00:00Saya tidak mau mengulangi-ulangi, mengutak-utik yang sudah liwat.
00:13Negara sebesar kita, dinamika politik sebesar kita, pasti persaingannya keras.
00:24Kursi terbatas.
00:27Kok ada yang senyum, pemimpin partai ini sadar.
00:35Kursi terbatas, presiden hanya satu.
00:42Kita dituduh, kabinet gemuk.
00:47Iya kan?
00:51Tidak efisien.
00:52Tapi, saudara-saudara, saya ingatkan, negara kita hampir 300 juta.
01:04Negara kita fisiknya sebesar Eropa.
01:08Eropa itu 30 negara, ada 30 kabinet, ada 30 Menteri Keuangan, ada 30 Panglima TNI, ada 30 Jaksa Agung, ada
01:2430 Kapolri.
01:30Indonesia satu kabinet, saudara-saudara.
01:35Mana yang tidak efisien?
01:40Mana yang tidak efisien?
01:45Dan kita mampu mengendalikan, ada bencana alam, kita hadapi.
01:54Sumatera bagian utara kemarin, habis-habisan kita turun.
02:02Gempa bumi, apa itu, krakatau, karhutlah.
02:10Kita kompak, kita hadapi.
02:12Kita tidak puas, kita belajar.
02:14Tapi, saudara-saudara, ternyata hasil penyelidikan kita di lapangan bahwa fenomena karhutlah tidak semata-mata alamiah.
02:31Ada campur tangan manusia dan menurut saya harus kita sikapi dengan hati-hati, dengan teliti.
02:39Saya minta kepolisian, kejaksaan, kementerian kehutanan, dibantu TNI, dibantu intelligence untuk selidiki.
02:56Karena ternyata banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab.
03:09Terima kasih.