00:00Saudara Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah empat wakil menteri
00:04serta tiga pejabat badan baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara hari ini.
00:16Presiden Prabowo mengangkat empat wakil menteri baru,
00:19yakni Marsikal TNI Yusuf Jauhari dan Jenderal TNI Richard Tampobolon,
00:24dilantik menjadi Wam Menhan Dr. Alim Setiawan Selamet,
00:29dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian Maulana Bungara sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
00:37Presiden juga melantik pejabat badan baru, yakni Setiawan Pudiat Moko,
00:42sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional,
00:45serta Mayor Jenderal Sri Yanto sebagai Wakil Menterinya.
00:49Maizhen Sri Yanto, Wakil Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove.
01:02Selain mengangkat empat wamen, Presiden juga menunjuk
01:06Letnan Jenderal Christo May Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana,
01:12menggantikan Letjen Suharyanto.
01:14Usai dilantik, Christo May juga menyoroti kasus OTTKPK terkait korupsi dana bencana.
01:19Christo May menegaskan akan menyerahkan proses hukum ke KPK dan tidak akan melakukan intervensi.
01:26Christo May juga akan memprioritaskan percepatan penanganan karkutlah di sejumlah daerah.
01:54Kita harus, itu yang akan kita evaluasi ke depannya,
01:57sehingga tidak ada lagi korban-korban yang sia-sia gitu.
02:02Kasus OTT kemarin, jadi kami serahkan sepenuhnya kepada apra-apraga hukum untuk memproses hukumnya.
02:08Tidak ada intervensi dari BNPB.
02:10Silahkan apra-apraga hukum memproses itu sesuai aturan penanganan yang berlaku.
02:16Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Jenderal Maruli Siman Juntak sebagai wakil Panglima TNI,
02:22menggantikan Jenderal Tandio Budi Revita.
02:24Prabowo juga sekaligus menunjuk Maruli sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
02:40Kita akan lihat nanti, di daerah-daerah tersebut ada Yon Tepe, kita akan pergunakan.
02:45Ada mungkin Angkatan Udara yang kadang-kadang mereka juga banyak di daerah-daerah pesisir kan, Angkatan Laut.
02:52Mereka kalau mungkin saya di posisi wakil Panglima ini, akan juga membantu untuk berkoordinasi gitu.
03:00Jadi fokusnya meningkatkan kesejahteraan nggak ya?
03:02Kepastian pengelolaan perbatasan itu jelas penting juga.
03:06Sehingga betul-betul perbatasan-perbatasan kita dengan negara tetangga bisa kita pastikan terus kan.
03:14Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Tandio Budi Revita sebagai Kepala Staff TNI Angkatan Darat.
03:20Sebelumnya Jenderal Tandio Budi menjabat sebagai wakil Panglima TNI.
03:24Usai dilantik Jenderal Tandio Budi mengaku akan fokus salah satunya pada penanganan gangguan keamanan di Papua.
03:35Salah satu untuk yang menjadi prioritas untuk penyelesaian dari program yang bawa bersinnya adalah Papua.
03:43Apakah itu dari sisi kesejahteraan, apakah itu dari sisi gangguan keamanan.
03:48Kalau kita lihat teman-teman wartawan kan sekarang sudah banyak yang turun ya dalam 2-3 hari ini kan di
03:54Maybret yang selama ini cukup rame 2-3 tahun yang lalu.
03:58Kalau dimonitor 2 hari yang lalu kan ada yang turun, ada yang kita tangkep.
04:03Tentunya ini akan menjadi ditren kepada saudara-saudara kita yang belum sadar untuk bisa kembali ke NKRI.
04:12Salah satu yang menarik dalam rotasi jabatan kali ini adalah pertukaran posisi antara wakil Panglima TNI dan kepala staf Angkatan
04:21Darat.
04:22Apakah ada tugas khusus yang diberikan Presiden?
04:25Kita bahas bersama narasumber peneliti ISDS, Erik Putra.
04:29Mas Erik, selamat sore.
04:31Ini ada perubahan posisi kasat jadi wakil Panglima.
04:36Dan Panglima menjadi kepala staf Angkatan Darat.
04:40Apa yang Anda baca dari pergantian ini?
04:43Apakah ini merupakan urgensi yang memang harus dilakukan oleh Presiden?
04:48Ya ini adalah pergantian yang nanti ujungnya adalah pergantian Panglima TNI.
04:53Karena memang Pak Tandiyo ini, Jenderal Tandiyo ini memang dekat dengan Presiden dan salah satu orang kepercayanya Menhan Safri ya.
05:02Sehingga dengan dia menjadi kasat ini nanti ujungnya saya berikir tidak lama lagi dia bakalan menjalani fit and proper test
05:08sebagai Panglima TNI.
05:09Seperti itu.
05:10Jadi memang ada agenda khusus ataupun posisi strategis yang direncanakan oleh Presiden Prabowo untuk posisi Panglima dan kasat ini ya?
05:20Mas Erik.
05:21Ya betul.
05:22Karena salah satu syarat untuk menjadi Panglima TNI kan Jenderal itu harus menjadi kepala staf.
05:28Nah Pak Tandiyo ini dengan menjadi kasat syarat itu sudah terpenuhi.
05:32Nah cuma kan yang masalahnya adalah Pak Tandiyo ini harus menggeser posisi Pak Maruli.
05:37Nah Pak Maruli kan juga kemarin sempat diisukan menjadi salah satu calon Panglima.
05:41Cuma ternyata sampai sekarang kan akhirnya beliau tergeser menjadi wakil Panglima.
05:45Nah cuma sama Presiden ini Pak Maruli dikasih jabatan tambahan merangkap sebagai kepala badan nasional perbatasan seperti itu.
05:54Tapi gini Mas Erik, kalau kita lihat rotasi dan juga pelantikan hari ini, Anda melihatnya ini memang betul kebutuhan institusi?
06:03Atau memang sebenarnya ada percepatan program prioritas?
06:07Atau memang ada evaluasi terkait dengan kinerja masing-masing institusi tersebut?
06:13Ya saya pikir juga Presiden juga sudah melihat Panglima TNI yang sekarang kan sudah hampir tiga tahun ya.
06:19Sudah waktunya mungkin diganti.
06:21Nah kebetulan juga Presiden yang sekarang itu sangat dekat dengan Jenderal Tandiyo.
06:26Dan salah satu cara untuk dia mengangkat atau menempatkan orang-orang terpercayanya di posisi-posisi strategis adalah dengan menggeser orang
06:33-orang tertentu.
06:34Dan salah satu keputusan sekarang yang diambil adalah menjadikan Pak Tandiyo sebagai kepala staf Angkatan Darat.
06:40Seperti itu.
06:40Lalu apa sebenarnya Mas Erick, indikator terkait dengan keputusan Presiden untuk menggantinya, merotasi sejumlah jabatan, posisi strategis ini dilakukan saat
06:51ini?
06:52Ya saya pikir juga karena pejabat lama juga sudah menjadikan sekian tahun dan Pak Prabowo juga saya pikir melihat harus
07:01menempatkan orang-orang yang dipercaya.
07:02Dan Pak Tandiyo ini adalah salah satu anak buahnya ketika Pak Prabowo menjadi menhan.
07:07Ketika Pak Prabowo menjadi menhan, Pak Tandiyo menjadikan kepala badan Diklat di Kementerian Pertahanan.
07:14Seperti itu.
07:15Mas Erick, kita tahu saat ini juga yang menjadi sorotan adalah OTT KPK terkait dengan BNPB.
07:24Bagaimana Anda melihat penunjukkan legend Chris Tome ini saat ini menjadi kepala BNPB, usai OTT KPK terjadi dan penetapan tersangka
07:34dalam hal ini?
07:36Ya berarti di sini Pak Prabowo mendapat informasi yang belum bocor ke publik ya dengan mengganti kepala BNPB.
07:43Kenapa? Karena seharusnya kan kalau jika tidak ada apa-apa kepala BNPB tidak masalah dong.
07:48Artinya belum bocornya ini apa dugaan Anda Mas Erick? Yang belum bocor?
07:52Ya bisa jadi Pak Prabowo sudah dapat info dari KPK seperti itu dan akhirnya harus mengganti kepala BNPB yang sekarang.
08:00Jadi selain adanya keputusan strategis, memang ada informasi yang diperoleh RIS1 seperti itu?
08:09Ya saya menduga seperti itu. Sehingga Pak Prabowo langsung bergerak cepat.
08:13Apalagi kan KPK sudah bilang adik kepala BNPB itu menjadi tersangka kan.
08:18Nah apakah adik itu bisa berani berbuat seperti itu di sebuah instansi tanpa sepengetahuan kakaknya?
08:24Saya mendekat-dekat arahnya seperti itu dan Pak Prabowo tahu dan harus mengganti kepala BNPB secepat mungkin.
08:30Oke lalu begini Mas Erick kita tahu saat ini juga yang menjadi sorotan publik tidak hanya di dalam negeri tapi
08:36juga di mancanegara adalah
08:38bagaimana penanganan pemadaman karhutlah. Apakah ini juga ada kaitannya terkait dengan kinerja dari kepala BNPB sebelumnya?
08:46Ya tentu saja seperti itu. Apalagi kemarin kan viral video laporan kepala BNPB ke Pak Prabowo
08:53bahwa sisa kebakaran luasnya tinggal berapa ratus hektare.
08:57Padahal kan kenyataannya bisa ribuan hektare, puluhan ribu hektare dan ratusan ribu hektare yang mencakup Sumatera, Kalimantan hingga Papua.
09:05Seperti itu dan dari situ mungkin Pak Prabowo juga dapat laporan ternyata ada unsur ABS yang masuk ke dia.
09:11Sehingga dia perlu mengevaluasi posisi kepala BNPB.
09:15Artinya singkat saja apakah rotasi ini menurut pengamatan Anda, menurut hitung-hitungan Anda sudah tepat dilakukan Presiden Prabowo?
09:25Tepat nggak ya? Itu terkait subjektif ya.
09:28Tapi saya melihat Pak Prabowo ingin menempatkan orang yang lebih dipercaya dan satu lagi Pak Legend Kristome ini lulusan Tarunan
09:35Nusantara.
09:36Dan Pak Prabowo kan di belakangan ini banyak melantik pejabat yang dengan background mereka alumni Tarunan Nusantara.
09:43Dan Pak Kristome ini seperti itu, masuk kriteria seperti itu dan saya pikir juga dia dipercaya, lebih dipercaya Pak Prabowo
09:49sekarang.
09:49Baik, terima kasih peneliti Indonesia Strategic and Defense Studies, Mas Erik Putra sudah berbagi perspektif di Kompas Petang.
09:57Selamat sore, Mas Erik.
09:58Selamat sore.