Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Seret Geng Kekuasaan Lama, Guntur Romli Minta Polisi Periksa Ketum Parpol dan Eks Kapolri Terkait Penyadapan

Kader PDI Perjuangan Guntur Romli mengungkap dugaan keterlibatan mantan Kapolri lain dalam kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan Guntur melalui video yang diunggah di Instagram pada Sabtu, 7 November 2026. Dalam sorotannya, Guntur mempertanyakan transparansi kepolisian terkait lokasi penangkapan enam perwira yang diduga berada di rumah seorang mantan Kapolri di luar Listyo Sigit Prabowo.

Ia juga menyinggung dugaan adanya aliran hasil penyadapan ke Solo serta rapat rahasia seorang ketum parpol bersama belasan jenderal di kawasan Widya Chandra sebelum operasi penangkapan. Simak ulasan selengkapnya mengenai desakan Guntur Romli agar Polri mengusut tuntas skandal penyadapan Presiden Prabowo dalam video berikut.

#gunturromli #penyadapan #kapolri #prabowo

Creative/Video Editor: Aqilah/Reiki
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Ngeri-ngeri sadap, ada ketum parpol dan mantan Kapolri terlibat kasus penyadapan ilegal Listio Sigit dan kawan-kawan.
00:08Ayo bongkar.
00:09Siapa mereka?
00:11Klu-nya geng Jokowi.
00:13Republik ini sedang menonton drama paling telanjang.
00:17Alat negara dipakai menyadap presiden sendiri.
00:20Listio Sigit, mantan Kapolri yang tumbuh besar di bawah naungan kekuasaan Jokowi,
00:25kini tersangka penyadapan ilegal.
00:27Bukan sendirian, sudah empat jenderal.
00:30Nomor Presiden Prabowo dan Seskap jadi sasaran.
00:34Jurnalis LSM pengusaha hingga para ketum parpol ikut disadap.
00:40Lalu jejak loknya dihapus.
00:42Ini bukan salah prosedur, ini operasi.
00:45Kata Prof Mahfud MD dan Prof Jimli, ini bukan hanya satu-satunya di Indonesia.
00:50Kepala polisi menyadap presidennya sendiri, tapi satu-satunya di dunia.
00:56Dan operasi selalu punya dalang.
00:58Prof Mahfud membuka tabir dalam podcast-nya.
01:02Enam perwira ditangkap di rumah seorang mantan Kapolri.
01:05Dan itu bukan rumah Listio Sigit.
01:08Lalu rumah siapa?
01:09Mantan Kapolri mana yang rumahnya jadi markas?
01:13Kenapa Polri diam soal lokasi?
01:16Prof Mahfud juga menyebut produk akhir sadapan diduga mengalir sampai ke Solo.
01:21Kabar lain beredar seorang ketum parpol yang dekat Solo disebut menggelar rapat dengan belasan jenderal di Widya Chandra.
01:28Tiga jam sebelum penangkapan.
01:31Polri kini mengaku sedang mendalaminya.
01:34Maka publik berhak bertanya, siapa ketum parpol yang karinya melesat bak roket di era Jokowi?
01:40Siapa yang mendadak memimpin parpol besar tanpa keringat kaderisasi?
01:46Siapa yang bangga mengaku abdi Raja Jawa?
01:50Kalau rajanya sendiri sudah turun tahta, untuk siapa sang abdi masih bekerja?
01:55Jangan-jangan yang disadap bukan sekedar percakapan, tapi juga denyut demokrasi kita.
02:01Polri jangan berhenti di empat jenderal, umumkan rumah mantan Kapolri itu, buka isi rapat Widya Chandra, telusuri kemana hasil sadapan
02:11mengalir, periksa siapapun, setinggi apapun jabatannya.
02:16Kalau benar ada ketum parpol dalam lingkaran Solo bermain di sini, ini bukan lagi skandal hukum, ini pengkhianatan terhadap negara.
02:31Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan