Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Ajudan Gubernur Kaltim, Asky Rizal Toding, meminta maaf usai viral bersikap arogan saat mengawal Rudy Masud.

"Saya secara tulus menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat atas sikap arogansi saya yang terjadi pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2026 sekitar pukul 18.00 WIB di halaman Masjid Nurul Muminin Pemprov Kaltim," ujar Asky.

"Sekali lagi, saya memohon maaf sebesar-besarnya atas semua tindakan saya yang terlalu berlebihan dan berjanji tidak akan mengulangi kembali," lanjutnya.

Baca Juga Polda Kaltim Tindaklanjuti Dugaan Ajudan Gubernur Kaltim yang Diduga Berlaku Arogan | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/697052/polda-kaltim-tindaklanjuti-dugaan-ajudan-gubernur-kaltim-yang-diduga-berlaku-arogan-sapa-malam

#ajudan #kaltim #kalimantantimur #viral

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697187/viral-ajudan-gubernur-kaltim-minta-maaf-atas-sikap-arogansi-saya-berjanji-tak-mengulangi
Transkrip
00:00tulus menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat
00:06atas sikap arogansi saya yang terjadi pada hari ini.
00:12Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, shalom, saya Aski Risal Toging
00:19yang saat ini bertugas sebagai ajudan Bapak Gubernur Kalimantan Timur
00:25secara tulus menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat
00:33atas sikap arogansi saya yang terjadi pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2026
00:43sekira pukul 18 wta di halaman masjid Nurul Mumin Pemprov Kalimantan Timur
00:53bahwa tindakan saya tersebut adalah sebuah kesalahan
00:56dan telah menimbulkan ketidaknyamanan serta tidak ada pembenaran atas perbuatan saya
01:03dan saya melakukan tindakan tersebut secara spontan dan tanpa ada instruksi dari siapapun.
01:12Bapak, aku tadi tidak ditemuin. Kenapa tidak ditemuin?
01:17ada pegali gari, ada pegali, ada pegali...
01:19ada pegali, ada pegali, ada pegali...
01:24hei max
01:35Roses apa di sana ya rakanan?
01:38Itu nanti saya konfirmasi ke kasat primuknya, kemudian nanti juga koordinasi dengan Pak Adip Propam, nanti kita tindaklanjuti karena ini
01:49tidak sesuai dengan arahan bakapoli, polisi bersama masyarakat.
01:54Kita tidak arogan, kita tidak berkata bohong, dalam alpungkapan katus kita harus tetap berkeadilan.
02:05Tapi terduga ini berarti di kesatuan dari kesatuan mungkin?
02:09Informasi dari BRIMO, makanya itu nanti saya konfirmasi kepada kasat BRIMOGnya berkenan dengan kejadian tersebut.
02:18Pak, apakah itu ada kemungkinan nanti ditarik kembali kesatuan atau kena sanksi disiplin atau seperti apa Pak?
02:24Itu nanti didalami oleh kasatnya sendiri.
02:27Tapi ada kemungkinan itu Pak, ya?
02:29Bisa, bisa jadi.
02:31Karena memang itu berketangan dengan program di atas Pak Kapolri.
03:01Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
03:06Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga!

Dianjurkan