Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang juga Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia, buka suara soal antrean panjang BBM.

"Kalau stok nasional itu kita di angka 16 sampai 18 hari, jadi masih clear, nggak ada masalah secara stok-stok nasional," ujar Menko Bahlil usai bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana pada Rabu (14/10/2026).

"Jadi mungkin distribusinya yang ada sedikit mengalami terkendala," lanjutnya.

Bahlil juga mengungkapkan bahwa pemadaman listrik atau blackout di Batam dipicu sejumlah persoalan teknis.

Baca Juga Ombudsman Beber Indikasi Penyebab Antrean Panjang BBM di Sejumlah Daerah, Apa Saja? di https://www.kompas.tv/nasional/695949/ombudsman-beber-indikasi-penyebab-antrean-panjang-bbm-di-sejumlah-daerah-apa-saja

#bahlil #bbm #blackout #prabowo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695955/full-dipanggil-presiden-prabowo-menko-bahlil-buka-suara-soal-antrean-bbm-blackout-di-batam
Transkrip
00:00Kalau stok nasional itu kita di angka 16-18 sehari, jadi masih clear, gak ada masalah secara stok nasional.
00:08Jadi mungkin di distribusinya yang ada sedikit mengalami terkendala.
00:13Itu yang sebenarnya kita harapkan, saya melaporkan beberapa perkembangan terkait dengan, tadi saya mewakili Bapak Presiden di acara membuka Trade
00:28Expo yang ke-41 di Tangerang.
00:31Yang kedua saya melaporkan perkembangan pembahasan RUU Migas kepada Bapak Presiden.
00:37Soal blackout tadi juga disampaikan Pak Rosan, ada pembahasan soal PLN kelistrikan juga?
00:43Oh iya, ini kan bagian daripada, Pak Rosan mungkin dari saya sampai ini kan.
00:47Ini kan saya juga tadi menyampaikan karena diskusi tentang bagaimana cara agar beberapa daerah tentang listri harus kita lakukan perbaikan
00:58yang lebih intensif lagi.
01:00Agar bisa kita memberikan pelayanan yang terbaik untuk rakyat.
01:03Dan itu kan terjadi di tingkat implementasi ya, yang dikelola oleh PLN.
01:11Sudah mendapat laporan Pak dari PLN itu?
01:12Bagaimana?
01:13Bagaimana terkait penyebabnya, Pak?
01:14Ya, ada beberapa persoalan teknis di wilayah Batang itu.
01:20Batam ya, Batam.
01:21Dan ada beberapa jaringan yang kena treble karena ada petir dan menurut mereka ya.
01:28Dan ada kesalahan teknis lah kira-kira begitu.
01:31Teknisnya itu ada tiga.
01:33Salah satu di antaranya adalah katanya ada hewan atau apa yang kena kelelawar atau apa kayak gitu gitu ya.
01:42Tapi sudah polisasi nggak sih, Pak?
01:43Saya nanti akan bicarakan terlebih dahulu dengan teman-teman dari PLN.
01:51Karena PLN yang paling tahu secara teknis implementasi di lapangan.
01:55Di Bali, Pak Simon sudah di sana, Pak Dirut Pertamina.
02:04Karena kita tahu bahwa pemerintah kan regulator implementasi daripada itu semua adalah BUMN dalam hal ini Pertamina.
02:12Saya harus balik dulu rapat untuk mendengar laporan terkait perkembangan terkini dari Bali.
02:19Tapi kalau stok nasional itu kita di angka 16 sampai 18 sehari.
02:29Jadi masih clear, nggak ada masalah secara stok nasional.
02:33Jadi mungkin di distribusinya yang ada sedikit mengalami terkendala.
02:37Itu yang sebentar saya akan rapat.
02:39Saya rapat dulu ya, saya rapat dulu dengan mereka baru saya tahu ya.
02:43Saya kan bukan PGW yang membawa kapal ya.
02:46Nanti kita atur baik-baik ya.
02:48Tapi selain stok, harga juga aman ya, Pak?
02:50Harga untuk subsidi masih tetap tidak ada perubahan apa-apa.
02:58Kalau harga menyangkut dengan BBM yang di luar subsidi, itu pasti akan menjadi fluktu hati berdasarkan harga perkembangan dunia.
03:10Pak Pak Soe, soal nama Menteri SDM apakah tadi juga didiskusikan, Pak?
03:13Pak Soe, soal nama Menteri SDM, Pak.
03:14Apa?
03:15Soal nama Menteri SDM sudah didiskusikan juga di dalam, Pak.
03:18Apa itu?
03:18Soal nama Menteri SDM.
03:20Menteri SDM kenapa?
03:21Apakah nantinya akan disi, akan disi orang lain atau tetap Bapak merangkap?
03:26Sampai dengan hari ini, saya menjalankan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden,
03:36sebaik sebagai Menteri SDM maupun sebagai Menko Hilarisasi.
03:42Ya gitu ya.
03:55Terima kasih, Bapak.
04:14Cara baru nonton di Smart TV, nonton live streaming, dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
04:23Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
04:28Cari Kompas TV melalui pencarian.
04:31Pilih aplikasi, lalu install.
04:33Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
04:39Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.

Dianjurkan