Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS TV Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyarankan Presiden Prabowo Subianto menetapkan kriteria yang lebih tegas dalam memilih menteri di Kabinet Merah Putih.

Salah satunya, tidak mengangkat ketua umum partai politik sebagai menteri.

"Ketua Partai terlalu sibuk, kalau mau profesional minta ketua partai kirim orang," kata Ray di Sapa Pagi, Rabu (21/10/2026).

Menurut Ray, pengangkatan ketua umum partai sebagai menteri juga dapat menyulitkan Presiden Prabowo ketika hendak melakukan perombakan atau reshuffle kabinet karena keputusan tersebut berpotensi memicu konflik politik.

"Kalau ketua partai diganti, apalagi pergantiannya dianggap karena tidak optimal dalam pekerjaannya, ini urusannya bukan hanya sekadar urusan tidak dapat jabatan atau kursi, tapi ini urusan soal marwah partai," katanya.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Novaltri

Baca Juga Kritik Ray Rangkuti di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Saran Ini ke Gerindra di https://www.kompas.tv/nasional/697151/kritik-ray-rangkuti-di-2-tahun-kepemimpinan-prabowo-gibran-saran-ini-ke-gerindra



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697160/alasan-ray-rangkuti-usul-ketum-partai-tak-jadi-menteri
Transkrip
00:00Nah, terhusus kepada misalnya, contoh lain lah misalnya, kalau selain partai yang saya sebut tadi itu, lebih khusus lagi menurut
00:07saya, Pak Prabowo tidak perlu lagi melantik ataupun menggunakan ataupun meminta ketua partai menjadi anggota kabinetnya.
00:20Kenapa gitu? Karena terlalu sibuk ketua partai itu, ngurusin partai iya, ngurusin ini iya gitu. Jadi, kalau mau agak profesional
00:28sedikit, mintalah kepada partai itu, kirim orang lah, jangan anda gitu.
00:32Nah, ini kan semua ketua partai ikut bersama dengan Pak Prabowo. Kesulitannya apa? Kesulitannya begitu Pak Prabowo mau kata-kata,
00:41karena kinerja yang dianggap tidak terlalu optimal.
00:44Jadi, apa istilahnya? Konflik politiknya bisa lebih kuat, karena yang mau diresafil ini ketua partai.
00:51Beda kalau anggota partai diresafil, kayak kemarin misalnya, ya kan, Agus Gumiwang diresafil dengan orang yang lain, tapi dari partai
01:00yang sama, ada ininya.
01:03Tidak ada konflik-konfliknya gitu. Tapi kalau ketua partai, ada urusan maruah partai di dalam.
01:09Jadi, kalau ketua partai misalnya diganti gitu ya, apalagi pergantiannya dianggap karena tidak optimal gitu ya, di dalam pekerjaannya.
01:20Ini urusannya kok karena sekedar urusan tidak dapat jabatan, urusannya tidak setengah berat kursi, tapi ini urusan soal maruah partai
01:27gitu loh.
01:28Gimana nama partai kita ini kalau kita ketua umumnya di nilai presiden, tidak bisa bekerja kan?
01:34Oke, ini yang menarik begitu ya, ada dugaan konflik politik ketika kemudian yang disinyalir begitu ya, pekerjaannya kurang optimal begitu
01:47ternyata ketua umum partai politik begitu ya.
01:50Nah, ini juga menjadi pertanyaan tentu.
01:52Usulan Gerindra ini lebih mencerminkan ketidakpuasan terhadap kinerja menteri yang disebut tadi jurubicara Kamaru Samad terhadap kinerja menteri?
02:01Atau kemudian, pertanyaan selanjutnya, ini jadi strategi partai jelang dinamika politik ke depan ya?
02:09Sorry, yang diusulkan oleh Bung Kamaru Samad siapa ya?
02:13Belum ada secara rinci, Kamaru Samad hanya mengatakan 42 menteri dan juga wakil menteri.
02:19Kita akan dengarkan lagi bagaimana cuplikan wawancara jurubicara partai Gerindra Kamaru Samad berikut ini.
02:25Terlebih dahulu.
02:30Data sementara menunjukkan ada 42 menteri dan wamennya itu tidak kerja berdasarkan KPI yang ada.
02:39Kami sedang terus mengkaji dan melibatkan beberapa ekonom senior kita untuk mengkaji lebih mendalam.
02:46Dan kita akan menyampaikan hal ini kepada Presiden supaya 3 tahun terakhir ini bisa lebih produktif mendeliver melalui orang-orang
02:55yang memiliki kompetensi di dalam kabinet pemerintahan ini.
03:03Nah itu tadi kita sudah mendengarkan begitu ya Bung Kamaru Samad mengatakan tidak secara rinci tapi 42 menteri dan wakil
03:10menteri tidak bekerja, tidak sesuai dengan KPI.
03:14Nah ini dasarnya memang ketidakpuasan berdasarkan KPI, kinerja, atau kemudian ada strategi lain soal dinamika politik ke depannya?
03:26Kalau sampai 48, berapa tadi, 42 menteri, itu kan artinya hampir mencapai sekitar 9, 85 persen yang dianggap tidak optimal
03:38bekerja itu gitu.
03:39Dan itu saya kira tidak ada lagi usahnya dengan politik gitu, karena itu bisa kena semua.
03:45Dan 85 persen itu ya menurut saya juga kemungkinan besar itu berasal dari partai-partai politik.
03:50Anggota kabinet yang berasal dari partai politik.
03:53Saya akan terus bisa itu tinggal sekitar 6 orang lagi kan.
03:58Nah 6 orang ini kan kemungkinan besar adalah menteri-menteri yang berhubung, yang katakanlah yang non-partai gitu.
04:04Jadi maksudnya yang lain tuh, persis seperti yang saya ungkapkan tadi tuh, Bung Kamaru Samad juga kayaknya tidak terlalu puas
04:13kinerja dari menteri-menteri yang berasal dari partai politik gitu.
04:18Nah itu yang mungkin mau di-applaus secara total, apakah penyertaan partai politik di dalam kementerian ini masih tepat apa
04:26tidak gitu.
04:27Nah itu satu.
04:29Bisa saja kemudian orang partainya tetap ada, tetapi mestinya Pak Prabowo buat kriteria.
04:36Ini, ini, ini yang saya inginkan.
04:38Model ini, model ini yang saya butuhkan gitu.
04:40Jadi tidak partai yang menyerahkan begitu saja Pak Prabowo tinggal pakai.
04:45Akhirnya seperti yang sekarang.
04:47Nggak konek gitu.
04:48Antara, antara orang dengan pekerjaan yang dimaksudkan saat yang bersamaan.
04:52Kalau ditegur kesulitan karena hubungannya dengan kata-kata misalnya ketua partai.
04:57Oleh karena itu, menurut saya, ya, saya saran saya ke Gerindra, tolong dibuatkan aja kriteria calon-calon menteri yang tepat
05:07untuk mengisi jabatan,
05:09apa namanya itu ya, jabatan kementeri yang di kabinatnya Pak Prabowo.
05:14Nah, salah satu yang saya mau katakan itu misalnya, tidak boleh ketua umum partai.
05:19Tinggal milih.
05:20Anda mau jadi ketua umum atau Anda mau jadi ketua partai.
05:23Jadi nggak bisa dua-duanya.
05:24Oke, tidak ada rangkap jabatan begitu ya.

Dianjurkan