KOMPAS.TV - Menunaikan ibadah haji membutuhkan persiapan yang matang. Bukan hanya soal dokumen dan perlengkapan, tetapi juga kesiapan fisik, mental, hingga pemahaman mengenai rangkaian ibadah yang akan dijalani.
Dalam episode Tamu Redaksi kali ini, dibahas secara khusus mengenai persiapan haji dan hal-hal penting yang perlu diperhatikan oleh calon jemaah. Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum berangkat? Apa yang perlu diperhatikan selama menjalankan ibadah haji? Simak perbincangan selengkapnya dan dapatkan informasi penting seputar persiapan menunaikan ibadah haji bersama Direktur Utama Patuna Travel Syam Resfiadi dalam program Tamu Redaksi KompasTV.
====================================================
Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.
Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.
Subscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV.
Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:
website www.kompas.tv
Facebook: / kompastv
Instagram: / kompastv
X: https://x.com/KompasTV
Thread: https://www.threads.com/@kompastv
TikTok: / kompastv.indonesia
#Haji #PersiapanHaji #IbadahHaji #JemaahHaji #TamuRedaksi #KompasTV #HajiIndonesia #TipsHaji #PersiapanIbadah
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/687464/full-haji-khusus-apa-saja-yang-perlu-disiapkan-simak-penjelasannya-tamu-redaksi
Dalam episode Tamu Redaksi kali ini, dibahas secara khusus mengenai persiapan haji dan hal-hal penting yang perlu diperhatikan oleh calon jemaah. Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum berangkat? Apa yang perlu diperhatikan selama menjalankan ibadah haji? Simak perbincangan selengkapnya dan dapatkan informasi penting seputar persiapan menunaikan ibadah haji bersama Direktur Utama Patuna Travel Syam Resfiadi dalam program Tamu Redaksi KompasTV.
====================================================
Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.
Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.
Subscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV.
Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:
website www.kompas.tv
Facebook: / kompastv
Instagram: / kompastv
X: https://x.com/KompasTV
Thread: https://www.threads.com/@kompastv
TikTok: / kompastv.indonesia
#Haji #PersiapanHaji #IbadahHaji #JemaahHaji #TamuRedaksi #KompasTV #HajiIndonesia #TipsHaji #PersiapanIbadah
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/687464/full-haji-khusus-apa-saja-yang-perlu-disiapkan-simak-penjelasannya-tamu-redaksi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Dengan kementerian haji yang baru, kemudian ini 2020 kan penyelenggarannya alhamdulillah baik.
00:04Tapi pasti ada beberapa evaluasi dan juga catatan yang tentunya akan dilakukan perbaikan untuk tahun depan.
00:09Khusus untuk penyelenggaran haji khusus sendiri apa saja perbedaan dengan tahun lalu?
00:14Waktunya kita sekarang sudah lebih jauh.
00:15Artinya mulai selesai haji kemarin, kita sudah mulai mengakurasi data.
00:19Jemaah-jemaah siapa saja yang akan berangkat, diperkirakan dengan nomor kuota porsinya itu, akan berangkat di tahun 2027.
00:25Saat ini kami masih menyelesaikan masalah akurasi ini, sampai nanti keluar tentang Undang-Undang Haji tahun 2027,
00:32atau Kepres dari keputusan Presiden atau PP, kemudian ada peraturan Menteri Haji dan Umroh, kemudian dengan diikuti keputusan Menteri Haji
00:41Umroh.
00:42Nah, terkait dengan regulasinya sendiri, apakah ada perubahan regulasi yang signifikan dari Kementerian Haji dan Umroh?
00:47Secara pasti kita belum tahu, karena masih rancangan, belum diinformasikan.
00:51Tapi yang pasti, kita ini sedang melakukan kegiatan yang berbeda dengan tahun lalu.
01:00Halo, Sahabat Kompas TV, apa kabarnya?
01:02Senang sekali saya, Yasir Neneama, bisa berjumpa dengan Sahabat Kompas TV semuanya dalam podcast Tamu Redaksi.
01:08Nah, namanya juga podcast Tamu Redaksi, jadi ada tamu spesial yang kita hadirkan di podcast ini.
01:14Langsung saja saya perkenalkan, Direktur Utama dari Patuna Travel, Pak Syamah Resviadi.
01:18Assalamualaikum, Pak. Apa kabar?
01:19Assalamualaikum, Alhamdulillah.
01:20Sehat ya, Pak?
01:21Terima kasih, Pak Haji Yasir.
01:23Ya, ini Pak Haji Syamah.
01:26Dan Alhamdulillah saya juga sudah haji ya.
01:28Alhamdulillah.
01:28Sudah haji di 2024.
01:30Alhamdulillah waktu itu berangkat juga dengan Patuna Travel.
01:33Dan saat ini topik yang kita bahas adalah seputar haji.
01:37Kalau mungkin Sahabat Kompas TV nanya, hajinya kan masih lama, kok sudah dibahas sekarang?
01:41Justru itu harus dibahas sekarang supaya teman-teman Sahabat Kompas TV yang mungkin insya Allah punya rencana untuk menunaikan ibadah
01:49haji di tahun 2027, di tahun depan, sudah punya tuh persiapannya apa saja.
01:55Nah, kita obrol ini di sini bersama dengan Pak Syam, selaku Direktur Utama dari Patuna Travel yang menyelenggarakan haji khusus
02:03gitu.
02:03Kalau kita berbicara soal haji khusus nih, mungkin Sahabat Kompas TV juga akan bertanya, ini ngapain nih haji khususnya masih
02:10lama, masih tahun depan, tapi kok sudah diobrolin sekarang?
02:13Urgensinya apa?
02:15Menurut Pak Syam.
02:16Ya, karena terus terang aja bahwa haji itu nggak cukup dengan 1x2x penjelasan atau pertemuan gitu ya.
02:22Dan hal ini juga harus diedukasi, diingatkan para calon jemaah haji untuk tahun 2027 nanti.
02:29Persiapan apa saja yang harus sudah disiapkan dari awal-awal.
02:31Tentunya kita akan bahas nanti satu persatu, agar nanti para calon jemaah haji tahun 2027 ini siap dengan segala kesiapannya
02:39baik dari segi mental, fisik, keuangan, dan lain-lainnya.
02:44Oke, itu untuk kesiapan dari para jemaahnya.
02:47Tapi sebelum kita ke situ, aku ingin ngebahas dulu sebagai penyelenggaran haji khusus nih, Pak Syam.
02:52Dengan kementerian haji yang baru, kemudian ini kalau tahun ini, 2026 kan penyelenggarannya Alhamdulillah baik begitu kan.
02:59Nah, tapi pasti ada beberapa evaluasi dan juga catatan yang tentunya akan dilakukan perbaikan untuk tahun depan.
03:05Nah, khusus untuk penyelenggaran haji khusus sendiri apa saja perbedaan dengan tahun lalu?
03:12Ya, ada dua hal yang kita catat untuk penyelenggaran haji 2027 dibanding tahun 2026 yang lalu.
03:18Pertama, waktunya kita sekarang sudah lebih jauh.
03:21Artinya mulai selesai haji kemarin, kita sudah mulai mengakurasi data jemaah-jemaah siapa saja yang akan berangkat,
03:28diperkirakan dengan nomor kuota porsinya itu, akan berangkat di tahun 2027.
03:34Saat ini kami masih menyelesaikan masalah akurasi ini,
03:37sampai nanti keluar tentang Undang-Undang Haji tahun 2027,
03:42lalu ada SK atau Kepres dari keputusan Presiden atau PP,
03:47kemudian ada peraturan Menteri Haji dan Umroh,
03:50kemudian dengan diikuti keputusan Menteri Haji Umroh.
03:53Nah, apabila nanti sampai dengan keputusan Menteri Haji Umroh ini sudah selesai,
03:57kami akan tahu kapan pelunasan pertama untuk tahap akurasi pertama ini.
04:01Terus terang saja, di akurasi pertama sudah disiapkan oleh Departemen Haji dan Umroh kita itu
04:07sebanyak 100% kuota urutannya.
04:10Sehingga apabila dari kuota urutan porsi murni yang akan berangkat di 2007,
04:14memundurkan diri, membadalkan diri,
04:17itu sudah ada cadangan 100% dari jumlah yang sama,
04:20sekitar 17.680 itu, untuk menggantikan kuota murni yang tidak siap berangkat.
04:26Nah, kami sudah dua-duanya kami hubungi agar untuk yang cadangan siap-siap.
04:30Kalau betul nanti di keputusan Menteri Haji dan Umroh itu sudah keluar kapan pelunasannya,
04:36berapakah jumlah jemaah yang di kuota murni ini siap menyetorkan?
04:40Kalau memang ada yang belum siap, kami akan siapkan nanti yang jemaah cadangan
04:44untuk segera melunasi di tahap kedua dari satu bulan setelah pelunasan ini.
04:49Karena beraturannya di dalam peraturan Kementerian Haji dan Umroh itu,
04:53pelunasan pertama itu dibatasi satu bulan.
04:55Kemudian akan diikuti tambahannya apabila ada hal yang error, salah sistem,
05:00atau segala apapun untuk satu minggu kemudiannya.
05:03Sehingga mungkin nanti di sini akan ada kesiapan daripada calon jemaah yang urutan antri
05:09atau cadangan untuk siap melunasi juga di tahap berikutnya.
05:13Oke, berarti ini yang sudah ngantri tapi masuk dalam kuota cadangan,
05:17mereka masih punya kesempatan ya untuk bisa berangkat tahun depan begitu ya?
05:21Betul, karena hampir sejak tahun 2022, sejak kasus COVID itu,
05:27banyak para jemaah nggak siap berangkat di tahun keberangkatan.
05:30Salah satunya adalah ada COVID kemarin, kasus COVID,
05:33kita tahu bahwa banyak para pengusaha, para karyawan yang di PHK dan segala macam,
05:38sehingga akhirnya melambatkan daya beli mereka untuk membayar hajinya.
05:43Dan diikuti juga dengan kenaikan kursus.
05:45Kemudian kemarin kita ada perang, sehingga bensin naik,
05:48after untuk angketan, kena flight juga naik.
05:50Kemudian juga dengan kursus yang sekarang juga bersekitar antara 17.800 sampai 18.000,
05:56itu menyebabkan daya beli masyarakat dengan nilai mata uang asingnya melemah.
06:00Sehingga itu juga menjadi penyebab ada sekitar 50% jemaah kota murni itu mundur, tidak siap.
06:07Nah, di cadangan sendiri sudah kita siapkan ada sekitar 300 cadangan yang ada di Dama Patuna
06:11untuk bisa mengisi calon jemaah haji porsi yang tidak siap,
06:15itu juga baru sekitar 40% yang siap berangkat.
06:19Sehingga 60% kita hubungi, sepertinya tidak memberi jawaban.
06:24Walaupun ada juga yang memberi jawaban sekitar 20% dari itu menyatakan tidak.
06:28Jadi 40% yang siap, sehingga sekitar 40% masih belum memberikan jawaban.
06:32Ini kita tunggu sampai proses nanti,
06:34kapan KMHU-nya itu turun tentang pelunasan pertama dari tahap pertama ini.
06:39Oke, jadi maka tak heran gitu ya,
06:41kalau seandainya ngomongin haji meskipun penyelenggarannya masih tahun depan,
06:45tapi kan ini persiapannya sudah dilakukan dari sekarang,
06:49terutama memastikan bagaimana para jemaah ini benar-benar sudah dipastikan berangkat atau tidak.
06:55Nah, terkait dengan regulasinya sendiri,
06:57untuk tahun depan, apakah ada perubahan regulasi yang signifikan dari Kementerian Haji dan Umroh?
07:03Ya, secara pasti kita belum tahu,
07:05karena masih rancangan, belum diinformasikan,
07:07tapi yang pasti kita ini sedang melakukan kegiatan yang berbeda dengan tahun lalu,
07:12yang tadi saya bilang ada dua poin,
07:13perbedaan tahun ini dengan tahun yang akan datang,
07:17yaitu adalah bahwa kita waktu tahun lalu adalah terprogram dengan B2B2C,
07:22atau dari bisnis ke bisnis menjadi ke customer,
07:25nah di mana customer ini adalah kami sebagai travel mewakili para jemaah,
07:30sehingga kami bekerja dengan dua syarikat,
07:32di mana syarikat pertama mengatur urusan tenda,
07:35Arafah dan Mina,
07:36sementara yang kedua itu adalah mengatur urusan administrasi,
07:39paspor, surat jalan, dan segala macam.
07:42Nah, kami mengalami hal yang kurang baik dalam komunikasi,
07:47baik dari pihak kami kepada dua syarikat atas dan bawah ini,
07:50maupun di antara syarikat yang dari Arab Saudi sendiri,
07:53yang atas dan bawah ini,
07:55untuk bagaimana menyiapkan tenda-tenda itu,
07:57dan seterusnya,
07:58sehingga kami melihat tahun ini sebaiknya kita kembali ke jaman sebelum adanya Menteri Haji,
08:04jadi Menteri Agama yaitu B2B,
08:05sehingga kita di bawah pemerintahan pemerintah kita sendiri,
08:09dan kerjasamanya adalah B2B,
08:10di mana setiap lokasi tenda Arafah dan Mina itu hanya dikelola oleh satu syarikat,
08:15jadi kami komunikasinya gampang,
08:17mau apa, bagaimana, pengaturan lokasi di tenda ini, tenda itu,
08:21dan segala macam,
08:21hanya dengan mengalami satu syarikat saja.
08:24Itu lebih mudah ya?
08:25Insya Allah jauh lebih mudah.
08:26Ketimbang yang B2C itu ya?
08:27Walaupun pengalaman kemarin B2B itu,
08:29kita juga sudah siap,
08:30kalau terjadi memang nanti keputusannya adalah menjadi B2B lagi,
08:34ya kita harus jalankan komunikasi baik antara yang syarikat yang satu dengan syarikat yang lainnya.
08:39Oke, jadi pola itu yang dari penyelenggar haji khusus masih menunggu ya,
08:44keputusan yang akan dilakukan.
08:45Tidak hanya kami,
08:46tapi pemerintah Indonesia juga masih menunggu,
08:48karena kita nggak bisa melakukan sesuatu sebelum undang-undang dasar haji,
08:52undang-undang haji kita di DPR ini selesai.
08:55Sementara yang masih dibahas di Komisi 8,
08:57belum langsung ke Pleno,
08:58kemudian ke peraturan pemerintah, ke Presiden,
09:01kemudian baru peraturan Menteri Hajar dan Umroh,
09:03berarti keputusan.
09:03Masih panjang ya ternyata ya?
09:05Minimal dua bulan sejak undang-undang disakan di Pleno.
09:08Baru bisa digunakan.
09:10Sehingga dari PASAM sendiri pengen ya gitu ya,
09:12mendesak ataupun menginformasikan.
09:14Tolonglah anggota Dewan, Komisi 8,
09:16bisa nggak ini segera diketok palu?
09:18Ya, karena terkait dengan pemerintah kita,
09:19dengan pemerintah Arab Saudi.
09:20Nah, sementara kami teknisnya sudah berjalan duluan.
09:24Sehingga pada saat sudah keputusan itu keluar,
09:27kita tinggal langsung siap dengan
09:30pengenurasan daripada Jemaah yang sudah siap.
09:33Berangkat di tahun 2027 nanti.
09:35Oke, dan semoga ini bisa segera diketok palu begitu ya,
09:39undang-undang yang lagi digodok di Komisi 8,
09:40dan juga harapannya bisa terrealisasi begitu.
09:43Mana yang akhirnya dipilih untuk penyelenggaran
09:45ibadah haji khusus.
09:46Nah, itu soal dari penyelenggaran haji khususnya.
09:49Sekarang nih, kita ke para jemaahnya nih.
09:53Kalau kita berbicara soal jemaah yang ingin,
09:56calon jemaah haji yang ingin berangkat dengan
09:58menggunakan jalur jemaah haji khusus begitu.
10:02Nah, kalau berbicara,
10:03berbicara, jika kita kalau ditanya persiapannya apa saja,
10:06mungkin sudah template ya Pak Haji ya.
10:08Tapi kalau kita kaitkan dengan kondisi ekonomi saat ini,
10:11kemudian kondisi global yang tidak pasti, gitu.
10:14Kira-kira apa sih yang harus mereka pertimbangkan,
10:16sehingga mereka juga tetap bisa merencanakan
10:21berangkat menyelenggarakan ibadah haji
10:23dengan jalur ibadah haji khusus?
10:24Ya, di mana Pak Haji khusus ini memang beribadah dengan haji reguler.
10:27Semua diatur oleh pemerintah,
10:29dalam ini Kementerian Haji Umroh dan Haji.
10:31Haji dan Umroh.
10:32Sementara kami di Haji khusus,
10:33betul-betul kami dari swasta,
10:35masing-masing PHK,
10:36atau asosiasi,
10:38bahkan setiap asosiasi itu punya satu user
10:40yang memang mewakili setiap asosiasi dan anggotanya
10:42untuk bisa bekerjasama dengan pemerintah Arab Saudi
10:45dalam sistem nusuk masyarakat yang secara digital.
10:49Namun memang di luar semua itu,
10:52di internal kita atau di negara kita,
10:54kita harus siap dengan kesehatan,
10:56keuangan.
10:57Nah, dalam kesehatan,
10:58syarat menjadi bisa melunasi nanti setelah SK itu keluar
11:02adalah lolos istri to'ah kesehatan.
11:05Nah, istri to'ah kesehatan itu terdiri dari hasil medical check-up,
11:10vaksin,
11:12tentunya kesehatan fisik.
11:14Apakah memang tiga hal ini sehat semuanya
11:16bisa lolos di dalam seleksi istri to'ah tersebut
11:19dalam sistem siskopatu
11:21yang dilakukan oleh Sisko Hajkes Kementerian Kesehatan
11:24yang lalu ngeling dengan siskopatu Kementerian Haji dan Umroh kita.
11:29Apabila lolos,
11:30baru kita bisa menyetorkan nama mereka.
11:33Kalau tidak lolos,
11:34tidak bisa kita setorkan pelunasannya.
11:36Sehingga mau tidak mau,
11:37kemungkinan terbesar adalah mereka batal.
11:39akibat tidak lolos istri to'ah tadi.
11:42Namun apabila memang kesehatan bagus,
11:45istri to'ah,
11:45Alhamdulillah insya Allah lulus di siskopatu,
11:47di Kementerian Haji dan Umroh,
11:48baru kita mendapatkan hal itu.
11:51Selain itu adalah ada tambahan dua lagi.
11:53Mereka harus punya BPJS
11:54dan paspor yang sudah siap berangkat
11:57enam bulan minimal sebelum keberangkatan.
11:59Artinya harus disiapkan
12:00kalau sekarang sudah mendekati
12:01enam bulan dari bulan
12:04akhir April atau awal Mei tahun depan ini,
12:062027 berarti paspornya yang minimal
12:08di bulan Oktober.
12:10Supaya enam bulan sebelum berangkat
12:12masih berlaku.
12:13Kalau sudah sekarang kade luar saya
12:15sebaiknya diganti
12:15untuk persiapan menjelang keberangkatan 2027.
12:19Nah jadi tiga persyaratan
12:20untuk bisa kita melunasi.
12:21Satu tadi istri to'ah,
12:22kedua adalah punya kartu BPJS
12:24yang link dengan BPJS itu sendiri
12:27dan benar.
12:28Ketiga adalah paspor yang memang masih berlaku.
12:30Nah tiga hal ini apabila lolos,
12:32baru kita bisa setorkan
12:33melunasan kedua BPJS itu
12:36ke bank.
12:37Apabila tidak bisa lolos,
12:38tiga-tiganya nggak bisa.
12:39Nah tahun lalu
12:40ini dimundurkan.
12:42Yang awalnya menjadi persyaratan pelunasan
12:44tapi karena menghambat,
12:46karena baru peraturan diterapkan
12:48sehingga dilonggarkan oleh
12:50Kementerian Hajar dan Umroh
12:51menjadi syarat untuk
12:53pengembalian keuangan
12:54setelah kita melunasi tahap kedua ini.
12:56Kalau sekarang sebelum tahap kedua
12:57sudah harus siap ini.
12:59Sehingga kami sudah mempersiapkan
13:00kapan akan melakukan
13:01medical check-up
13:02untuk seluruh jemaah kita
13:03yang tidak bisa silakan mencari
13:06laboratorium-laboratorium
13:07memang terkait dengan
13:08Menteri Kesehatan atau
13:09Departemen Kesehatan kita
13:10yang bisa meng-input data
13:12MCU-nya dia.
13:13Kalau tidak kita sudah siap
13:14dengan kerjasama dengan salah satu
13:16rumah sakit yang memang
13:18bisa menjadi rekanan
13:19Kementerian Kesehatan kita,
13:21Rebolik Indonesia.
13:22Nah setelah itu baru kita akan
13:23lihat bagaimana keuangan,
13:25BPJS dan lain macam
13:26ini masih berjalan.
13:27Alhamdulillah sudah ada sekitar
13:2840-5 persen sudah siap semua
13:30tinggal menunggu
13:31kesiapan dari jemaah yang lain
13:34menyiapkan dokumentasi
13:35tadi untuk kita siapkan
13:36pada saat nanti.
13:37SK, Menteri Haji dan Umur kita keluar.
13:40Tapi ini bagi kita perkirakan
13:41kita dua setengah bulan,
13:42dua bulan sampai setengah dua setengah bulan lagi.
13:44Karena aturannya adalah
13:45setelah kita keluar dari Keleno
13:46masuk ke Kepres,
13:48itu dua setengah bulan
13:49baru bisa di...
13:50keputusan Menteri Haji.
13:51Tidak boleh lebih cepat,
13:53tidak boleh lebih lambat.
13:54Nah itu dia yang jadi...
13:54Jadi dia yang jadi
13:55birokrasi di rubrik Indonesia.
13:56Nah ini birokrasinya yang akhirnya
13:59semoga,
14:00ya semoga bisa tetap
14:01lancar.
14:02Misalnya ada toleransi,
14:03ada kemudahan-kemudahan
14:04dari Allah SWT.
14:05Amin, amin, amin.
14:06Karena kalau kita lihat
14:07memang penyelenggara Haji Khusus ini
14:08kan memang berbeda
14:09dengan Haji Reguler,
14:10apalagi tadi persiapan-persiapan
14:11yang harus dilakukan oleh
14:12jemaahnya sendiri begitu.
14:14Nah untuk kuota
14:15dari Patuna Travel sendiri
14:17untuk tahun depan
14:17sudah ajak belum?
14:19Kuota itu tidak
14:20dibatasi for travel.
14:22Tetapi masing-masing travel itu
14:24punya kepercayaan
14:25berapa banyak
14:25dari calon jemaah hajinya.
14:27Sehingga semakin
14:28jemaah haji itu percaya
14:29sama sebuah travel,
14:30itu dia bisa
14:31mendaftarkan ke travel tersebut
14:33sehingga berapapun jumlahnya
14:34yang menghitung adalah
14:35bukan kita,
14:36tapi Kementerian Haji kita.
14:38Dimana ini loh
14:39nomor porsi
14:40untuk jumlah haji kuota
14:41yang 17, 6, 80 itu
14:44jumlahnya
14:44Patuna masuk berapa orang
14:46di sana.
14:47Di luar petugas.
14:48Nah semakin banyaknya jemaah
14:49akan mengikuti
14:50berapa juga
14:51banyaknya jumlah petugas.
14:53Karena setiap
14:5445 jemaah
14:55kita dapat
14:553 petugas.
14:56Memiliki ibadah,
14:58dokter, dan kru
14:58dari travelnya.
15:00Jadi memang
15:01pengaturan itu
15:02yang memang
15:02meskipun masih
15:03tahun depan
15:04tapi memang
15:06pengurusannya
15:06yang persiapannya
15:07sudah dilakukan
15:07dari sekarang ya.
15:08Karena kemarin
15:09saya sempat lihat
15:10itu di Patuna
15:10sudah menampilkan
15:12line up
15:13line up
15:13ustad-ustad
15:13yang akan berangkat
15:14dari sana.
15:15Yang akan berangkat
15:16di haji tahun depan.
15:17Nah itu
15:18untuk
15:19kesiapan
15:20dari petugasnya.
15:21Kalau dari
15:21calon jemaah hajinya
15:23sendiri
15:23apa saja yang
15:24harus mereka
15:26tadi sudah disampaikan
15:27bahwa mereka harus
15:28menyiapkan
15:29kesehatan
15:30kemudian paspor
15:30dan juga
15:31BPSS-nya
15:32harus ngeling
15:32begitu.
15:33Kalau ini sudah
15:34disiapkan oleh mereka
15:36apalagi yang
15:36perlu mereka persiapkan?
15:37Yang kedua tentu
15:38keuangan.
15:39Jadi sebelum
15:40batas nanti
15:40perlunasan
15:40jatuh tempo
15:42dari SK
15:43yang dikeluarkan
15:43kemudian haji
15:44tentunya jemaah
15:45sudah harus
15:45menyiapkan keuangan.
15:46Beberapa jemaah
15:46sudah menyetorkan
15:47uangnya kepada kami
15:48untuk
15:49pelunasan kedua ini
15:50namun masih ada
15:51juga yang belum.
15:52Nah bagi yang belum
15:53sebenarnya ada
15:53cara lain
15:54yaitu dengan
15:55mendekati pihak
15:55perbankan.
15:56Mereka akan
15:58bantu
15:58untuk para jemaah
15:59yang memang
15:59mengalami kesulitan
16:00cash flow
16:01untuk bisa
16:02berangkat haji
16:03dengan
16:03keuangan yang ada
16:05sekarang.
16:05Dengan menggunakan
16:09multifungsi
16:10dari
16:10peminjaman bank
16:11yang nanti
16:12mungkin dicicil
16:13setelah keberangkatan
16:13atau juga dengan
16:14bisa menabung
16:16emas
16:16sehingga
16:17emasnya
16:17didahulukan
16:18dijual
16:18untuk bisa
16:19mendapatkan uang
16:20sehingga nanti
16:20yang lainnya
16:21dicicil dan segala macam.
16:22Karena ada bank
16:22yang memang
16:23memberikan emas
16:24di awal
16:25sambil dicicil
16:26untuk pelunasannya.
16:27Ada juga
16:27seperti itu.
16:28Jadi dengan perbankan
16:29para jemaah yang
16:30mengalami kesulitan
16:31keuangan
16:31mau tidak mau
16:33daripada nanti
16:34keluar daripada
16:34jalur yang resmi
16:36yaitu
16:36perbankan
16:37syariah kita
16:38yang sebaiknya
16:39gunakan fasilitas ini
16:40karena perbankan
16:40siap
16:40perbankan
16:42syariah siap
16:42untuk membantu
16:43para jemaah yang
16:43memang mengalami
16:44kesulitan.
16:45Dan itu
16:46difasilitasi
16:46di perantara
16:47oleh Pak Tunaya
16:49sehingga
16:49akhirnya mereka juga
16:50bisa punya
16:51opsi
16:52bagaimana
16:52untuk mengumpulkan
16:53dana
16:54sebelum akhirnya
16:54berangkat.
16:56Itu buat
16:58mereka yang
16:58akhirnya sudah
16:59berangkat.
17:00Pertanyaan selanjutnya
17:01kan buat
17:02mereka-mereka
17:03yang pengen
17:05banget berangkat
17:05tapi akhirnya
17:06masih memilih
17:07mempertimbangkan
17:08kira-kira apa
17:09yang menjadi
17:10pertimbangan saya
17:10untuk memilih
17:11kira-kira daftar
17:12haji reguler
17:12atau haji khusus
17:13dari pengalaman Pak Syam
17:14yang sudah
17:15mengurus Pak Tunaya
17:16hampir berapa
17:174 dekade ya Pak?
17:184 dekade
17:19kira-kira
17:20yang menjadi
17:20pertimbangan
17:21para jemaah itu
17:22apa saja?
17:24Ya pasti adalah
17:25harga
17:27kemudian
17:27programnya
17:29kemudian
17:29jangka waktunya
17:31kapan
17:31ada kemudahan
17:32dalam pembayaran
17:33apa tidak
17:33dan lain-lain
17:34yang memang harus
17:34diperhatikan
17:35termasuk
17:35tentunya
17:36persyaratan kesehatan
17:37karena kami tidak akan
17:39menerima jemaah
17:40yang tidak siap
17:41dengan keuangan
17:42tetapi kesehatannya
17:43berkurang
17:44dan segala macam
17:45jadi antara kesehatan
17:46dan keuangan
17:47harus seimbang
17:47karena kami
17:49tidak menolak
17:50mereka yang istitua
17:51yang lolos
17:51ternyata masih harus
17:52menggunakan
17:53fasilitas kesehatan
17:54seperti kursi roda
17:55atau alat bantu lainnya
17:57tapi memang
17:58istiwa kesehatan
17:59secara fisik
17:59dia sehat
18:00tapi mungkin
18:01fisiknya
18:02secara kesehatan
18:03internal
18:03dalamnya
18:04bagus
18:04tapi secara fisik
18:06membutuhkan
18:06sesuatu
18:07bantuan
18:07seperti mungkin
18:08karena
18:09pernah kakinya
18:10pinjang
18:10atau dan segala macam
18:11yang kami siap membantu
18:13untuk bisa
18:13melayani secara
18:14pasti dengan
18:16kondisi dia
18:17dengan kondisi jemaahnya
18:18sehingga antara
18:19kesehatan
18:19keuangan
18:20semua harus
18:20jadi pertimbangan
18:22biasanya kan
18:23kebanyakan itu
18:24mempertimbangkan itu
18:25soal keuangannya
18:26kemudian kedua
18:27syarat daripada
18:29pemilihan
18:29para travel ini
18:30setelah mereka
18:31menyiapkan itu semua
18:32jadi cek
18:33travelnya itu
18:34memiliki apa
18:35memiliki perizinan
18:36apa tidak
18:37nah itu yang penting ya
18:38nah untuk
18:39memiliki perizinan
18:40tentunya harus
18:40ngecek kepada
18:41kementerian haji sekarang
18:42atau dengan aplikasi
18:43haji dan umroh
18:44yang memang ada
18:44di setiap aplikasi
18:45kedua
18:46bisa jadi rekomendasi
18:47dari orang-orang
18:48yang pernah berangkat
18:49sehingga track record
18:51rekam digitalnya
18:52semua terbaca
18:53dan yakin
18:54untuk bisa mendaftar
18:55kepada sebuah travel itu
18:56dengan beberapa
18:57persyaratan tadi
18:58itu yang penting ya
19:00bagaimana
19:00mengecek rekam jejak
19:01dari travel itu sendiri
19:02terus itu bagaimana
19:04rekomendasi
19:05perizinan
19:06dan juga legalitasnya
19:07apakah sudah tercatat
19:09dan juga memang
19:09pertimbangannya
19:10dengan terkait dengan
19:12dana yang perlu disiapkan
19:13dalam memilih
19:14travel
19:15nah kalau berbicara
19:16soal dana
19:17ini kan biasanya
19:18yang menjadi
19:19pertimbangan dari
19:20calon jemaah
19:21nih mungkin
19:22sahabat kompas tv
19:23yang juga lagi
19:23nonton
19:25kalau dana saya sekian
19:26nanti itu
19:27kira-kira travel yang
19:28cocok itu apa ya
19:30nah untuk
19:31mengkalkulasikan itu
19:32strategi dari
19:33patuna travel sendiri
19:34seperti apa
19:34ya kami
19:37bekerjasama dengan
19:37perbankan
19:38karena kami
19:39selaku travel
19:40atau PHK
19:41itu dilarang
19:42mengelola
19:43dana jemaah
19:44untuk kepentingan
19:45apapun
19:45sehingga yang
19:47mengelola jemaah ini
19:48harusnya adalah
19:49pihak yang memang
19:49yang berkomenten
19:50yaitu adalah
19:51perbankan
19:52atau dana
19:53atau dari
19:54pihak
19:55finance
19:56gitu ya
19:56tapi selama ini
19:57yang paling
19:59agresif adalah
20:00pihak perbankan
20:00dimana
20:01perbankan mempunyai
20:02produk-produk
20:03yang memang
20:03bisa membantu
20:04para calon jemaah
20:05untuk bisa
20:06mendapatkan
20:07porsi kuota
20:08haji itu
20:09yang direkomendasi
20:10atau merekomendasi
20:12ke travel-travel
20:12yang kerjasama dengan
20:13perbankan tersebut
20:14sehingga itu
20:15menjadi satu jaminan
20:16bahwa pemilihan
20:18perbankan
20:20memilih
20:20pihaknya
20:21atau travel-nya
20:22yang sudah
20:22bekerjasama
20:23sehingga insya Allah
20:24kerjasama ini
20:25menjadi satu
20:25bagian yang lain
20:26adalah untuk
20:27kepastian
20:28keyakinan
20:29kepercayaan jemaah
20:30kepada travel tersebut
20:31nah ini yang
20:32harus betul-betul
20:33dipahami juga ya
20:34oleh
20:35sahabat kompas TV
20:36yang mungkin
20:36nanti akan
20:37mendaftar menjadi
20:38mengikuti rangkaian
20:39ibadah haji
20:40itu yang harus dipenting
20:41kalau yang punya uang cash
20:42tinggal pilih
20:43langsung bayar
20:44selesai
20:44nah itu selesai
20:45begitu
20:45tapi yang mungkin masih
20:46ada kekurangan
20:48dan lain macam
20:48silahkan
20:49rekomendasinya dari perbankan
20:50bahkan dibantu
20:51bagaimana cara
20:51mendapatkan
20:52kemudahan-kemudahan
20:53dalam mencapatkan
20:54forsi
20:55keuangan
20:55dan seterusnya
20:56insya Allah perbankan
20:57yang kerjasama dengan
20:58sebuah travel
20:58itu akan dapat
21:00jaminan
21:01insya Allah baik
21:02di kedepannya
21:03nah ini ada-ada
21:05beberapa yang
21:05akhirnya bertanya
21:06begitu
21:06jika saya ingin berangkat
21:07gitu kan
21:07targetnya 5
21:08sampai
21:095 tahun lagi lah
21:113 atau sampai
21:115 tahun lagi
21:12bagusnya itu tuh
21:13nabung sendiri
21:14lewat perbankan
21:15oke tadi seperti yang disampaikan
21:17atau kayak
21:17ini kan pakai kursi dolar
21:18jadi mending saya nabung
21:19dolar sendiri deh
21:20atau seperti apa
21:21kalau dari pengalaman Pak Syam
21:22sekarang ada jalan yang bagus
21:24yang dikelola oleh perbankan
21:26awalnya hanya
21:28memenuhi
21:29pendaftaran itu
21:30dengan cara
21:31ditabung
21:32atau dicicil
21:32tapi ternyata
21:34juga ada kelemahan
21:35dimana ada
21:36pelunusannya jadi masalah
21:37buat calon jemaah tersebut
21:39sekarang berkembang lagi
21:40bagaimana
21:41untuk mempastikan
21:42uang muka
21:43pendaftaran kuotanya
21:45dengan pelunasan
21:46paket haji dari treponnya
21:48dengan jaminan
21:49yaitu dengan membeli emas
21:51nah Alhamdulillah
21:52ini produk emas ini
21:53cukup bagus
21:54bisa dijadikan salah satu
21:55alternatif
21:56sehingga
21:57para calon jemaah
21:58dapat membackup
22:00dananya yang memang
22:01sekarang kursinya sedang
22:02tidak tetap
22:03berkembang terus
22:04turun naik
22:05bahkan selalu turun
22:06kurs nilai kurs mata uang kita
22:08sehingga dengan emas ini
22:09yang memang sekian tahun
22:10track recordnya bagus
22:12sehingga nanti pada saat
22:13di akhir keberangkatan
22:15yang sekarang sudah antri
22:16sekitar 10 sampai
22:1611 tahun itu
22:18nilai emasnya
22:19justru lebih tinggi
22:20dibandingkan nilai dolarnya
22:21nah itu bisa meng-cover
22:23bisa berdapat uang saku
22:24apabila ada kelebihan
22:25daripada harga paket
22:26yang memang juga ada
22:27kenaikan sedikit
22:27tapi mungkin tidak mengganggu
22:29nilai emas
22:30nilai emas itu
22:30nah ini salah satu tips nih
22:32buat sahabat Kompas TV
22:33yang ingin merencanakan
22:34penyelenggaran ibadah haji
22:36apalagi menggunakan
22:37jalur penyelenggaran ibadah
22:38haji khusus
22:38karena insya Allah
22:39dengan penyelenggaran
22:40ibadah haji khusus nih
22:41fasilitas dan juga
22:42apa yang diberikan juga
22:43insya Allah
22:44lebih baik begitu ya
22:45insya Allah
22:46oke terima kasih Pak Syam
22:47buat diskusinya
22:48pada podcast kali ini
22:50semoga tadi
22:50apa yang disampaikan oleh
22:51Pak Syam
22:52terkait dengan
22:53bagaimana
22:54peraturan dari
22:55penyelenggaran ibadah
22:56haji khususus
22:57pada tahun depan
22:58dan juga kira-kira
22:59apa saja sih
22:59yang harus disiapkan
23:00oleh Anda
23:02sahabat Kompas TV
23:02yang ingin berangkat
23:03haji tahun depan
23:04atau mungkin
23:04yang baru
23:05ingin merencanakan
23:07begitu kan
23:07untuk
23:08mendaftar
23:09menyelenggarakan
23:11mendaftar untuk
23:11menunaikan ibadah haji
23:13melalui penyelenggaran
23:14haji khusus
23:14semoga bermanfaat
23:15diskusi kita pada
23:16episode kali ini
23:18kalau begitu
23:19sekali lagi terima kasih
23:20terima kasih
23:20telah berkenan
23:22hadir di podcast
23:23tamu redaksi
23:25dan kita jumpa lagi
23:26di tamu-tamu redaksi
23:28selanjutnya
23:28saya Yasir Nenawa pamit
23:30sampai jumpa
23:31dan tetap saksikan
23:32YouTube Kompas TV
23:34sub indo by broth3rmax
23:38selamat menikmati
23:39selamat menikmati
Komentar