Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Sebelumnya, Jenderal Tandyo Budi menjabat sebagai Wakil Panglima TNI.

Usai dilantik, Jenderal Tandyo Budi akan fokus salah satunya pada penanganan gangguan keamanan di Papua.

Salah satu yang menarik dalam rotasi jabatan kali ini adalah pertukaran posisi antara Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat.

Apakah ada tugas khusus yang diberikan presiden? Kita bahas bersama narasumber Peneliti ISDS, Erik Putra.

Baca Juga [FULL] Wakil Panglima TNI Maruli, KSAD Tandyo-Kepala BNPB Kristomei usai Dilantik Presiden Prabowo di https://www.kompas.tv/nasional/696214/full-wakil-panglima-tni-maruli-ksad-tandyo-kepala-bnpb-kristomei-usai-dilantik-presiden-prabowo

#ksad #jenderaltandyobudi #prabowo

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696255/jenderal-tandyo-budi-revita-jadi-ksad-ada-tugas-khusus-dari-prabowo-ini-kata-peneliti-isds
Transkrip
00:00Saudara Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah empat wakil menteri
00:04serta tiga pejabat badan baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara hari ini.
00:16Presiden Prabowo mengangkat empat wakil menteri baru,
00:19yakni Marsikal TNI Yusuf Jauhari dan Jenderal TNI Richard Tampobolon,
00:24dilantik menjadi Wam Menhan Dr. Alim Setiawan Selamet,
00:29dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian Maulana Bungara sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
00:37Presiden juga melantik pejabat badan baru, yakni Setiawan Pudiat Moko,
00:42sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional,
00:45serta Mayor Jenderal Sri Yanto sebagai Wakil Menterinya.
00:49Maizhen Sri Yanto, Wakil Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove.
01:02Selain mengangkat empat wamen, Presiden juga menunjuk
01:06Letnan Jenderal Christo May Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana,
01:12menggantikan Letjen Suharyanto.
01:14Usai dilantik, Christo May juga menyoroti kasus OTTKPK terkait korupsi dana bencana.
01:19Christo May menegaskan akan menyerahkan proses hukum ke KPK dan tidak akan melakukan intervensi.
01:26Christo May juga akan memprioritaskan percepatan penanganan karkutlah di sejumlah daerah.
01:54Kita harus, itu yang akan kita evaluasi ke depannya,
01:57sehingga tidak ada lagi korban-korban yang sia-sia gitu.
02:02Kasus OTT kemarin, jadi kami serahkan sepenuhnya kepada apra-apraga hukum untuk memproses hukumnya.
02:08Tidak ada intervensi dari BNPB.
02:10Silahkan apra-apraga hukum memproses itu sesuai aturan penanganan yang berlaku.
02:16Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Jenderal Maruli Siman Juntak sebagai wakil Panglima TNI,
02:22menggantikan Jenderal Tandio Budi Revita.
02:24Prabowo juga sekaligus menunjuk Maruli sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
02:40Kita akan lihat nanti, di daerah-daerah tersebut ada Yon Tepe, kita akan pergunakan.
02:45Ada mungkin Angkatan Udara yang kadang-kadang mereka juga banyak di daerah-daerah pesisir kan, Angkatan Laut.
02:52Mereka kalau mungkin saya di posisi wakil Panglima ini, akan juga membantu untuk berkoordinasi gitu.
03:00Jadi fokusnya meningkatkan kesejahteraan nggak ya?
03:02Kepastian pengelolaan perbatasan itu jelas penting juga.
03:06Sehingga betul-betul perbatasan-perbatasan kita dengan negara tetangga bisa kita pastikan terus kan.
03:14Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Tandio Budi Revita sebagai Kepala Staff TNI Angkatan Darat.
03:20Sebelumnya Jenderal Tandio Budi menjabat sebagai wakil Panglima TNI.
03:24Usai dilantik Jenderal Tandio Budi mengaku akan fokus salah satunya pada penanganan gangguan keamanan di Papua.
03:35Salah satu untuk yang menjadi prioritas untuk penyelesaian dari program yang bawa bersinnya adalah Papua.
03:43Apakah itu dari sisi kesejahteraan, apakah itu dari sisi gangguan keamanan.
03:48Kalau kita lihat teman-teman wartawan kan sekarang sudah banyak yang turun ya dalam 2-3 hari ini kan di
03:54Maybret yang selama ini cukup rame 2-3 tahun yang lalu.
03:58Kalau dimonitor 2 hari yang lalu kan ada yang turun, ada yang kita tangkep.
04:03Tentunya ini akan menjadi ditren kepada saudara-saudara kita yang belum sadar untuk bisa kembali ke NKRI.
04:12Salah satu yang menarik dalam rotasi jabatan kali ini adalah pertukaran posisi antara wakil Panglima TNI dan kepala staf Angkatan
04:21Darat.
04:22Apakah ada tugas khusus yang diberikan Presiden?
04:25Kita bahas bersama narasumber peneliti ISDS, Erik Putra.
04:29Mas Erik, selamat sore.
04:31Ini ada perubahan posisi kasat jadi wakil Panglima.
04:36Dan Panglima menjadi kepala staf Angkatan Darat.
04:40Apa yang Anda baca dari pergantian ini?
04:43Apakah ini merupakan urgensi yang memang harus dilakukan oleh Presiden?
04:48Ya ini adalah pergantian yang nanti ujungnya adalah pergantian Panglima TNI.
04:53Karena memang Pak Tandiyo ini, Jenderal Tandiyo ini memang dekat dengan Presiden dan salah satu orang kepercayanya Menhan Safri ya.
05:02Sehingga dengan dia menjadi kasat ini nanti ujungnya saya berikir tidak lama lagi dia bakalan menjalani fit and proper test
05:08sebagai Panglima TNI.
05:09Seperti itu.
05:10Jadi memang ada agenda khusus ataupun posisi strategis yang direncanakan oleh Presiden Prabowo untuk posisi Panglima dan kasat ini ya?
05:20Mas Erik.
05:21Ya betul.
05:22Karena salah satu syarat untuk menjadi Panglima TNI kan Jenderal itu harus menjadi kepala staf.
05:28Nah Pak Tandiyo ini dengan menjadi kasat syarat itu sudah terpenuhi.
05:32Nah cuma kan yang masalahnya adalah Pak Tandiyo ini harus menggeser posisi Pak Maruli.
05:37Nah Pak Maruli kan juga kemarin sempat diisukan menjadi salah satu calon Panglima.
05:41Cuma ternyata sampai sekarang kan akhirnya beliau tergeser menjadi wakil Panglima.
05:45Nah cuma sama Presiden ini Pak Maruli dikasih jabatan tambahan merangkap sebagai kepala badan nasional perbatasan seperti itu.
05:54Tapi gini Mas Erik, kalau kita lihat rotasi dan juga pelantikan hari ini, Anda melihatnya ini memang betul kebutuhan institusi?
06:03Atau memang sebenarnya ada percepatan program prioritas?
06:07Atau memang ada evaluasi terkait dengan kinerja masing-masing institusi tersebut?
06:13Ya saya pikir juga Presiden juga sudah melihat Panglima TNI yang sekarang kan sudah hampir tiga tahun ya.
06:19Sudah waktunya mungkin diganti.
06:21Nah kebetulan juga Presiden yang sekarang itu sangat dekat dengan Jenderal Tandiyo.
06:26Dan salah satu cara untuk dia mengangkat atau menempatkan orang-orang terpercayanya di posisi-posisi strategis adalah dengan menggeser orang
06:33-orang tertentu.
06:34Dan salah satu keputusan sekarang yang diambil adalah menjadikan Pak Tandiyo sebagai kepala staf Angkatan Darat.
06:40Seperti itu.
06:40Lalu apa sebenarnya Mas Erick, indikator terkait dengan keputusan Presiden untuk menggantinya, merotasi sejumlah jabatan, posisi strategis ini dilakukan saat
06:51ini?
06:52Ya saya pikir juga karena pejabat lama juga sudah menjadikan sekian tahun dan Pak Prabowo juga saya pikir melihat harus
07:01menempatkan orang-orang yang dipercaya.
07:02Dan Pak Tandiyo ini adalah salah satu anak buahnya ketika Pak Prabowo menjadi menhan.
07:07Ketika Pak Prabowo menjadi menhan, Pak Tandiyo menjadikan kepala badan Diklat di Kementerian Pertahanan.
07:14Seperti itu.
07:15Mas Erick, kita tahu saat ini juga yang menjadi sorotan adalah OTT KPK terkait dengan BNPB.
07:24Bagaimana Anda melihat penunjukkan legend Chris Tome ini saat ini menjadi kepala BNPB, usai OTT KPK terjadi dan penetapan tersangka
07:34dalam hal ini?
07:36Ya berarti di sini Pak Prabowo mendapat informasi yang belum bocor ke publik ya dengan mengganti kepala BNPB.
07:43Kenapa? Karena seharusnya kan kalau jika tidak ada apa-apa kepala BNPB tidak masalah dong.
07:48Artinya belum bocornya ini apa dugaan Anda Mas Erick? Yang belum bocor?
07:52Ya bisa jadi Pak Prabowo sudah dapat info dari KPK seperti itu dan akhirnya harus mengganti kepala BNPB yang sekarang.
08:00Jadi selain adanya keputusan strategis, memang ada informasi yang diperoleh RIS1 seperti itu?
08:09Ya saya menduga seperti itu. Sehingga Pak Prabowo langsung bergerak cepat.
08:13Apalagi kan KPK sudah bilang adik kepala BNPB itu menjadi tersangka kan.
08:18Nah apakah adik itu bisa berani berbuat seperti itu di sebuah instansi tanpa sepengetahuan kakaknya?
08:24Saya mendekat-dekat arahnya seperti itu dan Pak Prabowo tahu dan harus mengganti kepala BNPB secepat mungkin.
08:30Oke lalu begini Mas Erick kita tahu saat ini juga yang menjadi sorotan publik tidak hanya di dalam negeri tapi
08:36juga di mancanegara adalah
08:38bagaimana penanganan pemadaman karhutlah. Apakah ini juga ada kaitannya terkait dengan kinerja dari kepala BNPB sebelumnya?
08:46Ya tentu saja seperti itu. Apalagi kemarin kan viral video laporan kepala BNPB ke Pak Prabowo
08:53bahwa sisa kebakaran luasnya tinggal berapa ratus hektare.
08:57Padahal kan kenyataannya bisa ribuan hektare, puluhan ribu hektare dan ratusan ribu hektare yang mencakup Sumatera, Kalimantan hingga Papua.
09:05Seperti itu dan dari situ mungkin Pak Prabowo juga dapat laporan ternyata ada unsur ABS yang masuk ke dia.
09:11Sehingga dia perlu mengevaluasi posisi kepala BNPB.
09:15Artinya singkat saja apakah rotasi ini menurut pengamatan Anda, menurut hitung-hitungan Anda sudah tepat dilakukan Presiden Prabowo?
09:25Tepat nggak ya? Itu terkait subjektif ya.
09:28Tapi saya melihat Pak Prabowo ingin menempatkan orang yang lebih dipercaya dan satu lagi Pak Legend Kristome ini lulusan Tarunan
09:35Nusantara.
09:36Dan Pak Prabowo kan di belakangan ini banyak melantik pejabat yang dengan background mereka alumni Tarunan Nusantara.
09:43Dan Pak Kristome ini seperti itu, masuk kriteria seperti itu dan saya pikir juga dia dipercaya, lebih dipercaya Pak Prabowo
09:49sekarang.
09:49Baik, terima kasih peneliti Indonesia Strategic and Defense Studies, Mas Erik Putra sudah berbagi perspektif di Kompas Petang.
09:57Selamat sore, Mas Erik.
09:58Selamat sore.

Dianjurkan