Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
Tanggapi Putusan MK, Jenderal Maruli Tegaskan Sistem Peradilan TNI Jauh Lebih Keras

Wakil Panglima TNI Jenderal Maruli Simanjuntak memberikan tanggapan terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai sistem peradilan militer. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri Pelantikan Pejabat Negara/Pemerintah di Istana Negara pada Kamis (15/10/2026). Ia membantah anggapan adanya imunitas bagi prajurit dan menegaskan bahwa hukum di lingkungan militer sejatinya berlaku sangat keras. Menurut Maruli, peradilan militer tidak ragu menjatuhkan sanksi berat hingga vonis hukuman seumur hidup yang dinilainya bahkan lebih ketat dibanding pengadilan umum.

Terkait persepsi publik soal vonis yang terkesan lebih ringan pada kasus tertentu, ia menyarankan agar proses persidangan dicermati secara utuh. Jenderal Maruli juga menyatakan bakal mendalami lebih rinci poin-poin dalam putusan MK tersebut. Simak ulasan selengkapnya dalam tayangan di atas.

#TanggapanMaruliSimanjuntakPutusanMK #SistemHukumTNIJauhLebihKeras

Creative/Video Editor: Aqilah/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Ya, sebenarnya dari kalau perbandingan banyak kasus, itu banyak juga kita yang lebih tegas dari semua peristiwa ya, kriminal.
00:13Di kita sudah, di tentara sudah berulang kali hukuman seumur hidup.
00:19Di tempat lain, saya pikir jarang.
00:22Kalau diurut, saya pikir ada coba aja lihat berapa kali kita sudah memutuskan untuk orang di hukum seumur hidup.
00:29Di pengadilan umum, sebetulnya jarang itu.
00:33Dan saya kira sebetulnya secara aturan di militer itu jauh lebih keras sebetulnya.
00:40Tapi ada hal-hal yang mungkin, kalau misalnya kita bisa mengikuti pengadilan tersebut,
00:47mungkin kita bisa tahu, oh kenapa nih terkesan ada pelanggaran seperti ini, tapi pengadilannya menghukum lebih rendah.
00:54Tapi nanti saya coba lebih detailkan lagi.
00:57Terima kasih ya.
00:59Makasih, makasih ya.
01:00Selamat ya Pak.
01:01Makasih.
01:01Ada yang lebih jalan-jalan nggak?
01:03Keperbatasan.
01:04Dari atur pencil di pulau, nggak ada orang.
01:06Jadulakan Pak.
01:07Jadulakan Pak.
01:08Beneran.
01:08Ayo Pak, jadulakan Pak.
01:10Ayo Pak.
01:10Ayo Pak.
01:20Ayo Pak.
01:20Ayo Pak.
01:20Ayo Pak.

Dianjurkan