00:00Yang juga jadi sorotan saudara seorang polisi berpangkat barada tewas diduga dianiaya rekannya sesama polisi
00:05di Mako Direkturat Polairut Baharkam, Tangerang Selatan, Banten.
00:10Empat peluru ditemukan bersarang di kepala korban.
00:18Peristiwa mencekam terjadi di Mako Polairut Baharkam, Tangerang Selatan.
00:23Seorang polisi, berada satu Laurentius Valdo Fernandez Lewai,
00:28tewas diduga dianiaya rekannya sesama polisi.
00:32Kuasa hukum menyebut ada empat proyektil peluru bersarang di kepala korban.
00:37Selain itu ditemukan luka akibat senjata tajam.
00:41Namun tim kuasa hukum masih menunggu penjelasan polisi soal duduk perkara kasus tersebut.
00:47Semua penjelasan seperti apa yang sudah dilakukan oleh tim penyidik belum kami dapat.
00:54Hanya dari dokumen-dokumen yang secara informasi kami peroleh sendiri,
00:59misalnya senjata yang digunakan,
01:03keadaan korban ketika dibawa ke rumah sakit,
01:06jam berapa kejadiannya,
01:08tapi kan harus dituangkan dalam BAP.
01:11Tapi diminta menunggu di sini,
01:14mudah-mudahan tim penyidik bisa menjelaskan
01:17dari BAP dengan tersangka,
01:20karena sampai saat ini kan hanya satu.
01:22Pihak Polda Metro Jaya membenarkan kasus ini
01:26dan telah menetapkan seorang polisi sebagai tersangka.
01:29Sementara Menkopol Kamdudung Abdurrahman
01:32mengaku masih mencari informasi soal penyebab polisi tembak polisi
01:36di Mako Polairut.
01:38Masalah-masalah pribadi harus laporlah kepada atasannya,
01:43kepada pimpinannya jangan melakukan tindakan-tindakan
01:47dengan emosi tidak terkontrol yang akhirnya seperti itu.
01:51Tapi itu beneran lagi buli, berarti Pak, kejadian yang apa?
01:54Ya, saya masih mencari informasi yang dilihat.
01:58Akan diakfalo?
01:58Pasti akan diakfalo.
01:59Ya Pak, mungkin yang diakfalo,
02:00apakah nanti dikwinkan?
02:02Kasus polisi tewas ditembak polisi
02:04terjadi di Mako Polairut Pondok Cabai, Tangerang Selatan
02:07Jumat 16 Oktober pagi.
02:10Tersangka kini diperiksa di Subdik Jatan Ras
02:12di Treskrimumpolda Metro Jaya.
02:14Polisi didesak mengusut kasus secara transparan.