00:00Ujian deras di Banyumas, Jawa Tengah menyebabkan tanggul sungai jebol dan merendam hektaran sawah milik warga.
00:06Aparat memperbaiki tanggul dan jebol untuk menjaga banjir susulan yang dapat menggenangi rumah warga.
00:13Tanggul sungai Jimblem di desa Sawangan, Kecamatan Kebasan, Banyumas, Jawa Tengah diperbaiki setelah jebol.
00:21Peristiwa ini juga menyebabkan hektaran sawah milik warga terendam banjir.
00:26BPBD mencatat 34 kejadian bencana alam di sebelas kecamatan, yaitu 6 bencana banjir, 26 tanah longsor, dan 2 kejadian lain
00:36adalah adanya cuaca ekstrim yang mengakibatkan pohon tumbang.
00:43Turun hujan yang cukup tinggi, durasi cukup lama sehingga menakibatkan tanggul sungai Jimblem, jebol dan mengenangi area persawan warga.
00:53Kebetulan sawah ini belum musim tanam, jadi hanya untuk mengantisipasi biar tidak terendam terlalu lama,
00:59karena kebetulan saat ini sudah memasuki musim hujan untuk segera dilakukan musim tanam.
01:06Hujan ras yang mengguir wilayah Banyumas, Jawa Tengah menyebabkan sungai Ciberem meluap.
01:11Sejumlah rumah yang di daerah aliran sungai atau das pun terendam.
01:19Sungai Ciberem meluap setelah diguyur hujan, akibatnya sejumlah rumah yang ada di daerah aliran sungai terendam banjir.
01:27Terendam air maksud kami.
01:29Lahan pertanian dan pekarangan rumah milik warga juga ikut terdampak.
01:33Tak hanya itu, lahan pertanian dan pekarangan rumah milik warga juga ikut terdampak.
01:38Pemerintah desa setempat mencatat ada 19 rumah warga yang terendam pihak desa mengimbau warga yang tinggal dekat sungai Waspada karena
01:49sudah memasuki musim hujan.
01:55Saya berada di RT3W4 di sebelah utara Gudang Keteming.
02:02Ini calonan di dalam air banjir dan ini mengakibatkan tidak hanya di sini banjir, kemudian perumahan di sini juga tenggelam.
02:14Di RW12 khususnya di RT3 dan RT5 juga tak bisa di sana masih benang tinggi.
02:27Karena memang pembuangannya yang mengandalkan saluran ini dan ternyata saluran ini juga daya tambungnya minim.
02:35Dan untuk mengetahui kondisi pasca banjir kita terhubung dengan jurnalis Kompas TV, Harsono dari Banyumas, Jawa Tengah.
02:41Selamat siang, Harsono bagaimana kondisi di sana? Apakah banjir masih mengenangi pemukiman?
02:48Ya baik, selamat siang, Mokta dan Saudara dapat saya pulang.
02:53Saat ini saya berada di Desa Awang, Kecaman Kebasan Banyumas, Jawa Tengah.
03:00Karena saudara baru saja tadi alat gabungan sama warga melakukan perbaikan terhadap penggul yang mengami jepul ke luar sungai Jimbleng
03:14yang luap akibat gunan hudras yang terjadi pada Sabtu malam lalu.
03:23Selain jepul, dampak dari jepulnya tersebut juga menghebatkan hektaran swah milik harga.
03:35Jepul, Jepul, Tenggul ini tidak menguap bagaimana rumah-rumahnya yang sangat disekat dengan Jimbleng ini.
03:47Selain itu juga, Okta, dapat saya laporan kepada Rana Hun atau Hunder yang di wilayah Banyumas
03:58juga menghebatkan beberapa titik atau wilayah, tidak hanya BPD, Bupatan Banyumas,
04:07ada 11 daya kecantan yang melambil panggungan hujan das.
04:12Ada 26 desa yang mengalami pencana banjir, kemudian ada titik ongsop serta jadinya cuaca air yang menyebabkan sejumlah hutan tumbang.
04:28Nah, ini pantau kondisinya Okta sudah surut airnya, dibanding dengan kemarin,
04:376 warga sampai saat ini masih melakukan pembersih terhadap rumah yang mengalami tampak dari banjir.
04:52Baik, sejumlah rumah warga dan juga sawat rendam banjir akibat sungai melap,
04:55kita harapkan penanganan dan juga pembersihan bisa segera diselesaikan.
04:59Terima kasih.
Komentar