- 42 menit yang lalu
- #satumejatheforum
- #karhutla
- #kebakaranhutan
- #kalimantan
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan serius yang mengancam kelestarian lingkungan.
Sejumlah pihak mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional, sebab penanganannya belum tuntas dan dampaknya terus meluas
Sampai kapan masalah karhutla terus berulang tanpa penyelesaian yang tuntas? Sejauh mana upaya pencegahan dan penegakan hukum berjalan dalam menangani karhutla?
Program Satu Meja the Forum membahasnya bersama narasumber:
Dana Tarigan - Kepala Departemen Komunikasi Strategis WALHI
Victor Rembeth - Anggota Dewan Pengarah BNPB
Daniel Johan - Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKB
Baca Juga WALHI Desak Perusahaan Pembakar Hutan Dipidana dan Wajib Pulihkan Lahan | SATU MEJA di https://www.kompas.tv/talkshow/696033/walhi-desak-perusahaan-pembakar-hutan-dipidana-dan-wajib-pulihkan-lahan-satu-meja
Simak Selengkapnya dalam #SatuMejaTheForum episode Karhutla Masalah Serius, Kapan Selesai Diurus? Tayang Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 20.30 WIB hanya di KompasTV!
#karhutla #kebakaranhutan #kalimantan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/696034/full-kebakaran-hutan-di-kalimantan-sumatera-hingga-papua-apa-strategi-pemerintah-satu-meja
Sejumlah pihak mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional, sebab penanganannya belum tuntas dan dampaknya terus meluas
Sampai kapan masalah karhutla terus berulang tanpa penyelesaian yang tuntas? Sejauh mana upaya pencegahan dan penegakan hukum berjalan dalam menangani karhutla?
Program Satu Meja the Forum membahasnya bersama narasumber:
Dana Tarigan - Kepala Departemen Komunikasi Strategis WALHI
Victor Rembeth - Anggota Dewan Pengarah BNPB
Daniel Johan - Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKB
Baca Juga WALHI Desak Perusahaan Pembakar Hutan Dipidana dan Wajib Pulihkan Lahan | SATU MEJA di https://www.kompas.tv/talkshow/696033/walhi-desak-perusahaan-pembakar-hutan-dipidana-dan-wajib-pulihkan-lahan-satu-meja
Simak Selengkapnya dalam #SatuMejaTheForum episode Karhutla Masalah Serius, Kapan Selesai Diurus? Tayang Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 20.30 WIB hanya di KompasTV!
#karhutla #kebakaranhutan #kalimantan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/696034/full-kebakaran-hutan-di-kalimantan-sumatera-hingga-papua-apa-strategi-pemerintah-satu-meja
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:14Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
00:30Soalnya kita sudah 3-4 bulan ini ngerasain kayak gini, gak ada solusi yang bagus gitu
00:34So ya, we came from Delhi to Singapore for better environment, but here the things are worse, so what we
00:41can do?
00:41Ya Presiden targetnya adalah secepat mungkin
00:44Akan ditetapkan sebagai bencana nasional, Mas Loh?
00:46Belum
00:46Memang ada ya tanggapan dari negara lain masalah kebakaran hutan ini, tetapi kita sudah maksimal baik
01:13Selamat malam
01:14Kebakaran hutan dan lahan masih terus melanda sejumlah wilayah di Indonesia
01:20Meski sudah terjadi beberapa bulan, namun hingga saat ini api belum bisa padam
01:25Bencana ini tidak hanya berdampak pada lingkungan dan kesehatan warga, namun juga sosial dan ekonomi
01:32Negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia juga sudah mulai mengeluhkan kabut asap kiriman dari Indonesia
01:39Lalu kenapa kebakaran hutan dan lahan tak kunjung bisa dipadamkan padahal korban terus berjatuhan
01:46Benarkah pemerintah tak serius menangani bencana ini?
01:51Karhutlah masalah serius, kapan selesai diurus?
01:55Inilah satu meja The Forum malam ini bersama saya, Radisa Putro
02:00Dan untuk membahas hal ini, sudah hadir di Studio 1 Menara Kompas
02:06Ada Dana Tarigan, Kepala Departemen Komunikasi Strategis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, WALHI
02:11Selamat malam, Bung Danan
02:13Selamat malam, Radisa
02:13Ada juga Victor Rembeth, anggota Dewan Pengarah Badan Nasional Penanggulan Bencana, BNPB
02:19Selamat malam, Victor
02:20Selamat malam
02:21Ada juga Bung Daniel Johan, anggota Komisi 4 DPR RI, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
02:26Yang sekaligus juga anggota DPR dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat ya
02:30Selamat malam, Bung Danan
02:32Selamat malam, Radisa
02:33Saya langsung ke Pak Victor
02:36Pak Victor, ini harus saya tanyakan di awal karena memang sedang hangat begitu ya
02:41Pak Victor saat ini ada peristiwa bahwa KPK menangkap salah satu pejabat yang ada di BNPB
02:4914 dan kabarnya satu adalah pejabat tinggi
02:52Ini saya kira-kira malam hari ini apakah ada kaitannya dengan kebakaran hutan dan lahan?
02:58Rilis yang pasti dari KPK belum ada jadi saya tidak bisa menjawab
03:02Karena ini kita menunggu rilis
03:04Walaupun memang spilnya adalah DSP
03:08Danasi Apakah
03:08Tapi kalau bicara tentang apakah ada hubungan dengan Karhutlah
03:13Belum ada informasi
03:15Baik, nanti kita telusuri lagi atau kita tindak lanjuti lagi lebih lanjut ya
03:19Oleh KPK yang paling berundang untuk memberikan keterangan soal ini
03:23Oke, kalau begitu soal Karhutlah ini Pak Victor
03:27Data per hari ini Pak Victor
03:29Dari dashboard BNPB
03:31Setidaknya ada enam provinsi betul ya Pak ya
03:33Yang mengalami kebakaran hutan dan lahan
03:35Dengan sebaran lebih dari 7 ribu hotspot
03:39Bisa diperbaru lagi Pak Victor per hari ini atau per malam ini
03:44Sudah sampai mana penanganan Karhutlah yang ada di Indonesia?
03:48Data hari ini memang kalau kita langsung ini dari dashboardnya BNPB
03:54Memang betul 7.678 hotspot
03:56Tetapi memang ada cara bacanya hotspot dan juga firespot
04:01Jadi kemudian firespotnya kalau saya disini ya 176 titik saat ini
04:06Sehingga data akumulasi enam provinsi itu
04:09Yang enam provinsi yang terfokus ya
04:13Itu sekitar 570 hektare
04:16Oh dibanding yang kemarin dimention oleh Pak Presiden ini sekarang sudah lebih
04:21Ya, kalau data dari dashboard ini
04:22Jadi artinya sudah ada penurunan ya sekitar 80 hektaran
04:27Dari data dashboard ini ya
04:30Oke, nah dari penurunan data titik hotspot tadi
04:34Yang ada di dashboard tadi
04:35Itu apa saja yang sudah dilakukan BNPB dan juga tim
04:39Saya dengar juga tidak hanya BNPB tapi bergotong rohnya dengan masyarakat melakukan pemadang
04:42Karena perhatian utama saat ini adalah Kalteng, Kalbar
04:49Tetapi juga Sumatera Selatan ya
04:52Itu yang paling yang masih cukup tinggi titik apinya
04:56Kita bicara firespotnya juga masih tinggi disitu
05:00Itu adalah Kalteng, Kalbar dan Sumatera Selatan
05:05Masih dilakukan dengan tiga cara
05:07Yang pertama adalah operasi modifikasi cuaca yang dilakukan secara hati-hati
05:12Karena itu besar sekali biayanya
05:15Karena harus rapat harian dengan BMKG untuk melihat apakah sudah ada benih awan yang cukup untuk menghujani daerah tersebut
05:26Dan itu sifatnya lebih teritorial
05:30Nah kalau waterbombing yang kedua itu adalah memang sifatnya spot
05:34Jadi membuang dengan bom air itu di spot-spot tertentu
05:38Dan kemudian tetapi ada hambatan
05:42Kalau jarak pandang baik vertikal maupun horizontal itu tidak memungkinkan
05:49Tidak terjadi karena percuma membuang air di daerah yang tidak pada titik yang jelas itu
05:54Membuang juga resource-resource kita
05:58Yang ketiga sudah tentu
06:01Upaya yang dilakukan adalah dengan RKP
06:05Itu regu pemadam kebakaran darat
06:09Dan ini adalah upaya yang dilakukan di darat
06:12Dan sudah di BKO-kan
06:15Paling tidak tentara dan polri lebih banyak di Kalimantan Tengah saat ini
06:19Tetapi juga ada MPA
06:22Masyarakat Peduli Api
06:23Itu dari komunitas desa setempat
06:26Dan kemudian dari segi Manggal Agni
06:30Yang itu dari teman-teman yang memang di Kementerian Kehutanan
06:35Tetapi dengan relawan semua itu juga dilakukan di
06:39Artinya RPK ini termasuk yang water injection juga ya Pak ya
06:42Water injection khususnya untuk lahan-lahan gambut
06:45Ya artinya semua cara
06:46Karena lebih banyak tapi lebih banyak dengan penyiraman
06:49Oke saya ke Bung Daniel
06:52Kabarnya Dapil Anda juga kan di Kalimantan Barat ya
06:55Ini juga parah
06:56Cukup parah kebakaran hutan dan lahan ya
06:59Ini satu provinsi yang jadi perhatian juga belakangan ini
07:02Ini ratusan ribu warga Kalimantan Barat juga merasakan parahnya kabut asap ini
07:08Sejak sebulan lebih lah ya
07:10Bahkan sudah hampir 4 bulan ya kalau saya hitung ya
07:13Nah sebagai wakil rakyat Bung Daniel
07:15Yang juga anggota komisi 4 yang bermitra juga dengan
07:19Apa
07:20Kementerian Hutan
07:21Kehutanan dan Lingkuan Hidup
07:24Bagaimana Anda melihat kondisi saat ini dan kira-kira keseriusan pemerintah menangani
07:29Kebakaran hutan dan lahan sejauh ini
07:30Yang pertama adalah
07:32Menangani kebakaran hutan yang baik itu bukan pada saat kejadian
07:37Apalagi di tengah masif seperti sekarang ini sangat sulit
07:41Apalagi gambut
07:42Sehingga penanganan yang baik adalah harus dilakukan dari satu tahun yang lalu
07:47Dengan mitigasi yang baik
07:49Dengan antisipasi dan pencegahan
07:52Sayangnya itu tidak dilakukan oleh pemerintah
07:55Dengan mitigasi yang lemah
07:56Sehingga menyepelekan persoalan
07:58Antisipasinya menjadi tidak utuh
08:02Padahal
08:03Dari tahun lalu sudah diprediksi
08:06El Nino Super El Nino
08:09Bahkan pakai istilah Godzilla
08:10Itu akan hadir di tahun ini
08:13Dua hal
08:15Satu mitigasi lemah
08:17Yang kedua adalah justru di akhir 2024
08:21BRGM itu dihapus
08:23Padahal
08:24BRGM itu adalah hasil dari
08:27Parahnya 2015
08:29Mungkin bisa dijelaskan
08:31Badan Restorasi Gambut
08:32Badan Restorasi Gambut
08:352018 sampai 2024
08:38Itu punya kontribusi yang cukup baik
08:40Cukup besar
08:41Sehingga
08:42Bencana kebakaran hutan dan lahan jauh berkurang
08:45Dibanding 2015
08:47Jadi
08:48Dua hal inilah
08:50Yang membuat penanganan kebakaran hutan dan lahan saat ini
08:54Menjadi sangat sulit
08:56Akibat BRGMnya tidak berfungsi
08:5970% kanal gambut rusak saat ini
09:0454% permukaan air tanah gambut
09:09Sudah dalam titik bahaya
09:11Karena dia kering
09:13Itu yang membuat pemadaman semak
09:14Kering 40 cm ke bawah
09:17Oke
09:18Dikeringkan
09:19Ya
09:20Itu persoalan nanti wali tambahkan
09:23Dikeringkan
09:24Bisa ditambahkan
09:24Itu dikeringkan bukan mengering ya
09:26Tapi dikeringkan
09:27Nah
09:27Sementara
09:29Yang kita khawatirkan
09:30Masyarakat
09:31Pemerintah tidak boleh terlalu lama
09:33Membiarkan
09:34Rakyat sendiri
09:36Dan hidup di tengah
09:38Racun
09:39Yang mereka hirup
09:41Bukannya
09:42Oksigen
09:42Tetapi racun
09:43Jangan terlalu lama
09:45Karena itu sama saja
09:46Melanggar konstitusi
09:48Masal 28H
09:50Undang-Undang 45
09:52Dimana secara konstitusional
09:54Rakyat Indonesia berhak
09:56Atas lingkungan hidup yang baik
09:58Sehat dan aman
10:01Sementara
10:02Ini belum puncaknya
10:04Masyarakat sudah hampir 4 bulan
10:07Pertama di BMKG
10:09Memprediksi puncaknya itu
10:11Berakhir di Oktober
10:12Ya
10:13Tetapi mundur
10:14Puncak panasnya itu
10:17Bisa sampai akhir Desember
10:19Yang kita khawatirkan
10:20Bisa sampai Maret
10:21Kalau sekarang saja
10:23Sudah kewalahan jungkir balik
10:25Pemerintah pusat
10:26Provinsi
10:27Kabupaten
10:28Sudah bekerja keras
10:29Tetapi
10:31Kalau
10:31Tiga bulan
10:32Bahkan Presiden Wapera
10:34Sudah hadir ke lapangan
10:36Tetapi
10:36Tiga bulan ini
10:38Bukan membaik
10:39Makin parah
10:41Asep bukan berkurang
10:43Makin banyak
10:43Kawasan yang terbakar
10:45Bukan berduruh
10:46Dua bulan lalu
10:47Hanya Kalimantan
10:48Sekarang mulai Sumatera
10:49Sulut
10:50Sekarang Papua
10:51Maluku aja gak bisa mendarat
10:53Berarti semua
10:53Sudah terlambat
10:54Begitu ya
10:55Karena
10:56Kalau saya lihat
10:57Mitigasi tidak ada
10:58Semua sekali sejak awal
10:59Karena beberapa hal
11:00Yang tidak diindahkan
11:01Sejak awal
11:01Saya berarti
11:02Kalau begitu
11:02Saya ingin ke
11:03Bung Dana
11:03Nah saya
11:04Lanjutkan
11:05Sehingga
11:06Untuk mewujudkan
11:07Keseriusan
11:08Pemerintah pusat
11:09Segera nyatakan
11:10Ini sebagai bencana
11:11Bencana nasional
11:11Oke
11:12Nah ini kan segala
11:12Daya upaya
11:13Sudah dilakukan ya
11:14Oleh pemerintah
11:15Tadi Bung Dana
11:44TNI
11:45Karena akan ada
11:46El Nino
11:47Dan Godzilla
11:47Begitu ya
11:48Tapi sebenarnya
11:49Ini tidak diantisipasi
11:50Dengan baik dari awal
11:51Saya sepakat dengan Pak Daniel
11:53Tadi
11:53Tidak ada antisipasi
11:55Tidak ada peringatan dini
11:56Tidak ada teguran
11:57Kepada
11:58Dan maaf ya
11:59Sampai
12:00Sampai September itu
12:02Kita punya
12:0231.000 titik hotspot
12:04Yang high
12:05Yang tingkat kepercayanya
12:06Tinggi
12:07Dan itu
12:08Pasti penyebab kebakaran
12:09Tapi tidak ditindah
12:10Melanjuti dengan peringatan dini
12:12Dan memperingat
12:13Dan 50% dari
12:14Tidak hotspot
12:1431.000 tadi itu
12:15Ada di dalam
12:16Konsesi perusahaan
12:17Baik PBPH
12:18Atau perkebunan sawit
12:19Tapi tidak ada
12:21Peringatan
12:21Teguran
12:22Kepada
12:23Perusahaan-perusahaan itu
12:25Korporasi-korporasi
12:26Untuk melakukan sesuatu
12:27Do something
12:28Terhadap konsesinya
12:29Yang ada titik api itu
12:31Belum lagi
12:32Perkebunan dan PBPH ini
12:34Tidak pernah sarana
12:35Sebenarnya
12:36Yang diamanatkan undang-undang
12:37Untuk
12:37Melakukan tindakan
12:39Jika
12:39Mencegah kebakaran
12:41Atau
12:41Memadamkan api
12:42Itu tidak ada
12:43Jadi sampai September itu
12:44Ya
12:45Kita kalap jadinya
12:46Begitu Agustus itu
12:48Naik titik apinya
12:48Dan kebakarannya mulai besar
12:49Kita kalap
12:50Dan tidak punya
12:51Grand design
12:52Untuk menanganinya
12:53Sebenarnya
12:53Oke
12:53Bicara korporasi
12:55Saya masih ingat betul
12:56Presiden Prabowo Subianto
12:57Pernah meminta
12:58Tolong sampaikan ke saya
13:00Ke meja saya
13:01Korporasi mana saja
13:02Yang menyebabkan kebakaran lahan
13:03Untuk ditindak lanjuti
13:05Nah kabarnya
13:05Sudah ada korporasi
13:07Yang ditatukan oleh
13:08Kementerian Kehutanan
13:09Yang dinyatakan
13:11Berandil besar
13:12Dan itu diduga
13:12Menyebabkan kebakaran lahan
13:14Mana saja korporasi itu
13:15Saya akan bahas
13:16Di satu meja The Forum
13:17Sesaat lagi
13:17Tetaplah bersama
13:18Di enam provinsi
13:20Yang masih
13:25Harus dipadamkan
13:26Berarti masih
13:29Terbakar
13:29Adalah
13:32639,23 hektare
13:34Apa benar itu?
13:36Betul Bapak Presiden
13:37Tadinya saya mengira
13:38Masih ratusan ribu
13:39Masih puluhan ribu
13:40Ternyata
13:41Sudah
13:43Sudah jauh ya
13:44Karena itu
13:45Karena itu
13:48Tolong
13:49Sampaikan ke
13:52Menpan RB
13:53Kalau memang saya
13:54Minta
13:5670 ribu
13:58Polisi hutan
13:59Itu karena ada
14:00Maksud
14:01Untuk menjaga
14:02Hutan-hutan kita
14:10Menyimak
14:10Pernyataan
14:11Presiden Prabowo
14:12Subianto tadi
14:13Sudah
14:13600 hektare
14:15Lebih ya
14:15Tinggal
14:16600 hektare
14:16Lebih
14:17Titik hotspot
14:18Tapi tadi
14:18Diperbaharui oleh
14:19Pak Victor
14:20Dan BNPB
14:20Sudah dibawa
14:21Itu lagi sekarang
14:21Sudah 500
14:22Yang
14:23Masih ada titik panas
14:25Nah kira-kira
14:26Sampai
14:27Kapan
14:27Titik panas ini
14:28Bisa benar-benar
14:29Hilang
14:29Dan sebenarnya
14:30Kita kalau bicara
14:30Titik panas
14:31Kita bicara juga
14:32Aftermathnya
14:33Pak Victor
14:33Ada kabut asap
14:34Yang saat ini
14:34Derasakan oleh
14:35Warga
14:36Dan menjadi
14:36Kesusahan warga
14:37Kira-kira
14:38Menurut
14:39Analisisnya
14:40BNPB sendiri
14:42Mulai dari titik hotspot
14:43Beserta
14:44Turunannya
14:44Kabut asap
14:45Ini bisa benar-benar
14:47Pulih
14:48Bisa benar-benar
14:48Hilang
14:48Dari Indonesia
14:50Atau bumi Kalimantan
14:51Dan Sumatera
14:52Sampai kapan
14:52Ya
14:53Kalau itu memang
14:54Kita harus
14:55Mengacunya ke BMKG
14:56Karena mereka punya alat
14:57Yang namanya
14:58Spartan
14:58Spartan itu
15:00Menolong kita
15:00Untuk namanya
15:01Fire Weather Index
15:02Karena itu dihitungnya
15:03Berdasarkan
15:04Alang-alang
15:05Humus
15:06Lalu kekeringan
15:07Lalu kemudian
15:08Air
15:08Lalu tingkat
15:09Pelebaran dari
15:11Api itu sendiri
15:12Sehingga
15:12Kalau itu dilihat
15:14Kemarin pada waktu
15:15Paling tidak
15:15Karena di Kalimantan Barat
15:17Saya terakhir
15:17Melihat dari
15:19Curah hujan
15:20Diprediksi oleh
15:22BMKG
15:23Ketika kita
15:25Operasi modifikasi cuaca
15:26Itu hanya sampai
15:27Minggu ketiga
15:28Oktober
15:28Artinya sesudah itu
15:29Sudah ada
15:30Hujan alami
15:31Kalau memang itu betul
15:32Sesuai dengan
15:33Prediksinya
15:34Nah artinya
15:35Kalau sudah
15:35Sudah ada hujan alami
15:37Disitu akan
15:37Menolong sekali
15:38Tetapi memang
15:39Upaya-upaya
15:40Penambahan personil
15:42Bukan hanya
15:44Di level
15:46Personil
15:47Yang di BKO kan
15:48Tetapi juga di
15:48Masyarakat
15:50Lalu MPI itu
15:51Diupayakan
15:52Sebanyak mungkin
15:52Lalu kemudian
15:55Ini data
15:56Bukan untuk
15:57Menjadi
15:58Perbandingan
15:59Apapun juga
15:59Di Kalimantan Barat
16:01Itu
16:01Fire spotnya
16:02Tinggal di
16:03Kebanyakan di Ketapang
16:04Kabupaten Ketapang
16:06Di kabupaten yang lain
16:07Itu sudah menurun
16:08Bahkan kubur raya
16:08Yang menjadi bagian
16:09Yang paling
16:10Pada waktu itu
16:11Paling parah
16:11Desa Limbung
16:12Terkhusus ya
16:13Pak Daniel ya
16:14Itu sudah
16:15Tidak ada lagi
16:16Titik api
16:16Artinya
16:17Maaf
16:17Titik api
16:19Hanya tinggal
16:19Tiga atau empat
16:20Tetapi
16:20Hotspotnya
16:21Masih ada
16:22Karena memang
16:22Kita bicara
16:23Gambut
16:23Gambut itu
16:24Di daerah itu
16:26Bahkan 20 sampai
16:2630 meter
16:27Kedalaman
16:28Jadi
16:28Ini yang
16:29Pasti api
16:30Kalaupun
16:32Disiram
16:32Dalam waktu
16:33Satu hari
16:34Dua hari
16:34Tiga hari
16:34Lagi
16:34Akan
16:35Balik lagi
16:36Dalam kekeringan
16:37Yang parah
16:37Jadi makanya
16:38Bicara
16:39Harapannya adalah
16:40Hujan alami
16:41Yang akan
16:41Turun
16:42Justru masalahnya
16:42Disitu
16:43Justru masalahnya
16:44Disitu
16:44Saya juga bingung
16:48Menghitungnya
16:48Kemarin itu
16:49Gimana sih
16:49Sebenarnya
16:49Tinggal
16:50600 hektare
16:51Yang terbakar
16:52Sementara titik api
16:53Masih sangat tinggi
16:54Hitungan kita
16:55Sampai
16:55Oktober ini
16:56Itu masih ada
16:5812.900 titik
16:59Api
17:00Yang high confidence
17:01Yang tinggal
17:03Kepercayaan tinggi
17:03Dan itu pasti
17:04Ada kebakaran hutan
17:05Disitu
17:06Nah titik api
17:08Bukan hektare
17:09Kalau tadi kan
17:09Hitungannya hektare
17:10Ini
17:10Ini
17:11Hitungannya
17:11Titik api
17:12Dan
17:13Ngitungnya seperti apa
17:14Dan
17:15Perlu juga dicatat bahwa
17:16Yang terbakar ini juga
17:17Gambut
17:17Jadi
17:18Harus ada modeling
17:20Sebetulnya
17:20Pak Victor
17:21Dan Pak Daniel
17:22Ini modelingnya
17:22Seperti apa sih
17:23Sebenarnya
17:24Penyelesaiannya
17:25Diluar kita nunggu
17:26Hujan dari Tuhan
17:27Gitu ya
17:28Maksudnya ya
17:28Tapi modelingnya
17:30Roadmap penyelesaiannya
17:31Itu seperti apa
17:31Gitu ya
17:32Itu juga belum
17:33Kelihatan di publik
17:34Pak Victor
17:35Gitu ya
17:35Jadi jangan sampai nanti
17:37Tiba-tiba ada orang tidur
17:38Seperti banyak video itu
17:39Di belakang rumahnya
17:40Sudah ada kebakaran
17:41Karena tidak ada roadmap
17:41Sebenarnya
17:42Tidak ada roadmap
17:43Tidak bisa diprediksi
17:44Modelingnya seperti apa
17:45Ini gambut ini
17:46Akan membakar sebelah mana
17:47Sebenarnya
17:47Jadi bisa diantisipasi
17:49Dan bisa dipersiapkan
17:51Segala sesuatunya
17:52Jangan tiba-tiba ujuk-ujuk
17:53Nanti ada kebakaran-kebakaran
17:54Yang terjadi
17:55Tanpa diprediksi
17:56Dan masyarakatnya jadi korban
17:57Kedepannya itu
17:58Nah tadi Anda juga
17:59Sempat menyinggung
18:00Soal lahan gambut
18:02Yang mengering
18:02Anda
18:03Ini dikeringkan
18:04Bukan mengering
18:05Anda bisa jelaskan soal itu
18:06Ya
18:07Gambut itu
18:08Kalau mau ditanami sawit
18:09Pasti akan di
18:10Apa ya
18:11Dikeringkan
18:12Dan dulu memang
18:13Sudah ada roadmap
18:14Tentang bagaimana
18:15Pemulihan gambut yang rusak
18:16Pas kebakaran 2015
18:18Lalu ada target
18:19Pemulihannya seperti apa
18:21Dan
18:21Apa tadi
18:24Perlindungan gambut
18:25Yang tersisa seperti apa
18:26Dan itu ada
18:27Luasannya
18:28Pada saat bergame ada
18:29Kita bisa pantau itu
18:30Dan sekarang itu
18:31Memang tidak
18:31Tahu ada di mana
18:34Lokasinya
18:34Dan di kementerian mana
18:36Itu soal pemulihan gambut
18:38Dan perlindungan gambut ini
18:39Sehingga banyak gambut-gambut
18:40Yang dikeringkan
18:41Tidak hanya oleh perusahaan
18:42Tapi juga mungkin oleh
18:44Pemerintah
18:45Untuk cetak sawah baru
18:46Dan lain-lainnya
18:47Artinya ada unsur kesengajaan
18:49Pasti ada unsur kesengajaan
18:51Dan penertiban
18:53Atau penegakan hukum yang dilakukan
18:55Kan pasti ada kesengajaan
18:56Makanya itu dilaksanakan
18:57Boleh saya menambahkan informasi
18:59Karena tadi
18:59Kalau tidak ada roadmap
19:01Memang artinya
19:02Tadi kan pertanyaannya adalah
19:04Kapan
19:05Akan-akan
19:06Dan itu memang
19:08Prediksi BMKG
19:09Tetapi masih terus dilakukan
19:11Waterbombing
19:11Lalu kemudian
19:13Masih terus dilakukan
19:14Operasi modifikasi cuaca
19:15Dan yang dilakukan
19:17Melihat titik api ini
19:18Selalu ada patroli
19:20Setiap saat
19:20Baik dari udara
19:21Itu pun melihat
19:24Jarak pandang vertikal
19:25Dan horizontal
19:26Tetapi juga
19:27Ground check kami
19:28Yang dilakukan
19:28Diperkuat
19:29Artinya
19:29BPBD
19:31Manggala Agni
19:32Dan kemudian juga
19:33Kalau masih ada
19:34MPA-nya di desa tersebut
19:36Di lokasi tersebut
19:37Itu akan dilakukan
19:38Jadi
19:39Terus-menerus dilakukan ground check
19:40Jadi titik api ini adalah
19:42Berbasis ground check
19:43Masukannya
19:44Feeding datanya
19:45Kemudian
19:45BPBD
19:46Kabupaten kota
19:48Dan provinsi
19:48Dan akhirnya baru masuk ke BNPB
19:50Jadi itu
19:50Masih dilakukan
19:51Bukan berarti berhenti
19:52Bukan hanya menunggu
19:53Berarti tidak ada roadmap
19:54Ada roadmap-nya
19:55Tapi terus
19:55Masih Spartan
19:56Bukan hanya menunggu hujan alami saja
19:57Oke
19:57Nah
19:58Kenapa saya tanyakan
19:59Sampai kapan
20:00Karena saya tanya ke Pak Victor
20:01Begitu
20:02Karena begini
20:02Bung Daniel
20:02Banyak masyarakat
20:03Anda juga sebagai
20:04Perwakilan rakyat
20:06Banyak juga pasti
20:07Warga Anda
20:08Atau rakyat Anda
20:09Yang berkeluk
20:10Ini sampai kapan
20:11Karena aktivitas
20:12Almost
20:13Lumpuh
20:14Hampir lumpuh
20:15Bahkan ada yang sampai
20:16Benar-benar lumpuh
20:17Anak tidak bisa sekolah
20:18Keluarga atau ayah
20:20Tidak bisa mencari nafkah
20:21Untuk keluarganya
20:22Belum lagi dampak kesehatan
20:23Ada anak yang terkena ispa
20:25Sudah bahkan sudah
20:26Puluhan ribu saat ini
20:27BBM ngantri
20:28BBM mengantri
20:29Ini yang paling bagus
20:30Air bersih
20:30Air bersih sulit
20:32Nah
20:32Menurut Anda tadi Pak Prabowo
20:34Menyinggung ada
20:35Apa namanya
20:36Penurunan gitu ya
20:38Ada penurunan
20:39Titik hotspot
20:39Nah menurut Anda ini real
20:41Kalau tadi
20:41Ini agak ada rancu
20:43Kalau kata Bung Dana
20:44Anda menurut Anda ini real
20:45Atau memang ada
20:46Harus ada
20:47Modifikasi
20:47Ataupun
20:48Kemutakhiran data kembali
20:49Rakyat ngepeduli data
20:52Yang mereka peduli adalah
20:54Mereka bisa nafas dengan normal
20:55Pada saat data berkurang
20:58Tetapi luasan
21:00Asap semakin meluas
21:02Ya kita akan
21:03Masyarakat akan bertanya
21:05Pada saat hotspot berkurang
21:07Tetapi yang
21:09Korban
21:10Ispah semakin meningkat
21:13Masyarakat akan bertanya
21:14Pada saat bilang berkurang
21:17Tetapi kok bandara-bandara
21:19Yang sekarang gak bisa landing
21:20Semakin banyak
21:21Dulu mungkin hanya
21:22Kalimantan Barat
21:23Sekarang
21:24Bahkan Maluku sekarang
21:26Gak juga termasuk
21:27Gak bisa
21:27Mendarat
21:29Apalagi Papua
21:30Betul
21:31Jadi
21:31Antara data
21:33Dengan fakta
21:34Ada kesenjangan yang besar
21:35Belum lagi komunikasi
21:37Pemerintah daerah dan nasional
21:38Yang berbeda
21:38Yang penting saat ini adalah
21:40Masyarakat ingin melihat
21:43Negara hadir
21:44Apa yang bisa mereka lakukan
21:47Saya
21:48Saya kebayang Pak Victor
21:49Saya gak terwujud
21:51Minggu lalu
21:53Pemerintah
21:55Mengekspos
21:56Telah menyita
21:57Belasan triliun
21:58Di kejaksaan
22:00Saya berharap
22:02Waktu itu
22:02Kalau bicara
22:03Satu triliun
22:04Akan kita alokasikan
22:05Untuk menghadapi karhut
22:07Oke
22:08Artinya kan ada
22:09Keseriusan dari pemerintah
22:11Artinya sampai sekarang
22:12Anda melihat
22:12Bencanaan
22:13Belum serius ya
22:14Karena sekarang
22:15Selain paralel
22:17Mengatasi
22:18Kebakaran lahan
22:19Dan hutan
22:19Yang harus
22:20Yang harus
22:21Diprioritasi adalah
22:22Keselamatan warga
22:23Mereka tidak
22:25Kekurangan
22:25Tidak kesulitan
22:26Masker yang paling dasar
22:27Jangan sampai kosong
22:29Harus beli mahal
22:30Disediakan oleh pemerintah
22:32Tanpa batas
22:33Di seluruh puskesmas
22:34Itu tidak ada
22:36Vitamin
22:37Untuk anak-anak
22:38Untuk orang tua
22:39Itu tidak terdengar
22:41Oksigen
22:43Apalagi kalau kita bicara sampai
22:45Mungkinkah mengevakuasi
22:47Anak-anak dan orang tua
22:48Kalaupun tidak mungkin
22:49Apakah bisa dibangun
22:51Camp
22:52Camp yang memastikan
22:53Tidak ada asap yang masuk
22:55Tetapi oksigennya baik
22:56Sehingga orang yang ngapan-ngapan
22:58Bisa ke sana
22:58Di lokasi-lokasi yang kritis
23:00Saya rasa BNPB itu
23:02Bisa membangun
23:03Tetapi kan itu
23:04Tidak bisa
23:04Kalau anggarannya
23:05Misalkan
23:07Harus ada
23:08Misalkan
23:08Water bombing
23:10Itu terlambat kan
23:11Seharusnya kan
23:13Sebelum
23:14Dia kering
23:15Itu dibasarkan
23:16Supaya dia
23:16Tidak tertular
23:18Tetapi
23:19Tidak akan bisa terjadi
23:20Kalau belum ada
23:21Status bencana kan
23:22Karena dianggap
23:23Melanggar nanti
23:24Jadi
23:25Hal-hal yang
23:26Urgen kritis
23:28Itu yang harus kita
23:29Menjulkan
23:30Ini menarik
23:30Bicara soal anggaran yang
23:31Sebenarnya harusnya masif
23:33Begitu ya
23:33Digelotorkan
23:34Untuk menangani
23:35Karhut lah
23:35Saya ke
23:35Bung Dana
23:36Data dari
23:37Center of Economic and Law
23:39Study
23:39Selios
23:39Total kerugian ekonomi
23:41Dan biaya kesehatan
23:42Akibat kebakaran hutan dan lahan
23:43Di Indonesia
23:44Periode Januari sampai Agustus
23:46Ini baru sampai Agustus ya
23:482026
23:49Itu diperkirakan
23:5039,29 triliun rupiah
23:53Hingga
23:55123,1 triliun rupiah
23:57Belum sampai Oktober
23:58Kalau bicara anggaran yang
24:00Harusnya masif
24:01Dengan mengingat dengan
24:02Kerugian yang sudah
24:03Ditimbulkan dari
24:04Karhut lahat
24:04Dari kebakaran hutan dan lahan
24:05Plus kabut asap
24:06Apa yang bisa Anda katakan
24:08Soal ini
24:10Ya
24:11Seperti yang kita
24:11Sampaikan di luar tadi
24:12Kita sebetulnya sudah
24:13Kehilangan kata-kata
24:14Melihat kayaan ini
24:15Sebenarnya ya
24:16Justru sebenarnya
24:17Tidak sampai setengah
24:18Dari anggaran itu
24:19Kalau dialokasikan
24:20Untuk mitigasi
24:21Dari awal
24:22Untuk melindungi gambut
24:23Melindungi hutan
24:24Melindungi ekosistem
24:25Tapi kita lebih memilih
24:27Untuk mengeluarkan
24:28Kerugian anggaran
24:29Negara
24:30Dan publik itu sendiri
24:32Setelah ini
24:33Terjadi kebakaran hutan dan lahan
24:35Jadi ini memang logika
24:36Yang terbalik sebenarnya
24:37Yang harus dikoreksi
24:38Oleh negara
24:39Dan kerugian itu
24:40Ditanggung sendiri oleh
24:42Masyarakat
24:43Dan juga pemerintah
24:44Dan perusahaan-perusahaan
24:46Yang di korporasi
24:47Yang di lahannya terbakar
24:48Tadi
24:48Kita belum lihat
24:49Di publik ini
24:51Pemerintah itu
24:51Menyampaikan
24:52Apa peran mereka
24:53Tanggung jawab mereka
24:54Apa yang sudah
24:57Ditegaskan oleh pemerintah
24:58Wibawa pemerintah
24:59Untuk menekan mereka
25:00Untuk membantu
25:01Penanganan karuhut lainnya
25:02Juga apa
25:03Itu tidak pernah
25:03Tersampaikan ke publik
25:04Bagaimana juga mereka
25:05Bertanggung jawab
25:06Asap mereka ini
25:07Telah meracuni
25:08Masyarakat sekitarnya
25:09Itu juga tidak pernah
25:10Disampaikan ke publik
25:11Padahal mereka itu
25:12Sudah menikmati
25:13Keuntungan dari PBPH dan
25:15Perusahaan sawitnya
25:16Kita tidak pernah temukan itu
25:17Sampai hari ini
25:18Dan ujung-ujungnya
25:19Kita selalu menekan
25:21BNPB
25:22Sudah sampai mana
25:23Sudah sampai mana
25:23Padahal banyak
25:24Yang harus bertanggung jawab
25:25Di sini
25:26Yang harus kita
25:27Minta pertanggung jawaban
25:30Banyak
25:30Pertama perusahaan itu
25:32Itu harus ditekan
25:34Mereka harus bertanggung jawab
25:35Yang kedua
25:36Ini kan
25:37PBPH ini
25:38Dan
25:39Perkebunan sawit ini
25:40Ada dalam kawasan
25:41Ada di luar kawasan
25:42Jadi sebenarnya
25:43Pak Daniel bisa meminta
25:45Pertanggung jawaban
25:45Kepada
25:46Empat kementerian
25:47Di sini
25:47ATR
25:48ATR BPN
25:49Jangan dipejar
25:49Ini tugasnya mereka
25:51Gak bisa penusuran itu
25:52Tenang-tenang melihat
25:53Keadaan ini
25:54Menteri Pertanian
25:55Yang di Papua
25:58Yang sekarang terbakar
25:59Itu kan
25:59Itu di
26:00Konsesi yang dikelola
26:01Pemerintah
26:03Untuk
26:04Food estate
26:05Dan ketahanan energi
26:07Yang mereka sebutkan
26:07Itu tanggung jawabnya
26:09Menteri Pertanian
26:09Menteri Lingkungan Hidup
26:11Dan terutama
26:11Menteri Kehutanan
26:12Empat kementerian ini
26:13Juga harus
26:13Kelihatan bertanggung jawab
26:15Dan memang
26:16Bukan hanya kelihatan
26:17Mereka harus bertanggung jawab
26:18Menuntut semua
26:19Konsesi-konsesi yang ada ini
26:20Untuk membantu
26:22Memadamkan api ini
26:23Oke
26:23Kalau saya melihat
26:24Dari empat kementerian
26:25Yang dimensin oleh
26:26Bung Dana tadi
26:27Ada tiga kementerian
26:28Yang ada di
26:29Apa namanya
26:30Wilayah Koordinasinya
26:31Kemusin empat ya
26:31Ada
26:31Menteri Pertanian
26:33Kementerian Pertanian
26:34Dua
26:34Kehutanan dan Kehutanan
26:35Kehutanan
26:36Oh pertanian dan Kehutanan
26:37Lingkungan hidup tidak di empat ya
26:38Tidak ketiga
26:39Sudah ketiga
26:40Nah tapi
26:41Setidaknya Anda sudah
26:42Berbicara
26:43Atau berkomunikasi
26:44Dengan empat kementerian
26:45Bagaimanapun caranya
26:46Kita bicara dari
26:47Satu tahun lalu
26:48Sudah tahun lalu
26:49Saya boleh menambahkan ya
26:50Baik silahkan
26:50Karena sebetulnya
26:51Sejak Inpres 3 2020
26:53Dikeluarkan oleh
26:54Presiden Jokowi
26:54Itu 26 kementerian
26:55Lembaga yang harus bertanggung jawab
26:57Bahkan ada 26
26:58Iya itu artinya
26:59Semua sampai kepada
27:00Kesehatan tadi misalnya
27:01Bicara seperti itu
27:01Sebagai dampak itu
27:02Kesehatan harus
27:03Semua harus bermain disitu
27:05Dan kemudian
27:05Kementerian Dalam Negeri
27:06Untuk damtar
27:07Pendidikan
27:08Misalnya
27:08Jadi artinya
27:09Kita punya
27:10Diperbaharui
27:11Kemarin
27:11Inpres 11
27:122026
27:13Yang baru
27:13Dikeluarkan oleh
27:14Presiden Prabowo
27:15Tetapi saya
27:15Memang
27:16Dari semua
27:17Kebijakan ini
27:18Harus kembali ke mitigasi
27:20Mitigasi itu
27:21Tadi Pak Daniel
27:22Lalu Bang Danang
27:23Mengatakan seperti itu
27:24Dimana-mana
27:25Bahkan di dunia
27:26Dikatakan
27:26Ketika kita investasi
27:281 dolar
27:28Kita akan menyelamatkan
27:297 dolar
27:30Dari dampak
27:31Tangkap darurat
27:32Dan mustinya pula
27:34Menurut UNDRR
27:35Itu 2%
27:37Dari dana
27:38APBN
27:38APBD itu
27:40Adalah
27:40Untuk
27:41Kebencanaan
27:42Bayangkan
27:42Kalau 3.800
27:43Kita mustinya
27:4476 triliun ya
27:45Dan itu tidak pernah
27:46Bahkan
27:47Kita silahkan
27:48Lihat sendiri
27:48Cek
27:48Tahun ini berapa
27:49Di Kalimantan Barat
27:51Aja
27:51Provinsinya
27:52Hanya 5 miliar
27:54Untuk bencana
27:55Sebelum ada penambahan
27:56Dari pemerintah pusat
27:57Dan luas Kalimantan Barat
27:58Satu pulau Jawa
27:59Plus Madura
28:00Dan
28:01Kalau kita mau
28:02Kita mau bilang
28:03Mitigasi-mitigasi
28:04Yang bicara ke bencana
28:05Di masyarakat
28:06MPA itu sekarang
28:07Tidak punya pembiayaan
28:09Itu mengerikan sekali
28:10Artinya ketika kita bicara
28:12Kalau
28:12Kalau mitigasi
28:14Tidak dilakukan sejak awal
28:15Ya yang repot
28:15BNPB lagi
28:16Karena kan menanggulangi
28:18Bencana
28:18Bukan memitigasi
28:19Bencana
28:20Kalau BNPB
28:20Kita juga masuk
28:21Mitigasi juga
28:22Ada mitigasi juga
28:23Tapi kan
28:23Porsinya tidak sebesar
28:25Kementerian-kementerian
28:26Yang harusnya
28:27Apa lembaga-lembaga lain
28:28Yang harusnya bertanggung jawab
28:28Menangan
28:29Dan saatnya
28:30Melakukan pergakan hukum
28:32Dan memaksa
28:33Perkebunan-perkebunan
28:34MPB itu
28:35Melakukan pemulihan
28:36Baik
28:36Karhutlah dan kabut asap
28:38Saudara setelah dampak
28:39Tiap ada kesehatan warga
28:40Hingga penerbangan
28:41Dan kondisi udara
28:42Negara tetangga
28:43Bukan kali ini saja
28:44Dialami
28:44Nah bisa dibilang
28:45Hampir tiap tahun
28:46Bahkan
28:47Juga tiap periode
28:49Ada saja
28:49Apa yang salah
28:50Dari penanganan karhutlah
28:51Yang seolah terus berulang
28:52Kita bahas lebih lengkap
28:53Usai jidah
28:54Habis kebakaran
28:55Langsung jadi
28:57Lahan
28:59Perkebunan
29:00Dalam waktu yang sangat singkat
29:02Jadi ini
29:02Benar-benar kesengajaan
29:05Dan
29:05Apakah ini
29:08Rakyat
29:09Atau ini korporasi
29:10Tapi
29:11Terung diselidiki terus
29:14Dan saya minta
29:15Segera
29:16Nama-nama korporasi itu
29:18Sampai ke saya
29:20Ya
29:20Yang
29:21Delapan maupun yang delapan belas
29:23Dan nanti
29:27Akan saya minta
29:29Mungkin menteri
29:33Kutanan
29:34Gede
29:34ATR
29:35Dan juga
29:36Satgas PKH
29:37Untuk
29:39Menilai
29:41Kalau perlu kita segera cabut
29:44Semuanya itu
29:46Semua
29:47Izin-izinnya kita cabut
29:50HGO-nya
29:51HGO-nya
29:52Dan sebagainya
29:55Ini sudah
29:58Sudah
29:59Keliwatan
30:00Dan juga saya
30:01Saya ingin tahu
30:03Benar-benar
30:05Korporasi itu
30:06Milik siapa
30:12Presiden Prabowo
30:13Sudianto ingin tahu
30:14Korporasi ini
30:15Milik siapa
30:15Dan
30:16Sebaiknya dicabut saja
30:18Izinnya
30:18Ada delapan belas
30:19Plus delapan
30:20Artinya ada
30:20Dua puluh enam perusahaan
30:21Yang pada saat itu
30:22Diproses oleh
30:23Pihak yang berwajib
30:24Bertanggung jawab
30:25Atas kejadian
30:26Kebakaran hutan
30:27Dan lahan
30:28Nah September lalu
30:30Bung Daniel
30:30Saya ke Bung Daniel
30:31Menhud Raja Julianto
30:33Ini menetapkan
30:33Tiga perusahaan
30:35Alih-alih dua puluh enam
30:36Hanya tiga perusahaan saja
30:37Yang disebut sebagai
30:39Pembakar lahan
30:39Yang pertama
30:40PT Puji Sempurna
30:41Raharjak
30:42Di Kabupaten Merau
30:43Dikenai teguran tertulis
30:45Dan paksaan
30:46Pemulihan
30:47PT Diva Perdana
30:48Pesona
30:48Kabupaten Kutai Timur
30:50Dalam proses pembekuan izin
30:51Saat ini
30:51PT Inhutani
30:53Satu Tanah Grogot
30:54Kabupaten Pasir
30:55Dalam proses
30:56Pembekuan izin juga
30:57Nah
30:58DPR tahu soal ini
30:59Soal penetapan
31:00Tiga perusahaan ini
31:02Dan apakah ini akan berhenti
31:03Di tiga perusahaan saja
31:04Atau
31:04DPR akan mendorong
31:05Perusahaan-perusahaan
31:06Yang tadi sebenarnya disebut oleh
31:07Pak Prabowo
31:08Ada dua puluh enam totalnya
31:09Tentu kita akan mendorong
31:11Karena itu
31:12Ya problemnya dari tahun ke tahun
31:14Dari lima belas tahun yang lalu
31:16Kita mau ngulang hal yang sama
31:20Bahkan deh
31:21Pas 2015 terjadi kebesaran
31:23Itu kan hal
31:25Penegakan hukum dilakukan
31:27Sudah sampai ada yang inkrah kan
31:29Tapi gak bisa di eksekusi
31:32Lima belas seriliun
31:33Setahu saya
31:33Gak bisa di eksekusi
31:36Seakan-akan negara tidak berdaya
31:38Nah
31:39Sekarang kita
31:41Mau bicara
31:42Penegakan yang lagi berlanjut
31:44Dengan kondisi 2015
31:47Hal yang sudah inkrah
31:49Tidak bisa dilaksanakan
31:50Gimana masyarakat bisa berharap
31:53Itu satu hal
31:53Kedua
31:54Proses penegakan hukum itu
31:58Mengeluarkan
31:59Sisi penderitaan yang
32:01Rakyat
32:02Rasakan
32:03Mereka hanya persoalan teknis
32:05Memang menjaga
32:06Bukan yang salah
32:07Tetapi bagaimana
32:09Hak masyarakat
32:10Yang
32:12Diambil
32:13Sehingga napasnya mereka
32:14Kesulitan
32:15Ekonominya hancur
32:16Masyarakat tidak merasakan
32:19Dampaknya
32:19Termasuk pemulihan
32:21Lingkungan ekologis
32:23Gambut yang rusak pun
32:24Tidak menjadi
32:24Lebih baik
32:26Gitu
32:26Jadi
32:29Kalau data
32:30Gampang
32:31Sekarang ada geospasial
32:33Walhi
32:33Teman-teman
32:34Di lapangan itu
32:35Sudah punya
32:3754 perusahaan itu
32:39Langsung
32:40Semua orang bisa akses
32:42Tapi yang penting adalah
32:43Penegakan hukum
32:44Yang
32:44Komitmennya
32:45Benar
32:45Yang tegas
32:47Sesuai dengan undang-undang
32:48Dan peraturan
32:49Bukan juga dikorbankan
32:51Tetapi benar-benar
32:52Berdasarkan fakta
32:53Dan
32:54Kalau gitu
32:54Harus di eksekusi
32:55Seluruh hasil pengadilan
32:57Bung Nanda juga
32:57Tahu soal tiga perusahaan ini
32:59Pemain-pemain besar
33:00Masuk pemain-pemain besar
33:02Atau pemain kecil
33:03Dan kira-kira
33:03Sebenarnya ada gak perusahaan
33:05Yang lebih bertanggung jawab
33:06Dari tiga perusahaan tadi
33:07Jangan-jangan
33:08Banyak
33:08Jadi kita
33:10Bulan lalu
33:11Ke sekretariat negara
33:12Kita harus sampaikan
33:13Setelah Presiden menyampaikan itu
33:15Kita sudah sampaikan
33:16Nama-nama perusahaan itu
33:17Kita berharap
33:17Itu bisa ditindaklanjuti
33:20Secepatnya ya
33:21Kalau hitungan kita itu
33:22Lebih dari 100 perusahaan
33:23Sebenarnya
33:24Yang
33:25Di konsesinya itu
33:27Banyak kebakaran hutan
33:28Dan lahan
33:29Bahkan
33:30Sembilan perusahaan itu
33:31PMA
33:32Ada yang dari India
33:33Hongkong
33:34Singapura
33:35Dan lain-lainnya
33:36Itu banyak dari luar
33:37Dan ini juga harus dipikirkan
33:38Cara menindaknya
33:39Dan data kita itu
33:41Juga menunjukkan
33:42Ada 66 perusahaan
33:43Terefiliasi dengan Singapura
33:45Dan 27 perusahaan
33:46Terefiliasi dengan
33:49Malaysia
33:49Di luar itu
33:51Perusahaan-perusahaan lokal
33:52Dan milik negara
33:53Yang ada di Merauke
33:55Jadi semua ini harus
33:56Dilakukan penindakan
33:57Dan kalau kita teliti
33:58Tadi baru kami launching
33:59Hari ini bahkan ada beberapa
34:01Ada 5-6 orang
34:02Yang memang dekat dengan
34:04Kekuasaan
34:05Pemilik dari perusahaan ini
34:06Gitu ya
34:07Dan ikut dalam
34:08Justru yang besar itu
34:10Yang tidak dimensin itu
34:11Yang dekat dengan kekuasaan
34:12Ya sebenarnya
34:13Siapa itu
34:14Siapa itu
34:15Bang Daniel yang nanya
34:15Tapi sebenarnya itu
34:17Ada yang sudah berulang kali
34:18Perusahaan-perusahaan besar itu
34:20Wilmar juga
34:21Berulang kali
34:21Terafiliasi di Papua
34:22Dan di mana-mana
34:23Perusahaan-perusahaan besar
34:24Ada yang
34:26Sudah pernah dihukum
34:27Yang di Sumatera Selatan
34:28Seperti Pak Daniel bilang
34:29Kemarin itu
34:32Sekarang kebakaran lagi
34:33Sebenarnya
34:34Di konsesinya
34:35Karena itu tadi
34:36Kita gugat
34:37Dan akhirnya
34:39Gugatan kita
34:39Untuk pemulihan itu
34:42Diturunkan grade-nya
34:43Saat dimenangkan
34:44Gugatan kita
34:45Sebagian sudah menang
34:46Tidak di
34:47Sudah ingkrach
34:48Tidak di
34:49Eksekusi
34:50Juga sampai hari ini
34:50Dan ada yang
34:51Dieksekusi
34:52Itu masuknya ke
34:53PNBP
34:53Pendapatan negara
34:54Bukan pajak
34:55Tadi tidak ada jaminan
34:57Uang yang dirampas
34:58Dari korporasi
34:59Yang ditegakkan hukumnya
34:59Itu
35:00Untuk pemulihan
35:00Untuk hak masyarakat
35:02Tidak ada juga
35:03Sampai hari ini
35:03Dan itu terjadi
35:04Di pemerintahan
35:06Jokowi Dodo
35:06Periode lalu
35:07Nah sekarang ini
35:07Apakah berulang lagi
35:08Kita coba lihat nanti
35:10Jadi kalau menurut
35:11Wahli
35:11Biar
35:11Jera sejera-jera
35:12Apa yang harus di
35:14Kasih
35:15Ya memang
35:15Apa yang dikasih
35:16Penindakan hukum
35:17Itu tidak hanya pidana
35:19Tapi pemulihan
35:19Dan itu harus dilakukan
35:20Transparan
35:21Kalau itu tidak dilakukan
35:23Di periode ini
35:23Itu akan terulang terus
35:24Dan trust masyarakat
35:25Terhadap
35:26Pemerintah
35:27Dalam hal ini
35:28Itu akan terus berkurang
35:30Jadi tidak akan ada
35:31Percaya lagi
35:31Kepada pemerintah
35:33Nah
35:34Tadi
35:34Bung Dana saat
35:35Memention
35:36Atau mengatakan
35:37Merauke
35:38Sempat melirik
35:39Ke Pak Victor
35:39Saya tahu karena
35:41Merauke saat ini
35:42Menjadi titik hotspot baru Pak
35:43Dan ini menjadi
35:44Kerepotan baru
35:45Tentu saja
35:45Untuk BNPB
35:46Selasa kemarin
35:47Ada laporan titik panas
35:48Ditemukan di Papua
35:49Sidaknya ada 6 ribu lebih
35:50Koreksi kalau saya salah
35:51Kira-kira pemadaman
35:53Dan penanganan sulit
35:54Yang
35:56Ada saat ini
35:57Dengan letak
35:58Letak geografis kita
35:59Yang juga
35:59Besar
36:01Belum selesai di Kalimantan
36:03Belum selesai di Sumatera
36:04Muncul di Papua
36:06Bagaimana Anda
36:07Memanage ini
36:08Supaya benar-benar
36:09Terselesaikan semuanya
36:10Ya memang
36:11Ini sesuatu yang
36:12Kompleksitas tinggi
36:13Artinya ketika disitu pun
36:14Bahkan di Minahasa Utara
36:16Itu termasuk
36:17Lahan di luar
36:18Dari 6 provinsi ini
36:19Yang menjadi
36:20Lahan yang cukup terbesar
36:22Sekitar 500 hektare
36:23Yang terbakar
36:24Dan kemudian sekarang
36:25Ditambah lagi di Papua
36:26Upaya untuk
36:27Memanage itu
36:28Sudah tentu
36:29Kita ingin melihat
36:30Dari
36:32Separtannya BMKG
36:33Untuk melihat
36:34Bagaimana
36:34Posisi yang sebaiknya
36:35Harus dilakukan
36:36Dan kemudian
36:37Sudah dilakukan
36:39Kemarin
36:39Dalam rapat pimpinan
36:40Untuk bagaimana
36:41Segera menindaklanjuti
36:42Bisa jadi dengan
36:44Tindakan-tindakan
36:45Yang seperti yang
36:46Dilakukan di
36:48Kalimantan
36:49Dan Sumatera
36:50Tetapi memang
36:51Pada saat ini
36:52Ketika titik
36:53Ini kita bicara
36:54Hotspot dengan
36:55Firespot itu kan
36:56Dua hal yang berbeda
36:58Tetapi asapnya
36:59Lagi-lagi kita lihat
37:00Asapnya itu yang sekarang
37:01Bahkan sudah sampai ke
37:02Maluku kemarin
37:03Penerbangan ke Ambon
37:04Ini juga
37:05Ketika
37:07Jadi artinya
37:08Memang sedang
37:09Dilakukan
37:10Upaya yang sama
37:11Paling tidak
37:12Yang sudah dilakukan
37:13Secara
37:14Secara langsung
37:15Itu adalah
37:16Bagaimana kita melakukan
37:17Pemadaman melalui
37:18Darat
37:18Tetapi
37:20Medan yang begitu berat
37:21Itu tidak mudah
37:22Sehingga harus juga
37:24Melalui udara
37:24Dan lagi-lagi
37:25Kalau yang di-mention
37:26Bung Dana tadi
37:27Bahwa Merauke ini
37:28Juga terafiliasi
37:29Dengan
37:30Perusahaan-perusahaan
37:31Yang ada di
37:32Belakang
37:33Pemerintah
37:33Apa
37:34Kekuasaan
37:34Yang ini yang harus
37:36Juga diperhatikan
37:37Baik pengelolaannya
37:38Atau yang membuka
37:39Seharusnya
37:40Kalau kita bicara itu
37:41TJSL saja
37:42Itu paling tidak
37:43Hal yang harus dilakukan
37:44Oleh perusahaan tersebut
37:45Tidak tanggung jawab
37:45Sosial lingkungan
37:46Itu harus dilakukan
37:48Karena dia yang
37:49Dalam tanda kutip
37:50Ini kalau bahasanya
37:51Pak Sutopo
37:53Almarhum itu
37:55Habis terbakar
37:56Terbitlah sawit
37:59Ini nanti setelah
38:00Kita akan duduk bersama lagi
38:03Bagaimana juga
38:04Benar-benar
38:06Merumuskan
38:07Diskusi kita
38:08Malam hari ini
38:08Menjadi sebuah diskusi
38:09Yang konstruktif
38:11Sehingga benarkah
38:12Hukuman atau sanksi
38:13Yang diberikan
38:13Kepada sejumlah pihak
38:14Yang menjadi penyebab
38:15Pembakaran lain ini
38:16Tidak benar-benar
38:16Memberikan efek jerah
38:17Ini yang harus diberikan
38:18Sehingga karhutlah
38:20Masih akan terjadi
38:21Dan kita rasakan
38:22Dampak di kemudian hari
38:22Jangan sampai
38:23Satu media forum
38:24Kembali sesatlah gitu
38:25Ya
38:26Di paruh akhir
38:28Satu media forum ini
38:29Kita akan sama-sama
38:31Merumuskan
38:31Bagaimana
38:32Mitigasi yang tepat
38:33Bagaimana hukuman
38:35Yang juga memberikan
38:35Efek jerah
38:36Terhadap para pelaku
38:37Pembakaran hutan dan lahan
38:38Serta
38:40Bagaimana meruskan
38:41Aturan-aturan
38:42Yang tidak bisa
38:43Dicari celahnya
38:44Oleh
38:45Mereka-mereka
38:46Yang tidak bertolong jawab
38:47Saya ke Bung Dana
38:48Tadi kalau bicara aturan
38:49Dan juga hukuman
38:50Supaya
38:51Sekarang ini kan
38:52Ada aturan
38:52Dicari celahnya
38:53Dicari celahnya
38:54Supaya bisa
38:56Dilanggar
38:56Begitu
38:56Dan hukuman juga
38:58Tidak
38:58Kunjung
38:59Memunculkan efek jerah
39:00Tadi Anda sudah menyinggung
39:01Tentang hukuman efek jerah
39:03Yang pantas
39:04Melalui
39:05Sangsi tidak hanya
39:06Pidana
39:07Tapi juga ada sangsi
39:09Merestorasi kembali
39:10Memulihkan kembali
39:11Lahan
39:13Itu efektif menurut Anda
39:14Sejauh ini?
39:15Ya
39:15Itu memang bukan
39:17Soal efektif apa enggak
39:18Itu memang yang harus dilakukan
39:19Saat ini
39:19Tapi apakah itu dilakukan
39:20Dengan transparan
39:21Dan berani untuk
39:23Masalahnya transparan
39:24Transparansi dan keberanian pemerintah
39:26Marwah pemerintah itu saat ini
39:27Dipertaruhkan disini
39:29Karena banyaknya perusahaan yang sudah kita laporkan kemarin
39:32Dimana di lokasinya itu banyak titik api
39:35Apakah nanti ditindak lanjut atau tidak
39:37Itu kita lihat
39:38Tapi harapannya itu ditindak lanjuti
39:39Karena marwah pemerintah dipertaruhkan saat ini
39:42Agar dilakukan penindakan hukum
39:44Baik itu pidana
39:44Dan juga pemulihan
39:46Pemulihan tidak hanya pasca kebakaran ini
39:48Tapi saat ini
39:49Saat ini di lokasi mereka yang kebakaran
39:52Mereka harus melakukan pemulihan
39:54Memadamkan api
39:55Memulihkan dan bertanggung jawab
39:56Terhadap asap yang mereka hasilkan
39:58Yang sekarang ini meracuni masyarakat
40:00Di sekitar
40:01Di provinsi-provinsi yang
40:02Terjadi kebakaran hutan dan lahan itu
40:05Kalau soal dampak kesehatan
40:07Apakah mereka juga diwajibkan untuk memberikan
40:09Mereka-mereka yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan?
40:11Harusnya bisa saja
40:12Karena kan mereka sebagai penyebabnya
40:15Mereka sebagai penyebabnya
40:16Tapi sebetulnya itu
40:17Tanggung jawab pemerintah disitu
40:19Untuk mengorokestrasi dan melakukan penindakan itu
40:22Pemerintah bisa saja mengorokestrasi
40:25Para pihak swasta yang menyebabkan kebakaran hutan lahan
40:28Orkestrasi kementeriannya
40:29Dan menindak korporasi yang sebagai penyebab kebakaran hutan
40:34Kalau tadi dari perspektif aktivis lingkungan
40:36Untuk hukuman dan tindak lanjut
40:39Supaya mereka-mereka ini bisa jerak
40:41Saya bertanya ke Bung Daniel
40:42Dari perspektif pembuat undang-undang di DPR
40:45DPR kan yang membuat undang-undang
40:47Tapi selalu dicari celahnya
40:48Dan selalu dilanggar
40:50Dan akhirnya hukuman yang ditemunculkan
40:52Yang diatur juga dalam undang-undang
40:53Tidak membutuhkan efek jerak
40:55Apa yang bisa Anda lakukan?
40:56Sebenarnya secara undang-undang
40:58Kalau peraturan dijalankan
41:00Baik
41:01Lagi-lagi yang dikatakan tidak transparan
41:03Perusahaan di bawah meja
41:04Politik
41:06Gitu
41:06Nah saya mau nambahkan gini
41:08Tadi mitigasi ya
41:09Hati-hati loh
41:10Ini
41:11Anomali cuaca
41:13Semakin sulit untuk dipahami
41:16Godzilla
41:17Yang ada sekarang
41:19Itu punya dua wajah
41:21Satu wajah adalah
41:23Bencana kekeringan yang ekstrim
41:26Dan panjang
41:27Tetapi wajah yang lain adalah
41:29Bencana hujan yang ekstrim
41:32Semua serba ekstrim
41:34Sekarang ini
41:35Bencana kebakaran
41:37Semua hutan ekosistem
41:40Hutan hancur
41:42Setelah El Nino berakhir
41:44Yang datang bencana banjir yang ekstrim
41:49Nanti bisa seperti Nepal
41:51Sekarang karena
41:52Hutannya sudah hancur
41:54Tidak ada penyangga lagi
41:56Air-air itu
41:57Seperti yang terjadi di
41:58Sumatera Barat
41:59Di Aceh
42:02Limbah itu
42:03Bayangin
42:04Limbah bekas kebakaran
42:05Kayu-kayu itu
42:06Jadi
42:08Pemerintah
42:09Tentu
42:10Kita juga dorong BNPB
42:11Biar anggarannya cukup
42:13Segera mitigasi
42:14Karena ini waktunya
42:15Bukan tahun depan
42:16Ya
42:16Mungkin
42:18Maret
42:20Maret
42:20Maksudnya
42:21Bukannya lama
42:22Tapi Maret itu akan terjadi
42:23Oke
42:25Wah
42:25Kesian sekali mas
42:26Sangat mepet ya
42:28Tapi
42:28Tadi
42:29Pak Victor sempat menyinggung
42:31Soal water canal ya
42:32Yang saat ini juga sudah banyak yang rusak
42:34Kira-kira kalau dari perspektif penanggulangan
42:36Dan bicara soal mitigasi
42:38Masih bisa gak dipulihkan water canal tadi
42:40Karena itu sepertinya yang paling efektif
42:42Untuk menurunkan titik api
42:44Ya ketika ada niat
42:45Dan ketika ada pembiayaan
42:47Anggaran yang cukup
42:48Selalu itu bisa
42:49Karena kita bicara mitigasi ini adalah
42:51Bicara
42:51Orang yang
42:53Yang bisa melakukan sesuatu
42:55Ketika bencana
42:56Ini di UN
42:57Sudah tidak ada lagi
42:58Namanya bencana alam
42:59Semua bencana itu karena manusia
43:01Kalau kita bicara perubahan iklim
43:03Membuat kemarau kering
43:04Kemarau basah
43:04Tapi Pak Syahagandan yang golen
43:05Bilang ini faktor alam Pak
43:07Bukan manusia
43:08Saya melihatnya dari
43:09Perspektif
43:10Scientific UNDRR
43:12Jadi
43:13Lembaga-lembaga PBB pun
43:15Kita sudah sepakat mengatakan
43:16Itu sampai Indonesia juga
43:18Termasuk penandatan dengan Sendai
43:20Sendai Framework
43:21Artinya tidak ada lagi
43:22Peristilahan bencana alam
43:24Alamnya harus dihapus
43:25Bencana itu adalah bencana
43:27Dan bencana itu kebanyakan
43:28Bukan kebanyakan
43:28Seluruhnya itu adalah
43:30Man-made
43:31Artinya
43:32Perbuatan manusia
43:33Gempa kenapa
43:34Kenapa terjadi itu
43:35Karena kita membangun
43:36Di daerah yang rawan gempa
43:37Dan kemudian konstruksi yang jelek
43:39Dan kemudian
43:40Kalau ini
43:40Sudah tentu
43:41Yang bicara tentang alam ini
43:42Maaf
43:43Bicara tentang
43:44Perubahan iklim
43:45Senyar di Sumatera
43:47Kita dulu belum pernah punya
43:49Di
43:50NTT
43:51Seroja
43:51Itu semua kejadiannya
43:53Semakin akumulasinya
43:54Makin parah
43:54Dan itu mitigasi
43:56Artinya
43:56Kalau ada niat baik
43:57Kita bisa
43:58Mitigasi
43:59Itu cara yang terbaik
44:00Untuk pengurangan resiko
44:01Dan pakai ilmu
44:03Scientific ya
44:03Bukan pakai
44:04Basisnya scientific
44:05Tapi papernya
44:06Jangan ditinggalkan
44:07Dilaci
44:07Harus diimplementasikan
44:09Semua
44:09Akan bermanfaat
44:11Jika memang
44:11Dijalankan dengan serius
44:12Dan tadi juga
44:13Bukan masalah
44:14Undang-undangnya
44:16Bukan masalah
44:16Hukuman yang jeranya
44:18Tapi transparansi
44:19Pelaksanaan
44:20Apa namanya
44:20Penandegakan hukum
44:22Dan juga
44:22Pembuatan undang-undang
44:23Atau penyusunan undang-undang
44:24Juga harus diperhatikan
44:25Terima kasih
44:26Kepala Departemen Komunikasi Strategis
44:29Walhi
44:29Dan Natarigan
44:30Lalu
44:31Victor Rambet
44:33Pak Victor
44:33Anggota Dewan Pengarah BNPB
44:35Serta
44:36Daniel Johan
44:37Anggota Komisi 4
44:38DPR RI
44:39Telah bergabung
44:40Di satu meja malam hari ini
44:41Saudara
44:42Kebakaran hutan
44:42Dan lahan
44:43Sudah seperti
44:44Bencana tahunan
44:45Tiap kali musim
44:46Kemarau datang
44:47Bencana ini
44:48Kembali menghampiri
44:49Kali ini
44:50Pemerintah harus serius
44:51Dalam menangani
44:52Dan menuntaskan
44:53Masalah ini
44:53Pemerintah juga
44:54Harus tegas
44:55Menghukum korporasi
44:56Yang bertanggung jawab
44:57Atas bencana ini
44:59Selain itu
45:00Langkah mitigasi
45:01Juga harus disiapkan
45:02Jauh-jauh hari
45:03Sehingga
45:04Jika kebakaran hutan
45:05Dan lahan
45:06Kembali terjadi
45:07Pemerintah sudah siap
45:08Mengatasi
45:09Demikian
45:10Satu meja
45:11Deforum malam ini
45:12Kita jumpa lagi
45:13Pekan depan
45:14Terima kasih
45:14Sampai jumpa