00:00Saya baru sampaikan bahwa berdasarkan dari keterangan yang diberikan oleh saksi tadi dan hasil cross examination kami terbukti bahwa yang
00:10menjadi biang keladi dari semua keributan selama 600 hari ini adalah ya orang ini.
00:16Ya orang ini yang mengaku-ngaku dia melihat yang asli sehingga publik dikecohkan atas apa yang dia katakan pada utasnya
00:27tanggal 1 April 2025.
00:31Dia mengatakan pada utasnya buat yang ributin fotokopi ijazah Pak Jokowi yang saya upload pada utas biar kalian tenang lebarannya
00:38ini saya upload yang asli.
00:40Ini adalah pengecohan, pengelabuhan ya karena seluruh masyarakat Indonesia dibuat seakan-akan percaya bahwa dia melakukan pemotretan atau membuat foto
00:52asli dari ijazah Jokowi Dodo.
00:56Ternyata dari cross examination tadi terungkap bahwa dia bukan pemosting yang pertama bahkan dia mendapatkan postingan ini, benda digital ini,
01:10ini bukan ijazah ini benda digital itu dari satu akun yang sekarang sudah tidak ada lagi, sudah hilang, sudah kabur
01:17akunnya.
01:18Yaitu akun Ad Hyper Poison.
01:21Bahkan pada komunikasi yang terjadi oleh yang bersangkutan ini Dian Sandi dengan akun Ad Hyper Poison tersebut yang dilakukan oleh
01:32Dian Sandi pada 27 April 2025 sampai 1 Mei 2025
01:37yang ditayangkan dan menjadi alat bukti yang tadi ditayangkan oleh JPU terlihat bahwa akun Ad Hyper Poison pun mengaku bahwa
01:47benda ini asal comot.
01:49Benda ini tuh asal comot saja dan dia pun dapat dari akun X yang lain.
01:56Artinya bisa jadi Dian Sandi ini adalah pengupload yang kesekian kali di X.
02:03Artinya dia hanya mengaku-ngaku saja sebagai orang yang betul-betul seakan-akan melihat.
02:09Untuk itu kami pertimbangkan untuk melaporkan Dian Sandi ini laporan polisi ke Polda Metro Jaya.
02:15Karena telah memberikan keterangan palsu kepada masyarakat dan melakukan pengelabuhan.
02:20Sehingga mungkin nanti akan kita pertimbangkan beberapa pasal yang terkait dengan hal ini.
02:24Berikutnya tadi ketika saya ditanya ada sebuah pernyataan kesaksian yang sangat penting dari Dian Sandi Utama yang relevan dengan BAP
02:34yang bersangkutan.
02:35Pada BAP yang bersangkutan pada poin 5 pertanyaan 5 dia mengatakan bahwa dia mengenal saudara Jokowi Dodo.
02:42Ketika kami desak kenal kapan? Tahun 2022. Artinya dia kenal baru 4 tahun.
02:49Kemudian dia juga mengaku disitu bahwa dia bukan saudara, dia bukan keluarga.
02:54Tetapi yang bersangkutan Dian Sandi Utama pada tanggal 1 Mei 2025 ketika diwawancarai oleh salah satu media yaitu Madilok,
03:05forum keadilan, disitu pada menit ke-52 dan seterusnya dia bercerita bahwa dia seakan-akan sangat mengenal saudara Jokowi Dodo.
03:14Bahkan dia mengatakan disitu bahwa nama Jokowi Dodo sebelumnya adalah Purwoko dan kemudian ganti lagi menjadi Mulyono.
03:25Dan tadi dia katakan bahwa dia sudah menyampaikan keterangan tersebut bahwa dia memperoleh nama Purwoko itu dari salah seorang anggota
03:35keluarga dari saudara Jokowi Dodo yang dia tidak mau menyebutkan jati dirinya.
03:39Atas kesakian ini kita yakinkan bahwa kita akan konfrontasikan kepada pelapor yaitu saudara Jokowi Dodo.
03:48Sebab jika saudara Jokowi Dodo menyampaikan pernyataan yang berbeda, maka saksi ini melakukan keterangan palsu di bawah sumpah melanggar pasal
03:58373 terancam hukuman 7 tahun.
04:01Dan tadi masih banyak sekali sebetulnya bagaimana kami memblender, merujak dari BAP-BAP yang bersangkutan.
04:09Seperti misalnya yang bersangkutan memparas.
04:12BAP pertamanya itu di hari Senin tanggal 21 Mei 2025.
04:18Kita cek bahwa pada tanggal 21 Mei 2025 itu harinya bukan Senin, tapi Rabu.
04:24Ini fatal sekali untuk BAP.
04:27Karena itu kami minta untuk menghadirkan penyidik.
04:30Kenapa bisa sepatal ini, seceroboh ini penyidik dalam membuat BAP.
04:34Dan cerobohnya juga Dian Sandi ini menyetujui dengan memparas tanggal yang salah tersebut.
04:41Kemudian yang kedua juga ada ketidaksinkronan antara kesaksian BAP yang diberikan oleh Dian Sandi,
04:48bahwa dia bertemu saudara Jokowi Dodo di Solo tanggal 22 Mei 2026.
04:53Tapi pada BAP berikutnya yang dia lakukan di bulan Februari 2026,
04:58dia mengatakan bahwa dia bertemu saudara Jokowi Dodo di tanggal 23 Mei 2026.
05:04Dan kemudian beberapa hal juga yang menarik tadi kami sudah ungkap.
05:09Saudara-saudara, teman-teman semua bisa melihat tayangan langsung pada akun dari PN Jakarta Timur.
05:17Kita bisa melihat penggalian-penggalian yang kami lakukan tadi kepada saksi.
05:22Berikutnya nanti setelah ISOMA, kita akan melakukan cross-examination kepada saksia kedua
05:28yang tak kalah penting yaitu saudara Dumatno Bediut.