00:00Tidak ada, tetapi memang Mulyono adalah nama kecil saya.
00:05Saudara saksi, pertanyaan pertama airingan dulu.
00:09Kami mendengar beberapa nama dari saudara lain.
00:14Berakali untuk kejelasan, selain Joko Widodo, apakah saudara saksi punya nama lain?
00:20Mulyono, ada yang bilang Berwoko, atau Jack ketika KKN. Silahkan.
00:29Tidak ada, tetapi memang Mulyono adalah nama kecil saya.
00:35Oke, terima kasih.
00:37Berikutnya adalah, tadi saudara saksi mengatakan, benar ya, membuat laporan polisi pada tanggal 30 April 2025.
00:47Benar ya.
00:50Apa alasan saksi lebih memilih untuk melaporkan terdakwa ke polisi ketimbang melakukan cara-cara persuasi?
00:58Nanti kami akan elaborasi lebih lanjut.
01:00Silahkan.
01:02Saya kira saya telah memberikan imbuan dua kali lewat penasihat hukum saya.
01:10Kemudian yang kedua, saya melihat video danungan di dalam mobil di jalan Rasuna Sa'id itu saya melihat betul-betul
01:20sudah kebablasan.
01:22Oke.
01:23Di jalan Rasuna Sa'id itu ada tiga video yang ditunjukkan kepada saudara saksi, begitu ya?
01:30Iya.
01:32Bisa dibuka mungkin melalui penonton umum, tidak apa-apa.
01:37Tiga video itu.
01:39Oh, yang kami ada juga.
01:41Coba kita buka.
01:42Karena yang kami tahu dua video sepertinya sudah hilang.
01:46Untuk melihat integritas dari bukti.
01:50Mau disin majelis mungkin bisa diberitahu video yang mana?
01:53Iya, video tiga awal itu.
01:55Yang disebutkan tadi.
01:56Ada Baligay Akademi.
02:00Kemudian ada akun ex-Dokter Tifa dan Egi Sujana.
02:04Yang dijadikan awal mula cerita mengenai beliau tersinggung.
02:10Majelis mohon izin, itu HDMI yang tersambung ke tempat avokat, majelis?
02:14Kabel HDMI-nya tersambung di sana?
02:17Iya, biar kami yang menunjukkan ya.
02:20Oh, silahkan.
02:21Oke, ada.
02:22Ada, kita.
02:24Sudah ya.
02:25Ini yang mana?
02:27Yang tidak bisa dibuka?
02:32Yang dari Egi Sujana Channel ya.
02:35Coba kita klik sekali lagi.
02:45Tidak bisa dibuka, yang mulia ya.
02:47Nanti mungkin penuntut umum bisa membuktikan apakah masih bisa dibuka atau tidak.
02:51Berikutnya, Baligay Akademi.
03:01Tidak bisa dibuka.
03:02Baligay Akademi ini punya Rizmon Sianibar ya.
03:06Yang didakwaan pertama.
03:09Nomor berapa majelis mohon izin?
03:1126.
03:12Nomor.
03:13Nomor.
03:13Bisa disebutnya coba?
03:15Tanggal, tanggal berapa?
03:17Karena kami tadi tidak ada menanyakan terkait hal itu majelis yang berhubungan dengan terdakwaan saja mohon izin.
03:22Ada, tadi disebutkan sudah.
03:24Karena tadi saksi mengatakan dua tidak bisa dibuka.
03:30Begitu ya saksi tadi ya?
03:31Dua link tidak bisa dibuka.
03:33Iya betul.
03:34Tapi yang kedua ini adalah YouTube.
03:39Yang disitu ada Pak Egi Sujana dan Pak Damai Hari Lubis.
03:43Iya.
03:44Dan Rizmon juga tidak bisa dibuka.
03:47Satu lagi.
03:48Di dakwaan halaman dua ya.
03:50Halaman tiga sekarang.
03:52Dr. Riva bisa dibuka.
03:57Bisa dibuka.
04:09Yang dokter Riva sudah dibuka.
04:11Oh di private.
04:12Ya nanti kita akan.
04:14Ya.
04:15Kita akan singgung lebih lanjut.
04:16Yang mulia.
04:17Saya lanjutkan dulu ya.
04:20Saudara saksi, saya akan membacakan urayan singkat laporan saudara di kepolisian pada tanggal 30 April 2025 dan kemudian akan mengajukan
04:32beberapa pertanyaan setelah itu.
04:34Saya bacakan urayan singkat yang dilaporkan ya.
04:36Pelapor sekaligus sebagai korban menjelaskan pelapor merasa diserang nama baiknya dan merasa difitna dengan tuduhan memiliki ijazah S1 palsu, skripsi
04:47palsu berikut lembar pengesahannya.
04:50Tuduhan-tuduhan tersebut diketahui tersebar di beberapa akun media sosial dan telah diketahui oleh halayak umum.
04:57Padahal tuduhan tersebut bohong dan tidak benar dan perbuatan tersebut telah mencemarkan nama baik pelapor karena sesungguhnya pelapor telah lulus
05:07perkuliahan di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada dan memiliki ijazah S1 yang sah dan diakui oleh Universitas Gajah Mada.
05:16Skripsi dan lembar pengesahannya juga adalah asli dan tidak seperti yang dituduhkan kepada pelapor.
05:22Selain itu terdapat pihak-pihak yang membahas, sekali lagi yang membahas foto garis miring gambar ijazah S1, skripsi berikut lembar
05:34pengesahannya yang dituduh milik pelapor yang ditayangkan dalam beberapa akun media sosial dengan tampilan tidak utuh, garis miring terpotong-potong.
05:44Perbuatan tersebut ditemukan melalui video dan unggahan pada media online yang diantaranya diduga dilakukan oleh Rismond, Roy Suryo, Dr. Tifa,
05:58Egy Sujana, dan Kurnia.
06:00Atas kejadian tersebut korban merasa dirugikan, selanjutnya pelapor datang ke SPKT Polda Mikrojaya untuk membuat laporan guna penyelidikan dan penyidikan
06:12lebih lanjut.
06:13Korban nama Insinyur Haji Joko Widodo, suku Gawir Semirin Bangsa Indonesia, kelamin laki-laki pekerjaan Presiden RI ke-7, kondisi
06:24tidak ada dengan kerugian 0 rupiah.
06:26Pertanyaan kami, benar apa yang diuraikan tersebut, saksi?
06:32Saat saya melaporkan ke Polda Metrojaya, itu yang saya laporkan adalah kronologis peristiwa.
06:40Karena saya juga memakai asas peraduga tak bersalah.
06:44Saya tidak melaporkan nama-nama.
06:47Baik.
06:52Cara baru nonton di Smart TV.
06:55Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
07:01Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
07:05Cari Kompas TV melalui pencarian.
07:08Pilih aplikasi, lalu install.
07:11Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
07:16Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.