadi konsumsi publik
08:45tapi yang kita inginkan adalah
08:48pertama
08:49usut
08:50tuntas
08:50dan transparan Pak
08:52siapa yang
08:54bersalah
08:55berikan sanksi
08:56ya
08:58dan jangan ditutupi
09:00selamat menikmati

Dianjurkan