Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS TV - Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan mengatakan, pemerintah akan menyerap informasi dari berbagai sumber, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), pengaduan masyarakat, dan lembaga survei.

Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan bagi Presiden Prabowo untuk memperbaiki kebijakan sekaligus menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat.

"Bagaimana saran-saran dari berbagai sumber, ada BPS, ada pengaduan masyarakat dan lain-lain, ada lembaga survei dan tentu itu kita akan serap sebagai sumber informasi kita," kata Syahganda.

Baca Juga Wamenkop Buka Suara soal Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Tak Sesuai Titik di https://www.kompas.tv/nasional/697105/wamenkop-buka-suara-soal-lokasi-koperasi-desa-merah-putih-tak-sesuai-titik



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697106/kepala-bakom-syahganda-ungkap-tantangan-pemerintah-prabowo-memasuki-tahun-ketiga-laporan-khusus
Transkrip
00:00Di paruh akhir laporan khusus 2 tahun Prabowo Gibran tentunya kita sudah mendengar tadi banyak sekali capaian
00:07tapi yang menjadi PR kita bersama adalah catatan apa dan evaluasi apa dan bagaimana masing-masing pihak dari pemerintah akan
00:15melakukannya
00:16mungkin dari Prof. Edi
00:17Ya dalam waktu 1 menit saya ingin menyampaikan begini ya
00:21bahwa sebetulnya dalam 10 bulan terakhir ini ada 3 undang-undang yang itu sebetulnya
00:27sesungguhnya dia berorientasi pada kepentingan masyarakat dan keadilan
00:31dan undang-undang itu sebetulnya sudah puluhan tahun dia mangkrak dan selesai pada 10 bulan terakhir
00:36satu adalah undang-undang tentang perlindungan pekerjaan rumah tangga
00:40kemudian undang-undang perlindungan ketenaga kerjaan
00:43itu yang memberikan bagaimana keberpihakan pemerintah ini kepada buruh
00:47kemudian yang ketiga adalah undang-undang pengaturan reforma agraria
00:51ini lebih dari 50 tahun
00:53tujuannya adalah bagaimana mendistribusikan memanfaatkan lahan itu adalah untuk kepentingan rakyat
00:59dan yang terakhir yang ingin saya sampaikan
01:00bahwa ada kekhawatiran soal dana koperasi merah putih
01:05atau kemudian soal dana desa
01:07itu kejaksaan agung melalui program jaga desa
01:11melakukan langkah-langkah preventif terhadap tata kelola itu
01:14dan yang paling terakhir untuk pemberantasan korupsi
01:17perampasan aset itu akan selesai sebelum 15 Desember
01:20Bapak Rida, KDWP masa depannya akan bagaimana memperbaiki citra di mata publik untuk 3 tahun ke depan?
01:26yang pasti kami dalam waktu dekat ini sedang proses bersiap operasionalisasi 10.070 titik di desa
01:35pada akhir 2026 tadi Pak Presiden menjelaskan
01:39jelas kita akan mengoperasionalisasikan 30.000 koperasi desa kelurahan merah putih
01:45yang selanjutnya nanti secara bertahap sampai angka 80.000
01:48kami jelas mentarjet bahwasannya yang tadi ada masukan-masukan kita perbarui
01:55yang tidak kalah penting dari proses operasionalisasi koperasi desa merah putih ini adalah
02:00keterlibatan masyarakat sebagai pemilik koperasi desa merah putih
02:04apa artinya lokomotif desa ini dibangun dan difisatasi oleh negara
02:09yang memberikan harga murah dan juga memberikan stok pangan yang cukup
02:13tetapi masyarakat sebagai pemiliknya tidak merasa memiliki
02:16sehingga tugas kami kalau tadi Pak Wamen
02:20masyarakat juga harus dicerdaskan terkait dengan regulasi-regulasi yang ada
02:24tugas kami dan tugas semua masyarakat yang ada di sini juga
02:27memberikan penjelasan kepada masyarakat yang mereka belum memahami hal tersebut
02:31bahwasannya koperasi desa merah putih yang menjadi program prioritas
02:35Bapak Presiden Prabowo ini adalah semata-mata untuk mereka
02:38dimiliki oleh mereka
02:40kemanfaatannya untuk mereka
02:41boleh, kita berikan tepuk tangan
02:42terima kasih
02:43lalu terakhir dari Bang Ganda
02:45tidak hanya soal komunikasi
02:47bagaimana pemerintah memperbaiki citranya
02:49ya itu tadi saya pertama harus mengambil pesan-pesan yang disampaikan oleh akademis
02:56ya Profesor Gun-Gun tentunya
02:58ya kan sebagai bagian dari logik yang kita harus terima bahwa ada gap antara pencapaian dan persepsi
03:05dan diperkuat oleh Saudara Hantayuda dan Jayadi itu sering sekali antara pencapaian dan persepsi itu
03:11karena ada persoalan komunikasinya
03:13nah ini saya betul-betul mengapresiasi dan saya akan memperkuat itu
03:18bagaimana saran-saran ya dari berbagai sumber
03:21ada BPS, ada pengaduan masyarakat dan lain-lain
03:26ada lembaga survei
03:27dan tentu itu kita akan serap sebagai sumber informasi kita
03:31tentu kita berharap ya ke depan ini di tahun ketiga itu
03:36Presiden akan mendapat masukan-masukan yang banyak dari rakyat
03:40dan itu bisa diteruskan
03:41dan saya juga bisa berhasil menyampaikan pesan-pesan
03:44dan program-program itu sampai ke desa-desa dan sampai
03:47itu harapan kita semua
03:49para narasumber kami apresiasi Anda semua sudah mau datang ke Studio Kompas TV kali ini
03:54teman-teman mahasiswa terima kasih juga sudah hadir
03:55terima kasih juga untuk Anda yang sudah menyaksikan
03:57laporan khusus 2 tahun pemerintahan Prabowo Gibran
04:00saya Dipa Solesa
04:01dan saya Sintia Rompas
04:02selamat malam sampai jumpa
04:05mas Denny thank you
04:06terima kasih

Dianjurkan